Home Pengetahuan Keuangan Mengenal Definisi dan Proses Manajemen Portofolio

Mengenal Definisi dan Proses Manajemen Portofolio

by HSB
0 comment

Manajemen portofolio dalam investasi ataupun trading sama-sama penting dan dibutuhkan. Keberadaannya membantu para investor dan trader dalam mengurus aset yang mereka punya dengan saksama. 

Apabila terdapat penurunan atau kenaikan harga aset maka investor ataupun trader bisa langsung merespons terkait perubahan yang terjadi dalam pasar. Untuk memahami seberapa penting manajemen portofolio, tentunya kamu harus mengetahui detail kecilnya dari awal dengan cara mencari tahu tentang definisi serta tujuan dan prosesnya. 

Apa Itu Portofolio?

Perlu diketahui bahwa manajemen portofolio merupakan dua kata yang memiliki definisinya masing-masing. Dalam hal ini portofolio mengacu pada sekelompok aset keuangan yang dimiliki oleh seorang individu atau sebuah perusahaan. 

Aset-aset ini bisa berupa saham, obligasi, mata uang asing, properti, atau produk keuangan lainnya. Portofolio dibuat dengan maksud untuk mencapai tujuan keuangan yang telah ditetapkan. 

Contohnya seperti menghasilkan pendapatan, meningkatkan nilai investasi, atau mengurangi risiko. Mengelola portofolio dengan baik dapat membantu kamu mencapai tujuan keuangan dengan cara yang efisien dan terstruktur. Pengelolaan inilah yang disebut sebagai manajemen portofolio yang akan segera dibahas pada poin selanjutnya. 

Baca juga: Cara Membuat Trading Plan dan Contohnya!

Apa Itu Manajemen Portofolio?

Apa Itu Leverage Dalam Forex

Manajemen portofolio adalah proses pengelolaan aset-aset keuangan yang dimiliki oleh sebuah perusahaan atau seseorang. Tugas dari manajemen portofolio tidak hanya mengelola secara general

Peranannya meliputi pemilihan aset yang akan dimasukkan ke dalam portofolio, mengelola risiko, dan penyeimbangan kembali aset agar sejalan dengan tujuan keuangan yang telah ditetapkan. 

Manajemen portofolio juga dapat mencakup mengukur kinerja portofolio secara periodik dan mengambil tindakan untuk mengoptimalkan kinerja aset-aset yang ada. Tujuan dari manajemen portofolio ialah untuk mencapai tujuan keuangan yang telah ditetapkan dengan cara yang efisien dan terstruktur.

Baca juga: Kenali 4 Tujuan Diversifikasi Berikut Ini

5 Tujuan dan Manfaat Manajemen Portofolio

Tujuan dari manajemen portofolio jelas yaitu untuk membantu investor (individu atau perusahaan) untuk mencapai tujuan keuangan mereka dengan mengelola aset sebaik mungkin. Meski cukup sederhana, keberadaannya tidak boleh dipandang sebelah mata. 

Ada begitu banyak manfaat yang bisa kamu rasakan ketika melakukan manajemen portofolio dengan baik. Coba perhatikan beberapa manfaatnya berikut ini. 

1. Membantu Mencapai Tujuan Keuangan

Tentunya investasi yang kamu lakukan memiliki sebuah tujuan. Entah itu untuk liburan, dana pensiun, uang sekolah anak, atau yang lainnya. Mencatat semua aset yang kamu miliki secara manual pasti merepotkan, tetapi tidak lagi dengan portofolio investasi yang bisa dilihat kapan saja melalui smartphone

Pada akhirnya kamu jadi bisa memperhitungkan apakah aset yang ada sekarang bisa tercapai dengan waktu yang telah ditentukan atau tidak. 

2. Memaksimalkan Hasil Investasi

Melalui manajemen portofolio yang baik, penanaman modal jadi bisa dilakukan dengan maksimal. Kamu bisa memperhatikan dengan saksama aset apa saja yang naik dan berusaha untuk melipatgandakannya. Dari sini kamu juga bisa menambahkan jumlah aset yang sedang mengalami kenaikan sehingga pengembalian yang diinginkan bisa benar-benar dimanfaatkan. 

Baca juga: 5 Metode Penilaian Investasi yang Efektif, Investor Wajib Tahu!

3. Meminimalkan Risiko Investasi

Manajemen portofolio yang baik akan berdampak pada risiko yang berhasil diminimalkan. Seperti yang diketahui bahwa investasi akan selalu memiliki risiko yang harus dihadapi. Namun risiko tersebut bisa diminimalkan dengan strategi penanganan yang tepat. 

