Trading & kelola akun MT di Aplikasi HSB Trading
store google
Metode Simple Cek Nilai Investasi dengan Average Rate of Return

Ketika berbicara tentang investasi, pemahaman tentang Average Rate of Return (ARR) menjadi kunci untuk mengukur kinerja investasimu secara keseluruhan. Artikel ini akan membahas secara mendalam cara menghitung Average Rate of Return, memberikan panduan langkah demi langkah untuk membantu kamu memahami konsep ini dengan baik.

Dengan merinci metode perhitungan dan faktor-faktor yang perlu diperhatikan, kita akan menjelajahi betapa pentingnya ARR dalam memberikan gambaran yang akurat tentang hasil investasi. Mari bersama-sama memahami secara rinci cara menghitung Average Rate of Return, sehingga kamu dapat mengukur dan memantau kinerja portofolio investasimu dengan lebih baik.

Rumus perhitungan Average Rate Return

Rumus ARR

Dalam rumus average rate of return, kita mengambil rata-rata laba bersih tahunan dan membaginya dengan total biaya investasi. Kita, kemudian, melipatgandakannya dengan 100 untuk mendapatkan persentase.

ARR = Average annual profit / Initial investment cost x 100%

Di mana rata -rata laba bersih tahunan dihitung melalui total laba selama periode investasi dibagi dengan jumlah tahun.

Average annual profit = Total profit / Jumlah tahun

Keterangan:

  • Total keuntungan investasi atau total pendapatan investasi adalah jumlah semua pendapatan atau keuntungan yang dihasilkan oleh investasi selama periode proyek investasi.
  • Jumlah tahun investasi adalah jumlah tahun proyek investasi yang dilakukan.
  • Biaya investasi awal adalah biaya atau modal yang diinvestasikan pada awal periode investasi.

Bagaimana Cara Menghitung Average Rate of Return?

Untuk menghitung average rate of return, kita perlu mengetahui rata-rata laba bersih tahunan dari investasi, dan biaya investasi. Nilai ARR dihitung dengan rata-rata laba tahunan dibandingkan dengan biaya investasi dan dikalikan dengan 100. Namun, seringkali rata-rata laba bersih tahunan tidak diberikan. Itu perlu dihitung terlebih dahulu. Jadi, untuk menghitung average rate of return kita perlu melakukan dua perhitungan.

Langkah 1: Hitung rata-rata laba tahunan

Untuk menghitung rata-rata laba tahunan, kita perlu mengetahui laba total dan jumlah tahun laba dihasilkan. Rumus untuk menghitung rata-rata laba tahunan adalah sebagai berikut:

Average annual profit = Total profit / Jumlah tahun

Langkah 2: Hitung average rate of return

Rumus untuk menghitung average rate of return adalah sebagai berikut.

Average rate of return (ARR) = Average annual profit / Cost of investment x 100%

Untuk menghitung rata-rata tingkat pengembalian (average rate of return), ikuti langkah-langkah berikut:

  • Tentukan jumlah keuntungan total yang diperoleh dari investasi selama periode tersebut.
  • Hitung jumlah investasi awal yang dikeluarkan.
  • Kurangi investasi awal dengan keuntungan total untuk mendapatkan laba bersih dari investasi.
  • Hitung rata-rata laba bersih dengan membagi laba bersih dengan jumlah tahun investasi.
  • Kalikan rata-rata laba bersih dengan 100% untuk mendapatkan persentase rata-rata laba investasi.
Baca Juga:  Investasi Properti Tapi Modal Kecil? Ini Caranya!

Rumus untuk menghitung ARR adalah sebagai berikut:

ARR = (Laba Bersih / Jumlah Investasi) x 100%

Contoh: Kamu menginvestasikan sebesar Rp 10.000.000 pada awal tahun dan mendapatkan keuntungan sebesar Rp 2.500.000 pada akhir tahun. Setelah dikurangi dengan modal awal, maka laba bersihnya adalah Rp. 2.500.000 - Rp. 10.000.000 = -Rp 7.500.000. Meskipun negatif, hal ini masih bisa dihitung. Maka, nilai ARR-nya adalah:

ARR = (-Rp. 7.500.000 / Rp. 10.000.000) x 100% ARR = -75%

Dalam contoh ini, hasil ARR bernilai negatif menunjukkan bahwa investasi tersebut menghasilkan kerugian sebesar 75%.

