Home Forex 4 Taktik Money Management Forex yang Bisa Dicoba

4 Taktik Money Management Forex yang Bisa Dicoba

by HSB
0 comment

Forex merupakan salah satu instrumen investasi dengan menggunakan valuta asing. Sebelum mencoba masuk pada pasar forex, kamu harus tahu terlebih dahulu mengenai teknik money management forex untuk melindungi portofolio dan memiliki rencana pengelolaan dana yang baik. 

Penggunaan money management forex dapat membantu memperkirakan batasan kerugian atau titik tertinggi keuntungan yang dapat diterima. Simak informasi selengkapnya berikut ini.

Apa Itu Money Management Forex

Dalam dunia trading forex, money management adalah pengelolaan dana pada akun dalam broker forex. Hal ini termasuk pula dengan jumlah lot pada setiap transaksi trading serta penentuan jarak harga masuk dengan batasan stop loss dan target keuntungan. 

Selain itu, money management forex juga menentukan jumlah maksimum dalam posisi trading yang dibuka buka pada satu waktu yang sama. Seperti yang diketahui, forex dapat menjadi investasi yang sangat menguntungkan. Namun dalam setiap kegiatan investasi tidak dapat menghindari kemungkinan rugi. Maka dari itu, money management forex sangat penting dalam perencanaan trading.

Baca juga: Cara Belajar Forex dari Nol Untuk Pemula Dengan Mudah

Penitingnya Money Management Forex

Mengapa Money Management Forex Diperlukan?

Money management penting untuk menghindari kerugian transaksi forex pada pasar trading. Meskipun forex juga menawarkan peluang perdagangan harga beli dan jual instrumen yang lebih tinggi, namun perlu diingat bahwa forex juga memiliki volatilitas yang sangat tinggi dan mudah untuk membalikkan harga hanya dalam beberapa menit. 

Perubahan arah yang tidak dapat ditentukan dan tidak sesuai dengan posisi trading saat melakukan entry buy dapat berisiko menyebabkan kerugian besar bahkan hingga margin call. Tanpa money management forex dan pengelolaan risiko yang tepat, modal dan keuntungan pada beberapa transaksi sebelumnya dapat hilang hanya dalam satu transaksi.

4 Tips Money Management Forex

Untuk memiliki money management yang baik saat melakukan trading forex, kamu dapat menerapkan beberapa tips di bawah ini. Hal ini juga dapat melindungi proses trading agar lebih aman dan meminimalisir risiko. Adapun tips money management forex antara lain:

1. Lakukan Trading dengan Risk Capital

Risk capital adalah modal yang apabila digunakan kemudian trading mengalami kerugian, dana hilang tidak akan memengaruhi kondisi keuangan. Trading forex memiliki risiko yang cukup besar terutama pada naik turunnya harga. Maka dari itu, gunakan risk capital atau uang dingin yang khusus ditujukan untuk transaksi trading saja. 

Hindari penggunaan uang utama seperti dana untuk kebutuhan pokok, membayar tagihan rumah dan kebutuhan hidup penting lainnya.

2. Melakukan Cut Loss

Cut loss merupakan teknik menutup transaksi trading saat grafik harga semakin menurun sesegera mungkin untuk menghindari terjadinya kerugian yang lebih besar. Ketika harga forex semakin menurun, segera lakukan sell untuk menghentikan transaksi trading. Meskipun tetap mengalami kerugian, tetapi setidaknya nilai kerugian tidak semakin besar.

3. Menghindari Leverage yang Terlalu Banyak

Dalam dunia trading terdapat sistem leverage yang membolehkan trader meminjam sejumlah uang pada broker untuk membeli instrumen trading agar mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Tips money management forex yang tidak kalah penting adalah hindari menggunakan leverage yang terlalu banyak. 

Gunakan fasilitas leverage ketika muncul potensi kerugian portofolio kamu pada pasar forex. Hal tersebut akan membantu menjaga portofolio dari penurunan nilai yang tidak direncanakan.

Baca juga: Scalping Trading Adalah: Kenali Indikator dan Strateginya

Menentukan Stop Loss dan Take Profit

4. Menentukan Stop Loss dan Take Profit

Seperti yang telah diketahui, menentukan stop loss dapat membantu membatasi kerugian saat harga pada pasar forex semakin menurun. Stop loss berbeda dengan cut loss. Cut loss adalah cara manual dan spontan dalam menghentikan kerugian, sedangkan stop loss dilakukan secara otomatis melalui sistem dan telah ditentukan sejak awal. 

Menentukan nilai take profit juga penting dalam proses trading sebab kamu dapat mengambil keuntungan saat harga mencapai nilai tertentu dan mencegah kerugian akibat kemungkinan harga turun secara tiba-tiba. 

Mungkin akan sedikit menyebalkan ketika telah dilakukan stop loss atau take profit, harga justru naik lebih tinggi. Namun perlu diperhatikan bahwa dalam melakukan trading hilangkan sifat serakah dan utamakan keselamatan portofolio kamu.

Contoh Money Management Forex

Money management forex yang baik dapat kamu mulai dengan menentukan loss yang bisa diterima. Apabila terjadi kerugian atau loss sebanyak 3 kali dengan nilai loss maksimal sebesar 2%, maka besaran nilai rugi pada trading forex hanya sebesar 6%. Saat trading selanjutnya mengalami peningkatan dan menghasilkan keuntungan, maka dengan risk ratio 1:3, loss yang dialami sebelumnya dapat terhapuskan.

 Untuk menghitung posisi profit atau rugi yang kamu terima, gunakan rumus perhitungan ini:

Jumlah win – Jumlah loss

 

 Agar lebih mudah dipahami, perhatikan contoh money management forex berikut ini:

Contoh Kasus 

Dalam sebuah transaksi forex, Adi memiliki modal sebesar USD 500 dengan maksimal risk yang diterima sebesar 2% dalam satu transaksi trading. Nilai stop loss ditentukan sebesar USD 10 dan take profit sebesar USD 30. Saat trading, Adi mengalami loss sebanyak 4x dan win sebanyak 2x. Untuk menentukan profit atau rugi yang diterima, hitung dengan cara di atas:

 

Jumlah win – jumlah loss

= Win 2 (30) – Win 4 (10)

= USD 60 – USD 40 

= + USD 20

 

Melalui contoh dan perhitungan tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa Adi tetap menerima profit sebesar USD 20 meskipun dalam trading tersebut mengalami loss lebih banyak. 

Baca juga: 8 Strategi Trading dengan Candlestick Paling Lengkap!

Itulah dia tips mengenai money management forex yang baik. Perlu diingat bahwa dalam transaksi trading, pengelolaan risiko dan keuangan serta keamanan portofolio adalah hal yang paling utama dibandingkan dengan besarnya profit yang diterima. Selain itu, perhatikan pemilihan broker untuk trading forex. Pastikan untuk memilih tempat trading yang aman dan tepercaya seperti HSB yang telah teregulasi BAPPEBTI.

Selain memiliki produk trading forex, pada aplikasi HSB kamu juga dapat melihat harga perak dan minyak mentah apabila berminat untuk investasi pada bidang komoditas. Tunggu apa lagi? Download HSB di Google Play atau App Store untuk kemudahan investasi dalam satu genggaman.***

Mungkin kamu suka

Leave a Comment

HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288