Home Pengetahuan Keuangan Apa Itu Money Management dan Fungsinya untuk Investasi

Apa Itu Money Management dan Fungsinya untuk Investasi

by HSB
0 comment

Memahami apa itu money management termasuk hal penting saat kamu hendak melakukan investasi. Pasalnya, bukan hanya modal investasi yang perlu kamu persiapkan, tetapi kamu juga perlu memahami bagaimana cara mengelola aset investasi supaya mendapat return yang cukup tinggi. Untuk itu, mari pelajari lebih lanjut mengenai money management pada pembahasan kali ini.

Pengertian Money Management

Money management yaitu cara mengatur keuangan yang mengacu pada proses perencanaan keuangan seperti menabung, investasi, pengeluaran, atau mengawasi penggunaan modal untuk bisnis atau investasi. Perencanaan keuangan ini bisa dilakukan oleh individu maupun kelompok.

Istilah money management juga sering digunakan untuk manajemen investasi atau manajemen portofolio. Dalam trading forex, money management merupakan cara pengelolaan dana dalam akun trading. Biasanya mencakup seberapa besar lot pada setiap posisi trading serta berapa jarak antara open position dengan stop loss dan target profit. 

Dalam menerapkan strategi money management, kamu bisa memperkirakan transaksi dan juga mengelola sekaligus menetapkan batasan-batasan kerugian. Mengingat saat kamu melakukan investasi, pasti akan selalu mengalami kerugian. 

Jika kamu tidak menerapkan strategi money management, profit yang kamu hasilkan bisa jadi hilang begitu saja. Dapat disimpulkan bahwa peran money management ini sangat penting, terutama dalam mengatur strategi untuk mendapatkan return atau profit yang cukup tinggi.

Baca juga: Yuk, Pelajari Pentingnya Investasi Sejak Dini

Fungsi Money Management untuk Investasi

Fungsi Money Management untuk Investasi

Bagi investor pemula, memahami dan menerapkan strategi money management ini sangat penting sekali, tentu supaya kamu bisa meminimalisir kerugian akibat harga saham yang terus menurun. Tidak itu saja, berikut ini beberapa alasan mengapa money management ini perlu kamu pelajari sebaik mungkin.

1. Mengontrol Dana Investasi

Kondisi pasar yang tidak menentu bisa diatasi dengan strategi money management sebagai pengontrol dana. Jika kamu menerapkan money management, maka kamu tidak akan melakukan investasi asal-asalan. Pasalnya, komponen utama dalam money management yaitu total modal. Jadi, kamu bisa mengetahui berapa besaran dana yang bisa digunakan untuk investasi. 

Untuk investor yang memiliki modal besar, mereka tidak akan mudah terkena margin call dan lebih efisien saat memutuskan stop loss. Berbeda dengan investor pemula yang cenderung berinvestasi dengan modal kecil. Para investor pemula harus memahami dunia investasi terlebih dahulu untuk meningkatkan return. Nah, proses ini akan lebih mudah dilakukan berkat adanya money management. 

Baca juga: Cara Menentukan Stop Loss dan Take Profit Saham yang Tepat

2. Mengetahui Risiko Investasi

Alasan lain mengapa money management ini sangat penting yaitu untuk membantu kamu dalam memahami risiko investasi. Melalui money management, kamu akan tahu seberapa besar jumlah kerugian yang dialami saat melakukan transaksi, termasuk ketika kamu harus melakukan cut loss atau stop loss untuk menyelamatkan modal awal saat jual-beli saham. 

3. Menghitung Keuntungan dan Kerugian

Money management dapat membantu kamu juga dalam mengetahui posisi stop loss serta target yang ingin diraih. Artinya, kamu bisa mengetahui seberapa besar perbandingan atau rasio keuntungan serta kerugian dari saham yang kamu miliki. Ketika kamu mengetahui rasio ini, setidaknya saat kamu mengalami kerugian, total profit masih lebih besar dibandingkan kerugian tersebut.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Dividen Saham yang Selalu Ditunggu Investor

Mengapa Money Management itu Penting?

