Home Pengetahuan Keuangan Tips Sukses Trading Modal Kecil, Boleh Dicoba!

Tips Sukses Trading Modal Kecil, Boleh Dicoba!

by HSB
0 comment

Jutaan orang telah melakukan trading forex maupun saham karena terpikat oleh potensi keuntungan yang tinggi. Beberapa orang memulai trading dengan modal ribuan dolar, sementara yang lain bisa trading hanya dengan beberapa puluh dolar saja. 

Bahkan, Sobat Trader tidak harus memiliki modal sama sekali untuk mulai trading. Perusahaan Broker saat ini banyak yang menawarkan fitur akun demo (demo account) untuk menjadi wadah latihan trading dengan dana virtual gratis bagi nasabah-nasabahnya. 

Bagi Sobat Trader pemula, sangat dianjurkan untuk membuat akun demo terlebih dahulu baru kemudian menggantinya ke akun trading real jika sudah siap terjun ke dunia trading yang sesungguhnya.

Keberhasilan transaksi trading tidak tergantung pada jumlah modal yang digunakan. Pengetahuan, pengalaman, dan ketekunanlah yang menentukan kesuksesan seorang trader. Jadi, jangan khawatir jika kamu ingin mencoba trading dengan modal kecil!

Baca Juga Trading Forex Tanpa Modal Beneran Bisa? Tentu Saja!

Pahami Ilmu Dasar Trading

Jika, kamu memutuskan untuk memulai trading, perhatikan juga tujuan dan alasan kenapa kamu memulai trading. Banyak trader milenial yang mulai merambah dunia trading saham maupun instrumen lainnya karena tertarik untuk menghasilkan banyak uang tanpa benar-benar memahami dan belajar cara kerja  trading.

Ingatlah bahwa melakukan trading membutuhkan strategi, kesabaran, dan pengetahuan untuk meraih peluang profit di kemudian hari.

Berani Trading Saham Online Modal Kecil? Siapa Takut!

Trading forex dan saham online menawarkan kemudahan akses informasi dan pengurangan biaya, namun tantangan yang mungkin dihadapi adalah ketika kamu memiliki modal yang terbatas.

1. Meminimalisir Risiko Saat Melakukan Transaksi

Ketahuilah bahwa trader profesional pun tidak dapat menghindari kerugian. Alih-alih mempertaruhkan seperempat modal kamu dalam trading, kamu harus menetapkan batas berapa banyak yang kamu gunakan dalam trading dikurangi biaya perantara.

Aturan penggunaan 1-2% dari total modal trading sering digunakan oleh trader untuk mengurangi risiko. Sehingga, kamu hanya kehilangan 1 sampai 2% dari total dana di akun trading-mu. Modal kecil berpeluang mendapatkan untung yang sama. Namun, ini mengikuti esensi dari transaksi modal yang sebenarnya.

2. Terapkan Rasio Risk – Reward

Rasio risk/reward adalah model manajemen risiko lain di samping aturan 1 -2% yang harus diterapkan oleh trader saat melakukan trading dengan modal kecil.

Rasio ini memperhitungkan besar risiko yang harus diambil untuk mencapai profit. Sederhananya, trader tidak memilih mata uang dengan risiko lebih besar daripada reward. Rasio risk/reward idealnya berada dalam kisaran 1 – 3 atau lebih. Misalnya, seorang trader rela melepaskan kerugian Rp 100.000 untuk mendapatkan Rp 300.000.

3. Gunakan Stop Loss dan Target Profit

Pasang Stop Loss dan Target Profit strategi agar kamu berada di jalur yang benar. Strategi stop loss dilakukan dengan menjual aset jika harganya turun untuk mencegah trader pemula menderita karena kerugian lebih besar lagi. Sebaliknya, strategi take profit dilakukan untuk meraih target keuntungan dengan menjual harga aset saat naiksebelum harganya jatuh.

