Home Emas Apa Bedanya Logam Mulia dan Emas?

Apa Bedanya Logam Mulia dan Emas?

by HSB
0 comment

Apa beda logam mulia dan emas? Tidak jarang orang mempertanyakan hal tersebut. Saat ini, logam mulia dan emas menjadi salah satu bentuk investasi yang banyak diminati oleh semua kalangan. Kedua instrumen investasi ini memiliki risiko rendah, sehingga cocok untuk investor pemula. 

Nah, sebelum kamu memutuskan untuk berinvestasi pada logam mulia atau emas, sebaiknya kamu perlu tahu terlebih dahulu, apakah sama atau beda antara logam mulia dan emas? Lebih lanjutnya, simak penjelasan di bawah ini.

Apa Beda Antara Logam Mulia dan Emas?

Emas yang dikenal oleh kalangan masyarakat terdiri dari dua bentuk, yaitu emas batangan dan emas perhiasan. Logam mulia dan emas sebetulnya sama, akan tetapi ada beberapa hal yang menjadikan antara keduanya berbeda. 

Dilihat dari bentuknya, emas perhiasan memiliki bentuk yang beragam mulai dari anting, cincin, gelang, dan kalung untuk dijadikan sebagai aksesoris. Sedangkan logam mulia biasanya hanya berbentuk batangan, koin atau kepingan dan dijadikan sebagai investasi bukan aksesoris.

Selain itu, dari kadar kemurnian antara emas perhiasan dan logam mulia juga memiliki perbedaan. Emas perhiasan biasanya hanya memiliki kadar 22 karat atau kemurniannya hanya sekitar 91 %. Sedangkan emas batangan memiliki kadar kemurnian 99,99%, sehingga cocok untuk investasi.

Biaya pembuatan antara logam mulia dan emas juga berbeda. Jika emas perhiasan dikenakan biaya proses pembuatannya sampai 10 % hingga 20%, maka logam mulia atau emas batangan tidak ada biaya pembuatan.

Nilai jual antara keduanya pun memiliki perbedaan. Ketika emas perhiasan dijual akan dikenai biaya ongkos yang mencapai 25%, sedangkan emas batangan atau logam mulia tidak dikenakan biaya ongkos tersebut.

Nah, itu beberapa hal yang membedakan antara logam mulia dan emas perhiasan. Jika disimpulkan keduanya memiliki persamaan, yaitu sama-sama menjadi barang berharga. Sedangkan yang membedakan dari keduanya bisa dilihat dari bentuk, kadar kemurnian, biaya pembuatan dan nilai jual.

Alasan Emas Disebut Logam Mulia

Mengenal Investasi Logam Mulia

Setelah mengetahui beberapa perbedaan antara emas perhiasan dan logam mulia, apakah kamu bisa membedakannya? Jika melihat dari sisi sifatnya, emas yaitu logam yang tidak bisa teroksidasi, sehingga disebut sebagai logam mulia.

Emas dikatakan sebagai logam mulia karena memiliki karakteristik yang sama seperti logam mulia, yakni tahan terhadap korosi maupun oksidasi. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, emas bisa dijadikan sebagai aksesoris yang mudah dibentuk tetapi tidak mudah berkarat, bernoda, dan pudar.

Mana yang Lebih Baik untuk Investasi, Emas Atau Logam Mulia?

Dalam dunia investasi, emas seolah menjadi primadona tersendiri bagi para investor, sehingga sepanjang tahun tidak pernah sepi peminat. Jika kamu menjadi salah satu investor yang ingin investasi emas, maka perlu mengetahui beda logam mulia dan emas. Termasuk mana yang lebih baik untuk investasi. 

Emas dan logam mulia memiliki karakteristik dan keunggulannya masing-masing. Pemilihan jenis emas juga dapat memengaruhi nilai investasi di kemudian hari. Kamu bisa memilih jenis emas sesuai dengan tujuan investasi yang akan kamu lakukan.

Emas perhiasan dan logam mulia memiliki perbedaan yang rinci, maka kamu dapat mempertimbangkannya sendiri. Jika kamu memiliki dana yang besar dan mempunyai tujuan investasi jangka panjang, kamu bisa pilih logam mulia. Namun, jika kamu juga ingin mempunyai aksesoris, maka emas perhiasan bisa dijadikan sebagai pilihan.

