Trading & kelola akun MT di Aplikasi HSB Trading
store google
Aspek Fundamental & Teknikal Investasi Properti

Jika kamu ingin mulai berinvestasi properti, maka ada dua pendekatan utama yang perlu kamu pahami dengan baik: aspek fundamental dan teknikal. Kedua pendekatan ini akan membantu kamu dalam mengambil keputusan yang lebih terinformasi ketika memilih properti untuk investasi

Mengapa Aspek Fundamental dan Teknikal Penting dalam Memilih Properti untuk Investasi?

seseorang sedang melakukan observasi kepada rumah mini

Dalam memulai investasi properti aspek fundamental mencakup faktor-faktor ekonomi, sosial, dan lingkungan yang dapat memengaruhi nilai jangka panjang properti. Di sisi lain, aspek teknikal melibatkan analisis visual dan numerik terhadap properti. Hal ini mencakup kondisi fisik bangunan, struktur, perawatan, dan potensi perbaikan atau renovasi.

Faktor-faktor ini meliputi lokasi properti, infrastruktur sekitar, aksesibilitas, pertumbuhan ekonomi daerah, dan perkembangan urban. Dengan memahami aspek fundamental ini, kamu dapat mengidentifikasi properti yang memiliki potensi untuk mengalami apresiasi nilai seiring berjalannya waktu.

Analisis teknikal juga melibatkan pemahaman tentang tren pasar properti, termasuk permintaan dan penawaran di daerah tersebut. Data historis harga dan perkiraan pertumbuhan nilai properti juga menjadi pertimbangan penting dalam aspek ini. Dengan memeriksa aspek teknikal, kamu dapat menghindari risiko membeli properti yang mempunyai masalah struktural atau mengidentifikasi peluang untuk meningkatkan nilai properti melalui perbaikan.

Kombinasi analisis aspek fundamental dan teknikal memungkinkan kamu untuk membuat keputusan investasi yang lebih aktual dan terencana. 

Aspek fundamental membantu menilai potensi jangka panjang properti sebagai bagian dari strategi investasi keseluruhan, sementara aspek teknikal membantu menganalisis kondisi fisik dan tren pasar yang lebih spesifik. 

Dalam menggabungkan keduanya, kamu dapat memilih properti yang sejalan dengan tujuan keuangan dan toleransi risiko kamu, serta meningkatkan peluang kesuksesan investasi jangka panjang kamu.

Aspek Fundamental dalam Investasi Properti

Mulai trading tanpa risiko dengan mendaftarkan akun demo HSB Investasi

Aspek fundamental dalam investasi properti merujuk pada faktor-faktor utama yang mempengaruhi nilai dan potensi investasi properti secara keseluruhan. 

Berikut penjelasan tentang aspek fundamental dalam investasi properti:

  1. Lokasi

Lokasi adalah faktor paling penting dalam investasi properti. Properti yang terletak di lokasi yang strategis memiliki potensi nilai yang lebih tinggi. Faktor-faktor seperti aksesibilitas, keamanan, dekatnya dengan fasilitas umum (sekolah, pusat perbelanjaan, rumah sakit), dan perkembangan wilayah harus diperhitungkan.

  1. Pasar

Pertimbangkan permintaan dan penawaran di area tersebut. Jika ada permintaan yang tinggi namun penawaran terbatas, nilai properti cenderung naik. Pelajari tren pasar, apakah sedang dalam fase pertumbuhan, stabil, atau menurun.

  1. Kondisi Properti

Kondisi fisik properti sangat penting. Properti yang dalam kondisi baik lebih mudah untuk disewakan atau dijual. Perhatikan struktur, sistem, dan perbaikan yang mungkin diperlukan. 

  1. Pendapatan Sewa

Jika tujuan investasi kamu adalah pendapatan sewa, perhitungkan potensi pendapatan dari properti tersebut. Bandingkan dengan biaya perolehan dan pemeliharaan. Analisis ini membantu menentukan apakah pendapatan sewa dapat menutupi biaya dan memberikan keuntungan.

  1. Apresiasi Nilai Properti

Apresiasi nilai properti adalah kenaikan nilai seiring berjalannya waktu. Penilaian sebelumnya tentang potensi pertumbuhan wilayah dapat membantu kamu memprediksi apresiasi nilai properti. 