Strategi titik support (harga minimum) dan resistance (harga maksimum) menurut analisa teknikal adalah prinsip umum yang digunakan oleh trader ahli untuk menentukan harga jual beli. Trader biasanya menempatkan stop loss di bawah titik support dan take profit di dekat titik resistance.

Baca Juga Memahami Pengertian Shark Harmonic Pattern untuk Trading

4. Waktu Trading dan Holding

Waktu trading dibatasi mengikuti jam kerja bursa. Mulailah trading antara waktu open dan close posisi sehingga membuat kamu aman melakukan trading. Harga pasar sangat berfluktuasi selama jam buka bisnis karena pada saat itulah perdagangan terkonsentrasi.

Trader ahli menyarankan memulai 15-20 menit setelah pasar dibuka dengan melihat pergerakan harga daripada langsung mengambil keputusan. Waktu ini dapat digunakan untuk mencari peluang leverage ketika mulai mendominasi volume trading dan tidak berada di bawah tekanan dari volatilitas. Selain mengetahui kapan pasar bergejolak, penting juga untuk mengetahui berapa lama harus holding volume trading pasar.

Modal kecil membutuhkan pendapatan yang konstan. Jangan membeli pasar untuk jangka panjang hanya karena peluang profit yang lebih besar. Hasil dari transaksi ini tidak selalu seperti yang kamu harapkan. Alasan lain tidak holding market untuk jangka panjang adalah bahwa trading jangka pendek cenderung tidak menghasilkan kerugian.

Perhatikan yang Harus Diwaspadai Saat Melakukan Trading

Identifikasi dan pilih broker yang ingin kamu gunakan sehingga mendapatkan keuntungan yang maksimal. Jika prinsip kamu adalah menghasilkan keuntungan dengan modal kecil kamu dapat membaca review dan feedback broker investasi yang ingin kamu gunakan dengan melihat review yang bagus dari trader lainnya, kamu merasa aman untuk melakukan aktivitas trading pada platform tersebut.

Menjadi Trader Cerdas dan Teliti

Sebagai trader yang cerdas saat membaca grafik dan memiliki keraguan, kamu dapat bertanya langsung kepada admin platform tentang keraguan yang kamu maksud. Jangan ragu untuk berinvestasi atau trading online karena di sinilah kamu cepat mendapatkan peluang profit yang besar.

Pemula disarankan untuk tidak tergiur dengan tawaran bonus besar . Karena jika broker tersebut mengalami kerugian kamu juga merasakan hal yang sama. Jadi, kamu tidak akan gulung tikar atau kehilangan danamu.

Baca Juga Trader Adalah: Pengertian, Jenis, & Tipsnya bagi Pemula

5 Tips Trading dengan Modal Kecil

Berikut tips yang bisa kamu coba untuk mulai trading dengan  menggunakan modal kecil :

1. Rajin membaca berita trading

Temukan dan rutin membaca berita trading bertujuan mengevaluasi saham-saham berharga murah yang berpotensi mengalami apresiasi. Pasalnya, ada berbagai faktor yang dapat mempengaruhi modal saham. Dari faktor internal seperti akuisisi hingga faktor eksternal seperti fluktuasi suku bunga dan kondisi politik.

2. Tentukan broker trading yang sesuai

Langkah selanjutnya, buka akun demo atau akun trading live di platform broker pilihanmu untuk melakukan transaksi trading..  Saat memilih broker, kamu harus terlebih dahulu meneliti latar belakang dan kebijakan broker tersebut. Pastikan broker tersebut teregulasi dan memiliki rekam jejak yang baik.

Setelah itu, kamu perlu mengkonfirmasi jumlah setoran awal dan biaya transaksi yang akan dikenakan trader. Broker yang berbeda biasanya memiliki kebijakan setoran awal yang berbeda pula. 

Akan tetapi, jika kamu hanya memiliki modal kecil atau tidak memiliki pengalaman trading, saat ini ada banyak aplikasi trading online yang memungkinkanmu untuk membeli dan menjual instrumen trading dengan modal yang sangat kecil.

