Home Saham 13 Tips Trading Saham Untuk Pemula

13 Tips Trading Saham Untuk Pemula

by HSB
0 comment

Buat kamu yang baru pertama kali ingin melakukan trading, sudahkah kamu memahami semua informasi penting yang harus dipelajari? Pada kesempatan kali ini kamu akan diajak melihat berbagai tips trading saham untuk pemula. 

Namun tidak berhenti di sana karena ada cukup banyak informasi trading yang harus dipahami. Itu sebabnya kamu juga akan diajak memahami berbagai informasi dasar seperti definisi, berapa modal yang dibutuhkan hingga tips trading saham. 

Terakhir tetapi yang tidak kalah penting, kamu juga akan diberitahukan beberapa saham unggulan yang bisa dijadikan pilihan untuk memulai trading. Sudah siap belajar? Mari mulai pembahasannya sekarang!

Apa Itu Trading Saham?

Trading saham adalah kegiatan transaksi jual beli suatu hak kepemilikan atas perusahaan atau lembaga keuangan dalam waktu singkat. Secara sederhana, trading saham sebenarnya serupa dengan investasi. 

Keduanya sama-sama melakukan penanaman modal untuk mendapatkan hak kepemilikan suatu emiten. Perbedaan keduanya berada pada aspek waktu transaksi yang dilakukan. Kalau investasi dilakukan dalam jangka waktu panjang maka trading dilakukan dalam waktu singkat. 

Trading saham juga lebih menggunakan peluang yang terjadi dalam pergerakan harga pasar. Fluktuasi yang terjadi di pasar dalam waktu singkat menjadi suatu peluang bagi para trader untuk menghasilkan keuntungan. Jadi bukan berdasarkan dividen yang dibagikan oleh pemilik perusahaan melainkan dari selisih harga beli dan jual suatu saham.

Baca juga: Capital Gain: Arti, Jenis, dan Cara Menghitung 

13 Tips Trading Saham untuk Pemula

Tips-Trading-Saham-untuk-Pemula

Perlu diketahui bahwa trading saham tidak bisa dilakukan tanpa persiapan matang. Jika demikian semua uang yang kamu keluarkan bisa hilang begitu saja. Supaya tidak salah mengambil langkah, kamu bisa mencoba menerapkan beberapa tips trading saham berikut ini. 

1. Pelajari Instrumen Saham

Mempelajari apa itu saham sangat perlu dilakukan supaya kamu bisa mengelola modal yang dikeluarkan dengan baik. Cari tahu apa itu saham, apa saja jenisnya, bagaimana cara melihat saham berkualitas, prinsip-prinsipnya, sampai istilah yang digunakan. Makin banyak informasi yang kamu baca dan pahami maka makin luas juga pemahaman yang bisa didapatkan. 

2. Pelajari Cara Kerja Trading

Setelah saham, kamu perlu mencari tahu bagaimana trading bekerja. Transaksi trading yang dilakukan dalam waktu cepat tentu memiliki risiko kerugian yang lebih besar daripada investasi biasa. Oleh karena itu kamu perlu tahu bagaimana cara meminimalkan risikonya, strategi apa saja yang bisa digunakan untuk memaksimalkan keuntungan, dan lain sebagainya. 

Baca juga: 8 Tips Trading Saham Harian

3. Rutin Berlatih Trading 

Saat ini sudah ada banyak broker yang menyediakan layanan pembukaan akun demo gratis. Akun demo inilah yang sebenarnya bisa kamu manfaatkan untuk terus berlatih sebelum masuk ke dunia trading yang sesungguhnya. 

Kamu bisa mencoba mempraktikkan teori dan informasi yang sudah dipelajari di akun tersebut. Jika dirasa kemampuan sudah meningkat maka barulah masuk ke trading yang sebenarnya.

4. Pilih Sekuritas yang Tepat

Jangan lupa pilih sekuritas yang tepat agar kamu tidak terkena penipuan atau kecurangan. Pilih sekuritas yang memberikan fitur keamanan transaksi, mudah digunakan, dan sesuai dengan kebutuhanmu. 

Periksa juga apakah sekuritas atau broker tersebut sudah terjamin oleh OJK dan BAPPEBTI. Hindari menggunakan sekuritas yang tidak memiliki izin legal dari lembaga-lembaga terkait. 

5. Buka Rekening Efek

Ketika sekuritas atau broker sudah dipilih maka langkah selanjutnya ialah membuka rekening efek. Pembukaan rekening efek secara khusus dilakukan supaya kamu bisa bertransaksi dalam dunia investasi dan trading

Baca juga: Kenali Tujuan Manajemen Risiko Saat Trading

6. Tentukan Tujuan Trading

Tentukan dahulu tujuan trading yang kamu lakukan. Tanpa tujuan maka akan sangat sulit memilih strategi tepat untuk digunakan. 

