Home Pengetahuan Keuangan Mengenal Profesi Seorang Wakil Pialang Berjangka

Mengenal Profesi Seorang Wakil Pialang Berjangka

by Imelia Santoso
0 comment
Pekerjaan sebagai Wakil Pialang Berjangka bersertifikat resmi BAPPEBTI

Dalam dunia perdagangan berjangka, peran seorang wakil pialang sangat penting untuk membantu Sobat Trader meraih peluang untung dari perubahan harga di pasar. Namun, Sobat Trader perlu mengenali siapakah Wakil Pialang Berjangka, apa saja tugasnya, dan syarat sertifikasi resmi yang perlu mereka miliki untuk bisa mendampingi petualangan trading-mu.

Apa Itu Wakil Pialang Berjangka?

Wakil Pialang Berjangka adalah seseorang yang bekerja di industri perdagangan berjangka (futures trading) dan bertindak sebagai perantara antara klien perusahaan Pialang Berjangka dengan bursa. Profesi ini diatur dalam beberapa regulasi resmi yang mengatur aktivitas trading di Indonesia seperti: 

  • Peraturan Pemerintan Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Perdagangan Berjangka Komoditi
  • Peraturan Badan Pengawas Perdagangan Komoditi (BAPPEBTI) Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2022 tentang Izin Wakil Pialang Berjangka

Regulasi Trading Forex di Indonesia, termasuk di dalamnya yang mengatur tentang Wakil Pialang Berjangka (WPB), diperlukan untuk membatasi praktik-praktik penipuan atau penggelapan uang serta penyebarluasan misinformasi terkait aktivitas finansial Trading Forex, saham, atau komoditas berjangka.

Pekerjaan sebagai seorang Wakil Pialang menuntut komitmen kerja yang tinggi di perusahaan Pialang Berjangka (Futures Broker) yang sudah teregulasi BAPPEBTI dan menerima komisi dari transaksi yang dilakukan klien. Profesi ini membutuhkan kemampuan analisis pasar yang baik, serta keahlian dalam memahami dan mengelola risiko. 

Berprofesi sebagai seorang WPB artinya kamu harus menguasai atau mengerti peraturan dan tata tertib Bursa Berjangka serta Kontrak Berjangka dan/atau Kontrak Derivatif lainnya yang diperdagangkan di Bursa Berjangka dibuktikan dengan sertifikat atau surat keterangan. 

Tugas dan pekerjaan Wakil Pialang Berjangka

Tugas Wakil Pialang 

Tugas utama seorang Wakil Pialang Berjangka adalah membantu Sobat Trader untuk melakukan transaksi jual beli kontrak berjangka, serta memberikan informasi dan saran mengenai pasar berjangka. Selain itu, Wakil Pialang Berjangka juga bertanggung jawab untuk memastikan bahwa kamu sebagai klien memahami risiko dan mekanisme perdagangan berjangka sebelum melakukan transaksi.

Berikut ini adalah beberapa tugas dan pekerjaan seorang Wakil Pialang Berjangka yang perlu Sobat Trader ketahui:

  1. Memberikan informasi dan saran tentang pasar berjangka kepada klien. Wakil Pialang Berjangka harus memiliki pengetahuan yang baik tentang pasar berjangka, serta kemampuan untuk menganalisis dan memprediksi pergerakan harga.
  2. Membantu klien dalam melakukan transaksi jual beli kontrak berjangka. Pekerjaan sebagai Wakil Pialang Berjangka harus memastikan bahwa transaksi dilakukan dengan benar, termasuk pengisian formulir, verifikasi identitas klien, serta persiapan dokumen yang diperlukan.
  3. Memberikan edukasi kepada klien mengenai risiko dan mekanisme perdagangan berjangka. Wakil Pialang Berjangka harus memastikan bahwa klien memahami risiko yang terkait dengan perdagangan berjangka untuk instrumen forex, saham, atau komoditas, serta mekanisme dan aturan-aturan yang berlaku di bursa berjangka.
  4. Memantau posisi dan kinerja klien. Wakil Pialang Berjangka harus memantau posisi klien dan memberikan saran yang sesuai, serta membantu klien mengelola risiko.
  5. Menjalin hubungan dengan bursa perdagangan berjangka dan lembaga terkait lainnya. Wakil Pialang Berjangka harus menjalin hubungan yang baik dengan bursa perdagangan berjangka dan lembaga terkait lainnya, seperti Kliring Berjangka Indonesia (KBI) dan Lembaga Kliring dan Penjaminan (LKP) atau Indonesia Clearing House (ICH).
  6. Memenuhi kewajiban pelaporan dan pengungkapan. Wakil Pialang Berjangka harus memenuhi kewajiban pelaporan dan pengungkapan yang telah ditetapkan oleh BAPPEBTI, seperti pelaporan transaksi harian dan laporan keuangan tahunan.
  7. Membangun dan memelihara hubungan baik dengan klien. Sebagai perantara antara klien dan bursa perdagangan berjangka, Wakil Pialang harus membangun hubungan yang baik dengan klien untuk memastikan bahwa kebutuhan dan harapan mereka terpenuhi dengan baik.
  8. Terus memperbarui pengetahuan dan keterampilan. Wakil Pialang Berjangka harus terus memperbarui pengetahuan dan keterampilannya melalui pelatihan dan kursus, serta mengikuti perkembangan pasar berjangka dan regulasi yang terkait.
Baca Juga:  5 Investasi yang Cocok untuk Mahasiswa

