Home Tips Investasi Keuangan Umum Perilaku FOMO Trading yang Perlu Anda Hindari

Perilaku FOMO Trading yang Perlu Anda Hindari

by HSB
0 comment

FOMO saham adalah fenomena yang biasanya terjadi kepada investor pemula atau orang yang baru pertama kali melakukan trading saham. FOMO sendiri merupakan singkatan dari fear of missing out yang artinya adalah ketakutan jika ketinggalan akan sesuatu.

Ketika seseorang mengalami FOMO, biasanya mereka hanya akan ikut-ikutan saja melakukan sesuatu tanpa berpikir panjang. Dampak dari FOMO ini bisa jadi sangat merugikan karena orang tersebut tidak memikirkan mengenai risiko atau kemungkinan terburuk yang akan terjadi dari keputusannya tersebut, dan ketika hal buruk tersebut terjadi, mereka biasanya tidak siap untuk menghadapinya.

Agar kamu dapat terhindar dari FOMO, terutama ketika melakukan trading ataupun investasi saham, ada baiknya jika kamu mempelajari apa itu FOMO saham. Selain itu, kamu juga perlu mempelajari bagaimana cara mengatasi atau bahkan cara menghindari FOMO saham. Yuk simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Baca juga: Manajemen Resiko Forex Trading Untuk Para Trader Pemula

Apa Itu Fear of Missing Out (FOMO) Saham?

apa itu fomo

Dalam perdagangan atau trading saham, FOMO saham adalah situasi di mana seorang investor takut ketinggalan atau kehilangan peluang perdagangan yang besar dari pasar. Padahal kenyataannya mereka belum tentu dapat memanfaatkan peluang tersebut.

Pada dasarnya, FOMO saham adalah masalah umum di dunia investasi. Rasa takut ketinggalan ini dapat terjadi kepada siapa saja, baik itu investor pemula maupun investor saham yang sudah berpengalaman. Namun, hal ini jauh lebih banyak terjadi kepada investor pemula. FOMO dapat menyebabkan investor melakukan pengambilan keputusan yang terburu-buru dan kurang diperhitungkan, sehingga dapat berdampak buruk pada rencana maupun strategi investasi di masa depan.

Mengapa seseorang bisa merasakan FOMO? Ada banyak faktor yang dapat memengaruhi kondisi logika seseorang ketika melakukan trading saham. Namun, perasaan takut ketinggalan atau kehilangan sesuatu, baik itu untuk membeli saham yang sedang naik atau untuk menjual saham yang sedang turun, merupakan salah satu penyebab utama seseorang mengalami FOMO saham.

FOMO ketika melakukan trading saham ini berbahaya. Ketika sedang FOMO, seorang investor akan kesulitan melakukan analisis teknikal saham secara baik yang diperlukan sebelum melakukan trading saham. Hasilnya, kebanyakan investor menyesal akan keputusan yang mereka ambil sebelumnya.

Baca juga: Bagaimana Menjadi Full Time Trader

Contoh Perilaku FOMO Saat Trading

Berikut ini adalah beberapa contoh tindakan seorang investor yang mengalami FOMO ketika sedang melakukan trading:

1. Ikut-ikutan

Seorang investor yang FOMO ditandai dengan sering suka melakukan sesuatu karena orang lain melakukannya juga, alias ikut-ikutan. Padahal dia sendiri pun sebenarnya tidak mengerti mengapa orang-orang melakukan hal tersebut.

Dalam trading saham, mengikuti orang-orang tanpa pikir panjang dan melakukan analisis teknikal terlebih dahulu dapat menyebabkan perdagangan yang tidak bertanggung jawab. Hasilnya? Jelas akan berujung pada kerugian.

2. Tidak Sabar

Tanda lain dari investor yang sedang mengalami FOMO adalah mereka tidak sabar dan ingin segera mengambil keputusan. Biasanya, investor yang FOMO ingin segera memutuskan baik untuk membeli saham yang harganya sedang naik maupun menjual saham yang harganya sedang turun tanpa melakukan analisis teknikal terlebih dahulu.