7. Pilih Periode Trading saham

Dari tujuan yang sudah dibuat, kamu jadi bisa memilih periode trading saham yang ingin dijalankan. Periode jangka pendek bisa menjadi pilihan tepat saat kamu menginginkan keuntungan maksimal. 

Namun ingat bahwa risiko trading jangka pendek juga sangat besar. Melakukan trading untuk periode menengah dan panjang akan sedikit lebih aman bagi para pemula. 

8. Pilih Indeks Saham yang Tepat

Indeks saham yang disediakan oleh BEI cukup beragam. Kamu perlu pintar-pintar memilih indeks saham supaya trading yang dilakukan dapat memberikan peluang keuntungan besar. Beberapa indeks saham berkualitas contohnya IDX 30 dan LQ45. 

9. Mulai Saja dengan Modal Kecil

Sebagai permulaan kamu tidak membutuhkan modal besar. Justru buktikan terlebih dahulu bahwa kamu mampu mengelola modal kecil menjadi keuntungan. Ketika sudah berhasil barulah tambah jumlah uang yang digunakan untuk trading

10. Beli Saham Saat Harga Rendah

Prinsip membeli saham saat harga rendah tidak boleh kamu lupakan. Keuntungan dari selisih harga pada saat menjual tentu jadi akan lebih besar. Harga saham yang rendah juga bukan berarti tidak berkualitas. Itu sebabnya kamu harus terlebih dahulu menganalisis untuk menemukan saham yang memiliki prospek menguntungkan. 

11. Jangan Lupa Lakukan Analisis

Lakukan analisis teknikal dan analisis fundamental untuk melihat arah pergerakan harga. Gunakan juga berbagai indikator sebagai alat bantu untuk menemukan sinyal masuk dan keluar  yang lebih akurat. 

Baca juga: 3 Instrumen Investasi Jangka Pendek Paling Menguntungkan

12. Pantau Perkembangan Saham Secara Berkala

Pantau juga perkembangan saham secara berkala. Naik turunnya harga saham dalam waktu cepat menuntut kamu untuk waspada terkait perubahan yang ada. Jangan sampai peluang hilang karena kamu tidak memantau perkembangannya. 

13. Tidak Terburu-buru dan Terbawa Emosi

Sering kali trader pemula dipengaruhi emosi baik itu karena takut, tidak sabar, dan lainnya. Pastikan kamu mengambil langkah hanya setelah melakukan analisis menyeluruh. 

Berapa Modal Awal untuk Trading Pemula?

Berapa Modal Awal untuk Trading Pemula

Modal yang dibutuhkan untuk trading awal sebenarnya tidak besar. Semua kembali kepada diri sendiri dan broker yang kamu pilih. Ada broker yang menetapkan minimal trading cukup rendah namun memiliki deposito cukup tinggi dan begitu juga sebaliknya. 

Oleh karena itulah kamu perlu memperhatikan berbagai fitur yang diberikan oleh masing-masing broker untuk kemudian dibandingkan dan dipilih sesuai dengan kebutuhan. 

Saham Apa yang Bagus untuk Pemula

Sebagai pemula, ada baiknya kamu mencari saham yang memang sudah terbukti kredibel, mampu bersaing di tengah ketatnya persaingan pasar. Beberapa saham unggulan bisa langsung kamu lihat dari indeks yang sudah dibuat oleh BEI, contohnya seperti: 

  1. LQ45
  2. IDX30
  3. IDX80
  4. IDX Quality30
  5. IDX Growth30
  6. IDX Value30

Dari 6 indeks tersebut kamu bisa mulai melakukan analisis agar dapat memilih saham terbaik untuk dicoba. Jangan lupa mempraktikkan semua tips trading saham untuk pemula supaya kamu bisa menjadi trading andal berpengalaman. 

Jika kamu membutuhkan rekomendasi broker yang terjamin aman, tepercaya, serta memiliki legalitas yang sah maka HSB bisa menjadi pilihan tepat. Diawasi oleh 3 lembaga lokal sekaligus yaitu BAPPEBTI, ICDX, dan ICH, HSB hadir memberikan jaminan keamanan transaksi bagi seluruh nasabah. 

HSB juga sudah dilengkapi sistem CITRA untuk memastikan tidak ada kecurangan dan manipulasi sistem sehingga kamu bisa dengan tenang melakukan trading

HSB juga menjadi salah satu broker komisi terendah se-Indonesia untuk memastikan keuntungan yang didapatkan nasabah bisa dirasakan sepenuhnya. Download aplikasi HSB sekarang dan nikmati pengalaman dengan mengregristrasikan akun trading yang menyenangkan!***

Mungkin kamu suka

Leave a Comment

HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288