  1. Risiko

Risiko dalam investasi properti meliputi fluktuasi nilai properti, ketidakpastian pasar, perubahan regulasi, dan kemungkinan ketidaktersediaan penyewa. Evaluasi risiko dan diversifikasi portofolio sangatlah penting.

  1. Pajak dan Regulasi

Hukum dan regulasi properti dapat mempengaruhi investasi. Pelajari tentang pajak properti, peraturan sewa, izin pembangunan, dan peraturan zonasi. Hal ini dapat berdampak pada hasil investasi kamu.

  1. Faktor Ekonomi

Kondisi ekonomi makro dan suku bunga dapat mempengaruhi nilai properti. Selama periode suku bunga rendah, investasi properti bisa menjadi lebih menarik karena biaya pinjaman cenderung lebih rendah.

  1. Rencana Keluar

Penting memiliki rencana untuk menjual atau mengambil keuntungan dari investasi properti. Rencana ini perlu disesuaikan dengan tujuan jangka panjang kamu.

Secara keseluruhan, memahami dan menganalisis aspek-aspek ini dengan cermat akan membantu kamu membuat keputusan investasi properti yang lebih informasional dan bijaksana. 

Aspek Teknikal dalam Investasi Properti

aspek teknikal dalam rumah yang sedang diukur seseorang

Aspek Teknikal dalam Investasi Properti mencakup berbagai faktor dan pertimbangan yang berkaitan dengan kondisi fisik, lokasi, struktur, dan pengelolaan properti yang dapat mempengaruhi potensi investasi dan nilai properti tersebut. 

Berikut penjelasan mengenai beberapa aspek teknikal utama dalam investasi properti:

  1. Kondisi Fisik

Kondisi fisik properti mempengaruhi biaya perawatan dan renovasi yang mungkin diperlukan. Pengecekan struktur bangunan, sistem listrik, pipa, atap, dan elemen-elemen penting lainnya perlu dilakukan untuk menghindari masalah besar di masa depan.

  1. Tipe Properti

Jenis properti (rumah, apartemen, ruko, lahan kosong, dll.) memiliki karakteristik berbeda. Pertimbangkan permintaan pasar untuk jenis properti tertentu di lokasi tersebut dan apakah itu sesuai dengan tujuan investasi kamu.

  1. Potensi Penyewaan atau Penjualan

Pertimbangkan apakah properti ini lebih cocok untuk disewakan atau dijual. Kondisi pasar penyewaan dan penjualan di lokasi tersebut harus dianalisis dengan cermat untuk mengambil keputusan yang tepat.

  1. Potensi Peningkatan Nilai

Peluang untuk meningkatkan nilai properti melalui renovasi atau perbaikan juga merupakan pertimbangan penting. Renovasi yang baik dapat meningkatkan daya tarik properti dan nilai sewa/jualnya.

  1. Regulasi dan Izin

Pastikan properti memenuhi semua peraturan dan perizinan yang berlaku. Regulasi terkait tata ruang, pembangunan, dan peruntukan lahan dapat membatasi penggunaan properti dan mempengaruhi nilai investasi.

  1. Analisis Pasar

Lakukan analisis pasar untuk memahami permintaan dan penawaran properti di daerah tersebut. Ini dapat melibatkan mempelajari tren harga, tingkat penyewaan, angka penghunian, dan proyeksi pertumbuhan ekonomi lokal.

  1. Potensi Risiko Bencana Alam

Beberapa daerah rentan terhadap bencana alam seperti banjir, gempa bumi, atau badai. Pertimbangkan risiko-risiko ini dan apakah perlu asuransi properti khusus.

  1. Infrastruktur dan Fasilitas

Keberadaan infrastruktur seperti jalan, transportasi umum, dan fasilitas pendukung lainnya dapat mempengaruhi daya tarik dan aksesibilitas properti.

  1. Manajemen Properti

Jika kamu tidak akan mengelola properti sendiri, pertimbangkan apakah kamu akan menggunakan jasa manajemen properti. Ini akan mempengaruhi biaya operasional dan kemudahan dalam mengurus properti.

  1. Pajak dan Biaya Lainnya

Pertimbangkan beban pajak properti dan biaya lainnya seperti biaya pemeliharaan, asuransi, dan pungutan daerah yang dapat mempengaruhi penghasilan bersih dari investasi kamu.

