Kali ini HSB Investasi akan membahas mengenai perbedaan antara trading di pasar saham dengan di pasar forex.

Ketika trading saham, investor membeli dengan harga dari beberapa dollar hingga beberapa ratus dollar. Perbedaan harga di pasar tergantung permintaan dan penawaran. Sementara di trading forex, penawaran yang berupa mata uang suatu negara selalu tersedia dalam jumlah banyak. Oleh karena itu mata uang sebagai produk investasi di pasar forex memiliki tingkat likuiditas tinggi.

Di pasar forex, mata uang berpasangan satu sama lain, sehingga investor perlu untuk mengamati kondisi ekonomi dua negara sekaligus. Analisa fundamental antara pasar saham dan pasar forex berbeda. Ketika membeli saham suatu perusahaan, investor akan berharap pada nilai saham yang ia beli terus naik dan ia tidak terlalu memperhatikan saham perusahaan lain. Sementara di pasar forex, ketika akan bertransaksi, investor perlu menganalisa kondisi ekonomi dua negara. Apakah negara A memiliki pertumbuhan lapangan pekerjaan, GDP,  atau prospek yang lebih baik daripada negara B. Kondisi politik dan ekonomi suatu negara sangat berpengaruh pada pergerakan harga di pasar forex. Kedua kondisi tersebut juga memiliki pengaruh pada pergerakkan harga di pasar saham namun tidak terlalu signifikan.

Pasar forex memiliki volume pasar yang jauh lebih besar sehingga pembelian terhadap satu mata uang dalam jumlah yang sangat besar tidak akan terlalu berpengaruh pada pergerakan harga, sementara pembelian saham dalam jumlah yang sangat besar akan sangat berpengaruh khususnya terhadap perusahaan yang jumlah saham yang beredar tidak banyak.

Pasar forex memiliki akses yang lebih mudah dibandingkan pasar saham dan dapat berlangsung hingga 24 jam selama 6 hari karena berlangsung di zona waktu yang berbeda-beda, mulai dari Asia hingga ke benua Amerika. Pasar saham memiliki waktu trading yang sedikit lebih terbatas dibandingkan waktu trading pasar forex. 

Di pasar forex dapat menggunakan strategi go short. Sementara di pasar saham strategi go short memiliki keterbatasan sehingga sulit untuk dilakukan.

Pasar saham memiliki popularitas lebih tinggi dibandingkan pasar forex sehingga pengetahuan masyarakat terhadap pasar saham lebih banyak. Pasar saham memiliki sejumlah regulasi dan keterbatasan untuk melindungi keamanan investor. Sementara di pasar forex, regulasi tidak sebanyak di pasar saham.  

Di pasar saham terdapat leverage, namun leverage yang ditawarkan tidak sebesar leverage yang ditawarkan di pasar forex. Leverage yang lebih besar membuat investor dapat ikut serta di dalam transaksi dengan nilai besar tanpa memerlukan kualifikasi khusus dan dengan hanya mengandalkan modal yang terbatas. Meskipun begitu investor juga harus merencanakan manajemen risiko terlebih dahulu karena penggunaan leverage yang semakin besar meningkatkan pula risiko.

Disclaimer

Artikel di atas hanyalah sebagai informasi dan pendidikan saja. Informasi di atas tidak bertujuan untuk dijadikan saran. Produk dengan leverage memiliki tingkat risiko yang tinggi terhadap modal yang anda investasikan. Nilai investasi dapat turun atau naik dan anda dapat kehilangan pembayaran margin awal anda. Pastikan anda telah memahami sepenuhnya semua risiko yang terlibat sebelum memulai di aplikasi trading forex HSB.