Trading & kelola akun MT di Aplikasi HSB Trading
store google
Perbedaan Trader Diskresioner dan Sistematis

Dalam dunia trading forex, ada dua pendekatan utama yang digunakan oleh para trader, yaitu trader diskresioner dan trader sistematis. Meskipun tujuan keduanya sama, yaitu meraih keuntungan dari pergerakan pasar, namun cara dan strategi yang diterapkan berbeda secara mendasar. 

Artikel ini akan menjelaskan perbedaan antara trader diskresioner dan sistematis, serta kelebihan dan kelemahan dari masing-masing pendekatan tersebut. Dengan memahami perbedaan ini, kamu dapat menentukan pendekatan mana yang sesuai dengan gaya dan tujuan trading kamu.

Trader diskresioner dan trader sistematis adalah dua pendekatan berbeda dalam dunia trading forex. Berikut adalah perbedaan antara keduanya:

1. Pendekatan Trading

Trader Diskresioner: Trader diskresioner, juga dikenal sebagai trader manual, melakukan keputusan trading berdasarkan intuisi, pengalaman, dan penilaian pribadi mereka terhadap pasar. Mereka menganalisis data pasar, berita ekonomi, dan faktor-faktor lain secara subjektif untuk mengidentifikasi peluang trading. Trader diskresioner memiliki kebebasan penuh dalam membuat keputusan buy atau sell berdasarkan pandangan pribadi mereka terhadap pasar.

Trader Sistematis: Trader sistematis, atau juga disebut trader mekanis, menggunakan sistem trading yang telah diprogram sebelumnya dengan parameter khusus. Sistem trading ini menerapkan aturan-aturan tertentu berdasarkan analisis teknikal atau model matematis. Trader sistematis tidak membuat keputusan secara manual, melainkan mengikuti sinyal dan aturan yang telah ditentukan oleh sistem trading mereka.

2. Disiplin dan Emosi

seorang trader sistematis lebih disiplin.

Trader Diskresioner: Trader diskresioner lebih rentan terhadap pengaruh emosi dalam pengambilan keputusan trading. Ketika pasar bergerak tidak sesuai dengan harapan mereka, emosi seperti ketakutan dan keserakahan dapat mempengaruhi keputusan trading yang bisa berdampak negatif pada performa trading mereka.

Trader Sistematis: Trader sistematis cenderung lebih disiplin karena mereka mengikuti aturan-aturan yang telah diprogramkan secara ketat. Mereka tidak dipengaruhi oleh emosi, sehingga dapat menghindari kesalahan-kesalahan trading yang disebabkan oleh reaksi emosional terhadap perubahan pasar.

3. Pengambilan Keputusan

Trader Diskresioner: Keputusan trading yang diambil oleh trader diskresioner dapat bervariasi antara satu trader dengan trader lainnya. Ini bisa membuat analisis pasar lebih subyektif dan terkadang sulit untuk diukur kinerjanya secara objektif.

Trader Sistematis: Trader sistematis mengikuti aturan-aturan yang telah ditentukan secara konsisten. Hal ini membuat keputusan trading menjadi lebih objektif dan dapat diukur kinerjanya berdasarkan parameter yang telah ditentukan.

4. Pengembangan Strategi

Trader Diskresioner: Trader diskresioner mengembangkan strategi trading mereka berdasarkan pengalaman dan pengetahuan pribadi. Strategi-strategi ini mungkin didasarkan pada kombinasi analisis fundamental dan teknikal, serta pandangan pribadi terhadap pasar.

Trader Sistematis: Trader sistematis menggunakan pendekatan yang lebih ilmiah dalam mengembangkan strategi trading. Mereka melakukan backtesting dan analisis statistik terhadap sistem trading mereka untuk memastikan keandalan dan konsistensi hasilnya.

Registrasi akun trading live dengan komisi terendah hingga Rp0

5. Penggunaan Teknologi

Trader Diskresioner: Trader diskresioner cenderung lebih mengandalkan analisis manual dan penggunaan charting tools yang umum digunakan dalam platform trading. Mereka mungkin mengandalkan analisis teknikal seperti strategi support dan resistance, garis tren, serta indikator teknikal tradisional.

Trader Sistematis: Trader sistematis, sebagai bagian dari strategi trading mereka, lebih sering menggunakan teknologi yang canggih dan algoritma untuk memproses data pasar secara otomatis. Mereka dapat memanfaatkan backtesting, optimasi parameter, dan analisis statistik lainnya dengan bantuan perangkat lunak khusus untuk mengembangkan sistem trading yang lebih kompleks dan matang.

6. Waktu dan Usaha yang Dibutuhkan

Trader Diskresioner: Trader diskresioner memerlukan lebih banyak waktu untuk menganalisis pasar secara manual, mengikuti berita, dan mengambil keputusan trading. Tingkat keterampilan dan keberhasilan trading mereka sering tergantung pada tingkat pengetahuan dan pengalaman yang mereka miliki dalam membaca pergerakan pasar.

Trader Sistematis: Trader sistematis memerlukan waktu yang signifikan dalam mengembangkan sistem trading awal, termasuk proses backtesting yang rumit dan optimasi parameter. Namun, setelah sistem trading telah dikembangkan, trader sistematis dapat dengan lebih efisien mengelola trading mereka karena sinyal dan keputusan trading dihasilkan secara otomatis oleh sistem.

7. Keputusan dalam Perdagangan

Trader diskresioner cenderung lebih fleksibel

Trader Diskresioner: Trader diskresioner cenderung lebih fleksibel dalam mengambil keputusan trading. Mereka dapat dengan cepat menyesuaikan strategi atau memutuskan untuk tidak trading dalam situasi pasar tertentu yang dianggap sulit atau kurang menguntungkan.

