Pasar forex terbuka selama 24 jam, 5½ hari selama seminggu dan pasar forex juga memiliki tingkat likuiditas tinggi sehingga trader dapat bertransaksi kapanpun juga. Mereka juga dapat menentukan jumlah unit mata uang yang akan mereka trading. 

Terdapat jam-jam tertentu dimana volatilitas harga terjadi dan juga dimana tidak terjadi pergerakan harga yang signifikan. Setiap pasangan mata uang pun memiliki jam-jam aktif yang berbeda-beda tergantung trader yang sedang online saat itu. Maka perlu mencari waktu yang tepat untuk memaksimalkan peluang trading.

Salah satu waktu yang cocok untuk trading adalah ketika volume perdagangan dan volatilitas tinggi sedang terjadi. Volume trading yang tinggi berarti banyak unit dari pasangan mata uang tertentu sedang diperjualbelikan. Volatilitas tinggi berarti pergerakan harga berlangsung cepat. Volume dan volatilitas yang tinggi menyebabkan pergerakan pip dengan angka besar. Spread juga menjadi kecil selama volume perdagangan tinggi berlangsung, yang berarti biaya transaksi menjadi kecil.   

Berikut ini jam buka sesi perdagangan forex:

Bursa Sydney buka pukul 4 pagi – 12 siang WIB

Bursa Tokyo buka pukul 6 pagi – 2 siang WIB

Bursa Frankfurt buka pukul 2 siang – 10 malam WIB

Bursa London buka pukul 3 siang – 11 malam WIB

Bursa New York buka pukul 8 malam – 4 pagi WIB

Waktu aktif terbaik yang menjadi favorit para trader adalah ketika sesi di bursa London mulai hingga sesi di bursa New York.

Saat sesi Eropa, lebih dari 30% turnover terjadi di London maka sesi Eropa sangat diminati. Dengan peserta trader yang banyak saat sesi Eropa berlangsung, maka volatilitas harga juga sangat tinggi. Bagi trader di Indonesia, waktu berlangsungnya sesi ini cukup baik karena dapat dilakukan pada malam hari WIB. Mata uang yang populer adalah Euro, Pound sterling, dan Swiss franc.

Ketika sesi New York, terjadi turnover lebih dari 16%. Sesi ini penting selain sesi Eropa karena pasar global biasanya mengikuti tren Wall Street. Namun bagi trader di Indonesia, sesi ini berlangsung tengah malam sehingga tidak nyaman bagi trader yang harus bangun pagi keesokan harinya.

Selain dua sesi di atas juga terdapat sesi overlap (dua sesi yang sedang open dalam waktu bersamaan) yang dimanfaatkan trader, yaitu:

  • Sesi overlap US dan Eropa. Dua sesi ini adalah sesi paling aktif berlangsung dalam waktu bersamaan. Sesi overlap ini berlangsung saat sesi Eropa akan berakhir dan sesi US baru saja dimulai. Meskipun tidak berlangsung lama namun banyak trader yang aktif. DI saat overlap ini juga sering terjadi pengumuman penting oleh bank sentral. Maka saat sesi overlap ini banyak terjadi pergerakan. Produk forex yang populer saat sesi ini adalah EUR/USD dan GBP/USD.
  • Overlap sesi Asia dan Eropa. Pada saat sesi overlap ini sering terjadi pengumuman penting seperti data ekonomi yang dirilis. Produk forex yang paling aktif saat sesi ini adalah GBP/JPY.

Trading biasanya tidak aktif ketika sesi Australia dan Jepang berlangsung karena di waktu ini tidak banyak trader dari Eropa dan US karena bertepatan dengan waktu mereka istirahat. Biasanya waktu ini digunakan oleh trader yang melakukan scalping. Volume trading juga tidak besar dan tidak banyak tren yang terjadi. 

Pengumuman non-Farm payroll diadakan pada hari jumat pertama setiap bulan pukul 8.30 malam WIB. Saat ini terjadi volatilitas tinggi. Berita penting lainnya seperti pidato gubernur The Fed, dan lain-lain juga berpengaruh pada volatilitas harga. Saat libur panjang sseperti libur natal dan akhir tahun, biasanya harga di pasar bergerak sideways.

Disclaimer

Artikel di atas hanyalah sebagai informasi dan pendidikan saja. Informasi di atas tidak bertujuan untuk dijadikan saran. Produk dengan leverage memiliki tingkat risiko yang tinggi terhadap modal yang Anda investasikan. Nilai investasi dapat turun atau naik dan Anda dapat kehilangan pembayaran margin awal Anda. Pastikan Anda telah memahami sepenuhnya semua risiko yang terlibat sebelum trading di aplikasi trading HSB.