Trading & kelola akun MT di Aplikasi HSB Trading
store google
Cara Analisa Euro/USD, USD/JPY, GBP/USD, dan USD/CHF

Sebelum ke cara menganalisa, lebih baik kita mengenal terlebih dahulu pasangan pasangan mata uang yang akan kita bahas, berikut penjelasanya.

EUR/USD

EUR/USD adalah singkatan dari "Euro vs US dollar" dan merupakan pasangan mata uang yang paling banyak diperdagangkan di pasar forex. EUR/USD menunjukkan berapa banyak dolar AS yang diperlukan untuk membeli satu euro. Misalnya, jika harga EUR/USD saat ini adalah 1,2000, maka diperlukan $1,20 untuk membeli satu euro.

USD/JPY

USD/JPY adalah singkatan dari "US dollar vs Japanese yen" dan merupakan pasangan mata uang yang juga sering diperdagangkan di pasar forex. USD/JPY menunjukkan berapa banyak yen yang diminta untuk membeli satu dolar AS. Misalnya, jika harga USD/JPY saat ini adalah 110,00, maka diperlukan 110 yen untuk membeli satu dolar AS. 

GBP/USD

GBP/USD adalah singkatan dari "Great Britain pound vs US dollar" merupakan pasangan mata uang yang sering diperdagangkan di pasar forex. GBP/USD menunjukkan berapa banyak dolar AS yang dibutuhkan untuk membeli satu pound sterling. Misalnya, jika harga GBP/USD saat ini adalah 1,4000, maka diperlukan $1,40 untuk membeli satu pound sterling.

USD/CHF

USD/CHF adalah singkatan dari "US dollar vs Swiss franc"  merupakan pasangan mata uang yang diperdagangkan di pasar forex. USD/CHF menunjukkan berapa banyak franc Swiss yang diperlukan untuk membeli satu dolar AS. Misalnya, jika harga USD/CHF saat ini adalah 0,9000, maka diperlukan CHF 0,90 untuk membeli satu dolar AS.

Cara Analisis Paling Sesuai

Analisis Fundamental

Analisis fundamental adalah salah satu pendekatan dalam menganalisis pergerakan pasar forex. Dalam analisis fundamental, faktor-faktor ekonomi dan politik yang mempengaruhi nilai tukar mata uang diperhatikan untuk memprediksi pergerakan pasar ke depan. Berikut adalah analisis fundamental untuk pasangan mata uang yang telah disebutkan:

Baca Juga:  Fungsi & Penggunaan Sinyal Forex dalam Trading

1. EUR/USD

Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi analisa fundamental pergerakan EUR/USD meliputi:

- Kebijakan moneter dari Bank Sentral Eropa (ECB): Keputusan ECB tentang suku bunga dan kebijakan moneter lainnya dapat mempengaruhi permintaan dan penawaran euro.

- Data ekonomi zona euro: Data seperti pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan tenaga kerja dapat mempengaruhi permintaan dan penawaran euro.

- Kondisi politik di zona euro: Kondisi politik di negara-negara anggota zona euro dapat mempengaruhi sentimen pasar dan permintaan terhadap euro.

2. USD/JPY

Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pergerakan USD/JPY meliputi:

- Kebijakan moneter dari Bank of Japan (BoJ): Keputusan BoJ tentang suku bunga dan kebijakan moneter lainnya dapat mempengaruhi permintaan dan penawaran yen Jepang.

- Data ekonomi Amerika Serikat: Data seperti pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan tenaga kerja dapat mempengaruhi permintaan dan penawaran dolar AS.

- Kondisi politik di Amerika Serikat dan Jepang: Kondisi politik di kedua negara dapat berimbas ke pergerakan dan permintaan terhadap kedua mata uang.

3. GBP/USD

Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pergerakan GBP/USD meliputi:

- Kebijakan moneter dari Bank of England (BoE): Keputusan BoE tentang suku bunga dan kebijakan moneter lainnya dapat mempengaruhi permintaan dan penawaran pound sterling.

- Data ekonomi Inggris: Data seperti pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan tenaga kerja dapat mempengaruhi permintaan dan penawaran pound sterling.