Padahal bisa saja saham yang grafik harganya sedang naik atau turun tersebut hanya terjadi sementara saja. Jika kamu membeli atau menjualnya tanpa analisis terlebih dahulu kan sudah jelas akan mengalami kerugian pada akhirnya.

3. Kurang Percaya Diri

Ada beberapa orang yang memang buruk dalam membuat keputusan, tetapi sebagai investor jangka pendek seperti trader, kamu harus dapat selalu mengambil keputusan dengan baik. Jangan sampai kamu tidak percaya kepada hasil analisis sendiri dan memutuskan untuk mengikuti orang lain.

Melakukan trading saham memiliki risiko yang cukup besar. Ditambah, uang yang kamu gunakan untuk melakukan trading saham adalah uang milik kamu sendiri. Maka dari itu, jangan sampai kamu kurang percaya diri terhadap hasil analisis sendiri dan memutuskan mengikuti orang lain saja. Jika kamu mengalami kerugian, alhasil kamu hanya akan menyalahkan orang lain saja.

3 Cara Mengatasi FOMO Saat Trading

mengatasi fomo

Untuk mengatasi FOMO saat trading saham, kamu harus bisa mengontrol emosi dan mengedepankan logika. Jangan sampai kamu melakukan pengambilan keputusan tanpa berpikir panjang karena emosi ketika melihat informasi seputar pasar saham yang kamu ikuti.

Selain mengontrol emosi, berikut ini adalah tiga cara mengatasi FOMO ketika trading yang dapat kamu coba:

1. Jangan Panik

Jika kamu sudah memiliki wawasan dan kepercayaan diri, maka kunci utama agar kamu dapat mengatasi FOMO adalah jangan panik. Ketika kamu melihat informasi baru di bursa saham yang kamu ikuti, jangan sampai hal tersebut memengaruhi keputusan dan malah membuat kamu mengambil keputusan secara panik dan terburu-buru.

2. Jangan Terlalu Terpengaruh Media Sosial

Media sosial memang baik karena dapat memberikan kamu berbagai informasi menarik mengenai pasar saham. Tetapi, jangan sampai kamu menggunakan media sosial sebagai satu-satunya acuan dalam trading saham.

Berita-berita di media sosial sering dilebih-lebihkan dan terlihat bombastis. Padahal, bisa saja kenyataannya tidak semanis yang diberitakan. Inilah yang dapat menyebabkan FOMO saham dan investasi muncul. Jadi, berhati-hatilah dalam menyaring informasi yang kamu terima dari jejaring media sosialmu.

3. Jangan Menyangkal Ketika Sedang Mengalami FOMO

Seorang investor mungkin akan merasa bahwa mereka memiliki kontrol penuh atas apa yang sedang dan akan mereka lakukan, padahal sebenarnya mereka sedang mengalami FOMO. Nah, untuk mengatasinya, kamu harus menerima bahwa kamu sedang mengalami FOMO dan berhenti menyangkal hal tersebut.

Ketika seorang investor menyangkal ketika sedang mengalami FOMO, investor tersebut akan kesulitan untuk mengubah kebiasaan mereka. Hasilnya mereka akan tetap terjebak dalam siklus FOMO secara berulang-ulang.

4. Terus Belajar Tentang Trading

Menambah banyak wawasan tentang dunia trading saham akan sangat amat membantu untuk mengatasi FOMO. Kamu dapat melakukan diskusi dengan trader dan investor lain untuk menambah wawasan mengenai dunia saham agar lebih selektif dalam mengambil keputusan.

Selain itu, kamu juga perlu meningkatkan kemampuan analisis teknikal agar dapat lebih percaya diri untuk mengambil keputusan sendiri. Kamu dapat coba mempelajari bagaimana cara membaca chart pattern untuk memprediksi pergerakan saham.

Untuk lebih mudahnya, kamu dapat langsung belajar trading dengan HSB saja. DI sana kamu dapat mengasah kemampuan analisis teknikal saham dan bahkan mempelajari strategi trading secara mendalam langsung dari para ahli.

Semoga penjelasan mengenai apa itu FOMO saham, contohnya, serta bagaimana cara mengatasinya yang disampaikan di artikel ini dapat membantu kamu, ya!

Mungkin kamu suka

Leave a Comment

HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288