Awesome vs Accelerator Oscillator: Beda & Cara Pakainya Buat Trading

seseorang sedang trading menggunakan accelator oscilator

Sering dengar soal Awesome Oscillator (AO) dan Accelerator Oscillator (AC) tapi masih bingung bedanya apa? Tenang, kamu nggak sendirian. Keduanya memang indikator keren dari Bill Williams, tapi cara kerjanya beda banget.

Intinya, Awesome Oscillator (AO) itu buat ukur kekuatan momentum pasar sekarang. Sementara Accelerator Oscillator (AC) itu buat ukur percepatan dari momentum itu sendiri.

Kenapa ini penting buat kamu? Biar kamu bisa selangkah lebih di depan. Dengan AO, kamu tahu apa yang sedang terjadi. Dengan AC, kamu bisa dapat bocoran tentang apa yang akan terjadi. Yuk, kita bedah satu per satu!

Apa Sih Awesome Oscillator (AO) Itu?

interpretasi formula ao

Simpelnya, AO ini ngebandingin pergerakan harga jangka pendek (5 bar) sama jangka panjang (34 bar). Dari situ, kita bisa tahu siapa yang lagi megang kendali, si banteng (bullish) atau si beruang (bearish).

  • Fungsi Utama: Ngukur kekuatan momentum pasar.
  • Formula: AO = SMA(5, Harga Tengah) – SMA(34, Harga Tengah)

Cara Gampang Baca Sinyal AO:

  • Bar Hijau (Nilai Positif): Artinya momentum lagi bullish. Makin tinggi barnya, makin kencang lari bantengnya.
  • Bar Merah (Nilai Negatif): Artinya momentum lagi bearish. Makin dalam barnya, makin kuat cengkeraman beruangnya.
  • Lewatin Garis Nol: Ini momen krusial!
    • Kalau bar-nya nyebrang dari bawah ke atas, ini sinyal awal tren bullish.
    • Kalau nyebrang dari atas ke bawah, ini sinyal awal tren bearish.

Nah, Kalau Accelerator Oscillator (AC) Itu Apa?

pengambilan keputusan

Kalau AO itu spidometer, AC ini adalah pedal gasnya. AC ngukur seberapa cepat atau lambat perubahan momentum yang ditunjukin sama si AO. Anggap aja AC ini kayak spoiler atau early warning system.

  • Fungsi Utama: Ngukur percepatan atau perlambatan momentum.
  • Formula: AC = AO – SMA(5, AO)

Cara Gampang Baca Sinyal AC:

  • Bar Hijau (Nilai Positif): Artinya momentum lagi ngegas (berakselerasi). Ini sinyal bagus, bahkan kalau AO masih merah (bearish), AC yang hijau nunjukkin kalau tekanan jual mulai lemah. Ini sinyal beli paling awal!
  • Bar Merah (Nilai Negatif): Artinya momentum lagi ngerem (melambat). Hati-hati, walau AO masih hijau (bullish), AC yang merah bisa jadi pertanda kalau pesta mau selesai. Ini sinyal jual paling awal!
  • Penting! Sinyal AC itu dari perubahan warnanya, nggak perlu nunggu lewatin garis nol.

Perbandingan Langsung: AO vs AC

Biar makin jelas, lihat tabel ini:

Aspek Awesome Oscillator (AO) Accelerator Oscillator (AC)
Fungsi Utamanya Ngukur momentum saat ini. Ngukur percepatan momentum.
Sifat Sinyal Cenderung telat (untuk konfirmasi). Lebih cepat (untuk prediksi).
Fokus Analisis Kekuatan tren yang lagi jalan. Tanda-tanda tren bakal berubah.

 

3 Strategi Jitu Pakai AO & AC Biar Makin Cuan

seseorang sedang menerapkan trading menggunakan ao

Kunci paling ampuh adalah pakai keduanya barengan. Ini dia tiga strategi yang bisa kamu coba:

  1. Konfirmasi Tren Berlapis Di strategi ini, kamu pakai AO sebagai ‘kapten’ yang nentuin arah dan AC sebagai ‘eksekutor’ buat masuk pasar.
  • Caranya: Tunggu AO nunjukkin tren yang jelas (misal, bar hijau di atas nol). Begitu trennya jelas, baru kamu cari sinyal dari AC buat entry (misal, dua bar hijau berturut-turut buat beli).
  • Kenapa Keren? Kamu masuk saat momentum dan percepatannya searah. Peluang berhasilnya jadi lebih tinggi!
  1. Cari Divergensi (Sinyal Pembalikan) Divergensi itu kondisi ‘aneh’ di mana harga dan indikator nggak sejalan. Ini sinyal pembalikan yang kuat banget.
  • Bullish Divergence: Harga bikin lembah baru yang lebih rendah, tapi AO malah bikin lembah yang lebih tinggi. Artinya, kekuatan jual udah capek. Siap-siap beli!
  • Bearish Divergence: Harga bikin puncak baru yang lebih tinggi, tapi AO malah bikin puncak yang lebih rendah. Artinya, kekuatan beli udah kehabisan bensin. Siap-siap jual!
  1. Pola “Saucer” dan “Twin Peaks” Ini pola rahasia dari Bill Williams, butuh mata jeli tapi sinyalnya akurat.
  • Bullish Saucer: Pola tiga bar di atas garis nol. Bar kedua (merah) lebih pendek dari bar pertama, lalu diikuti bar ketiga (hijau) yang lebih tinggi dari bar kedua. Sinyal buat nambah posisi beli.
  • Bearish Twin Peaks: Harga bikin dua puncak, tapi puncak kedua di indikator AO lebih rendah dari yang pertama. Sinyal jual yang sangat kuat.

FAQ tentang Oscillator

Jadi, mending pakai AC atau AO?

Dua-duanya! Mereka itu kayak duo maut, saling melengkapi. AO buat konfirmasi, AC buat curi start.

Bisa nggak pakai salah satunya aja?

Bisa, tapi kurang maksimal. Pakai AO doang bikin kamu telat. Pakai AC doang bisa banyak sinyal palsu karena super sensitif.

Cocoknya di timeframe berapa?

Bisa di semua timeframe, tapi trader sering pakainya di timeframe H4 (4 jam) atau Daily buat swing trading.

Intinya Gini…

Jangan lihat AO dan AC sebagai musuh, tapi lihat mereka sebagai tim. AO kasih tau seberapa kuat trennya, AC kasih tau kapan tren itu bakal ngegas atau ngerem. Kalau kamu bisa gabungin keduanya, analisis trading kamu dijamin bakal naik level!

Siap Pakai Sinyal AO & AC di Pasar Nyata?

Trading bebas risiko dengan dana virtual akun demo HSB Investasi

Kamu sekarang udah ngerti cara Awesome Oscillator (AO) mengukur momentum dan bagaimana Accelerator Oscillator (AC) ngasih ‘bocoran’ percepatannya. Tapi, membaca sinyal di grafik demo tentu beda rasanya dengan menghadapi pasar sungguhan. Nah, di HSB Investasi, kamu bisa menjembatani keduanya dengan mulus.

Latih dulu strategimu di Akun Demo gratis sampai kamu lancar nentuin kapan harus entry berdasarkan sinyal divergensi AO atau perubahan warna AC. Saat kamu udah siap, platform HSB yang gampang dipakai dan pastinya aman teregulasi BAPPEBTI siap jadi andalanmu. Tunggu apa lagi? Unduh aplikasi HSB Investasi sekarang di Android dan iOS. Mulai perjalanan trading online sekarang!***

Bagikan Artikel