Home Pengetahuan Keuangan Penjelasan Lengkap Manajemen Risiko Investasi dan Manfaatnya

Penjelasan Lengkap Manajemen Risiko Investasi dan Manfaatnya

by HSB
0 comment

Manajemen risiko harus diterapkan di segala aspek finansial sebab hal tersebut dapat membantu mengidentifikasi kesalahan dan mencegah dampak buruk dari masalah yang mungkin muncul. Dalam dunia investasi, manajemen risiko juga sangat dibutuhkan untuk mencegah terjadinya penurunan harga dan pengelolaan risiko investasi. Untuk mengetahui informasi manajemen risiko selengkapnya, simak penjelasan di bawah ini.

Apa Itu Manajemen Risiko?

Manajemen risiko adalah penerapan berbagai kebijakan dan metode untuk meminimalkan kejadian tidak diinginkan yang dapat memengaruhi kemampuan dan kualitas dari aktivitas yang berkaitan dengan keuangan baik dalam perusahaan maupun pribadi. 

Konsep manajemen risiko merupakan upaya untuk mencegah munculnya risiko yang lebih besar dalam proses pelaksanaan kegiatan dan pengambilan keputusan. Singkatnya, manajemen risiko adalah proses pemantauan, pengelolaan, dan pengambilan keputusan untuk menghindari risiko kerugian yang semakin besar nilainya.

Dalam penerapannya, manajemen risiko memiliki berbagai manfaat bagi kegiatan finansial khususnya pada perusahaan. Berikut merupakan manfaat dari manajemen risiko:

Baca juga: Scalping Trading Adalah: Kenali Indikator dan Strateginya

Manajemen Risiko

1. Meningkatkan Keuntungan

Fungsi manajemen risiko sebagai pengelolaan dan pencegahan terhadap kerugian tentu bermanfaat dalam meningkatkan keuntungan bagi finansial bisnis atau pribadi, karena terdapat pengelolaan sumber dana yang efektif.

2. Membantu Mencapai Tujuan

Manajemen risiko dapat memberikan langkah terbaik agar tercapainya tujuan tertentu. Dalam investasi, manajemen risiko membantu kamu untuk terhindar dari kerugian yang besar.

3. Memberikan Keamanan Dalam Aktivitas Finansial

Memiliki manajemen risiko akan membantu memberikan jalan keluar dalam setiap masalah yang terjadi agar tidak timbul risiko yang semakin besar. Hal tersebut membantu memberikan keamanan saat pelaksanaan aktivitas yang berkaitan dengan keuangan.

Mengapa Manajemen Risiko Diperlukan Investor?

Manajemen risiko investasi adalah proses mengidentifikasi dan mengelola risiko yang melekat pada aset investasi dengan efektif. Tujuan utamanya adalah untuk mengenal jenis risiko sehingga dapat meminimalkan potensi risiko jatuhnya nilai pada portofolio investasi. Penerapan manajemen risiko pada investasi membantu mengurangi besarnya jumlah kerugian.

Manajemen risiko pada investasi dapat diterapkan dengan membentuk aturan masuk, berhenti, dan komponen investasi lainnya terlebih dahulu. Kamu dapat menentukan aturan investasi berdasarkan faktor-faktor tertentu yang dapat memengaruhi pergerakan harga sehingga secara bertahap akan mendapatkan kesuksesan dan keuntungan. 

Tanpa manajemen risiko, investor dapat dengan mudah kehilangan semua keuntungan yang dihasilkan sebagai akibat dari kegagalan transaksi. Selain itu, ketika kerugian yang diterima dapat dikelola, kerugian yang lebih besar memungkinkan investor untuk menghapus akun investasinya dan memulai segalanya dari awal. Hal ini berlaku bagi setiap investor baik pemula maupun profesional, sebab risiko dapat hadir pada portofolio investasi siapa saja.

