Home Pengetahuan Keuangan 4 Investasi Paling Menguntungkan Bagi Pemula yang Wajib Diketahui

4 Investasi Paling Menguntungkan Bagi Pemula yang Wajib Diketahui

by HSB
0 comment

Jika kamu tertarik untuk terjun ke dunia investasi, maka kamu perlu mengetahui instrumen investasi paling menguntungkan yang cocok digunakan oleh pemula. Semua investor, bahkan yang sudah sangat berpengalaman sekalipun, pasti akan selalu memilih instrumen investasi paling menguntungkan.

Lantas, apa saja instrumen investasi paling menguntungkan ini? Mari simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar kamu tidak asal pilih!

4 Instrumen Investasi Paling Menguntungkan Bagi Pemula

Sebagian besar masyarakat Indonesia, terutama anak muda, sudah melek akan masalah finansial. Alhasil, sudah ada banyak dari mereka yang mulai menata manajemen keuangan mereka untuk masa mendatang, salah satunya adalah dengan melakukan investasi.

Selain untuk mengamankan keuangan saat kondisi keuangan sedang tidak stabil karena satu dan lain hal, investasi juga bisa menambah aset keuangan milik kamu. Oleh karena itu, kamu perlu mencari instrumen investasi paling menguntungkan yang ada.

Berikut ini beberapa rekomendasi instrumen investasi paling menguntungkan yang cocok digunakan untuk pemula:

Baca juga: 8 Strategi Trading Forex Paling Akurat Untuk Pemula

Investasi Paling Menguntungkan

1. Deposito

Deposito merupakan instrumen investasi paling menguntungkan dan banyak diminati karena caranya sangat mudah dan tidak berbelit-belit. Jika kamu menyetorkan sejumlah dana dan menyimpannya untuk jangka waktu tertentu kepada pihak seperti bank, kamu akan mendapatkan bunga sebagai imbalannya.

Deposito ini termasuk ke dalam instrumen investasi jangka pendek yang sangat minim risiko karena tidak tergantung pada pergerakan pasar. Maka dari itu, instrumen investasi paling menguntungkan yang satu ini sangat cocok untuk digunakan oleh pemula.

Kelebihan deposito dibanding dengan instrumen investasi lainnya terletak pada tingkat pengembalian dalam jumlah tetap dan bunga yang dijanjikan lebih pasti. Sayangnya, kamu tidak dapat menarik uang sebelum mencapai jangka waktu yang telah disepakati sebelumnya. 

Memang ada beberapa pihak yang membolehkan penarikan lebih dulu, tetapi biasanya kamu akan dikenai denda.

Baca juga: Investasi Emas atau Reksadana? Mana yang Lebih Untung?

2. Reksa Dana

Reksa dana merupakan instrumen pengelolaan dana atau modal bagi sekelompok investor untuk menanamkan modalnya pada instrumen investasi yang tersedia di pasar modal dengan cara membeli unit reksa dana.

Dana tersebut kemudian dikelola oleh seorang manajer investasi untuk diinvestasikan dalam portofolio investasi, seperti saham, obligasi, pasar uang, atau yang lainnya.

Reksa dana ini merupakan instrumen investasi paling menguntungkan yang sangat cocok bagi pemula karena perbandingan keuntungan dan risikonya tidak begitu besar. Reksa dana sendiri dapat dibedakan menjadi 5 jenis, yaitu: reksa dana pasar uang, reksa dana saham, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, dan reksa dana indeks.

Baca juga: Jangan Salah! Ini Perbedaan Trading Dan Investasi

investasi saham

3. Saham

Selain deposito dan reksa dana, saham juga menjadi salah satu instrumen investasi paling menguntungkan yang cocok untuk pemula. Secara teknis, kamu akan membeli sebuah saham di bursa saham, setelah itu kamu akan mendapatkan persentase hak kepemilikan dari perusahaan yang asetnya telah dibeli.

Keuntungan dari instrumen investasi ini terdiri dari dua bentuk, yaitu keuntungan dari capital gain dan dividen. Keuntungan yang didapat dari capital gain bisa kamu pantau setiap menit, jam, dan harinya. Artinya, harga saham suatu perusahaan dapat berubah sewaktu-waktu.

Sedangkan keuntungan yang didapat dari dividen diperoleh berdasarkan bagi hasil perusahaan. Pembagian keuntungan tersebut disesuaikan dengan persentase kepemilikan saham yang kamu miliki.

Berbeda dengan deposito yang keuntungannya tetap, keuntungan dari investasi saham ini tidak tetap atau akan berubah-ubah. Namun, kamu akan mendapatkan keuntungan lebih besar jika perusahaan yang sahamnya kamu beli mengalami pertumbuhan.

4.Obligasi

Obligasi merupakan instrumen investasi paling menguntungkan yang cara kerjanya hampir mirip dengan saham dan deposito. Bedanya, keuntungan yang didapatkan dari obligasi ini lebih dinamis dan jumlah keuntungan juga cenderung lebih pasti.

