Home Pengetahuan Keuangan Apa Itu Stock Split? Dampak Seperti Apa yang Akan Dirasakan?

Apa Itu Stock Split? Dampak Seperti Apa yang Akan Dirasakan?

by HSB
0 comment

Apakah kamu investor ritel? Tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah stock split. Istilah ini cukup populer di kalangan para pemegang saham. Ketika perusahaan melakukan stock split, biasanya akan disambut baik oleh para investor. Lantas, apa itu stock split? 

Pada dasarnya, stock split bisa dikatakan sebagai cara untuk memecah nilai saham. Pemecahan ini dilakukan supaya perusahaan bisa memperdagangkan sahamnya secara aktif di pasar modal. Hal ini membuat investor bisa lebih banyak menanamkan modal di perusahaan tersebut. Untuk memahaminya lebih lanjut, yuk simak uraian di bawah ini. 

Pengertian Stock Split

Stock split merupakan pemecahan nilai saham dengan tujuan untuk meningkatkan jumlah saham yang beredar. Saham tersebut kemudian diperjualbelikan dengan harga yang lebih murah untuk per lembarnya, sehingga transaksinya jadi ramai kembali. Meski jumlah lembar sahamnya bertambah, tetapi stock split tidak akan mengubah jumlah modal yang disetorkan.

Pemecahan nilai saham dilakukan juga untuk menarik investor lebih banyak, terutama investor ritel. Biasanya, perusahaan yang melakukan stock split adalah perusahaan yang memiliki fundamental yang bagus, tetapi harga sahamnya sudah mencapai titik tertinggi.

Aksi stock split ini sangat ditunggu-tunggu oleh sebagian besar investor ritel. Pasalnya, investor jadi lebih mudah dalam mendapatkan jumlah saham yang lebih banyak. Mengingat harga saham perusahaannya juga menurun. Memahami apa itu stock split akan membuat Anda jadi lebih paham dalam melakukan investasi.

Baca juga: 6 Faktor yang Mempengaruhi Harga Saham

Cara Kerja Stock Split

Perusahaan atau emiten akan melakukan stock split ketika harga saham per lembarnya sudah terlalu tinggi, misalnya Rp42.000 per lembar. Kemudian perusahaan akan melakukan stock split supaya harga saham per lembarnya menurun. 

Pihak perusahaan juga harus mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari Rapat Umum Pemegang Saham sebelum pemecahan nilai saham dilakukan. Jika sudah disetujui, maka perusahaan akan segera melakukannya.

Sebagai contoh, harga saham perusahaan A melakukan stock split dengan harga saham per lembar Rp42.000 di pasar reguler. Kemudian perusahaan tersebut melakukan stock split dengan rasio 1:5. Harga saham tersebut akan turun menjadi Rp8.400 per lembar. Perhitungan stock split ini dengan membagi harga saham sebelum stock split dengan rasio tersebut.

Baca juga: 13 Tips Trading Saham Untuk Pemula

Bagaimana Pengaruh Stock Split Terhadap Harga Saham?

Bagaimana Pengaruh Stock Split Terhadap Harga Saham

Pada dasarnya, perusahaan melakukan stock split supaya mendapat keuntungan maksimal serta menarik banyak investor untuk membeli saham. Untuk perusahaan dengan sistem manajemen yang kuat, biasanya menerapkan stock split saham dengan nilai yang lebih tinggi. 

Namun, nilai yang terlalu tinggi justru dapat mengakibatkan menurunnya likuiditas dari suatu saham. Padahal, salah satu tujuan melakukan stock split supaya nilai saham menjadi likuid atau aktif diperjualbelikan, karena nilai transaksi yang makin besar.

Jadi, pengaruh stock split terhadap harga saham ini sebenarnya menguntungkan kedua belah pihak. Keuntungan bagi investor yaitu porsi kepemilikan saham jadi lebih banyak. Sedangkan, keuntungan bagi perusahaan, menjadikan frekuensi transaksi yang dilakukan investor lebih meningkat.

