Harga Minyak Dunia Hari Ini 23 Januari 2026 Melemah di $59,93
Jakarta – Harga minyak dunia hari ini terpantau diperdagangkan di kisaran level $59.85 pada jam perdagangan sesi Eropa hari Jumat. Pergerakan harga minyak dunia hari ini terlihat sedikit menguat, didorong oleh melemahnya nilai tukar Dolar AS dan membaiknya suasana hati pasar yang lebih berani mengambil risiko.
Pelemahan Dolar AS terjadi secara luas setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan ancaman tarifnya dan menegaskan tidak akan mengambil paksa Greenland. Kabar bahwa AS dan NATO telah membentuk kerangka kesepakatan damai terkait wilayah tersebut berhasil menenangkan pasar yang sebelumnya gelisah, sehingga memberikan angin segar bagi harga minyak dunia hari ini.
Seorang ahli strategi komoditas dari ING Groep NV, Warren Patterson, menjelaskan bahwa pelemahan mata uang Dolar AS saat ini memberikan dukungan teknis terhadap harga. Menurutnya, meskipun pandangan umum terhadap pasar masih cenderung turun (bearish), berbagai risiko geopolitik membuat penurunan harga minyak dunia hari ini tertunda dan membutuhkan waktu lebih lama untuk benar-benar terjadi.
Namun, kenaikan harga ini menghadapi tantangan berat dari sisi pasokan. Data terbaru menunjukkan bahwa persediaan minyak mentah di Amerika Serikat justru meningkat minggu lalu, yang berpotensi menyeret harga minyak dunia hari ini kembali ke zona merah. Laporan mingguan dari Badan Informasi Energi AS (EIA) mencatat adanya lonjakan stok yang signifikan, yang menjadi sinyal peringatan bagi para trader.
Secara spesifik, laporan EIA menunjukkan bahwa stok minyak mentah AS untuk pekan yang berakhir pada 16 Januari melonjak sebanyak 3,602 juta barel. Angka ini lebih tinggi dibandingkan kenaikan minggu sebelumnya yang sebesar 3,391 juta barel, dan fakta ini menjadi beban berat yang menahan laju kenaikan harga minyak dunia hari ini agar tidak melambung terlalu tinggi.
Lonjakan stok tersebut jauh melampaui perkiraan para trader dan analis pasar. Sebelumnya, konsensus pasar memperkirakan bahwa stok hanya akan bertambah sekitar 1,1 juta barel. Selisih yang besar antara prediksi dan realita ini menunjukkan bahwa pasokan fisik di pasar masih sangat melimpah, yang secara fundamental dapat menekan stabilitas harga minyak dunia hari ini.
Sebagai kesimpulan, pasar minyak saat ini sedang terjebak dalam tarik-menarik antara sentimen positif dari pelemahan Dolar AS dan sentimen negatif dari data pasokan yang membengkak. Para trader disarankan untuk tetap waspada memantau perkembangan berita geopolitik dan data ekonomi selanjutnya untuk menentukan arah harga minyak dunia hari ini dalam jangka pendek.
Berita harga minyak dunia yang terus berfluktuasi membuka peluang trading yang menarik. Jika kamu ingin memanfaatkan momentum ini, mulai sekarang dengan membuka akun demo gratis trading di HSB Investasi, Broker Trading Saham Terbaik dan Teregulasi di BAPPEBTI!
Latih keterampilan tradingmu tanpa risiko finansial dan pelajari cara memanfaatkan pergerakan pasar minyak dengan strategi yang efektif. Selain trading oil futures, dapatkan akses ke berbagai instrumen trading seperti forex, saham, indeks, dan komoditas melalui aplikasi trading terbaik dari HSB. Unduh aplikasi HSB Investasi sekarang di Android dan iOS. Tingkatkan keterampilan tradingmu sekarang!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News HSB Investasi untuk informasi dan edukasi seputar trading, investasi keuangan, dan ekonomi.