Sobat Trader bisa berkonsultasi dengan Wakil Pialang HSB Investasi yang sudah mengantongi sertifikat resmi BAPPEBTI dengan cara meregistrasikan akun trading live dan memasukkan deposit untuk memulai petualangan meraih peluang profit trading.

Tidak hanya dibimbing untuk menganalisa tren dan arah pergerakan harga forex, saham, indeks saham, serta komoditas dengan tingkat profitabilitas yang sesuai dengan target trading-mu, Sobat Trader juga akan dibantu untuk memanfaatkan fitur-fitur canggih aplikasi HSB yang dapat menunjang upayamu meraih potensi keuntungan.

Alasan pencabutan dan pembekuan sertifikasi Wakil Pialang Berjangka

Selain tugas dan pekerjaannya, Sobat Trader juga perlu memahami beberapa alasan perizinan Wakil Pialang Berjangka dapat dibekukan atau dicabut. Berdasarkan Peraturan Pemerintah RI Nomor 49 tahun 2014, kegiatan Wakil Pialang Berjangka dapat dibekukan dengan beberapa alasan berikut ini:

  • Apabila perusahaan Pialang Berjangka terbukti melakukan pelanggaran ketentuan di bidang Perdagangan Berjangka yang berujung pada dicabutnya regulasi operasional; 
  • Izin WPB dicabut karena yang bersangkutan tidak lagi bekerja di perusahaan Pialang Berjangka tersebut; 
  • Personil WPB tidak mampu melaksanakan fungsinya selama 6 (enam) bulan berturut-turut berdasarkan usulan atau permohonan perusahaan Pialang Berjangka yang menunjuknya sebagai wakil; 
  • Wakil Pialang Berjangka dijatuhi pidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap; 
  • Personil WPB terbukti melakukan pelanggaran atas peraturan perundang-undangan di bidang Perdagangan Berjangka; 
  • dan/atau memberikan informasi atau keterangan yang tidak benar dalam permohonan perizinan atau laporan yang disampaikan kepada Bursa Berjangka, Lembaga Kliring Berjangka, atau Bappebti.

Sobat Trader harus lebih berhati-hati memantau segala bentuk informasi pencabutan izin WPB yang dikeluarkan oleh Perusahaan Pialang atau BAPPEBTI untuk menghindarkan diri dari oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang berusaha mengambil keuntungan dengan mengatasnamakan pihak lain.

Baca Juga:  Mengenal Kondisi Bear Market Trading Saham dan Cara Menghadapinya

Perbedaan Pialang & Wakil Pialang Berjangka

Pialang Berjangka dan Wakil Pialang Berjangka adalah dua jenis perantara atau broker yang beroperasi di bursa berjangka. Meskipun keduanya memiliki fungsi yang sama yaitu membantu Sobat Trader untuk melakukan transaksi jual beli di bursa berjangka, namun terdapat perbedaan antara keduanya, yaitu sebagai berikut:

  1. Kepemilikan izin usaha: Pialang Berjangka atau Broker Berjangka adalah perusahaan yang telah memiliki izin usaha dari BAPPEBTI untuk menjalankan usaha sebagai pialang, sedangkan WPB adalah individu atau karyawan dari perusahaan Pialang Berjangka yang telah memiliki izin dari BAPPEBTI untuk bekerja sebagai wakil perusahaan tersebut.
  2. Tanggung jawab hukum: Pialang Berjangka memiliki tanggung jawab hukum secara penuh atas transaksi yang dilakukan oleh kliennya, sedangkan Wakil Pialang Berjangka bertanggung jawab kepada perusahaan pialang tempat mereka bekerja.
  3. Modal minimum: Persyaratan modal minimum yang harus dimiliki oleh perusahaan Pialang Berjangka lebih tinggi dibandingkan dengan persyaratan modal minimum yang harus dipenuhi oleh Wakil Pialang Berjangka.
  4. Jangkauan pelayanan: Perusahaan Pialang Berjangka biasanya memiliki jangkauan pelayanan yang lebih luas dan mampu menawarkan berbagai jenis produk berjangka kepada kliennya, sedangkan Wakil Pialang Berjangka terutama bertanggung jawab dalam membantu kliennya melakukan transaksi jual beli produk berjangka yang ditawarkan oleh perusahaan tempat mereka bekerja.
  5. Perjanjian kerja: Wakil Pialang Berjangka bekerja di bawah naungan perusahaan Pialang Berjangka dan ditugaskan untuk melayani klien perusahaan tersebut, sedangkan Pialang Berjangka bekerja secara mandiri dan dapat memilih untuk melayani klien secara independen.

Meskipun ada beberapa perbedaan antara Pialang Berjangka dan Wakil Pialang Berjangka, keduanya sama-sama penting dalam membantu Sobat Trader untuk melakukan transaksi di bursa berjangka dan meningkatkan likuiditas pasar berjangka.

Baca Juga:  Mengenal Pengertian dan Jenis Bullish Continuation Patterns

Persyaratan uji sertifikasi untuk menjadi Wakil Pialang Berjangka

Syarat Ujian Wakil Pialang 

Untuk menjadi Wakil Pialang Berjangka, seseorang harus memiliki izin dari BAPPEBTI dan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Izin Wakil Pialang Berjangka berlaku selama Wakil Pialang Berjangka tersebut masih aktif melakukan kegiatannya di perusahaan pialang terkait.

Tata aturan ujian sertifikasi profesi Calon Wakil Pialang Berjangka diatur dalam Peraturan BAPPEBTI Nomor 9 tahun 2022 tentang Izin Wakil Pialang Berjangka. Berikut adalah persyaratannya:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki KTP dan KK.
  2. Berusia minimal 21 tahun pada saat mendaftar sebagai calon Wakil Pialang Berjangka.
  3. Memiliki ijazah pendidikan minimal SMA atau sederajat.
  4. Tidak pernah dijatuhi hukuman penjara dalam kurun waktu lima tahun terakhir.
  5. Tidak pernah diberhentikan sebagai pegawai bank atau lembaga keuangan lainnya.
  6. Tidak terdaftar sebagai anggota atau karyawan partai politik.
  7. Memiliki surat keterangan sehat dari dokter.
  8. Memiliki sertifikat profesi Wakil Pialang Berjangka dari BAPPEBTI dan telah mengikuti P4WPB.
  9. Telah menjalani pelatihan dan ujian sertifikasi Wakil Pialang Berjangka yang diakui oleh BAPPEBTI.
  10. Memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam perdagangan berjangka dan dapat membaca serta menulis dalam bahasa Indonesia dengan baik.

Selain persyaratan di atas, ada beberapa persyaratan tambahan yang harus dipenuhi, tergantung pada jenis produk dan layanan yang ditawarkan oleh Wakil Pialang Berjangka. Wakil Pialang Berjangka juga harus memenuhi semua persyaratan yang ditetapkan oleh BAPPEBTI dan regulator lainnya, serta menjalankan bisnis dengan etika dan integritas yang tinggi.

DISCLAIMER

Artikel ini ditujukan sebatas sebagai sumber informasi dan edukasi serta tidak ditujukan sebagai sumber utama pemberian saran. Perlu dipahami bahwa aktivitas finansial investasi dan trading memiliki tingkat risiko yang perlu dikelola dengan baik. Pastikan Sobat Trader telah memahami potensi risiko yang mungkin muncul agar dapat meminimalisir kerugian di masa yang akan datang.

Banner Trading

Mungkin kamu suka

HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288