Bosan Pantau Emas Terus? Cek 10 Rekomendasi Produk Trading yang Nggak Kalah Agresif!

Aplikasi trading HSB Investasi Broker Forex Terbaik dan Aman

Bagi banyak trader, emas adalah segalanya karena volatilitas yang bisa mencapai rata-rata 1-2% per hari. Namun, tahukah kamu bahwa banyak instrumen lain yang secara historis memberikan pengembalian lebih tinggi atau pergerakan poin yang lebih lebar? 

Membatasi diri pada satu produk membuatmu melewatkan peluang di aset yang mungkin sedang dalam tren “bullish” yang lebih kuat. Terlalu fokus pada satu instrumen juga meningkatkan risiko portofolio jika harga emas tiba-tiba masuk ke fase konsolidasi yang menjemukan.

Poin Utama Artikel Ini

  • Data empiris perbandingan volatilitas dan kenaikan instrumen global sebagai pembanding emas.
  • Memahami instrumen dengan rata-rata pergerakan harian di atas 100-200 pips secara konsisten.
  • 10 daftar produk alternatif dengan catatan performa tahunan dan karakteristik fundamental yang kuat.
  • Strategi diversifikasi cerdas berdasarkan data korelasi aset untuk meminimalkan risiko.

Kenapa Harus Melirik Produk Selain Emas?

Banyak trader menganggap produk lain “lambat” dibandingkan logam mulia. Padahal, data pasar menunjukkan bahwa dalam kondisi tertentu, trading minyak atau trading indeks memiliki rentang pergerakan (daily range) yang jauh lebih besar dari emas. 

Pergerakan harga yang lebar adalah kunci untuk meraih profit maksimal dalam waktu singkat. Perhatikan tabel perbandingan di bawah ini untuk melihat potensi “kecepatan” masing-masing aset utama di pasar:

InstrumenRata-rata Volatilitas HarianPotensi Pergerakan PoinPerforma Tahunan (Est.)
Emas (XAU/USD)1.2% - 1.8%200 - 400 Pips+13% s/d +15%
Nasdaq 1001.5% - 2.5%300 - 800 Poin+30% s/d +40%
Minyak (WTI)2.0% - 3.5%150 - 300 PipsSangat Agresif
GBP/JPY0.8% - 1.2%150 - 250 Pips+8% s/d +10%

1. Minyak Mentah (WTI Oil)

minyak dunia

Kalau bicara soal agresivitas, minyak adalah satu-satunya komoditas yang bisa membuat emas terlihat “tenang”. Secara empiris, minyak sering mengalami lonjakan atau kejatuhan harga hingga 5% dalam sehari, terutama saat ada perubahan kebijakan produksi dari OPEC atau konflik geopolitik di Timur Tengah. 

Trading minyak menawarkan peluang keuntungan besar karena trennya seringkali sangat kuat dan bertahan lama (trending market). Dibandingkan emas yang sering melakukan koreksi tajam, minyak cenderung bergerak searah dengan momentum yang masif, menjadikannya ladang profit bagi pengikut tren.

2. Indeks Nasdaq (TECH100)

National Stock Exchange adalah salah satu bursa saham di Amerika Serikat

Ini adalah “juara” dalam hal pertumbuhan jangka panjang dan volatilitas harian. Secara historis, Nasdaq sering mencatatkan kenaikan tahunan di atas 30%, jauh melampaui pertumbuhan emas di tahun-tahun normal. Indeks ini berisi 100 perusahaan teknologi raksasa dunia seperti Apple dan Tesla, sehingga pergerakannya sangat dinamis.

 Bagi kamu yang terbiasa dengan kecepatan emas, Nasdaq menawarkan pergerakan ratusan poin setiap kali bursa Wall Street dibuka pada malam hari, memberikan peluang scalping atau day trading yang sangat memuaskan.

product nasdaq tech 100

3. Pasangan Mata Uang GBP/USD

Pasangan forex GBP/USD

Dikenal dengan julukan “The Cable”, pasangan ini memiliki rata-rata pergerakan harian yang sangat lebar, seringkali mencapai 100-150 pips. Data menunjukkan bahwa GBP/USD adalah salah satu pasangan forex mayor yang paling volatil, terutama saat sesi London bersinggungan dengan sesi New York. 

