Trading & kelola akun MT di Aplikasi HSB Trading
store google
Cara Mencari Harga per Lembar Saham Beredar di Laporan Keuangan

Dalam dunia investasi, memahami konsep jumlah saham beredar dalam laporan keuangan sangat penting saat menghitung harga wajar saham. Jumlah saham beredar mencerminkan total saham yang dimiliki oleh pemegang saham, termasuk investor institusi dan manajemen perusahaan. 

Artikel ini akan membahas secara mendalam mengenai signifikansi jumlah saham beredar dalam analisis saham, serta langkah-langkah praktis untuk menemukannya melalui berbagai sumber informasi seperti membaca laporan keuangan, laporan tahunan, dan platform keuangan.

Apa Itu Jumlah Saham Beredar?

orang sedang menghitung jumlah saham beredar

Jumlah saham beredar adalah total saham suatu perusahaan yang saat ini dimiliki oleh semua pemegang saham, termasuk saham yang dipegang oleh investor institusi dan saham yang dimiliki oleh manajemen perusahaan. Ini adalah angka yang penting dalam dunia investasi dan keuangan karena digunakan untuk menghitung berbagai rasio keuangan yang penting, seperti laba per saham (EPS), kapitalisasi pasar, dan lainnya.

Mengapa Jumlah Saham Beredar Penting dalam Analisis Saham?

seseorang sedang mencari tahu juga harga saham beredar per lembar

Menghitung Kapitalisasi Pasar

Kapitalisasi pasar dihitung dengan mengalikan jumlah saham beredar dengan harga saham saat ini. Ini memberikan gambaran tentang nilai total perusahaan di pasar saham.

Menghitung Laba per Saham (EPS)

EPS adalah salah satu indikator kinerja perusahaan yang penting. Ini dihitung dengan membagi laba bersih perusahaan dengan jumlah saham beredar. Semakin tinggi EPS, semakin baik kinerja perusahaan.

Analisis Kepemilikan Saham

Mengetahui jumlah saham beredar membantu investor memahami distribusi kepemilikan saham, termasuk seberapa banyak saham yang dimiliki oleh institusi besar atau insider (orang dalam perusahaan).

Langkah-langkah untuk Mencari Jumlah Saham Beredar

langkah mencari jumlah saham beredar

Untuk menemukan jumlah saham beredar, Kamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut:

1. Melalui Laporan Keuangan Perusahaan

Laporan keuangan perusahaan adalah sumber utama untuk menemukan jumlah saham beredar. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  • Akses Laporan Keuangan: Unduh atau buka laporan keuangan terbaru dari situs web resmi perusahaan atau melalui situs otoritas bursa seperti Bursa Efek Indonesia (BEI).
  • Cari Bagian Neraca: Buka bagian neraca (balance sheet) dalam laporan keuangan.
  • Periksa Ekuitas Pemegang Saham: Di bagian ekuitas pemegang saham, cari sub-bagian yang berjudul "Modal Saham" atau "Saham Biasa". Di sini Kamu akan menemukan jumlah saham beredar.

2. Melalui Laporan Tahunan (Annual Report)

Laporan tahunan juga sering menyediakan informasi tentang jumlah saham beredar. Langkah-langkahnya adalah:

  • Akses Laporan Tahunan: Unduh atau buka laporan tahunan terbaru dari situs web perusahaan atau situs otoritas bursa.
  • Periksa Bagian Statistik Saham: Buka bagian statistik saham atau catatan atas laporan keuangan, di mana perusahaan biasanya memberikan informasi tentang jumlah saham yang beredar.

3. Melalui Situs Web Bursa Efek

Bursa efek biasanya menyediakan data saham untuk perusahaan yang terdaftar. Berikut caranya:

  • Akses Situs Web Bursa Efek: Kunjungi situs web otoritas bursa seperti BEI (www.idx.co.id).
  • Cari Profil Perusahaan: Gunakan fitur pencarian untuk menemukan profil perusahaan yang Kamu cari.
  • Periksa Bagian Data Saham: Di profil perusahaan, biasanya terdapat bagian data saham yang mencantumkan jumlah saham beredar.

