Home Tips Investasi Keuangan Umum Apa Itu Saham Blue Chip yang Disukai Investor?

Apa Itu Saham Blue Chip yang Disukai Investor?

by HSB
0 comment

Buat kamu yang baru dalam investasi, kemungkinan besar akan bingung saat ada yang bertanya “Apa itu saham blue chip?”. Tidak apa-apa jika kamu belum mengetahuinya karena untuk itulah artikel ini hadir memberikan jawabannya. Sederhananya, saham blue chip merupakan saham yang nilainya paling tinggi saat dibandingkan dengan jenis saham yang lain. 

Saham blue chip sendiri bukan sesuatu yang baru dalam dunia investasi. Kamu bisa mencari saham blue chip melalui pasar modal di Indonesia atau yang biasa kita kenal sebagai Bursa Efek Indonesia (BEI). Dalam artikel ini, kami akan mengajak kamu mengenal arti dari saham blue chip beserta ciri-ciri dan contohnya. Langsung simak informasinya berikut ini. 

Apa itu Saham Blue Chip?

pengertian saham blue chip

Baca juga: Mengenal Perbedaan Forex Dan Saham

Seperti yang sudah sempat disinggung sebelumnya, saham blue chip merupakan saham yang memiliki nilai atau harga yang paling tinggi daripada saham yang lainnya. Ketika mendengar kata blue chip, apa yang terlintas di pikiran kamu? Benar, blue chip adalah salah satu warna chip dalam permainan poker. Dalam permainan poker, blue chip digunakan untuk menyebutkan nilai tertinggi dari antara dua chip (kepingan) yang lainnya. 

Saham blue chip dicetuskan oleh Oliver Gingold pada tahun 1923-1924. Saat itu dirinya melihat harga pergerakan saham yang melonjak pada harga $200 – $250 per lembar saham. Harga ini termasuk harga yang cukup tinggi yang hanya dimiliki oleh beberapa perusahaan ternama. Hal yang menarik dari tren ini ditemukan ketika harga saham yang cukup mahal ini justru menarik perhatian banyak investor untuk membelinya.

Dari sini Gingold menggunakan bahasa blue chip untuk menyebutkan nilai saham yang paling tinggi. Istilah saham blue chip sama seperti pernyataan yang mengatakan “Ada harga, ada barang”, di mana harga saham yang tinggi juga memperlihatkan kualitas dari saham tersebut. Harganya yang mahal ingin memberi tahu kamu bahwa kualitas sahamnya sangat bagus atau aman untuk para investor bisa berinvestasi. 

Kualitas ini terlihat dari kemampuan perusahaan tersebut dalam mendapatkan keuntungan selama beroperasi. Tidak hanya itu, kualitas saham juga ditunjukkan dari bagaimana reputasinya di mata masyarakat Indonesia atau di mata dunia. Jika didapati bahwa perusahaan memiliki track record yang baik dan kredibilitas yang tinggi, para investor pasti akan menaruh uang mereka pada perusahaan tersebut. 

12 Contoh Saham Blue Chip di Bursa Efek Indonesia (BEI)

contoh saham blue chip indonesia

Contoh dari saham blue chip bisa kamu temukan dengan mudah dalam website resmi BEI. Cara mencari tahu saham mana yang termasuk saham yang aman, bisa kamu melihatnya pada daftar indeks LQ45. Pada daftar indeks ini, kamu bisa melihat saham yang sedang ramai diperdagangkan karena kualitasnya yang baik. Untuk memberikan gambaran yang jelas, coba perhatikan beberapa contoh saham blue chip yang terdaftar dalam BEI berikut ini: 

  1. PT Astra International Tbk. (ASII) 
  2. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA)
  3. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI)
  4. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI)
  5. PT Barito Pacific Tbk. (BRPT)
  6. PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA)
  7. PT XL Axiata Tbk. (EXCL)
  8. PT Gudang Garam Tbk. (GGRM)
  9. PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF)
  10. PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR)
  11. PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM)
  12. PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR)

Baca juga: Strategi Diversifikasi Investasi dan Manfaatnya

4 Ciri Saham Blue Chip

ciri saham blue chip

Memang benar bahwa dalam daftar indeks LQ45 terdapat saham-saham blue chip yang aman dan bisa dipercaya. Namun jangan langsung percaya begitu saja terhadap tulisan yang baru saja dibaca atau dari perkataan orang. Kamu perlu memeriksa dan mempelajari perusahaan tersebut sebelum akhirnya memutuskan ingin berinvestasi. Oleh karena itu, kami akan memberitahukan beberapa ciri dari saham blue chip yang bisa kamu jadikan panduan dalam memilih saham yang tepat. 

1. Memiliki Nilai Kapitalisasi yang Besar

Kapitalisasi merupakan istilah yang menyebutkan nilai jual utuh suatu perusahaan. Ini berarti perusahaan yang memiliki nilai jual yang tinggi, termasuk dalam kategori saham blue chip. Suatu perusahaan dapat dikatakan memiliki nilai kapitalisasi yang besar saat perusahaan tersebut memiliki harga jual sebesar Rp10 triliun ke atas. 

2. Terdepan dalam Sektor Terkait

Jual beli saham yang terdaftar di BEI tentu terdiri dari berbagai perusahaan dengan sektor yang berbeda-beda. Sektor yang dimaksudkan di sini yaitu teknologi, logistik dan transportasi, kesehatan, infrastruktur, energi, keuangan, dan lainnya. Dari setiap sektor inilah terdapat satu perusahaan yang paling unggul dari perusahaan lainnya. 

Perusahaan yang unggul ini bisa juga dilihat dari brand awareness yang tinggi baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Selain itu jika produk atau jasa yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut sudah dikenal bahkan dipercaya selama puluhan tahun, maka perusahaan termasuk dalam saham blue chip.

3. Memiliki Dividen yang Konsisten

Dalam dunia saham, para investor yang memiliki saham sebuah perusahaan akan mendapatkan keuntungan dividen yang diterima setidaknya dalam jangka waktu 10 tahun. Data pembagian dividen kepada para investor inilah yang perlu kamu cari tahu. 

Dividen merupakan kata lain dari pembagian laba atau keuntungan yang didapatkan oleh sebuah perusahaan. Saat kamu melihat bahwa jumlah dividen dari perusahaan ke investor setiap tahunnya konsisten, maka saham perusahaan tersebut termasuk dalam saham blue chip

4. Operasional Perusahaan Stabil

Terakhir kamu bisa melihat bagaimana keseluruhan dari operasional perusahaan tersebut. Terdapat beberapa indikator untuk memudahkan kamu melihat apakah operasional perusahaan stabil atau tidak. Indikatornya berupa: 

  • Memiliki produk yang berkualitas.
  • Layanan pada pelanggan baik.
  • Pendapatan yang dihasilkan banyak dan konsisten.
  • Pertumbuhan perusahaan terus terlihat.

Demikian informasi mengenai apa itu saham blue chip. Apabila kamu baru dalam dunia investasi, jangan takut dulu untuk berinvestasi. HSB memiliki fitur pembelajaran yang bisa diakses supaya kamu lebih mengerti bagaimana caranya melakukan trading saham dengan benar. Kamu bisa mulai trading kapan saja di HSB karena sudah terjamin legalitasnya oleh BAPPEBTI, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, dan ICDX. 

Selain itu ciri-ciri saham blue chip di atas bisa kamu jadikan alat untuk memilih saham yang tepat dalam berinvestasi. Semoga informasi dalam artikel ini berguna bagi kamu dan kunjungi website HSB untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap. ***

Mungkin kamu suka

Leave a Comment

HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288