Home Pengetahuan Keuangan Mari Mengenal Apa Itu Rasio Likuiditas dan Cara Menganalisisnya

Mari Mengenal Apa Itu Rasio Likuiditas dan Cara Menganalisisnya

by HSB
0 comment

Kata likuiditas pasti sudah sering didengar, tetapi bagaimana dengan analisis rasio likuiditas? Sebelum memahami cara melakukan analisisnya, tentu akan sangat baik apabila kamu memahami definisi dasarnya tentang apa itu rasio likuiditas. 

Pada artikel kali ini kamu akan diajak memahami mengapa ada rasio likuiditas dalam investasi dan mengapa hal ini penting. Selain itu kamu akan diajak melihat beberapa jenis rasio likuiditas yang berguna untuk memberikan perhitungan lebih akurat dari berbagai aspek yang ada. 

Terakhir tetapi yang tidak boleh dilewatkan adalah melihat manfaat yang dibawa oleh rasio likuiditas itu sendiri. Langsung saja simak informasi selengkapnya di bawah ini! 

Apa Itu Rasio Likuiditas?

Likuiditas menjadi tolak ukur yang sering digunakan untuk menilai baik buruknya suatu perusahaan dari nilai sahamnya. Melalui likuiditas, setiap investor mampu memilih secara lebih akurat mengenai saham yang paling tepat untuk diinvestasikan. 

Apabila likuiditas merupakan suatu konsep maka rasio likuiditas adalah cara untuk benar-benar mengetahui identitas dari setiap aset yang ingin dipilih. Rasio likuiditas didefinisikan sebagai sebuah ukuran yang digunakan untuk menentukan kemampuan suatu perusahaan dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka pendeknya. 

Lalu bagaimana dengan analisis risiko likuiditas? Kalau konsep likuiditas lebih banyak digunakan oleh investor maka analisis risiko likuiditas akan banyak digunakan oleh perusahaan. 

Analisis risiko likuiditas mengacu kepada proses yang digunakan oleh perusahaan untuk mengevaluasi kemampuannya dalam memenuhi kewajiban keuangannya pada saat jatuh tempo. 

Ini biasanya dilakukan dengan menganalisis kemampuan perusahaan untuk mendapatkan dana yang cukup dalam memenuhi kewajiban keuangannya serta mempertimbangkan faktor-faktor yang dapat memengaruhi likuiditas perusahaan. Analisis ini sangat penting mengingat likuiditas merupakan salah satu indikator kesehatan keuangan perusahaan.

4 Jenis Rasio Likuiditas dan Cara Menghitungnya

Jenis Rasio Likuiditas dan Cara Menghitungnya

Rasio likuiditas yang bisa digunakan terbagi menjadi 4 jenis yaitu cash ratio, current ratio, quick ratio, dan cash turnover ratio. Keempat jenisnya menjadi cara tepat untuk memberikan penilaian terhadap kesehatan perusahaan. 

Saat rasio likuiditasnya sudah diketahui maka setiap investor dapat yakin memilih perusahaan tersebut atau tidak. Coba perhatikan penjelasan masing-masing jenisnya berikut ini. 

1. Cash Ratio alias Rasio Kas

Rasio kas adalah rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam mengelola arus kasnya. Rasio ini dihitung melalui pembagian jumlah kas dan setara kas yang dimiliki perusahaan dengan total kewajiban lancar (utang jangka pendek). 

Rasio kas yang tinggi menunjukkan bahwa perusahaan memiliki kemampuan dalam mengelola arus kasnya, sedangkan rasio kas yang rendah menunjukkan bahwa perusahaan mungkin kesulitan dalam melakukan pengelolaan. Penampakan rumusnya akan menjadi seperti berikut: 

                                           jumlah kas

Rasio kas =         __________________________________

                                jumlah utang jangka pendek

2. Current Ratio alias Rasio Lancar

Rasio lancar adalah rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban lancarnya dengan aktiva lancarnya (aset yang dapat dicairkan dalam waktu kurang dari satu tahun). 

Rasio ini dihitung melalui pembagian total aktiva lancar perusahaan dengan total kewajiban lancar perusahaan. Penampakan rumus rasio lancar ialah sebagai berikut: 

                                jumlah aktiva lancar (semua aset)

Rasio lancar =   _______________________________________

                                       jumlah utang lancar

Makin tinggi rasio lancar yang diperoleh maka makin baik juga kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban lancarnya. 

Namun perlu diingat bahwa rasio lancar yang terlalu tinggi juga dapat menunjukkan bahwa perusahaan mungkin mengalami kesulitan dalam menggunakan aktiva lancarnya secara efektif. Oleh karena itu keseimbangan diperlukan dalam menilai rasio lancar suatu perusahaan.

3. Quick Ratio alias Rasio Cepat

Selanjutnya, rasio cepat mengacu kepada rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban lancarnya dengan aktiva lancar yang paling likuid. 

