Cara Pasang Pending Order di MetaTrader 5 (MT5)

Trading dengan pending order MetaTrader 5

Pending order adalah instruksi yang kamu berikan kepada broker untuk membuka posisi trading secara otomatis di masa depan, saat harga mencapai level tertentu yang kamu tentukan. Dengan menggunakan pending order, kamu bisa merencanakan trading tanpa harus terus-menerus memantau pergerakan pasar.

Apa Saja Jenis Pending Order di MT5?

Sebelum mulai, kenali dulu empat jenis pending order utama di MT5:

  • Buy Limit: Beli aset di harga yang lebih rendah dari harga saat ini. Gunakan ini jika kamu yakin harga akan turun dulu sebelum naik.
  • Sell Limit: Jual aset di harga yang lebih tinggi dari harga saat ini. Cocok untuk strategi di mana kamu menunggu harga naik untuk menjual di posisi yang lebih menguntungkan.
  • Buy Stop: Beli aset di harga yang lebih tinggi dari harga saat ini. Ini digunakan saat kamu memprediksi harga akan terus naik setelah menembus level tertentu.
  • Sell Stop: Jual aset di harga yang lebih rendah dari harga saat ini. Gunakan ini jika kamu memprediksi harga akan terus turun setelah menembus level tertentu.

Cara memasang pending order MetaTrader 5

Cara Pasang Pending Order di MT5 (Android & iPhone)

Langkah-langkah untuk memasang pending order di perangkat Android dan iPhone pada dasarnya sama. Ikuti panduan ini:

1. Buka Aplikasi MT5: Pastikan aplikasi MT5 sudah terinstal di HP-mu.

2. Pilih Instrumen Trading: Dari daftar instrumen, pilih pasangan mata uang, saham, atau komoditas yang ingin kamu tradingkan.

3. Buka Order Baru:

  • Di bagian bawah layar, ketuk ikon “Trade”.
  • Di jendela “Trade”, ketuk tombol “+” di pojok kanan atas.

4. Pilih Jenis Pending Order:

  • Di bagian atas jendela order baru, kamu akan melihat menu pop-up.
  • Pilih jenis pending order yang kamu inginkan (Buy Limit, Sell Limit, Buy Stop, atau Sell Stop).

5. Atur Parameter:

  • Price: Masukkan harga di mana order akan tereksekusi.
  • Volume: Atur jumlah lot yang ingin kamu tradingkan.
  • Stop Loss (SL) & Take Profit (TP): Masukkan level SL dan TP untuk membatasi risiko dan mengunci keuntungan. Ini opsional tapi sangat disarankan.

6. “Place Order”: Setelah semua parameter terisi, ketuk tombol “Place Order”. Order kamu sekarang sudah aktif dan akan dieksekusi saat harga mencapai level yang kamu tentukan.

Trading micro lot di HSB mulai dari 0.01 lot dengan deposit hanya Rp300 ribu.

Penting: Catatan untuk Pending Order di MT5

  • Eksekusi Order: Pada beberapa instrumen di bursa, order akan dieksekusi saat harga Last (harga terakhir transaksi) menyentuh level yang kamu tetapkan. Namun, eksekusi pembelian atau penjualan tetap berdasarkan harga Ask dan Bid.
  • Margin Tidak Cukup: Jika saat order terpicu ternyata margin bebas di akunmu tidak cukup, order tersebut akan otomatis dibatalkan dan statusnya akan menjadi “Ditolak”.
  • Fleksibilitas: Penggunaan pending order memberikan fleksibilitas dan kontrol lebih besar pada strategimu. Kamu bisa pasang order saat pasar tutup atau saat kamu sedang tidak memantau, lalu biarkan platform yang bekerja untukmu.

Latihan Pending Order Tanpa Risiko dengan Akun Demo HSB

Memahami cara memasang pending order memang penting, tapi mempraktikkannya jauh lebih krusial. Cara terbaik untuk menguasai keterampilan ini adalah dengan menggunakan akun demo trading HSB.

Kamu bisa memanfaatkan akun demo di aplikasi trading HSB yang meraih penghargaan “The Most Innovative Broker 2024” dari ICDX.

Manfaatkan aplikasi trading terpercaya HSB untuk pengalaman trading yang mulus dan efisien, lengkap dengan broker forex terbaik di Indonesia.

Unduh aplikasi HSB Investasi sekarang di Android dan iOS. Mulai perjalanan trading online sekarang!!

Pertanyaan Paling Sering Ditanyakan

Apa itu pending order dalam trading?

Pending order adalah instruksi untuk membuka atau menutup perdagangan jika harga mencapai, atau melewati level yang telah Anda tentukan sebelumnya.

Apa itu MetaTrader 4 dan 5?

MT4 awalnya dikembangkan untuk trading forex dan masih merupakan platform yang paling banyak digunakan untuk melakukan transaksi forex. Begitu juga MT5 menyediakan dukungan untuk trading forex serta instrumen keuangan lainnya namun dengan teknologi yang lebih baru

Apa itu Buy Stop dan Sell Stop?

Buy Stop adalah level harga yang ditetapkan trader jika ia ingin membeli aset di masa mendatang. Sebaliknya, Sell Stop adalah level harga yang ditetapkan trader jika ia ingin menjual aset di masa mendatang.

Bagikan Artikel