Karakteristik harganya yang agresif namun tetap patuh pada level-level teknikal membuat pasangan ini sangat disukai oleh trader yang mencari ritme pergerakan harian yang mirip dengan emas namun dengan manajemen risiko mata uang yang lebih terukur.

4. Perak (XAG/USD)

perak dalam trading

Banyak yang tidak tahu bahwa perak memiliki korelasi 80-90% dengan emas, namun dengan tingkat volatilitas yang jauh lebih tinggi secara persentase. Secara statistik, jika emas naik 1%, perak seringkali melesat 2% hingga 3% karena ukuran pasarnya yang lebih kecil. 

Hal ini menjadikan perak sebagai instrumen dengan leverage alami yang luar biasa. Jika kamu merasa harga emas sudah terlalu tinggi untuk dimasuki, perak menawarkan peluang masuk di harga yang lebih terjangkau dengan potensi persentase keuntungan yang seringkali lebih besar.

5. Indeks Dow Jones (DJ30)

Dow Jones

Dow Jones merupakan representasi dari 30 perusahaan industri paling stabil dan raksasa di Amerika Serikat. Data harian menunjukkan bahwa US30 sering bergerak antara 300 hingga 600 poin dalam satu sesi perdagangan. Potensi keuntungan di sini sangat masif karena indeks ini cenderung memiliki bias naik dalam jangka panjang. 

Karakter Dow Jones yang mampu bergerak ribuan poin dalam satu minggu menjadikannya alternatif sempurna bagi trader emas yang menginginkan instrumen dengan likuiditas tinggi namun tetap memiliki volatilitas yang menantang.

6. Pasangan Mata Uang EUR/USD

analisa jangka panjang EUR/USD

Meskipun sering dianggap sebagai pasangan yang “tenang”, EUR/USD adalah pasar paling likuid di dunia dengan volume transaksi triliunan dolar setiap harinya. Data empiris menunjukkan bahwa saat rilis berita ekonomi penting seperti inflasi (CPI) atau keputusan suku bunga Amerika, pasangan ini bisa bergerak lebih dari 100 pips dalam hitungan menit. Keuntungan utama di sini adalah spread yang sangat tipis dan eksekusi yang sangat tajam tanpa hambatan, memberikan efisiensi biaya yang seringkali lebih baik daripada trading emas.

7. Pasangan Mata Uang USD/JPY

jpy sebagai mata uang yang dipasangkan dengan usd menjadi salah satu pair favorit

Pasangan ini sangat sensitif terhadap perbedaan kebijakan moneter. Data tahun 2024-2025 menunjukkan USD/JPY memiliki rentang pergerakan rata-rata 120-200 pips per hari, terutama saat pengumuman suku bunga (BoJ dan Fed). 

Dalam satu tahun terakhir, instrumen ini mencatatkan pergerakan tren hingga lebih dari 1.500 pips, memberikan peluang bagi trader untuk mendapatkan keuntungan beruntun yang stabil. Berbeda dengan emas yang sering terjebak dalam sentimen geopolitik yang acak, USD/JPY bergerak dengan arah yang lebih konsisten berdasarkan selisih imbal hasil obligasi.

8. Indeks Hang Seng (HK50)

potensi trading dengan indeks HK50

Ingin meraih profit bahkan sebelum jam makan siang dimulai? Hang Seng adalah jawabannya. Secara data, HK50 memiliki volatilitas pagi hari tertinggi di kawasan Asia. Dengan rata-rata pergerakan harian yang bisa mencapai 2-3% saat bursa dibuka pukul 08.30 WIB, instrumen ini memberikan peluang bagi kamu untuk menyelesaikan target harian lebih awal. 

Karakter pergerakannya yang cepat dan seringkali eksplosif menjadikan Hang Seng sebagai favorit trader yang ingin memanfaatkan sesi perdagangan Asia yang biasanya cenderung sepi.