Rasio ini dihitung melalui pembagian total aktiva lancar yang paling likuid dengan total kewajiban lancar perusahaan. Berikut penampakan rumus rasio cepat: 

                                  jumlah aktiva lancar paling liquid – persediaan

Rasio cepat =   ______________________________________________________________

                                                       jumlah utang lancar

Apabila rasio cepat yang diperoleh makin tinggi maka makin baik juga kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban lancarnya. Namun kamu perlu waspada akan hasil rasio cepat yang terlalu tinggi karena kemungkinan besar perusahaan akan mengalami kesulitan dalam menggunakan aktiva lancarnya dengan efektif. 

4. Cash Turnover Ratio alias Rasio Perputaran Kas

Rasio perputaran kas adalah rasio yang digunakan untuk mengukur seberapa cepat perusahaan dapat mengubah aktiva tetapnya menjadi kas. Rasio dihitung melalui pembagian kas dari operasional perusahaan dengan rata-rata kas yang diperlukan dalam satu periode. Berikut rumus yang digunakannya: 

                                              total penjualan bersih

Rasio perputaran kas =  _____________________________

                                                      rata-rata kas

Hasil rasio yang makin tinggi menandakan bahwa makin baik juga kemampuan perusahaan dalam melakukan pengelolaan kas. 

Baca juga: Inilah Cara Menghitung Rasio Likuiditas dengan Benar

2 Manfaat Analisis Rasio Likuiditas

Manfaat Analisis Rasio Likuiditas

Manfaat analisis rasio likuiditas secara umum bisa dibagi menjadi dua berdasarkan dampaknya bagi perusahaan dan investor. 

1. Bagi Perusahaan

Perusahaan yang sehat pasti banyak melakukan analisis dan evaluasi untuk menemukan permasalahan serta meningkatkan kinerja operasionalnya. Tujuan dilakukannya analisis sudah jelas yaitu untuk melihat pertumbuhan perusahaan yang makin maju, berkembang, dan besar. 

Beberapa manfaat lain dari analisis rasio likuiditas ialah: 

  • Membantu perusahaan mengevaluasi kemampuannya dalam memenuhi kewajiban keuangan pada saat jatuh tempo.
  • Membantu perusahaan mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat memengaruhi likuiditas sehingga dapat melakukan tindakan pencegahan atau perbaikan.
  • Membantu perusahaan dalam mengelola arus kas dengan lebih efektif agar dapat memenuhi kewajiban keuangan tepat waktu.
  • Membantu perusahaan dalam meningkatkan kepercayaan investor dan kreditur terhadap kemampuannya dalam memenuhi kewajiban keuangan.
  • Membantu perusahaan dalam meningkatkan kinerja keuangan secara keseluruhan.

2. Bagi Investor

Investor yang bijak akan melakukan banyak analisis untuk memastikan bahwa saham yang dipilih benar-benar berkualitas. Ada banyak hal yang bisa dilakukan analisis rasio likuiditas bagi investor yaitu:

  • Membantu investor memahami kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban keuangannya sehingga keputusan investasi yang tepat bisa diambil.
  • Membantu investor dalam mengetahui faktor-faktor yang dapat memengaruhi likuiditas perusahaan sehingga pengelolaan risiko investasi yang dilakukan efektif.
  • Membantu investor mengetahui kemampuan perusahaan dalam mengelola arus kas.
  • Membantu investor dalam memperoleh informasi yang lebih lengkap dan akurat tentang kondisi keuangan perusahaan.
  • Membantu investor dalam memperoleh keuntungan yang lebih besar melalui pemilihan perusahaan dengan kinerja keuangan terbaik.

Melakukan analisis rasio likuiditas pada dasarnya adalah kewajiban, baik bagi investor maupun perusahaan. Melalui pemahaman tentang apa itu rasio likuiditas maka setiap investor mampu memilih saham terbaik untuk diinvestasikan demi tercapainya tujuan keuangan yang telah ditetapkan. 

Baca juga: Memahami Apa Itu Manajemen Risiko Sebelum Berinvestasi

Perhitungan rasio yang sama bisa juga digunakan dalam trading agar instrumen yang diperdagangkan benar-benar menghasilkan keuntungan. Adanya perhitungan yang matang justru membuat kamu dapat mengatasi risiko yang ada dengan baik. 

Perlu diketahui bahwa meminimalkan risiko tidak hanya melakukan analisis dan perhitungan tetapi juga dalam memilih broker yang aman dan tepercaya. Pastikan broker yang dipilih memiliki legalitas yang terjamin seperti HSB agar trading saham online jadi lancar. Segera download aplikasi HSB sekarang juga untuk merasakan pengalaman trading yang berbeda!***

Banner Trading

Mungkin kamu suka

Leave a Comment

HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288