- Kondisi politik di Inggris dan Amerika Serikat: Kondisi politik di kedua negara bisa membuat sentimen pasar dan permintaan terhadap kedua mata uang terpengaruh.

4. USD/CHF

Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pergerakan USD/CHF meliputi:

- Kebijakan moneter dari Bank Nasional Swiss (SNB): Keputusan SNB tentang suku bunga dan kebijakan moneter lainnya dapat mempengaruhi permintaan dan penawaran franc Swiss.

Baca Juga:  ISO 4217: Panduan Lengkap Kode Mata Uang Dunia

- Data ekonomi Amerika Serikat: Data seperti pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan tenaga kerja dapat mempengaruhi permintaan dan penawaran dolar AS.

- Kondisi politik di Amerika Serikat dan Swiss: Kondisi politik di kedua negara mampu memberikan sentimen pasar dan permintaan terhadap kedua mata uang pergerakan yang signifikan.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal pada forex melibatkan penggunaan grafik harga dan indikator teknikal untuk membantu mengidentifikasi tren, pola, dan level support/resistance pada pasar. Berikut adalah beberapa elemen penting dari analisis teknikal pada forex:

  1. Grafik harga

Grafik harga adalah alat utama dalam analisis teknikal. Grafik harga dapat digunakan untuk melacak pergerakan harga pada pasangan mata uang dan mengidentifikasi tren pasar.

  1. Indikator teknikal

Indikator teknikal adalah formula matematis yang dapat diterapkan pada data harga untuk menghasilkan sinyal beli/jual atau membantu mengkonfirmasi tren pasar. Beberapa indikator teknikal yang umum digunakan pada forex termasuk RSI (Relative Strength Index), MACD (Moving Average Convergence Divergence), dan Bollinger Bands.

  1. Level support/resistance

Level support dan resistance adalah level harga tertentu di mana pasar cenderung mengalami koreksi atau pembalikan arah. Level support adalah level di mana permintaan akan meningkat dan cenderung mencegah harga turun lebih jauh. Sebaliknya, level resistance adalah level di mana penawaran akan meningkat dan cenderung mencegah harga naik lebih jauh.

Dalam praktiknya, trader sering menggunakan kombinasi dari elemen-elemen ini untuk membantu mengambil keputusan trading yang tepat. Misalnya, trader dapat menggunakan grafik harga untuk mengidentifikasi tren dan level support/resistance, sementara indikator teknikal dapat membantu mengkonfirmasi sinyal beli/jual.

Kamu dapat mulai trading mata uang diatas dengan registrasi akun trading di HSB Investasi! Platform ini menyediakan berbagai strategi teknikal trading bagi kamu yang ingin menggunakannya untuk memasuki pasar forex, sehingga mereka memiliki fitur yang berbeda dari broker lainnya.

Baca Juga:  Ternyata Ini Potensi Tersembunyi Minor Pairs Forex

Aplikasinya juga mudah digunakan dengan adanya video tutorial, berita terkini dan sinyal akan membantu kamu dalam memulai trading tanpa harus khawatir karena tidak memahami cara menggunakannya.

Selain itu, HSB Investasi merupakan broker forex tepercaya, aman dan sudah memiliki izin resmi dari BAPPEBTI. Raih keuntungan dengan cara download aplikasinya, jadilah bagian dari trader sukses di Indonesia.

Tag Terkait:
DISCLAIMER
Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, ditujukan hanya sebagai sumber pembelajaran dan bukan sebagai saran dalam pengambilan keputusan. Perlu Anda pahami bahwa produk dengan leverage tinggi memiliki potensi risiko kerugian yang juga tinggi, sehingga perlu dikelola dengan baik melalui pemahaman dan kemampuan analisa yang tepat. HSB Investasi tidak bertanggung jawab atas kesalahan keputusan yang dibuat berdasarkan konten ini. Sesuai ketentuan yang berlaku, HSB hanya menyediakan 45 instrumen trading yang dapat Anda pelajari di website resmi kami.

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB1

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
Artikel Lainnya

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
bonus tanpa deposit
Mulai Pengalaman Trading Terbaik