Home Pengetahuan Keuangan Mengenal Apa Itu Saham Atas Nama

Mengenal Apa Itu Saham Atas Nama

by HSB
0 comment

Saham adalah tanda keterlibatan modal sepihak atau perseorangan pada perusahaan atau perseroan terbatas. Pada praktiknya, saham memiliki dua jenis berdasarkan cara peralihannya yaitu saham atas nama dan saham atas unjuk. Saham atas nama adalah jenis saham yang dapat terlihat jelas pemiliknya. 

Saat kamu memiliki sebuah saham atas nama, metode peralihannya tidak semudah saham atas unjuk. Terdapat beberapa metode yang harus dijalankan sebelum akhirnya saham dapat berpindah tangan. Baca informasi saham atas nama selengkapnya melalui artikel berikut ini.

Pengertian Saham Atas Nama

Pengertian Saham Atas Nama

Saham atas nama atau disebut juga registered stock adalah sebuah kepemilikan saham yang nama pemiliknya tertulis dan terdaftar di surat berharga. Tertulisnya nama dalam surat saham membuat saham jenis ini sulit untuk dipindahtangankan. 

Saham atas nama memiliki metode peralihan melalui prosedur tertentu, sebab nama pemilik telah tercatat dalam buku perusahaan. Ketika saham dialihkan, pemilik saham yang baru juga harus tercatat dalam buku perusahaan. Maka dari itu, proses pengalihan tidak dapat dilakukan secara langsung dan singkat. 

Dalam peraturan perundang-undangan mengenai anggaran dasar perseroan terbatas, pemindahan saham atas nama diwajibkan untuk menggunakan akta pemindahan hak. Pengalihan saham yang terdaftar memiliki aturan pembatasan dalam anggaran dasar. Pemilik saham harus melakukan diskusi terlebih dahulu bersama dengan kelompok pemegang saham.  

Kelebihan dari kepemilikan saham atas nama mendapatkan hak penjualan saham, mendapatkan dividen, dan mengakhiri RUPS atau rapat umum pemegang saham.

2 Perbedaan dengan Saham Atas Unjuk

Saham atas nama dan saham atas unjuk adalah dua hal yang berbeda. Perbedaan paling mencolok yang dapat kamu temukan adalah cara pemindahan kepemilikan saham kepada pemilik baru. Agar lebih mengenal perbedaan keduanya, berikut merupakan penjelasan selengkapnya:

1. Metode Pemindahan

Seperti yang telah diketahui sebelumnya, kepemilikan saham atas nama tercatat pada buku perusahaan dan tercantum pada sertifikat saham yang diterbitkan. Sehingga, proses pemindahan kepemilikannya akan lebih rumit. 

Sedangkan saham atas unjuk adalah saham yang dalam penerbitannya tidak mencantumkan nama pemegang saham. Oleh karenanya pemindahan kepemilikan saham atas unjuk jauh lebih mudah sebab tidak ada metode khusus yang harus dilakukan. Meski demikian, pemegang saham atas unjuk tetap diakui sebagai investor oleh perusahaan. 

Baca juga: Perbedaan Saham dan Obligasi yang Wajib Kamu Ketahui

2. Tujuan Penerbitan Saham

Saham atas unjuk diterbitkan untuk memudahkan lembar saham dipindahtangankan dari satu orang ke orang lain. Secara hukum, orang yang menjadi pemegang saham perusahaan tertentu sudah dapat diakui sebagai pemiliknya. 

Sedangkan saham atas nama diterbitkan untuk menjamin kepemilikan saham tercatat di perusahaan. Sehingga ketika akan dilakukan penjualan saham, perseroan dapat menjamin bahwa harga yang ditawarkan dalam penjualan tidak berada di bawah batas normal dan dibayarkan dalam waktu 30 hari sejak penawaran. 