Baca juga: Kenali Apa Itu Right Issue Saham Dan Cara Membelinya

Kapan Perusahaan Melakukan Stock Split?

Seperti yang dibahas sebelumnya, perusahaan akan melakukan stock split ketika nilai saham per lembarnya sudah terlalu tinggi. Pasalnya, nilai yang terlalu tinggi dapat mengurangi frekuensi transaksi investor. 

Oleh sebab itu, perusahaan membuat harga saham lebih murah dengan melakukan aksi stock split. Jadi, investor ritel seperti ibu rumah tangga, karyawan, mahasiswa, dan lain-lain lebih tertarik membeli saham tersebut. Hal ini nantinya akan berdampak positif terhadap perusahaan, salah satunya membuat saham jadi lebih likuid.

Apa yang Menjadi Pertimbangan Perusahaan untuk Melakukan Stock Split Saham Perusahaan?

Beberapa alasan mengapa perusahaan melakukan aksi stock split di antaranya agar saham yang diperjualbelikan di pasar modal tidak terlalu mahal, sehingga dapat meningkatkan jumlah pemegang saham serta meningkatkan likuiditas perdagangan saham.

Selain itu, pertimbangan lainnya yaitu untuk mengembalikan harga dan ukuran perdagangan rata-rata saham pada kisaran yang telah ditargetkan. Jadi, transaksi saham pada perusahaan tersebut ramai kembali dan perusahaan bisa mendapatkan keuntungan maksimal.

Apakah Stock Split Menguntungkan Bagi Perusahaan?

Apakah Stock Split Menguntungkan Bagi Perusahaan

Bagi pihak perusahaan, stock split ini berpengaruh terhadap likuiditas saham, karena akan terjadi lebih cepat. Saham perusahaan juga akan mudah diperdagangkan di pasar modal, karena mudah dijangkau oleh para investor ritel.

Selain itu, kapitalisasi pasar emiten juga akan stabil, bahkan tidak mengalami perubahan. Jadi, perusahaan akan mendapatkan keuntungan maksimal dari aksi stock split ini. Namun, pihak perusahaan juga akan melakukan rapat terlebih dahulu untuk melakukan stock split ini.

Baca juga: Memahami 5 Perbedaan Investasi Syariah dan Konvensional

Apakah Stock Split Menguntungkan Bagi Investor?

Setelah memahami apa itu stock split, kamu mungkin sudah bisa membayangkan bagaimana keuntungan yang akan didapatkan oleh investor. Tidak hanya harga saham yang jadi lebih murah, seseorang yang sudah memiliki saham pada perusahaan tersebut pun jumlahnya jadi lebih banyak.

Stock split ini dilakukan dengan perbandingan 1:5. Dikarenakan nominal saham berkurang, maka jumlah saham yang beredar juga akan bertambah. Misalnya, jumlah lembar saham A sebelum stock split 7,63 miliar dan bertambah menjadi 38,5 miliar saham setelahnya.

Jadi, setelah kamu lebih paham mengenai stock split ini, proses pembelian saham pun jadi lebih mudah untuk dilakukan. Mengapa? Karena nilai saham yang diperjualbelikan lebih terjangkau. Kamu juga bisa lebih banyak memiliki saham di perusahaan tersebut. 

Baca juga: 6 Cara Trading yang Simple Tapi Untung Bagi Pemula

Nah, untuk mulai berinvestasi, kamu bisa melakukan jual beli saham di aplikasi HSB. Sebuah aplikasi trading tepercaya dan transparan. Di aplikasi HSB, kamu bisa melakukan trading saham dengan mudah dan aman. 

Supaya kamu bisa lebih paham bagaimana cara kerja trading saham, kamu bisa buat akun demo terlebih dahulu di HSB. Setelah itu, kamu bisa membuka akun live untuk mulai trading. Jadi, tunggu apalagi? Download aplikasi HSB sekarang juga dan asakan trading saham dengan aman dan cepat hanya bersama HSB! ***

Banner Trading

Mungkin kamu suka

Leave a Comment

HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288