4. Melalui Platform Informasi Keuangan

Platform keuangan seperti Yahoo Finance, Google Finance, atau Bloomberg menyediakan data saham yang mudah diakses:

  • Kunjungi Situs Web Platform Keuangan: Buka situs web seperti Yahoo Finance (finance.yahoo.com) atau Google Finance (google.com/finance).
  • Cari Perusahaan: Masukkan nama atau kode saham perusahaan yang Kamu cari.
  • Periksa Bagian Statistik Saham: Di profil perusahaan, Kamu akan menemukan bagian yang mencantumkan jumlah saham beredar.

5. Melalui Keterbukaan Informasi Perusahaan

Beberapa perusahaan memberikan informasi saham beredar dalam keterbukaan informasi kepada publik:

  • Akses Situs Web Perusahaan: Buka situs web resmi perusahaan.
  • Cari Bagian Keterbukaan Informasi: Di bagian ini, perusahaan sering mempublikasikan data penting termasuk jumlah saham beredar.

Menemukan jumlah saham beredar dapat dilakukan melalui berbagai sumber, termasuk laporan keuangan, laporan tahunan, situs web bursa efek, platform informasi keuangan, dan keterbukaan informasi perusahaan. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Kamu dapat dengan mudah menemukan informasi yang diperlukan untuk analisis investasi dan keuangan.

Baca Juga:  Jangan Sampai Salah! Ini Perbedaan Trading Dan Investasi

Cara Mencari Harga Saham per Lembar di Laporan Keuangan

seseorantg sedang mencari harga saham per lembar di laporan keuangan

Mencari harga saham di laporan keuangan biasanya tidak langsung, karena laporan keuangan perusahaan lebih fokus pada kinerja keuangan, posisi keuangan, dan arus kas. Namun, Kamu bisa menemukan informasi yang relevan yang dapat membantu Kamu menghitung atau memahami harga saham melalui langkah-langkah berikut:

1. Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi menunjukkan kinerja perusahaan dalam periode tertentu. Perhatikan:

  • Pendapatan Bersih: Menunjukkan total pendapatan perusahaan setelah dikurangi beban dan pajak.
  • Laba Per Saham (EPS): EPS adalah salah satu metrik penting yang sering dicari oleh investor. Ini dapat ditemukan di bagian catatan tambahan dalam laporan keuangan.

2. Neraca (Balance Sheet)

Neraca menunjukkan posisi keuangan perusahaan pada akhir periode akuntansi. Fokus pada:

  • Total Ekuitas: Menunjukkan nilai total ekuitas yang dimiliki oleh pemegang saham.
  • Jumlah Saham Beredar: Jumlah saham yang beredar di pasar.

3. Laporan Arus Kas

Laporan arus kas memberikan informasi tentang aliran kas masuk dan keluar dari operasi, investasi, dan aktivitas pendanaan. Ini bisa memberikan wawasan tentang kesehatan keuangan perusahaan yang mempengaruhi harga saham.

4. Laporan Tahunan (Annual Report)

Laporan tahunan biasanya memberikan informasi lebih detail tentang perusahaan, termasuk:

  • Analisis Manajemen: Penjelasan dari manajemen tentang kinerja keuangan dan prospek masa depan.
  • Catatan Kaki Laporan Keuangan: Sering kali ada penjelasan rinci tentang EPS dan bagaimana perhitungannya.

5. Menggunakan Rasio Keuangan

Dari data yang diperoleh dari laporan keuangan, Kamu dapat menghitung berbagai rasio keuangan yang penting dalam menilai harga saham:

  • Price to Earnings Ratio (P/E Ratio): Dihitung dengan membagi harga saham saat ini dengan EPS.
  • Book Value Per Share (BVPS): Dihitung dengan membagi total ekuitas dengan jumlah saham beredar.

Harga saham tidak secara langsung tercantum dalam laporan keuangan, tetapi laporan keuangan memberikan informasi penting yang dapat digunakan untuk menganalisis dan menilai harga saham. 

Kelebihan Mengetahui Harga Saham dari Laporan Keuangan

seorang yang berjalan dengan percaya diri karena mengetahui kelebihan dalam mencari harga saham per lembar di laporan keuangan

1. Analisis Fundamental yang Kuat

Mengetahui harga saham dari laporan keuangan memungkinkan analisis fundamental yang mendalam. Evaluasi kinerja perusahaan, seperti pendapatan dan laba, memberikan gambaran kesehatan finansial perusahaan. Ini membantu investor membuat keputusan yang lebih baik tentang apakah akan membeli, menjual, atau mempertahankan saham mereka.