7 Jenis Saham Lainnya

Jenis Saham Lainnya

Selain saham atas nama, saham memiliki jenis lainnya yang terbagi berdasarkan kepemilikan dan kinerja perdagangannya. Berikut ini merupakan 7 jenis saham yang harus kamu ketahui sebelum mulai berinvestasi:

1. Saham Biasa

Saham biasa atau common stock adalah jenis saham berdasarkan hak kepemilikannya. Saham biasa merupakan saham yang dapat memberikan pengakuan kepemilikan sesuai dengan keuntungan dan kerugian yang diterima pemilik saham. Kelemahannya, saham biasa akan menyebabkan pemilik saham menerima pembagian keuntungan paling akhir ketika perusahaan mengalami kebangkrutan.

2. Saham Preferen 

Jenis saham berdasarkan kepemilikan lainnya adalah saham preferen. Saham preferen atau preferred stocks merupakan saham yang tidak memberikan pemilik saham hak untuk pemberian suara saat perusahaan mengambil keputusan. Saham preferen dapat dikatakan sebagai jenis saham yang merupakan gabungan antara saham biasa dan obligasi. 

Hal yang membedakan saham biasa dengan preferen adalah tingkat suku bunga keuntungan yang diterima pemilik saham. Jenis saham ini juga mendapatkan prioritas terhadap aset dan penghasilan perusahaan. 

Baca juga: 10 Rekomendasi dan Macam-macam Saham untuk Pemula

3. Saham Unggulan

Blue chip stocks atau saham unggulan merupakan jenis saham berdasarkan kinerja perdagangannya. Blue chip stocks umumnya diterbitkan oleh perusahaan dengan reputasi tinggi dan menjadi perusahaan unggulan pada industri yang sama. Penghasilan perusahaan juga terhitung stabil sehingga dapat konsisten membagikan hasil keuntungan kepada para pemilik saham. 

4. Saham Pendapatan

Saham pendapatan atau income stocks merupakan saham yang termasuk dalam pembagian kinerja perdagangan. Saham pendapatan adalah jenis saham yang memberikan keuntungan lebih besar dari nilai rata-rata laba yang diberikan pada periode sebelumnya. Sehingga saham ini umumnya dikeluarkan oleh perusahaan dengan pendapatan yang meningkat pula setiap tahunnya. 

5. Saham Pertumbuhan

Saham pertumbuhan biasanya dikenal dengan growth stocks. Saham pertumbuhan adalah saham dari perusahaan yang memiliki pertumbuhan pemasukan yang konsisten meningkat, meskipun perusahaan bukan termasuk perusahaan besar pada bidangnya. 

6. Saham Spekulatif

Speculative stocks atau saham spekulatif adalah jenis saham yang pemiliknya menerima nilai keuntungan yang tinggi, namun penerimaan laba tersebut tidak konsisten. Apabila kamu adalah investor yang siap dengan risiko, saham spekulatif cocok untuk menjadi pilihan investasi kamu. Dalam kepemilikan saham spekulatif, kamu harus dapat menganalisis pergerakan perusahaan.

Baca juga: Jangan Salah! Ini Perbedaan Trading Dan Investasi

7. Saham Siklikal 

Saham siklikal atau counter cyclical stocks adalah saham dengan kondisi pergerakan harga yang stabil di antara jenis saham lainnya. Karena, saham siklikal tidak terpengaruh pada kondisi ekonomi yang terjadi pada negara tempat perusahaan berdiri. Selain itu, keuntungan yang diterima pemilik saham tergantung oleh perusahaan terkait. 

Demikian tadi merupakan penjelasan singkat mengenai saham atas nama dan beberapa jenis saham lainnya. Secara singkat, saham atas nama adalah jenis saham yang tidak mudah untuk dipindahkan kepemilikannya. Bahkan tata cara pemindahannya pun diatur dalam peraturan perundang-undangan tentang pasar modal. 

Jadi apakah kamu tertarik mencoba trading saham dengan salah satu jenisnya di atas? Apabila berniat untuk mencobanya, kamu dapat menggunakan aplikasi HSB. HSB adalah broker online trading dan beberapa instrumen trading lainnya seperti saham dan komoditas yang mudah untuk digunakan terutama bagi pemula.

Kunjungi website HSB dan buka akun demo kamu sekarang juga untuk menjadi trader profesional.***

Mungkin kamu suka

Leave a Comment

Quick Links
HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288