Pergerakan pasar mata uang terjadi karena beberapa sebab yaitu teknikal dan fundamental. Untuk melihat arah pergerakan pasar maka trader biasa mengamati chart (teknikal). Sementara trader memperhatikan berita dan pengumuman (fundamental) untuk mengetahui faktor pendorong perubahan arah harga tersebut.

Pada awalnya masyarakat umum tidak memiliki akses ke pasar interbank. Namun seiring berkembangnya teknologi dan menjamurnya penggunaan internet, industri trading forex pun ikut berkembang. Maka masyarakat umum sekarang memperoleh akses ke pasar interbank untuk bisa trading forex. Trader pun bisa memperoleh berita mengenai hasil meeting atau pengumuman penting lain yang berhubungan dengan pasar forex dengan cepat.

Ketika merencanakan trading mingguan, perhatikan berita dan peristiwa yang akan terjadi. Berita penting yang dirilis menandakan adanya potensi di pasar. Sebagai contoh, jika terdapat berita tentang inflasi, maka rencana trading anda mengacu pada efek dari inflasi tersebut.

Trader harus selalu beradaptasi dengan pasar forex dan merencanakan trading mingguan sebelum memasang posisi. Sebagai contoh, seorang trader berencana untuk membeli EUR/USD setelah mengamati chart dengan jangka waktu mingguan dan melihat economic calendar untuk event penting selanjutnya, tetapi tidak memasang posisi hingga minggu depan. Selama itu, ia menghindari untuk membaca berita apapun sebelum memasang posisi beli. Dan ketika terjadi turun naik (dip) di grafik karena event tersebut, ia akan segera memasang posisi. Ini adalah cara trader yang menggunakan analisa fundamental untuk memasang posisi. Gunakan time frame di grafik untuk menentukan take profit dan stop loss.

Strategi Fundamental Untuk Trader Tipe Scalper

  1. Memperhatikan berita-berita utama seperti jadwal meeting The Fed mengenai keputusan tingkat suku bunga, data inflasi dan jumlah tenaga kerja, PMI, retail sales, dan lain-lain
  2. Tunggu hingga berita dirilis
  3. Tentukan pullback di moving average atau oscillator support
  4. Pasang stop loss dan siapkan rasio risk-to-reward dengan minimum 1:1

Strategi Fundamental Untuk Trader Tipe Swing

Lihat event-event minggu depan sebelum memasang posisi. Timing terbaik untuk memasang posisi bagi swing trader adalah kamis atau jumat. Sebagai contoh, jika di minggu depan terdapat meeting The Fed, maka cocok untuk trading pada jumat malam. Itu jika anda ingin menahan posisi tersebut hingga event minggu depan tersebut.

Tips trading forex untuk swing trader:

  • Sabar menunggu peluang yang tepat.
  • Melihat dengan jarak lebih jauh ke depan contohnya menggunakan chart dengan jangka waktu harian atau 4-jam.
  • Melihat dulu jadwal-jadwal di economic calendar selama seminggu ke depan. Tentukan rencana trading pada beberapa hari sebelum weekend untuk trading berdasarkan analisa fundamental di minggu depan.

Pada fundamental, yang harus diperhatikan adalah:

  • Meeting dan press conference bank sentral.
  • Pidato pejabat penting bank sentral.
  • Faktor-faktor politik dan geopolitik global.
  • Pemilihan umum dan event besar lainnya.

Sebagai contoh, tingkat pengumuman kenaikan tingkat suku bunga dari The Fed. Biasanya berakibat USD mengalami bullish. Tetapi kadang bisa terjadi trader menjual dolar mereka ketika berita ini dirilis.

Bank sentral mengkomunikasikan proses ini dengan cepat. Contoh, jika Bank of Canada menaikkan tingkat suku bunga, maka itu berarti CAD mengalami bullish. Jika di press conference, bank sentral memberi signal selesai, pasar akan berubah dalam sekejap mata.

Menggunakan Economic Calendar

Trader mengacu pada event-event di economic calendar sebelum memasang posisi.  Tandai event-event penting untuk merencanakan trading mingguan anda. Misalkan ada meeting European Central Bank di akhir minggu ini, maka fokus pada meeting itu saja.

Lalu misalkan ada pengumuman dari The Fed pada hari rabu depan, maka harga di pasar akan bergerak mengantisipasi event yang semakin dekat tersebut. Ketika tiba pengumuman NFP (Non-Farm Payrolls) di minggu ini, biasanya terjadi pada hari jumat. Maka cari peluang trading mengacu pada data yang akan diprediksi keluar pada jumat itu.

Jika ada pengumuman yang berhubungan langsung dengan USD pada akhir minggu ini, biasanya para trader menghindari trading pasangan yang memiliki USD sebelum hari tersebut. Cukup  trading pasangan cross seperti EUR/GBP, dan lain-lain.

Untuk dapat menguasai trading, trader harus mengerti siapa saja yang berpartisipasi di pasar mata uang dan faktor-faktor penggerak harga yang bekerja di baliknya. Kemudian, ketika belum menemukan acuan yang tepat ketika jam trading normal mulai, maka tidak perlu membuka posisi tanpa ada peluang yang kuat meskipun saat itu adalah jam normal trading.

Disclaimer

Artikel di atas hanyalah sebagai informasi dan pendidikan saja. Informasi di atas tidak bertujuan untuk dijadikan saran. Produk dengan leverage memiliki tingkat risiko yang tinggi terhadap modal yang Anda investasikan. Nilai investasi dapat turun atau naik dan Anda dapat kehilangan pembayaran margin awal Anda. Pastikan Anda telah memahami sepenuhnya semua risiko yang terlibat sebelum trading di aplikasi forex HSB.