Home Tips Investasi Keuangan Umum Memahami Apa Itu Perusahaan Pialang dan Cara Kerjanya

Memahami Apa Itu Perusahaan Pialang dan Cara Kerjanya

by HSB
0 comment

Indonesia memiliki 65 perusahaan pialang yang resmi terdaftar oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Perusahaan pialang atau broker tersebut hadir sebagai perantara bagi investor dan pasar modal dalam kegiatan jual-beli saham. Kehadiran broker tentu membawa fungsi penting demi membantu investor saat bertransaksi di pasar modal.

Terlepas dari fakta bahwa perusahaan pialang tersebut hadir secara resmi, kamu masih harus memilih broker yang cocok untuk kegiatan investasi atau trading. Jangan buru-buru pula menggunakan jasa broker apabila kamu belum memahami cara kerja dan fungsinya. Tak kenal maka tak sayang, mari kita pelajari segalanya tentang perusahaan pialang di artikel ini.

Apa Itu Perusahaan Pialang?

Perusahaan pialang menyediakan sekelompok orang yang disebut pialang atau broker untuk membantu investor. Broker ini menjadi perantara antara investor yang hendak membeli saham dan emiten atau perusahaan yang menjual sahamnya di pasar modal atau bursa efek. Selain emiten, pialang juga mempertemukan investor dengan pasar modal untuk melakukan transaksi jual-beli saham.

Mengapa harus ada pialang dalam investasi saham? Pada dasarnya, bursa efek hanya bisa dimasuki oleh masyarakat atau perusahaan yang terdaftar dalam keanggotaannya. Alhasil, mereka yang tidak terdaftar membutuhkan seseorang sebagai perantara transaksi saham. Seseorang inilah yang disebut pialang, mereka menyediakan jasa transaksi di pasar modal sesuai etika yang berlaku.

Aktivitas perusahaan pialang yang ada di Indonesia diawasi oleh BAPPEBTI demi menghindari penyelewengan yang mungkin terjadi. Transaksi saham juga dilakukan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, jadi BAPPEBTI memastikan perusahaan pialang tetap bekerja sesuai regulasinya.

Pialang atau broker tentu mendapat penghasilan dari jasanya berupa komisi dan biaya yang dibayarkan oleh investor atau bursa efek. Tugas pialang tidak hanya melayani transaksi jual beli. Mereka juga harus melakukan analisis terkait pasar modal dan saham, penelitian pasar, serta rencana investasi kepada investor. Itulah alasan pialang harus memiliki sertifikasi CFA (Certified Financial Analyst) dan lulus ujian Wakil Perantara Pedagang Efek (WPPE).

Baca juga: Swap Adalah: Cara Menghitungnya Dalam Forex

Bagaimana Cara Kerja Perusahaan Pialang?

cara kerja perusahaan pialang

kamu mungkin pernah berpikir mengenai cara kerja pialang sehingga mereka bisa memenuhi kebutuhan investor dalam berinvestasi. Cara kerja perusahaan ini cukup sederhana, karena hanya melibatkan tiga pihak secara linear, yaitu investor, broker, dan investasi.

Untuk lebih jelasnya, kamu dapat memerhatikan beberapa poin di bawah ini sebagai urutan kerja pialang saat melayani investor.

  1. Investor atau pemodal hendak membeli saham suatu perusahaan, kemudian mendatangi perusahaan pialang untuk menggunakan jasa seorang broker.
  2. Broker memberikan hasil analisis dan rekomendasi investasi kepada investor sebagai masukan dan pertimbangan.
  3. Broker mulai melakukan transaksi pembelian saham sesuai permintaan investor. Transaksi dilakukan sesuai regulasi dan etika yang berlaku dalam pasar modal.
  4. Investor menentukan harga dan jumlah lot saham yang hendak dibeli tanpa campur tangan broker. Perlu diingat, broker dilarang mengambil keuntungan hasil investasi karena mereka sudah mendapatkan upahnya dari perusahaan pialang.
  5. Setelah proses transaksi selesai, investor membayar jasa broker kepada perusahaan pialang dalam bentuk komisi. Broker pun mendapatkan keuntungan dari komisi tersebut serta gaji pokok yang ditentukan perusahaan. Penghasilan mereka meningkat apabila berhasil menyelesaikan lebih banyak transaksi.