Melalui manajemen portofolio ini setiap investor jadi bisa bergerak cepat ketika melihat adanya suatu masalah. Baik masalah internal atau eksternal, investor dapat dengan sigap merespons agar nilai yang diinvestasikan tidak turun terlalu jauh. 

4. Membuat Kamu Bisa Melakukan Keseimbangan Kembali

Setiap aset yang kamu miliki tidak semuanya berjalan bersamaan. Maksudnya aset yang satu bisa turun dan aset yang lain bisa naik. Ketika ada banyak aset yang berubah secara bersamaan, kamu jadi dapat melihat mana yang harus dikurangi atau ditambahkan untuk membuat keseimbangan investasi. 

5. Membantu Mengukur Kinerja Portofolio Secara Periodik

Manajemen portofolio bermanfaat untuk dapat mengetahui keadaan aset yang diinvestasikan. Biasanya investor bisa mengukurnya dengan menggunakan perhitungan seperti rasio keuangan, indeks pasar, standar deviasi, dan alat bantu yang lainnya. 

Baca juga: Strategi Diversifikasi Investasi dan Manfaatnya

3 Langkah dari Proses Manajemen Portofolio

Langkah dari Proses Manajemen Portofolio

Proses melakukan manajemen portofolio dilakukan dengan 3 langkah pasti yaitu perencanaan, eksekusi, dan feedback (evaluasi). Berikut masing-masing penjelasannya. 

1. Perencanaan

Pertama-tama setiap investor harus melakukan perencanaan yang menyeluruh. Rencana yang dimaksudkan meliputi tujuan investasi, mencari tantangan, mengetahui seberapa besar risiko, apakah keuntungan bisa didapatkan, dan aspek penting lainnya yang harus masuk dalam pertimbangan. 

2. Eksekusi

Eksekusi merupakan waktu untuk menjalankan hasil perencanaan yang telah dibuat sebelumnya. Dalam proses ini kamu akan diminta untuk membuat 2 keputusan utama yaitu memilih aset dan mengimplementasikan portofolio. 

Memilih Aset yang Tepat

Pemilihan aset di sini bukan hanya didasarkan pada nilainya yang mahal tetapi melalui hasil analisis. Jadi setiap investor harus melakukan analisis mendetail terkait apa yang akan diinvestasikan agar modal tersebut tidak terbuang begitu saja. 

Mengimplementasikan Portofolio

Berinvestasi tidak hanya mengeluarkan modal untuk aset tetapi juga administrasi yang harus dibayarkan. Faktanya ada pajak, komisi, biaya administrasi platform investasi, dan lain sebagainya. Semua hal ini harus dipikirkan agar investasi kamu benar-benar mendatangkan keuntungan. 

Baca juga: Memahami Apa Itu Manajemen Risiko Sebelum Berinvestasi

3. Evaluasi

Ketika sudah mulai berjalan, pasti akan selalu ada aset yang mengalami penurunan atau tidak perform seperti yang diharapkan. Itu sebabnya setiap investor perlu melakukan evaluasi mengenai risiko dan keuntungan dari masing-masing aset agar tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya bisa benar-benar tercapai. 

Manajemen portofolio terbukti sangat penting dalam melakukan investasi, secara khusus untuk penanaman modal jangka panjang. Namun bukan berarti tidak bisa digunakan pada investasi jangka pendek. 

Seharusnya manajemen portofolio yang baik akan sangat membantu investor ataupun trader dalam mendapatkan keuntungan dan meminimalkan risiko. Namun kamu memang harus melakukan “pekerjaan rumah” yaitu menganalisis dan mencari tahu instrumen apa yang akan memberikan pengembalian yang diinginkan. 

Untuk dapat mengetahuinya, kamu harus belajar lebih dalam tentang investasi dan trading secara menyeluruh. HSB menyediakan fasilitas edukasi yang bisa dimanfaatkan secara gratis supaya kamu bisa berkembang menjadi seorang ahli. 

Sebagai broker dengan komisi rendah yang aman, HSB dapat dipercaya karena adanya legalitas dari 3 lembaga lokal yaitu ICDX, ICH, dan BAPPEBTI. Download aplikasi HSB sekarang juga dan nikmati pengalaman trading yang aman serta menyenangkan!***

Banner Trading

Mungkin kamu suka

Leave a Comment

HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288