3. Menargetkan harga rendah dan potensial

Jika sudah mendaftar akun demo di broker terpercaya, tips selanjutnya adalah membeli investasi apa yang kamu inginkan. Ada banyak emiten yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Setiap emiten saham tentunya memiliki harga yang berbeda-beda.

Bagaimana cara memilih harga yang sesuai dengan modal? Tentu saja, kamu harus mengetahui terlebih dahulu bahwa minimal pembelian adalah 1 lot atau 100 lembar. Jadi, modal tradingmu Rp 100.000 harus mencari saham dengan harga kurang dari Rp 1.000 per lembar saham.

Tetap saja, jangan hanya asal memilih saham murah. Beberapa aspek yang berbeda perlu dipertimbangkan. Misalnya, posisi keuangan dan likuiditas perusahaan. Jangan sampai membeli saham dengan harga murah, tapi kondisi keuangan perusahaan sedang tidak baik.

Hal ini membuat perusahaan emiten kurang menarik di mata investor lain sehingga dapat mengurangi likuiditas dan mendorong nilai sahamnya turun.

Baca Juga : Macam Macam Trading, Pengertian dan Manfaatnya

4. Selalu menganalisis pasar

Jangan lupa untuk menganalisa pasar sebelum membelinya. Lihatlah laporan keuangan selama lima tahun terakhir. Kamu juga dapat memprediksi keadaan masa depan industri pasar tersebut. Dengan cara ini, Kamu dapat memutuskan apakah saham tersebut layak untuk dibeli.

5. Gunakan Sinyal Probabilitas yang Tinggi

Jika kamu dapat membangun sistem trading dengan tingkat win rate yang tinggi saat berlatih di akun demo, kamu dapat menerapkannya ke akun real. Sebelum memulai trading, pastikan terlebih dahulu bahwa sinyal trading dapat menghasilkan setidaknya 60% tingkat win rate.

Trader ahli biasanya menggunakan modal besar dalam mengelola sistemnya untuk mempertahankan peluang keuntungan bahkan ketika sistem trading sering mengalami kerugian. Namun karena rentang modal yang dapat dikelola dalam pengelolaan dana sangat sempit, maka trader pemula dengan dana kecil harus menggunakan sistem trading dengan tingkat win rate yang tinggi.

Satu-satunya strategi trading yang cocok untuk trading dengan modal kecil adalah trading harian menggunakan grafik time frame dari 30 menit (M30) hingga harian.

6. Perhatikan Leverage dan Volume Trading

Aturan ini ditetapkan agar tidak tergoda dengan overtrading dan over leveraging. Harap dicatat bahwa penggunaan leverage dan volume trading yang berlebihan adalah sumber kerugian paling menghantui para trader dengan dana kecil.

Jika ingin memulai trading dengan modal kurang dari Rp 1 juta, jangan gunakan leverage yang lebih tinggi dari 1 juta. Volume trading lebih besar dari 100 atau 0,01 (lot mikro) per posisi trading.

Baca Juga : Mengenal Jenis-Jenis Saham dan Karakteristiknya

Peluang Untung dengan Modal Kecil

Fakta yang Sobat Trader perlu ketahui adalah meskipun memulai trading dengan modal besar hingga jutaan atau bahkan milyaran dolar belum tentu menghasilkan keuntungan yang besar pula. Keberhasilan trading tidak tergantung pada berapa banyak modal yang disetorkan. Di sisi lain, trader tetap bisa berpeluang untung besar meski hanya dengan dengan modal kurang dari 1 juta rupiah saja.

Nah, jika Sobat Trader bertekad untuk mencoba trading dengan modal kecil, HSB Investasi dapat memberikan pengalaman trading teraman dengan berbagai pilihan instrumen trading seperti forex, komoditas, hingga saham CFD dalam satu platform trading berteknologi tinggi. Tunggu apalagi? Yuk, mulai trading di HSB dengan download aplikasi dan meregistrasikan akun trading-mu sekarang juga!*** 

Mungkin kamu suka

Leave a Comment

Quick Links
HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288