Melalui analisis fundamental, investor dapat menggunakan metrik seperti Earnings Per Share (EPS) dan rasio utang untuk menilai kekuatan keuangan perusahaan. Informasi ini penting untuk memahami posisi perusahaan dan potensi pertumbuhan di masa depan.

2. Identifikasi Tren dan Pola

Mengidentifikasi harga saham melalui laporan keuangan membantu dalam mengenali tren dan pola yang signifikan. Memantau pertumbuhan pendapatan dan laba dapat menunjukkan peningkatan atau penurunan kinerja perusahaan dari waktu ke waktu.

Analisis perubahan rasio keuangan seperti Price-to-Earnings (P/E) dan Price-to-Book (P/B) membantu investor memahami valuasi saham. Ini penting untuk menentukan apakah saham tersebut overvalued atau undervalued, yang mempengaruhi keputusan investasi.

3. Pembuatan Keputusan yang Terinformasi

Informasi dari laporan keuangan memungkinkan investor membuat keputusan investasi yang terinformasi. Mengetahui valuasi saham membantu menentukan waktu yang tepat untuk membeli, menjual, atau menahan saham tersebut, mengurangi risiko investasi dan meningkatkan peluang keuntungan.

Laporan keuangan juga memberikan wawasan tentang risiko potensial, seperti kewajiban dan arus kas perusahaan, yang membantu dalam manajemen risiko dan pengambilan keputusan investasi yang lebih aman.

4. Kepercayaan dan Transparansi

Laporan keuangan yang diaudit memberikan kepercayaan dan transparansi bagi investor. Informasi yang akurat dan dapat diandalkan ini memastikan bahwa keputusan investasi didasarkan pada data yang benar.

Transparansi dalam laporan keuangan memungkinkan investor melihat gambaran lengkap operasi perusahaan, membantu mengidentifikasi potensi masalah atau peluang yang mungkin tidak terlihat pada pandangan pertama.

Baca Juga:  Memahami Dasar & Peran Lembaga Pengelola Investasi

5. Pengembangan Strategi Investasi

Menggunakan laporan keuangan untuk mengetahui harga saham membantu dalam pengembangan strategi investasi jangka panjang. Investor dapat memilih perusahaan dengan fundamental kuat dan pertumbuhan stabil untuk portofolio mereka.

Laporan keuangan juga membantu menentukan timing yang tepat untuk membeli atau menjual saham. Dengan strategi yang didasarkan pada data laporan keuangan, investor dapat memaksimalkan keuntungan dan meminimalkan kerugian.

6. Pengawasan dan Kontrol

Laporan keuangan memungkinkan investor untuk melakukan pengawasan dan kontrol yang lebih baik terhadap investasi mereka. Pemantauan rutin terhadap laporan keuangan membantu memastikan perusahaan mencapai tujuan keuangan dan strategis.

Pengawasan yang baik juga membantu mengidentifikasi masalah potensial sebelum menjadi besar. Dengan analisis laporan keuangan yang terus-menerus, investor dapat menjaga portofolio mereka tetap sehat dan menghindari risiko yang tidak perlu.

Bagaimana Harga Saham Disajikan dalam Laporan Keuangan?

bagaimana harga saham disajikan dalam laporan keuangan

1. Laporan Posisi Keuangan

Harga saham tidak langsung disajikan dalam laporan posisi keuangan, tetapi informasi terkait dapat ditemukan dalam bagian ekuitas. Bagian ini mencakup jumlah saham yang beredar dan nilai nominalnya. Investor dapat menggunakan informasi ini untuk menghitung nilai pasar perusahaan dengan mengalikan jumlah saham beredar dengan harga pasar saham saat ini.

Laporan posisi keuangan juga mencakup komponen ekuitas lainnya seperti laba ditahan dan cadangan lainnya, yang bersama-sama memberikan gambaran tentang nilai total ekuitas perusahaan. Informasi ini penting bagi investor yang ingin memahami struktur keuangan perusahaan dan potensi untuk pertumbuhan nilai saham.