Metode untuk Menghitung ARR

Selain cara di atas, ada berbagai metode untuk menghitung rate of return, tergantung pada data atau informasi akuntansi yang tersedia dan posisi keuangan bisnis. Tingkat pengembalian dapat menggunakan nilai aktual atau proyeksi tergantung pada apakah kamu menghitungnya setelah menerima pengembalian atau sebelum berinvestasi. Berikut adalah beberapa metode yang dapat kamu pilih untuk melakukan perhitungan ini.

Menghitung Arr dengan rates

1. Menggunakan Rates

Sobat Trader dapat menggunakan metode ini dengan annual rate of return yang ditentukan. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat kamu ikuti untuk menghitung dan memahami tingkat pengembalian akuntansi:

  • Hitung jumlah annual rate of return atas investasi untuk periode tertentu.
  • Bagilah jumlahnya dengan jumlah pengembalian tahunan.

Berikut adalah rumus untuk membuat perhitungan ini:

ARR = Total nilai pengembalian tahunan / Jumlah pengembalian tahunan

Berikut adalah contoh penghitungan ARR menggunakan rates:

Sebuah perusahaan melakukan investasi real estate untuk unit manufakturnya dan menghasilkan pengembalian tahunan sebesar 5%, 20%, 5%, 30%, dan 15% dalam lima tahun. Berikut adalah bagaimana bisnis dapat menghitung laba atas investasinya.

  • Jumlah tingkat pengembalian tahunan: 75%
  • Waktu: 5 tahun
  • ARR = 75/5 = 15%

2. Menggunakan Nilai Pengembalian Tahunan

Investasi dapat mengembalikan jumlah yang berbeda setiap tahun. Tingkat pengembalian dapat berubah karena kondisi ekonomi saat ini atau perubahan kebijakan. Hal ini dapat terjadi pada investasi real estate, ekuitas atau reksadana. Berikut adalah langkah-langkah untuk menghitung rate of return menggunakan data ini.

  • Hitung nilai rata-rata pengembalian dengan membagi jumlah pengembalian tahunan individu dengan waktu.
  • Bagilah nilai ini dengan investasi awal dan kalikan hasilnya dengan 100.
Baca Juga:  Mengenal Konsep Prinsip Ikigai dalam Bisnis dan Kerja

Berikut adalah rumus untuk membuat perhitungan ini:

ARR = (Rata-rata pengembalian tahunan / Investasi awal) x 100

Berikut adalah contoh perhitungan ARR dengan menggunakan annual return value:

Bela memproyeksikan investasinya dalam real estate untuk menghasilkan pengembalian tahunan sebesar $10.000 pada tahun pertama, $20.000 pada tahun kedua, dan $30.000 pada akhir tahun ketiga. Investasi awal Bela adalah $90.000. Berikut adalah langkah-langkah untuk menghitung tingkat pengembalian akuntansi dalam kasus ini.

  • Rata-rata pengembalian tahunan: $20.000
  • Investasi awal: $90.000
  • ARR = (20.000/90.000) x 100 = 22,2%

Menghitung ARR dengan pertumbuhan tahunan

3. Menggunakan Rata-rata Pertumbuhan Tahunan

Rata-rata keuntungan atau pertumbuhan tahunan dan nilai investasi awal membantu menentukan tingkat pengembalian dalam rumus ini. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat Sobat Trader ikuti untuk melakukan perhitungan ini.

  • Tentukan rata-rata laba tahunan dengan membagi selisih antara nilai atau saldo awal dan akhir dengan waktu.
  • Bagilah nilainya dengan investasi awal dan kalikan dengan 100.

Berikut adalah rumus untuk membuat perhitungan ARR tersebut:

Rata-rata laba tahunan = (Nilai akhir - Nilai awal) / Jangka waktu

ARR = (Rata-rata laba tahunan / Investasi awal) x 100

Berikut adalah contoh perhitungan ARR menggunakan pertumbuhan tahunan:

Sebuah perusahaan sengaja membeli kendaraan untuk karyawan mereka. Biaya transportasi $400,000 dan dihargai $800,000 pada akhir lima tahun. Berikut adalah bagaimana bisnis dapat menghitung pengembalian investasi kendaraannya.

  • Rata-rata keuntungan tahunan = (800000 - 400000) / 5 = 80000
  • ARR = (80000/400000) x 100 = 20%

Hitung ARR & Trading Instrumen Keuangan Tanpa Risiko!

