Harga Minyak Dunia Hari Ini 4 Maret 2026 Melonjak di $76,46
Jakarta – Harga minyak dunia hari ini melambung hingga mendekati level $74,50 per barel pada perdagangan Rabu pagi. Kenaikan tajam pada minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) milik Amerika Serikat ini merupakan yang tertinggi sejak Juni 2025. Pemicu utamanya adalah meluasnya konflik di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran, yang mengancam kelancaran pasokan energi global.
Situasi di lapangan semakin genting setelah pasukan Israel dan AS menyerang beberapa titik di Iran pada hari Selasa kemarin. Iran membalas dengan melakukan serangan di kawasan Teluk, bahkan konflik ini telah meluas hingga ke wilayah Lebanon. Salah satu faktor krusial yang mempengaruhi harga minyak dunia hari ini adalah pernyataan dari komandan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) yang menyebutkan bahwa Selat Hormuz telah ditutup. Iran mengancam akan menembak kapal apa pun yang nekat melintasi jalur distribusi minyak paling penting di dunia tersebut.
Menanggapi penutupan jalur laut itu, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Angkatan Laut Amerika Serikat akan memberikan jaminan keamanan bagi kapal-kapal yang melintas di kawasan Teluk. Trump juga menegaskan bahwa militer AS siap mengawal kapal-kapal melalui Selat Hormuz jika memang diperlukan. Ketakutan akan terganggunya jalur distribusi ini diprediksi akan terus memberikan tekanan naik pada harga minyak dunia hari ini dalam waktu dekat.
Di sisi lain, laporan mingguan dari American Petroleum Institute (API) menunjukkan adanya peningkatan stok minyak mentah di Amerika Serikat sebesar 5,6 juta barel untuk pekan yang berakhir pada 27 Februari. Meskipun stok meningkat lebih tinggi dari perkiraan awal para ahli yang hanya 2,19 juta barel, sentimen perang tetap mendominasi pergerakan harga minyak dunia hari ini. Hal ini membuktikan bahwa risiko geopolitik saat ini jauh lebih ditakuti oleh pasar dibandingkan data stok barang.
Kini, para trader sedang bersiap menunggu rilis data resmi dari Energy Information Administration (EIA) yang dijadwalkan keluar malam nanti. Data ini sangat dinanti karena dapat memberikan gambaran nyata mengenai kondisi permintaan energi di tengah krisis. Jika hasil laporan menunjukkan penurunan stok minyak yang besar, maka ada kemungkinan besar harga minyak dunia hari ini akan kembali terdorong naik karena dianggap sebagai sinyal permintaan yang kuat.
Sebaliknya, jika stok minyak ternyata jauh lebih banyak dari yang diperkirakan, hal itu menandakan adanya kelebihan pasokan atau lemahnya permintaan. Kondisi seperti ini biasanya akan memberikan beban bagi harga WTI. Namun, selama konflik bersenjata masih berlangsung di jalur energi utama, fluktuasi tajam pada harga minyak dunia hari ini dipastikan masih akan menjadi perhatian utama para trader di seluruh dunia.
Kesimpulannya, mata dunia saat ini tidak hanya tertuju pada data ekonomi, melainkan pada perkembangan perang yang terjadi di Iran dan Lebanon. Para trader disarankan untuk tetap waspada terhadap berita mendadak yang bisa mengubah arah harga minyak dunia hari ini dalam sekejap.
Berita harga minyak dunia yang terus berfluktuasi membuka peluang trading yang menarik. Jika kamu ingin memanfaatkan momentum ini, mulai sekarang dengan membuka akun demo gratis trading di HSB Investasi, Broker Trading Saham Terbaik dan Teregulasi di BAPPEBTI!
Latih keterampilan tradingmu tanpa risiko finansial dan pelajari cara memanfaatkan pergerakan pasar minyak dengan strategi yang efektif. Selain trading oil futures, dapatkan akses ke berbagai instrumen trading seperti forex, saham, indeks, dan komoditas melalui aplikasi trading terbaik dari HSB. Unduh aplikasi HSB Investasi sekarang di Android dan iOS. Tingkatkan keterampilan tradingmu sekarang!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News HSB Investasi untuk informasi dan edukasi seputar trading, investasi keuangan, dan ekonomi.