Baca juga: Raih Untung dengan Belajar Trading Pemula Terlengkap

Tips manajemen risiko

 5 Cara Manajemen Risiko Investasi

Meskipun tidak dapat dihindari, risiko yang mungkin hadir dalam setiap aktivitas pada pasar investasi bukan berarti tidak dapat diatasi. Berikut ini cara manajemen risiko investasi yang dapat kamu terapkan agar mencegah kehilangan modal investasi:

1. Terapkan Aturan Satu Persen

Aturan satu persen adalah dengan hindari melakukan transaksi lebih dari satu persen dari total keseluruhan modal. Langkah ini dilakukan untuk melindungi sisa modal yang dimiliki dari kemungkinan penurunan harga aset investasi. 

2. Stop Loss  dan Take Profit

Stop loss adalah penetapan titik terendah harga di mana investor memutuskan menjual saham karena mengalami kerugian dari transaksi tersebut. Titik stop loss dirancang untuk mencegah pemikiran bahwa harga akan naik serta membatasi kerugian sebelum lebih menurun dan semakin besar nilai yang hilang. 

Sedangkan take profit adalah penetapan titik tertinggi harga di mana investor juga menjual saham namun dengan kondisi mendapatkan keuntungan dari investasi tersebut. Mengingat kemungkinan harga akan bergerak turun. 

Maka titik take profit ini digunakan dengan memanfaatkan harga tertinggi pada pergerakan pasar sebelumnya dan mengambil keuntungan sesegera mungkin ketika harga telah mencapai titik tersebut.

Cara yang efektif untuk menentukan kedua titik tersebut adalah penggunaan analisis teknikal dan fundamental, terutama dalam pengaturan waktu dan penentuan nilai harga yang tepat. 

3. Diversifikasi

Metode manajemen risiko investasi yang cukup mudah dilakukan adalah diversifikasi. Kamu hanya perlu membagi aset investasi pada beberapa instrumen yang berbeda seperti saham dengan obligasi, forex dengan saham, emas dengan reksadana, dan lain sebagainya. 

Metode ini dilakukan untuk meminimalisir jumlah kerugian yang akan terjadi apabila seluruh dana investasi dialokasikan pada satu instrumen saja.

4. Pilih Investasi Jangka Panjang

Investasi jangka panjang menawarkan keuntungan yang lebih menjanjikan daripada investasi jangka pendek. Harga saham dapat mengalami pergerakan naik dan turun terutama saat investasi jangka pendek. 

Namun dalam investasi jangka panjang, nilai aset sebuah saham dapat semakin meningkat. Dalam menentukan instrumen investasi, sesuaikan instrumen investasi yang dipilih agar dapat digunakan untuk investasi jangka pendek, jangka menengah, atau jangka panjang. 

5. Pergunakan Dana Khusus Investasi

Hal terpenting dalam melakukan investasi adalah sumber dana yang digunakan harus berupa uang dingin dan bukan merupakan uang yang digunakan sebagai biaya pokok kehidupan. 

Uang dingin ini adalah uang yang apabila terjadi kehilangan akibat grafik harga investasi menurun, tidak akan memengaruhi dana pokok kehidupan atau bahkan aset utama yang dimiliki. 

Baca juga: Trader Wajib Tahu! 5 Risiko Trading Forex

Itulah tadi informasi mengenai manajemen risiko investasi yang harus kamu pahami sebelum memulai investasi. Pastikan kamu memiliki penghasilan tetap dan pemasukan tetap sebelum mencoba investasi. Karena meski keuntungan yang ditawarkan besar, risiko kerugian juga berpeluang hadir pada setiap portofolio investor.

Kamu juga perlu berhati-hati dalam menentukan tempat investasi karena banyak ditemukan investasi bodong yang berujung pada penipuan. Gunakan aplikasi trading saham HSB yang terjamin keamanannya karena teregulasi BAPPEBTI. Tunggu apa lagi? Download aplikasi HSB sekarang juga dan mulai investasi kamu sekarang juga.***

Mungkin kamu suka

Leave a Comment

HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288