2. Catatan atas Laporan Keuangan

Harga saham seringkali disajikan secara lebih detail dalam catatan atas laporan keuangan. Catatan ini memberikan informasi tambahan tentang jumlah saham yang beredar, perincian jenis saham (misalnya, saham biasa dan saham preferen), dan perubahan dalam ekuitas selama periode laporan.

Catatan ini juga dapat mencakup informasi tentang pembelian kembali saham, penerbitan saham baru, dan dividen yang dibayarkan. Informasi ini membantu investor memahami bagaimana perusahaan mengelola modalnya dan bagaimana tindakan ini dapat mempengaruhi harga saham di pasar.

3. Laporan Laba Rugi

Meskipun laporan laba rugi tidak langsung menunjukkan harga saham, informasi yang disajikan di sini sangat berpengaruh terhadap penilaian saham. Laporan ini mencakup pendapatan, biaya, dan laba bersih perusahaan, yang merupakan faktor kunci dalam menentukan kesehatan finansial dan kinerja perusahaan.

Investor menggunakan informasi dari laporan laba rugi untuk menghitung rasio keuangan seperti Earnings Per Share (EPS), yang sangat mempengaruhi harga saham. Kinerja laba yang baik biasanya mengarah pada peningkatan harga saham, sementara kinerja yang buruk dapat menurunkan nilai saham.

4. Laporan Arus Kas

Laporan arus kas menunjukkan bagaimana perusahaan menghasilkan dan menggunakan uang tunai selama periode tertentu. Informasi ini penting karena arus kas yang kuat seringkali mengindikasikan stabilitas keuangan dan kemampuan perusahaan untuk membayar dividen atau menginvestasikan kembali dalam pertumbuhan.

Investasi dalam aset tetap atau akuisisi yang dilaporkan dalam arus kas investasi juga dapat mempengaruhi harga saham, karena investasi ini seringkali diharapkan akan meningkatkan pendapatan dan keuntungan di masa depan.

5. Laporan Perubahan Ekuitas

Laporan perubahan ekuitas menunjukkan pergerakan dalam komponen ekuitas selama periode tertentu, termasuk penambahan modal dari penerbitan saham baru dan pengurangan modal dari pembelian kembali saham. Informasi ini memberikan gambaran tentang bagaimana modal perusahaan dikelola.

Investor dapat menggunakan laporan ini untuk memahami keputusan manajemen terkait modal dan dampaknya terhadap harga saham. Misalnya, pembelian kembali saham seringkali meningkatkan harga saham dengan mengurangi jumlah saham beredar.

6. Rasio Keuangan

Harga saham sering dianalisis bersama dengan berbagai rasio keuangan yang dapat ditemukan atau dihitung dari laporan keuangan, seperti Price-to-Earnings (P/E) ratio, Price-to-Book (P/B) ratio, dan Dividend Yield. Rasio-rasio ini memberikan wawasan tambahan tentang valuasi saham dan daya tarik investasi.

Baca Juga:  China Penghasil Batu Bara Terbesar di Dunia

Rasio keuangan membantu investor membandingkan valuasi saham perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama atau dengan pasar secara keseluruhan. Analisis rasio ini sering digunakan untuk membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Harga Saham dalam Laporan Keuangan

faktor faktor yang memengaruhi harga saham dalam laporan keuangan

1. Kinerja Keuangan

Kinerja keuangan perusahaan adalah faktor utama yang memengaruhi harga saham dalam laporan keuangan. Investor memperhatikan pendapatan, laba bersih, dan pertumbuhan laba perusahaan dalam laporan laba rugi. Pendapatan yang meningkat dan laba bersih yang stabil cenderung meningkatkan harga saham karena menunjukkan kesehatan finansial perusahaan dan prospek pertumbuhan yang baik.

2. Dividen

Dividen yang dibayarkan kepada pemegang saham merupakan indikator keuntungan yang dibagikan kepada investor. Laporan keuangan mencatat dividen yang dibayarkan, yang dapat mempengaruhi persepsi investor terhadap nilai saham. Perusahaan yang konsisten membayar dividen dengan tingkat yang baik dapat menarik investor yang mencari pendapatan dari investasi mereka.