Trader Sistematis: Trader sistematis cenderung lebih konsisten dalam mengambil keputusan trading, karena mereka mengikuti sinyal yang telah ditetapkan oleh sistem trading. Keputusan trading yang konsisten ini dapat membantu dalam mengontrol emosi dan menghindari kesalahan yang dapat timbul dari keputusan trading impulsif.

8. Pengawasan dan Pengendalian

Trader Diskresioner: Trader diskresioner memiliki kontrol penuh atas setiap transaksi yang mereka lakukan. Mereka dapat memilih untuk mengambil risiko lebih besar atau lebih kecil dalam setiap trading, tergantung pada pandangan dan kenyamanan mereka terhadap pasar.

Trader Sistematis: Trader sistematis, setelah mengaktifkan sistem trading, harus memantau kinerja sistem dengan cermat untuk memastikan bahwa sistem bekerja sesuai yang diharapkan dan tidak mengalami gangguan atau kesalahan.

9. Fleksibilitas dalam Adaptasi Pasar

Trader Diskresioner: Trader diskresioner memiliki kemampuan untuk secara fleksibel menyesuaikan diri dengan perubahan kondisi pasar dan situasi geopolitik yang cepat berubah. Mereka dapat dengan cepat mengambil tindakan untuk menghindari risiko atau mengambil peluang baru yang muncul.

Trader Sistematis: Trader sistematis  mengandalkan aturan dan algoritma trading yang telah ditetapkan sebelumnya, mungkin memerlukan waktu lebih lama untuk menyesuaikan strategi mereka dengan perubahan pasar yang mendadak. Selain itu, jika sistem trading tidak dirancang dengan baik, ada risiko bahwa sistem tersebut tidak mampu menghadapi kondisi pasar yang berubah dengan cepat.

10. Pengelolaan Emosi

Trader diskresioner sering dihadapkan pada tantangan pengelolaan emosi.

Trader Diskresioner: Trader diskresioner sering dihadapkan pada tantangan pengelolaan emosi dalam menghadapi fluktuasi pasar dan ketidakpastian. Ketika pasar bergerak melawan posisi mereka, emosi seperti ketakutan dan keserakahan dapat mempengaruhi pengambilan keputusan trading mereka.

Trader Sistematis: Trader sistematis, karena mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh sistem trading, memiliki sedikit intervensi emosi dalam pengambilan keputusan trading. Hal ini dapat membantu dalam menghindari kesalahan trading yang disebabkan oleh emosi dan memastikan konsistensi dalam strategi trading.

Jadi, tipe trader yang seperti apakah kamu? Sebelumnya, kamu bisa melakukan trading yang aman, nyaman, dan transparan bersama akun demo HSB Investasi. Semua proses dan transaksi trading diawasi oleh BAPPEBTI, loh!

HSB Investasi sendiri adalah perusahaan broker untuk membantu nasabah mencapai tujuan keuangan mereka dengan cara mengelola dan mengalokasikan dana mereka ke berbagai instrumen trading seperti forex, saham, indeks, dan komoditas.

Selain itu, HSB Investasi memiliki trading sistem menggunakan MetaTrader 5! Kamu dapat merasakan sistem trading fleksibel, analisa teknikal profesional karena terdapat 38 indikator bisa kamu gunakan, copy trading dari trader sukses lain dan fitur paling mengesankan dari MetaTrader 5 ini adalah algoritma trading yang dapat membantu kamu dalam trading. 

Tunggu apalagi? Segera Unduh aplikasi HSB Investasi dan nikmati kemudahan meraih keuntungan dan jangan lupa untuk melakukan deposit di HSB Investasi sekarang juga dan rasakan pengalaman trading yang lebih mudah, cepat, dan efisien. 

Dapatkan kesempatan untuk meraih keuntungan di pasar keuangan global hanya dengan aplikasi HSB Investasi. Jadilah bagian dari trader sukses di Indonesia dan memotivasi trader lainnya dengan cara registrasikan akunmu dan mulailah untuk trading sekarang juga. 

Aplikasi HSB Investasi mudah digunakan dengan adanya video tutorial, CS online 24 jam dan buku panduan akan membantu kamu dalam memulai trading tanpa harus khawatir karena tidak memahami cara menggunakannya. 

DISCLAIMER

Artikel ini ditujukan sebatas sebagai sumber informasi dan edukasi serta tidak ditujukan sebagai sumber utama pemberian saran. Perlu dipahami bahwa aktivitas finansial investasi dan trading memiliki tingkat risiko yang perlu dikelola dengan baik. Pastikan Sobat Trader telah memahami potensi risiko yang mungkin muncul agar dapat meminimalisir kerugian di masa yang akan datang.

DISCLAIMER
Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, ditujukan hanya sebagai sumber pembelajaran dan bukan sebagai saran dalam pengambilan keputusan. Perlu Anda pahami bahwa produk dengan leverage tinggi memiliki potensi risiko kerugian yang juga tinggi, sehingga perlu dikelola dengan baik melalui pemahaman dan kemampuan analisa yang tepat. HSB Investasi tidak bertanggung jawab atas kesalahan keputusan yang dibuat berdasarkan konten ini. Sesuai ketentuan yang berlaku, HSB hanya menyediakan 45 instrumen trading yang dapat Anda pelajari di website resmi kami.

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
bonus tanpa deposit
Artikel Lainnya

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
bonus tanpa deposit
Mulai Pengalaman Trading Terbaik