Sebagai contoh, kamu membeli surat utang seharga Rp10.000.000 untuk jangka waktu 10 tahun dengan bunga 10%. Namun, sebelum jangka waktu berakhir, kamu dapat menarik uang dengan tingkat bunga yang disesuaikan.

Jika kamu tertarik untuk membeli obligasi, sebagai pemula kamu disarankan untuk membeli obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah. Hal ini karena obligasi dari pemerintah memiliki risiko gagal bayar yang lebih rendah dibandingkan dengan obligasi perusahaan atau korporasi.

Baca juga: Belajar Support dan Resistance: Pengertian & Strateginya

4 Trik Jitu Agar Investasi Aman dan Menguntungkan

Berikut ini empat trik jitu agar investasi yang kamu jalankan dapat aman dan menguntungkan:

1. Memahami Konsep, Risiko, dan Instrumen Investasi

Memahami konsep dan risiko investasi adalah hal yang wajib dilakukan oleh semua orang yang ingin terjun ke dunia investasi. Investasi jelas memiliki risiko, jadi untuk menghindari risiko tersebut hal ini perlu dilakukan terlebih dahulu.

Selain itu, kamu juga harus mempelajari berbagai instrumen investasi yang bisa dan cocok untuk digunakan. Jangan sampai kamu asal memilih instrumen investasi, hal tersebut sangat berisiko dan bisa membuat kamu mengalami kerugian nantinya.

2. Menentukan Tujuan Investasi

Setelah mempelajari apa itu investasi secara lebih mendalam, selanjutnya kamu perlu menentukan tujuan dari investasi yang dilakukan, seperti untuk dana pensiun atau membeli rumah. Secara umum, tujuan investasi dapat dibagi menjadi tiga sesuai dengan jangka waktunya, antara lain:

  • Tujuan jangka pendek: < 3 tahun (seperti untuk membeli gadget)
  • Tujuan jangka menengah: 3-5 tahun (seperti untuk membeli motor atau dana menikah)
  • Tujuan jangka panjang: > 5 tahun (seperti untuk membeli rumah atau dana pensiun)

Jika sudah menentukan tujuan, kemungkinan besar kamu akan bisa lebih berkomitmen untuk berinvestasi dan hasil yang diperoleh juga akan lebih maksimal.

Baca juga: Mengenal 12 Jenis Chart Pattern Lengkap Untuk Pemula

Menentukan Profil Investasi

3. Menentukan Profil Investasi

Setelah memiliki tujuan dalam berinvestasi, selanjutnya kamu perlu mengetahui profil diri sendiri sebagai investor. Secara umum, ada tiga kategori profil investor yang dibagi berdasarkan risiko yang dapat diambilnya, yaitu: investor konservatif, moderat, dan agresif.

Investor konservatif adalah investor yang menyukai investasi yang stabil dan menghindari risiko. Di sisi lain, investor moderat adalah investor yang masih bisa menerima fluktuasi pasar dan sedikit berani mengambil risiko. Sedangkan investor agresif adalah investor yang siap menanggung risiko kerugian dengan fluktuasi pasar yang tajam dan berani mengambil risiko.

Untuk mengetahui profil diri sendiri sebagai investor, kamu harus membayangkan apa yang akan kamu lakukan jika saham yang kamu beli sedang mengalami penurunan. Jika ingin segera menjualnya, maka kamu mungkin adalah investor konservatif. Jika masih bisa tenang, maka bisa dikatakan kamu adalah investor moderat atau bahkan investor agresif.

4. Menentukan Instrumen Investasi

Setelah memiliki tujuan dan profil risiko, kini kamu dapat memilih instrumen investasi paling menguntungkan mana yang akan dipilih berdasarkan dua hal tersebut. Tujuan dan profil risiko ini akan mempengaruhi penilaian risiko suatu instrumen investasi dan efektivitasnya dalam membantu kamu mencapai target keuntungan yang telah ditentukan.

Sebagai contoh, jika tujuan investasi kamu ingin menyiapkan DP pembelian rumah sebesar Rp100 juta dalam jangka waktu 3 tahun, maka pilihan investasi yang cocok adalah instrumen dengan tingkat risiko rendah hingga menengah seperti reksa dana.

Instrumen seperti saham tidak direkomendasikan untuk tujuan keuangan 3 tahun karena risiko fluktuasi pasarnya terlalu tinggi untuk jangka pendek. Selain itu, deposito juga tidak direkomendasikan karena keuntungannya bergantung pada seberapa besar modal awal yang disetorkan.

 

Jika kamu tertarik untuk melakukan investasi paling menguntungkan seperti trading, kamu dapat melakukan trading saham online di HSB. Banyak sekali keuntungan yang bisa kamu dapatkan. Selain itu, HSB merupakan broker dengan komisi paling rendah hingga USD0.

Tingkatkan kemampuan trading dan keuntunganmu dengan menggali informasi pasar terupdate dan real-time di aplikasi HSB. Tidak hanya proses trading yang mudah, kamu juga bisa membuat janji coaching 1 on 1 dengan tim profesional HSB yang selalu siap menemani petualangan trading 24/7. Download aplikasinya sekarang dan daftarkan akun trading, gratis!***

Mungkin kamu suka

Leave a Comment

HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288