Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) melanjutkan pelemahan dan diperdagangkan di kisaran $75–$76 per barel pada perdagangan 17 Juni 2026. Tekanan jual masih mendominasi pasar setelah muncul optimisme terhadap kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang berpotensi membuka kembali jalur distribusi energi global melalui Selat Hormuz.
WTI bahkan sempat menyentuh level terendah dalam sekitar tiga bulan terakhir karena investor memperkirakan pasokan minyak global akan kembali meningkat apabila ekspor minyak Iran pulih secara bertahap.
Mengapa Harga Minyak Turun Hari Ini?Faktor utama yang menekan harga minyak adalah meningkatnya ekspektasi bahwa konflik yang mengganggu perdagangan energi di Timur Tengah akan mereda. Pasar menilai kesepakatan AS-Iran dapat membuka kembali akses ekspor minyak Iran dan memperlancar lalu lintas kapal tanker melalui Selat Hormuz.
Selain itu, sejumlah bank investasi global mulai memangkas proyeksi harga minyak untuk semester kedua 2026 karena memperkirakan pasokan akan pulih lebih cepat dibandingkan perkiraan sebelumnya.
Selat Hormuz Tetap Menjadi Kunci Pasar EnergiMeskipun sentimen pasar membaik, pemulihan distribusi energi global diperkirakan tidak terjadi secara instan. Sejumlah analis menilai arus kapal tanker masih membutuhkan waktu untuk kembali normal karena faktor keamanan, asuransi pelayaran, dan proses pemulihan infrastruktur energi yang terdampak konflik.
Karena itu, meskipun harga minyak turun tajam dalam beberapa hari terakhir, volatilitas masih berpotensi tinggi apabila muncul hambatan baru dalam implementasi kesepakatan tersebut.
Pasokan Global Berpotensi MeningkatPelaku pasar juga memperkirakan tambahan pasokan dari Iran dapat membantu mengurangi ketatnya pasokan global yang sempat terjadi selama konflik berlangsung. Jika ekspor Iran kembali normal dan produksi OPEC+ tetap stabil, tekanan terhadap harga minyak berpotensi berlanjut dalam jangka pendek.
Di sisi lain, laporan terbaru menunjukkan persediaan minyak mentah AS mengalami penurunan, yang dapat membantu membatasi pelemahan harga minyak lebih lanjut.
Dampak terhadap Inflasi dan Bank SentralTurunnya harga minyak menjadi kabar positif bagi bank sentral global karena berpotensi mengurangi tekanan inflasi. Harga energi yang lebih rendah dapat membantu menurunkan biaya transportasi dan produksi, sehingga mendukung stabilitas harga di berbagai negara.
Investor kini menunggu keputusan Federal Reserve untuk melihat apakah penurunan harga energi akan memengaruhi pandangan bank sentral terhadap prospek inflasi ke depan.
Faktor yang Memengaruhi Harga Minyak Hari IniBeberapa faktor utama yang menjadi perhatian pasar:
- Kesepakatan damai AS-Iran
- Pembukaan kembali Selat Hormuz
- Pasokan minyak Iran
- Kebijakan produksi OPEC+
- Persediaan minyak mentah AS
- Permintaan energi global
- Pertumbuhan ekonomi dunia
- Kebijakan suku bunga Federal Reserve
Bagi trader Indonesia, penurunan harga minyak dapat memengaruhi berbagai instrumen keuangan, termasuk mata uang komoditas, indeks saham energi, dan ekspektasi inflasi global.
Selain itu, harga minyak sering menjadi indikator penting untuk menilai arah kebijakan moneter global karena memiliki dampak langsung terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, perkembangan pasar energi perlu menjadi bagian dari analisis fundamental trader.
Level yang Sedang Diperhatikan PasarLevel teknikal yang saat ini menjadi perhatian trader:
Resistance:
- $78
- $80
- $82
Support:
- $75
- $73
- $70
Area $75 menjadi level penting yang berpotensi menentukan arah pergerakan harga minyak berikutnya. Jika tekanan jual berlanjut, pasar dapat menguji area support yang lebih rendah dalam beberapa sesi mendatang.
Berita harga minyak dunia yang terus berfluktuasi membuka peluang trading yang menarik. Jika kamu ingin memanfaatkan momentum ini, mulai sekarang dengan membuka akun demo gratis trading di HSB Investasi, Broker Trading Saham Terbaik dan Teregulasi di BAPPEBTI!
Latih keterampilan tradingmu tanpa risiko finansial dan pelajari cara memanfaatkan pergerakan pasar minyak dengan strategi yang efektif. Selain trading oil futures, dapatkan akses ke berbagai instrumen trading seperti forex, saham, indeks, dan komoditas melalui aplikasi trading terbaik dari HSB. Unduh aplikasi HSB Investasi sekarang di Android dan iOS. Tingkatkan keterampilan tradingmu sekarang!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News HSB Investasi untuk informasi dan edukasi seputar trading, investasi keuangan, dan ekonomi.