7 Tips Investasi Logam Mulia 

Tips Investasi Logam Mulia

Sebelum berinvestasi, kamu perlu tahu strategi yang tepat supaya mendapat keuntungan maksimal. Maka dari itu, di bawah ini akan dijelaskan beberapa tips investasi logam mulia yang bisa kamu terapkan. Yuk simak terus di bawah ini. 

1. Tentukan Tujuan Investasi

Langkah pertama, tentukan terlebih dahulu tujuan investasi sebelum kamu memutuskan untuk membeli logam mulia. Apakah investasi untuk jangka pendek, menengah maupun panjang. Menentukan tujuan investasi akan memudahkan kamu memperkirakan berapa gram emas yang hendak kamu miliki. 

2. Pahami Tingkat Kemurniannya

Mengetahui tingkat kemurnian emas sangat penting kamu ketahui. Karena ada banyak sekali jenis tingkat kemurnian emas, di antaranya yaitu 24 karat dan 18 karat. Sedangkan logam mulia mempunyai kandungan 24 karat dengan tingkat kemurnian emas paling tinggi dan tidak ada campuran dari logam lain.

3. Beli Emas Di tempat Tepercaya

Untuk memiliki logam mulia, kamu perlu membelinya di tempat yang jelas kredibilitasnya. Jika kamu membeli emas melalui aplikasi, pastikan aplikasi tersebut teregulasi dengan BAPPEBTI seperti HSB. Jadi, proses transaksi jual-beli emas ini diawasi oleh lembaga tepercaya. 

4. Tentukan Ukuran Emas yang Dibeli

Saat memutuskan untuk membeli logam mulia, kamu perlu menentukan ukuran yang akan kamu beli sesuai dengan kebutuhan. Apabila membeli hanya untuk disimpan dan tidak ada tujuan jangka panjang, maka bisa membeli dengan ukuran gram yang kecil karena bisa dicairkan dengan mudah. Sebaliknya, jika kamu membeli emas untuk jangka panjang, maka sebaiknya membeli emas dalam ukuran gram yang besar. 

5. Menentukan Tempat Penyimpanan 

Jika kamu memutuskan membeli emas batangan secara fisik, kamu juga perlu memikirkan tempat penyimpanan yang aman dan tepat, agar emas tetap bersih dan tidak berjamur. Ada beberapa pilihan untuk menyimpan emas, yaitu bisa di lembaga keuangan seperti bank atau di rumah dengan membeli safety box. 

Hanya saja, kamu harus mengeluarkan dana tambahan untuk menyimpan emas di kedua tempat tersebut. Untuk langkah yang lebih praktis, kamu bisa membeli dan menyimpan emas secara digital melalui aplikasi investasi tepercaya. 

6. Bandingkan Harga Emas

Saat akan membeli emas, pastikan kamu telah membandingkan harganya. Setiap produsen emas menawarkan harga yang berbeda-beda. Maka dari itu, kamu bisa mempertimbangkan dan membandingkan harga antara satu dengan yang lainnya. Pilih harga emas yang sesuai dengan kemampuan dana yang kamu miliki. 

7. Beli Emas Saat Harga Turun

Tips terakhir, agar kamu bisa meraup keuntungan yang banyak saat investasi emas, kamu bisa membeli emas saat harganya sedang turun. Caranya dengan memantau perkembangan harga emas melalui aplikasi trading di HSB. 

Apakah kamu sudah paham beda logam mulia dan emas? Untuk investasi, kamu bisa sesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan investasi masing-masing. Yuk mulai trading emas online di aplikasi HSB. 

HSB merupakan aplikasi trading yang aman, cepat, dan proses transaksinya transparan. Aplikasi HSB sudah teregulasi dengan BAPPEBTI, sehingga lebih aman karena diawasi lembaga resmi. Jadi, kamu tidak perlu khawatir jika ingin berinvestasi di HSB. 

Bahkan kamu bisa membuat akun demo terlebih dahulu untuk melakukan simulasi trading. Download aplikasi HSB sekarang juga untuk mulai investasi logam mulia dengan proses transaksi yang aman dan transparan.***

Banner Trading

Mungkin kamu suka

Leave a Comment

Quick Links
HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288