Sobat Trader, dalam perjalananmu mengenal lebih dalam tentang cara menghitung Average Rate of Return (ARR) untuk menilai performa investasi, jangan lewatkan esensi mengembangkan kemampuan trading. Salah satu alat bantu yang sangat efektif untuk hal ini adalah akun demo trading HSB.

Melalui akun demo ini, kamu dapat mengasah keterampilan trading tanpa harus merisikokan keuangan yang sebenarnya. Dengan memadukan pemahaman tentang ARR dan skill trading yang solid, kamu dapat menjadi seorang trader yang lebih kompeten, mampu membuat keputusan investasi yang bijak, dan mencapai tujuan finansialmu.

Di dalam akun demo HSB, secara otomatis kamu akan diberikan dana virtual hingga $100,000. Dana ini dapat digunakan untuk menguji berbagai metode trading, mengambil posisi yang beragam, dan melatih kemampuan analisis terhadap pergerakan tren pasar.

Baca Juga:  5 Aset yang Bisa Dimiliki Fresh Graduate

Manfaatkan akun demo ini melalui aplikasi trading HSB yang telah meraih penghargaan "The Most Innovative Broker 2022" dan "The Most Improved Broker 2023" dari ICDX. Dalam akun demo HSB, dana virtual ini memberikan kesempatan untuk mencoba berbagai metode trading, variasi posisi, dan mengasah kemampuanmu dalam memasuki dan keluar pasar dengan potensi profit terbaik.

Pelajari istilah dan dasar trading bersama akun real hsb investasi

Setelah merasa siap, kamu dapat memasuki dunia seru trading melalui akun live HSB. Akun live ini menyediakan 45 instrumen trading, termasuk 17 pasangan mata uang forex, 20 Saham AS paling populer, 5 indeks global, dan 3 jenis komoditi terkini seperti emas, perak, dan minyak mentah.

Komitmennya terhadap keamanan dan transparansi transaksi tercermin dalam regulasi resmi yang dikeluarkan oleh BAPPEBTI di bawah Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Regulasi ini menjadi landasan dasar dalam manajemen risiko trading yang perlu kamu prioritaskan.

HSB tidak hanya menawarkan keamanan dan transparansi, tetapi juga berupaya keras untuk mendidik seluruh trader melalui beragam sumber belajar trading, baik online maupun offline. Ini adalah wujud dedikasi HSB dalam membentuk para trader profesional terbaik di Indonesia. Jadi, tak ada alasan lagi untuk menunda peluang sukses tradingmu. Segera bergabung dengan HSB sekarang dan raih peluang profit tradingmu!***

FAQ

Apa saja metode penilaian investasi?

Metode penilaian investasi meliputi Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period, Profitability Index (PI), dan Average Rate of Return (ARR).

Apa yang dimaksud dengan Average Rate of Return?

Average Rate of Return (ARR) mengukur tingkat pengembalian rata-rata dari suatu investasi selama periode tertentu, dihitung dengan membagi rata-rata laba bersih tahunan dengan investasi awal atau rata-rata nilai investasi.

Metode apa saja yang digunakan untuk menilai kelayakan proyek investasi?

Metode penilaian kelayakan proyek investasi meliputi NPV, IRR, Payback Period, PI, dan ARR. Setiap metode memiliki pendekatan dan kriteria penilaian yang berbeda.

Apa perbedaan metode payback period dengan metode NPV?

Payback Period mengukur waktu untuk mendapatkan kembali investasi awal tanpa memperhitungkan nilai waktu dari uang. NPV menghitung selisih antara nilai kini arus kas masuk dan keluar dengan mempertimbangkan nilai waktu dari uang.

DISCLAIMER
Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, ditujukan hanya sebagai sumber pembelajaran dan bukan sebagai saran dalam pengambilan keputusan. Perlu Anda pahami bahwa produk dengan leverage tinggi memiliki potensi risiko kerugian yang juga tinggi, sehingga perlu dikelola dengan baik melalui pemahaman dan kemampuan analisa yang tepat. HSB Investasi tidak bertanggung jawab atas kesalahan keputusan yang dibuat berdasarkan konten ini. Sesuai ketentuan yang berlaku, HSB hanya menyediakan 45 instrumen trading yang dapat Anda pelajari di website resmi kami.

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB1

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
Artikel Lainnya

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
bonus tanpa deposit
Mulai Pengalaman Trading Terbaik