Nilai tukar forex adalah perbandingan harga dari satu mata uang dibandingkan dengan harga dari mata uang lain. Pasangan mata uang membandingkan kekuatan ekonomi antara 2 negara.

Berikut ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi nilai pasangan mata uang.

Daya Beli Suatu Mata Uang

Jika ekonomi suatu negara bertumbuh, maka persediaan uang juga harus ditingkatkan agar harga tetap stabil. Jika tidak, harga akan menurun karena kuantitas barang dan jasa akan meningkat lebih cepat dari persediaan uang, sehingga berujung deflasi. Ketika persediaan uang lebih cepat dari perekonomian, maka berujung pada inflasi. Oleh karena itu, barang dan jasa memiliki nilai intrinsik dan kuantitas yang terbatas, maka harga barang dan jasa ditentukan oleh jumlah kuantitas uang yang tersedia di pasaran.

Maka, jika dengan satu unit mata uang dapat membeli barang dan jasa dengan jumlah sama atau bahkan lebih dibandingkan dengan 1 unit mata uang lain, mata uang itu lebih berharga. Karena lebih berharga, permintaan terhadap mata uang itu akan lebih banyak.

Pemerintahan suatu negara dapat mengubah jumlah uang yang beredar sesuai keinginan. Karena itu biasanya pemerintah terpaksa mencetak uang atau meningkatkan persediaan uang untuk mengatasi masalah fiskal. 

Emas memiliki nilai yang sama di belahan dunia manapun. Emas adalah elemen yang tidak memiliki keragaman kualitas. Permintaan terhadap emas berlangsung kontan di antara negara-negara karena emas digunakan sebagai penyimpanan nilai. Emas adalah elemen yang memiliki jumlah terbatas yang tidak dapat diciptakan, sehingga dapat digunakan sebagai mata uang universal.

Ambil contoh, satu ons emas seharga $ 1500 / € 1400 sehingga mata uang Euro lebih berharga dibanding USD karena memerlukan jumlah uang lebih sedikit untuk membeli emas.

Peluang Dan Risiko Investasi Suatu Negara

Umumnya suatu negara yang memiliki peluang investasi akan menarik investor luar sehingga meningkatkan nilai mata uang negara tersebut karena investor luar harus menukarkan mata uang mereka ke mata uang negara itu sehingga meningkatkan permintaan terhadap mata uang itu.. 

Investasi di negara berkembang memiliki peluang lebih bagi investor karena potensi untuk pertumbuhan yang masih besar. Maka uang yang diinvestasikan di bursa saham negara berkembang akan tumbuh lebih cepat dibandingkan investasi di negara maju yang sudah berkembang. 

Meskipun ada tawaran higher return di negara berkembang, namun investor juga menimbang risiko yang dihadapi. Apabila risiko terlalu besar seperti suhu politik yang memanas, maka investor akan menarik investasinya di negara tersebut. Selain itu juga investor menghindari negara yang sering mencetak uang untuk mengtasi masalah fiskal seperti negara Zimbabwe.

Permintaan Terhadap Barang Dan Jasa Di Suatu Negara

Faktor ekonomi yang mempengaruhi nilai pasangan mata uang adalah permintaan terhadap barang dan jasa di suatu negara dibandingkan dengan persediaan barang dan jasa yang ditawarkan oleh negara-negara lain. Jika suatu negara menyediakan barang dan jasa yang lebih unggul dengan harga bersaing, maka permintaan terhadap barang dan jasa negara tersebut akan tinggi sehingga meningkatkan nilai mata uang negara itu.

Disclaimer

Artikel di atas hanyalah sebagai informasi dan pendidikan saja. Informasi di atas tidak bertujuan untuk dijadikan saran. Produk dengan leverage memiliki tingkat risiko yang tinggi terhadap modal yang anda investasikan. Nilai investasi dapat turun atau naik dan anda dapat kehilangan pembayaran margin awal anda. Pastikan anda telah memahami sepenuhnya semua risiko yang terlibat sebelum memulai di aplikasi trading forex HSB.