Fungsi Pialang dalam Perdagangan Saham

Pialang memiliki fungsi atau peran besar dalam membantu seorang investor saat berinvestasi. Sesuai istilahnya, mereka menjadi penghubung antara investor dan emiten dalam transaksi penjualan atau pembelian saham. Jumlah serta harganya tidak ditentukan oleh pialang, melainkan oleh investor yang dilayaninya.

Pertanyaannya, apakah peran pialang hanya terbatas dalam pelayanan transaksi saham? Tentu tidak, mereka harus melakukan analisis terhadap kondisi pasar, perusahaan, serta situasi ekonomi demi mengurangi risiko kerugian pada investor. Pialang yang baik memiliki kewajiban untuk memberikan edukasi kepada investor mengenai situasi investasinya.

Apabila banyak investor yang mulai melakukan transaksi langsung di pasar modal berkat kemajuan teknologi masa kini, mengapa masih ada perusahaan pialang? Jangan salah, investor masih membutuhkan jasa broker apabila mereka tidak memiliki waktu untuk menangani transaksi saham. Pialang juga menjadi sumber informasi tepercaya bagi beberapa investor perihal analisis saham, terlepas dari banyaknya informasi yang beredar di media massa saat ini.

Baca juga: Mari Mengenal Apa Itu Margin Call dan Cara Menghindarinya

4 Tips Memilih Perusahaan Pialang yang Cocok Untuk Kamu

tips memilih perusahaan pialang

Setelah membaca uraian di atas, kamu mungkin berpikir untuk menggunakan jasa perusahaan pialang sebagai perantara transaksi saham. Pertanyaan yang sering muncul bagi investor pemula adalah bagaimana memilih perusahaan pialang yang baik? Pasalnya, tidak semua perusahaan pialang cocok untuk diajak bekerja sama.

kamu dapat mengikuti panduan di bawah ini agar tidak salah memilih perusahaan pialang.

1. Periksa Legalitasnya

Legalitas merupakan hal utama yang harus disorot saat memilih perusahaan pialang. BAPPEBTI juga mewaspadai adanya perusahaan pialang ilegal, jadi kamu harus menghindarinya dengan meminta perusahaan tersebut menunjukkan bukti legalitasnya. Perusahaan pialang ilegal berpotensi melakukan penipuan saat melakukan transaksi sehingga berujung pada kerugian.

2. Periksa Riwayat Pekerjaannya

Background check juga diperlukan dalam pemilihan perusahaan pialang. Jangan hanya melihat besarnya keuntungan, cek pula kemampuan mereka dalam menyelesaikan kebutuhan investor terdahulu. kamu dapat melihat testimoni yang diberikan investor lama untuk mengetahui kinerja perusahaan pialang tersebut.

3. Pastikan Reputasinya Bagus

Reputasi perusahaan pialang tidak hanya dilihat berdasarkan kuantitas transaksinya. Kualitas pelayanan, kemampuan melakukan analisis yang tepat serta memberikan edukasi menjadi penanda reputasi perusahaan tersebut. Pialang bersertifikasi juga mampu mendongkrak reputasi perusahaannya.

4. Perhatikan Kebutuhan Investasi kamu

Terlepas dari banyaknya perusahaan pialang tepercaya, jangan lupa perhatikan kebutuhan kamu dalam berinvestasi. Perusahaan pialang memberikan berbagai jenis layanan di pasar modal serta komisinya. Jangan korbankan tujuan keuangan hanya karena bertemu perusahaan pialang yang tidak mampu menyelesaikan kebutuhan investasi kamu.

Setelah mengenal seluk-beluk apa itu perusahaan pialang, sudah saatnya kamu memilih broker yang tepat. Gunakan saja broker dengan komisi rendah dari HSB untuk biaya trading yang lebih rendah. HSB merupakan broker yang sudah terdaftar dalam BAPPEBTI, jadi kami berani menjamin keamanan trading kamu. Segera download aplikasi HSB dan mulailah bekerja sama dengan kami untuk wujudkan impian investasi kamu.***

Mungkin kamu suka

Leave a Comment

HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288