Penting untuk menggabungkan analisis aspek teknikal dengan pertimbangan aspek finansial dan hukum dalam investasi properti. Setiap properti memiliki karakteristik yang unik, oleh karena itu, riset dan analisis yang menyeluruh diperlukan sebelum mengambil keputusan investasi yang tepat.

Jadi, Mana yang Lebih Utama dalam Memilih Properti?

seseorang sedang menimbnag mana yang lebih penting antara fundamental dan teknikal

Dalam memilih properti, baik sebagai investasi atau tempat tinggal, pertimbangan antara aspek fundamental dan teknikal sangatlah penting. Memahami aspek fundamental ini memberikan gambaran mengenai potensi apresiasi nilai properti seiring berjalannya waktu. 

Di sisi lain, aspek teknikal penting untuk menghindari potensi biaya perbaikan yang besar di masa mendatang. Namun, aspek teknikal cenderung lebih bersifat taktis dan lebih fokus pada kondisi saat ini, sementara aspek fundamental melihat gambaran besar dan potensi jangka panjang.

Antara kedua aspek ini, tidak bisa dikatakan salah satu lebih utama daripada yang lain secara mutlak. Keduanya saling melengkapi. 

Sebagai contoh, properti dengan aspek fundamental yang baik (misalnya lokasi strategis di daerah berkembang), namun memiliki masalah teknikal (misalnya bangunan membutuhkan perbaikan besar), memerlukan investasi tambahan untuk memperbaiki kondisi properti tersebut.

Sebaliknya, properti dengan kondisi teknikal yang prima namun aspek fundamental yang lemah berpotensi tidak menghasilkan pertumbuhan nilai yang signifikan dalam jangka panjang.

Memilih properti dengan aspek fundamental yang kuat memberikan landasan potensial pertumbuhan nilai, sementara memperhatikan aspek teknikal membantu menghindari risiko biaya perbaikan yang tak terduga. 

Oleh karena itu, sebaiknya kamu melakukan analisis menyeluruh dengan melibatkan ahli properti dan profesional terkait sebelum mengambil keputusan besar dalam memilih properti.

Setelah membaca artikel diatas, kurang lengkap apabila kamu tidak mencoba pengalaman trading terbaik bersama HSB Investasi!

Dapatkan kesempatan untuk meraih keuntungan di pasar keuangan global hanya dengan aplikasi HSB Investasi. Jadilah bagian dari trader sukses di Indonesia dan memotivasi trader lainnya dengan cara registrasikan akunmu dan mulailah untuk trading sekarang juga.

Tunggu apalagi? Segera Unduh aplikasi HSB Investasi dan nikmati kemudahan meraih keuntungan dan jangan lupa untuk melakukan deposit di HSB Investasi sekarang juga dan rasakan pengalaman trading yang lebih mudah, cepat, dan efisien.

Aplikasi HSB Investasi mudah digunakan dengan adanya video tutorial, CS online 24 jam dan buku panduan akan membantu kamu dalam memulai trading tanpa harus khawatir karena tidak memahami cara menggunakannya.***

DISCLAIMER

Artikel ini ditujukan sebatas sebagai sumber informasi dan edukasi serta tidak ditujukan sebagai sumber utama pemberian saran. Perlu dipahami bahwa aktivitas finansial investasi dan trading memiliki tingkat risiko yang perlu dikelola dengan baik. Pastikan Sobat Trader telah memahami potensi risiko yang mungkin muncul agar dapat meminimalisir kerugian di masa yang akan datang

DISCLAIMER
Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, ditujukan hanya sebagai sumber pembelajaran dan bukan sebagai saran dalam pengambilan keputusan. Perlu Anda pahami bahwa produk dengan leverage tinggi memiliki potensi risiko kerugian yang juga tinggi, sehingga perlu dikelola dengan baik melalui pemahaman dan kemampuan analisa yang tepat. HSB Investasi tidak bertanggung jawab atas kesalahan keputusan yang dibuat berdasarkan konten ini. Sesuai ketentuan yang berlaku, HSB hanya menyediakan 45 instrumen trading yang dapat Anda pelajari di website resmi kami.

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
bonus tanpa deposit
Artikel Lainnya

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
bonus tanpa deposit
Mulai Pengalaman Trading Terbaik