Tujuan adanya money management dalam investasi supaya investor bisa memiliki acuan bagaimana cara aman untuk mencapai target investasi mereka. Tanpa adanya money management, bisa saja investor akan melakukan investasi sebebas-bebasnya, tanpa memperhatikan kemungkinan risiko yang akan timbul.

Risiko yang ada dalam investasi saham bisa membuat seluruh dana investasi menjadi habis. Hal ini yang kemudian membuat money management ini sangat penting. Terutama agar investasi yang dilakukan memiliki risiko yang dapat dijaga dan diatur dengan baik. 

Baca juga: Seperti Apa Perhitungan Pajak Saham?

4 Tips Money Management Saat Berinvestasi

Setelah memahami apa itu money management, sekarang kamu perlu membuat rencana money management yang efektif dan efisien. Berikut ini langkah-langkah membuat money management yang bisa kamu ikuti.

1. Tidak Berinvestasi Menggunakan Dana Darurat

Investasi saham identik dengan risiko yang perlu diambil oleh para investor. Pasalnya, kamu bisa jadi akan mengalami kerugian selama berinvestasi. Untuk itu, pastikan tidak berinvestasi menggunakan dana darurat. 

Berinvestasi dengan dana yang aman akan membuat kamu lebih nyaman secara psikologis. Mengingat kamu juga sudah siap dengan risiko yang akan terjadi, karena telah membuat rencana money management. 

2. Memahami Tujuan Investasi

Penting bagi seorang investor untuk paham mengapa mereka ingin melakukan investasi. Ketika kamu mengetahui tujuan investasi, maka akan berpengaruh terhadap kesiapan mental investor, terutama jika terjadi kerugian pada masa depan. 

Tujuan investasi yang jelas juga berkaitan dengan dana yang akan diinvestasikan untuk mendapatkan return semaksimal mungkin. Contoh dari tujuan investasi yang jelas yaitu dana investasi akan digunakan sebagai dana pensiun yang bisa dicairkan 10 tahun ke depan. 

Hal ini nantinya akan berpengaruh pada profil risiko investor, produk investasi yang diambil, serta pengelolaan keuangan kedepannya. 

Baca juga: 4 Investasi yang Menguntungkan Saat ini

3. Simpan Dana di Berbagai Portofolio yang Berbeda

Lebih baik jika kamu menaruh dana dalam berbagai portofolio yang berbeda. Tujuannya untuk menghindari kerugian selama berinvestasi. Jika salah satu kinerja saham menurun, maka kamu masih bisa mengandalkan saham yang bisa menopang kinerja investasi secara keseluruhan. Kamu bisa menginvestasikan dana pada berbagai saham maksimal 25% dari dana yang kamu miliki.

4. Mengetahui Risiko dan Return yang Jelas dalam Saham

Penting bagi seorang investor mengetahui seberapa besar batasan risiko yang akan diterima. Sebab, hal ini berpengaruh terhadap return yang akan kamu dapatkan. Beberapa investor mengalami kegagalan dalam investasi saham karena tidak tahu kapan harus keluar pada posisi loss. Untuk mengetahui risiko dan return ini, strategi money management dapat membantu kamu dalam hal melakukan analisis.

Untuk merencanakan money management, kamu perlu tahu juga profil risiko masing-masing. Ada moderat, konservatif, dan agresif. Selanjutnya, kamu bisa mengimplementasikan tips money management saat berinvestasi dengan efektif dan efisien. 

Baca juag: 5 Metode Penilaian Investasi yang Efektif, Investor Wajib Tahu!

Langkah selanjutnya, setelah kamu memahami apa itu money management, kamu bisa mulai berinvestasi di HSB, broker forex tepercaya yang menyediakan berbagai macam produk investasi. Seperti trading saham, emas, perak, dan minyak mentah. 

Kamu bisa memilih salah satu produk investasi tersebut sesuai dengan tujuan dan rencana investasi. Yuk, mulai investasi sekarang juga dengan download aplikasi HSB. Rasakan pengalaman berinvestasi yang aman, nyaman, dan transparan hanya bersama HSB!***

Banner Trading

Mungkin kamu suka

Leave a Comment

HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288