9. Pasangan Mata Uang GBP/JPY (The Dragon)

Mengenal pasangan forex GBP/JPY

Statistik pasar menunjukkan bahwa GBP/JPY adalah salah satu pasangan mata uang silang (cross pair) yang paling volatil. Dengan rentang harian yang sering menembus 200 pips tanpa peringatan, pasangan ini mendapat julukan “The Dragon”. 

Karakteristiknya yang liar namun memiliki pola teknikal yang kuat menjadikannya sangat populer di kalangan trader profesional. Jika kamu mencari instrumen forex yang bisa memberikan keuntungan setara dengan agresivitas emas, GBP/JPY adalah pilihan mutlak yang harus ada dalam daftar pantauanmu.

10. Pasangan Mata Uang AUD/USD

Waktu terbaik untuk trading pasangan forex AUD/USD

Dikenal sebagai mata uang komoditas, AUD/USD sangat dipengaruhi oleh ekspor sumber daya alam dan pertumbuhan ekonomi China. Data empiris menunjukkan korelasi harian sebesar 0,6 hingga 0,7 terhadap harga emas dan tembaga. 

Dengan rata-rata volatilitas harian sekitar 70-110 pips, pasangan ini menawarkan pergerakan yang lebih rapi namun tetap menguntungkan. Bagi kamu yang sudah memahami arah pasar komoditas, AUD/USD adalah instrumen alternatif yang memberikan akurasi prediksi lebih tinggi dengan risiko fluktuasi yang lebih terukur dibandingkan logam mulia langsung.

Mengapa Harus Diversifikasi Sekarang?

Berdasarkan data korelasi aset, memusatkan seluruh modal hanya pada emas membuat risikomu menumpuk di satu sentimen pasar saja. Dengan melirik trading forex atau indeks saham, kamu sebenarnya sedang memperluas jaring keuntunganmu. Ingat, ada masa di mana emas bergerak menyamping (sideways) tanpa arah yang jelas. Di saat itulah, instrumen seperti Nasdaq atau Minyak WTI seringkali justru sedang berada dalam momentum tren yang kuat dan memberikan sinyal entry yang jauh lebih bersih.

Strategi yang didukung oleh data empiris ini membuktikan bahwa peluang untuk sukses di pasar finansial tidak hanya terbatas pada satu instrumen. Dengan memanfaatkan 45 instrumen yang tersedia di HSB, kamu memiliki kebebasan untuk memilih “kendaraan” mana yang paling cepat membawa kamu menuju target profit setiap harinya.

FAQ (Pertanyaan Umum)

Mana yang lebih menguntungkan antara emas dan indeks Nasdaq?

Secara data historis dalam 5 tahun terakhir, Nasdaq sering memberikan persentase keuntungan tahunan yang lebih tinggi (rata-rata di atas 20%), namun emas tetap unggul sebagai pelindung nilai saat terjadi krisis geopolitik besar.

Apakah trading minyak lebih sulit dibandingkan trading emas?

Minyak memiliki faktor penggerak yang berbeda (suplai/permintaan), namun secara teknikal, prinsip support & resistance tetap berlaku. Volatilitasnya yang tinggi mengharuskan penggunaan manajemen risiko yang sedikit lebih ketat.

Bagaimana cara membagi fokus di banyak instrumen sekaligus?

Mulailah dengan memantau 1-2 instrumen tambahan yang memiliki waktu aktif berbeda. Misalnya, pantau Hang Seng di pagi hari dan fokus pada Emas atau Nasdaq di malam hari untuk memaksimalkan waktu tradingmu.

Siap Mencoba Peluang Baru Hari Ini?

Mulai trading micro lot di HSB dengan modal minimal 0.01 lot untuk cuan maksimal

Jangan biarkan akunmu hanya berisi satu warna. Dengan 45 pilihan instrumen yang tersedia di HSB, kamu punya kebebasan penuh untuk mengeksplorasi pasar forex, energi, hingga indeks saham global.

Daftar akun trading kamu sekarang di HSB Investasi dan mulai diversifikasi strategimu untuk hasil yang lebih maksimal! Lalu Unduh aplikasi HSB Investasi di Android dan iOS. Mulai perjalanan trading online disini!***

Bagikan Artikel