3. Struktur Modal

Struktur modal perusahaan, terutama penggunaan utang versus ekuitas, mempengaruhi risiko dan potensi imbal hasil bagi investor. Laporan keuangan mengungkapkan rasio utang terhadap ekuitas dan informasi terkait lainnya seperti pembelian kembali saham atau penawaran saham baru. Investor mempertimbangkan risiko keuangan perusahaan dan dampaknya terhadap harga saham.

4. Alokasi Modal

Alokasi modal yang efisien dan efektif dalam laporan keuangan dapat meningkatkan nilai perusahaan dan harga sahamnya. Investor memperhatikan bagaimana perusahaan menginvestasikan dan mengalokasikan dana untuk pengembangan bisnis, akuisisi, atau investasi dalam aset baru. Keputusan ini dapat berdampak langsung pada pertumbuhan pendapatan dan laba, serta valuasi saham.

Saat mengetahui jumlah saham beredar, investor dapat mengambil keputusan investasi yang lebih terinformasi dan cerdas. Informasi ini tidak hanya membantu dalam menghitung kapitalisasi pasar dan laba per saham (EPS), tetapi juga memungkinkan pemahaman yang lebih baik tentang struktur kepemilikan saham dan prospek perusahaan. 

Dengan mengikuti langkah-langkah untuk menemukan jumlah saham beredar, investor dapat memanfaatkan data ini untuk membangun strategi investasi yang solid dan responsif terhadap perubahan kondisi pasar dan keuangan perusahaan.

Mulai trading instrumen keuangan hanya dengan modal 600 ribu di akun real HSB

Menguasai cara menghitung harga per lembar saham beredar adalah pondasi penting dalam menganalisis valuasi perusahaan dan membuat keputusan investasi yang tepat. Dengan memahami nilai intrinsik suatu saham, kamu dapat mengidentifikasi peluang investasi potensial di pasar saham Amerika Serikat.

Praktikkan langsung pengetahuan kamu di pasar saham AS melalui aplikasi trading terbaik HSB Investasi, platform trading resmi terdaftar dan diawasi BAPPEBTI. Mulai perjalanan tradingmu dengan modal awal yang terjangkau, mulai dari Rp600.000, dan akses berbagai fitur lengkap untuk mendukung kesuksesan investasimu. Nikmati kemudahan trading di 45 instrumen trading dengan komisi rendah, dapatkan sinyal trading akurat, dan konsultasikan strategi tradingmu dengan Relationship Manager berpengalaman. Dapatkan juga akses eksklusif ke materi edukasi lengkap seputar analisis teknikal, fundamental, berita terbaru, dan informasi keuangan. Unduh HSB Investasi sekarang di Play Store atau App Store dan mulai perjalanan tradingmu dengan percaya diri!

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Dimana melihat jumlah saham beredar di laporan keuangan?

Info jumlah saham beredar yang ada di laporan keuangan emiten dapat ditemukan pada bagian laporan “Ekuitas”, kemudian cari tulisan “Modal ditempatkan dan disetor penuh”.

Apa itu EPS dalam laporan keuangan?

EPS ini merupakan sajian laba perusahaan yang dialokasikan ke tiap saham biasa yang beredar. EPS menjadi salah satu indikator yang sering digunakan untuk menilai profitabilitas perusahaan.

Bagaimana cara menghitung PBV?

Adapun cara pertama untuk menghitung PBV saham adalah kamu perlu membagi nilai ekuitas dengan jumlah lembar saham yang beredar di pasar saat ini.

DISCLAIMER
Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, ditujukan hanya sebagai sumber pembelajaran dan bukan sebagai saran dalam pengambilan keputusan. Perlu Anda pahami bahwa produk dengan leverage tinggi memiliki potensi risiko kerugian yang juga tinggi, sehingga perlu dikelola dengan baik melalui pemahaman dan kemampuan analisa yang tepat. HSB Investasi tidak bertanggung jawab atas kesalahan keputusan yang dibuat berdasarkan konten ini. Sesuai ketentuan yang berlaku, HSB hanya menyediakan 45 instrumen trading yang dapat Anda pelajari di website resmi kami.

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB1

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
Artikel Lainnya

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
bonus tanpa deposit
Mulai Pengalaman Trading Terbaik