Home Tips Investasi Keuangan Umum Perbedaan Tukar Uang di Money Changer dan Broker Forex

Perbedaan Tukar Uang di Money Changer dan Broker Forex

by Beladdina Annisa
0 comment

Broker forex & money changer adalah dua jenis bisnis berbeda yang dapat digunakan untuk berdagang mata uang. Secara umum, pengertian money changer adalah orang yang menukar satu mata uang asing dengan mata uang lainnya untuk mendapatkan keuntungan dari fluktuasi harga.

Biasanya orang-orang akan menukarkan mata uang di money changer saat bepergian ke luar negeri atau turis yang sedang berwisata di indonesia sehingga harus menukarkan mata uang dolar dengan mata uang rupiah.

Sedangkan broker adalah orang yang menghubungkan pembeli dan penjual aset seperti saham, obligasi, forex atau valuta asing, dan komoditas sehingga mereka dapat menghasilkan keuntungan dari perbedaan harga jual dan beli.

Definisi Broker Forex & Money Changer

Broker forex dan money changer adalah dua jenis profesi berbeda dengan menawarkan layanan keuangan bagi masyarakat, sehingga definisi dari masing-masing bisnis tersebut dapat disimpulkan di bawah ini.

Apa itu Money Changer?

Money changer adalah perusahaan atau jasa penukaran mata uang asing dan biasanya dapat menukarkan mata uang lokal dengan sebaliknya terhadap kurs yang telah ditentukan.

Layanan yang diberikan oleh money changer biasanya hanya terbatas pada jual beli mata uang asing dan tidak menyediakan layanan analisis pasar atau rekomendasi investasi seperti ditawarkan oleh broker.

Money changer biasanya mengenakan biaya transaksi yang lebih tinggi dibandingkan broker, karena dapat mengambil keuntungan dari selisih harga beli dan jual instrumen keuangan.

Apa itu Broker Forex?

broker forex money changer

Sementara itu, pengertian dari broker forex adalah perusahaan yang menyediakan platform perdagangan valuta asing atau trading forex secara online untuk para trader. Broker Forex menyediakan akses ke pasar valuta asing serta fitur layanan seperti analisis pasar, saran trading, dan bantuan teknis.

Platform trading yang ditawarkan oleh broker dapat berupa aplikasi desktop, aplikasi mobile, atau web platform. Broker forex dapat menawarkan berbagai macam fitur dan layanan unik termasuk spread yang kompetitif, leverage, dan berbagai macam alat trading.

Beberapa platform trading forex dapat memberikan pelayanan lebih baik daripada lainnya. Oleh karena itu, penting untuk memilih broker yang tepat untuk memastikan bahwa trader mendapatkan layanan terbaik.

Terdapat berbagai jenis broker forex yakni  Dealing Desk (DD), No Dealing Desk (NDD), dan Hybrid. Broker juga dapat beroperasi secara online atau melalui kantor-kantor yang tersebar di berbagai tempat.

Keuntungan Money Changer dan Broker

Keuntungan Money Changer dan Broker

Setelah memahami definisi dari money changer dengan broker, kamu akan mempelajari lebih lanjut keuntungan yang dirasakan dari kedua bisnis tersebut.

1. Keuntungan Money Changer

Berikut keuntungan yang bisa diperoleh money changer sebagai pertukaran mata uang asing, di antaranya:

a. Layanan Cepat dan Praktis

Money changer biasanya menyediakan layanan penukaran mata uang asing dengan mata uang lokal secara cepat dan praktis, sehingga tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan uang yang dibutuhkan.

b. Mudah Ditemukan

Money changer bisa ditemukan di tempat-tempat yang mendatangkan turis atau orang asing seperti bandara, pusat perbelanjaan atau di kawasan wisata sehingga mudah diakses oleh pelanggan untuk menukarkan uang mereka dengan mudah.

c. Menawarkan Kurs Kompetitif

Tukar uang di money changer biasanya menawarkan kurs kompetitif untuk nilai mata uang yang ditukar, sehingga bisa menjadi pilihan menguntungkan bagi pelanggan. Sebelum menukarkan mata uang asing, kamu harus memperhatikan kurs yang ditawarkan harua seimbang dengan nilai mata uang.

d. Dapat Menukar Mata Uang Asing

Layanan money changer biasanya menyediakan penukaran untuk berbagai jenis mata uang asing, sehingga pelanggan bisa menukar mata uang negara yang diinginkan. Pentingnya menghitung kembali jumlah uang yang ditukarkan dengan jumlah uang yang kamu terima.

e. Menyediakan Penukaran Fisik

Money changer menyediakan layanan penukaran mata uang secara fisik, sehingga pelanggan bisa mendapatkan uang asing yang dibutuhkan untuk tujuan belanja dengan mudah.

Baca Juga: Apa itu Analisa Fundamental Forex?

2. Keuntungan Broker

a. Menyediakan Transaksi keuangan

Broker menyediakan layanan jual beli instrumen keuangan seperti saham, obligasi, dan derivatif sehingga trader bisa membeli atau menjual instrumen keuangan yang diinginkan.

b. Menyediakan Analisis Forex

Broker biasanya menyediakan layanan analisis pasar dan rekomendasi investasi kepada pelanggannya, sehingga trader bisa memahami kondisi pasar dan membuat keputusan trading yang tepat.

c. Menyediakan Pembukaan Rekening

Broker menyediakan layanan pembukaan rekening bagi trader yang ingin membeli atau menjual instrumen keuangan sehingga proses transaksi bisa dilakukan dengan mudah dan cepat.

d. Spread yang Kompetitif

Broker biasanya menawarkan spread kompetitif untuk instrumen keuangan yang ditawarkan sehingga trader bisa menghemat biaya transaksi dan gunakan money management kamu dengan baik.

e. Layanan Transaksi Online

Broker biasanya menyediakan layanan transaksi online sehingga trader bisa melakukan transaksi jual beli valuta asing secara cepat dan praktis melalui internet.

Baca Juga: Mengenal 15 Istilah dalam Trading Forex

Kekurangan Money Changer dan Broker

Selain memahami kelebihan dari money changer dengan broker, kamu akan mempelajari lebih lanjut kekurangan yang dimiliki dari masing-masing kedua bisnis tersebut.

1. Kekurangan Money Changer

  1. Money changer tidak menjamin nilai tukar yang stabil. Sebagai hasilnya, nilai tukar mata uang yang digunakan dapat berubah dalam waktu singkat menyebabkan kerugian bagi pelanggan.
  2. Money changer dapat mengenakan biaya yang tinggi untuk setiap transaksi. Hal ini dapat mengakibatkan biaya tambahan tak terduga yang harus kamu bayarkan lebih seperti biaya administrasi, biaya tukar uang dan biaya perbedaan kurs beli.
  3. Money changer tidak dapat memastikan keamanan dalam transaksi karena mereka tidak selalu mengikuti standar keamanan ditetapkan oleh otoritas moneter dan bisa saja kamu tertipu dengan penawaran yang diberikan.

2. Kekurangan Broker

  1. Broker biasanya mengenakan biaya transaksi yang lebih tinggi dibandingkan dengan money changer, karena broker mengambil keuntungan dari spread atau selisih harga beli dan jual instrumen keuangan.
  2. Broker harus memenuhi persyaratan regulasi yang ketat dari otoritas keuangan, sehingga proses pendaftaran dan verifikasi pelanggan bisa lebih rumit dan memakan waktu lebih lama.
  3. Broker biasanya hanya menyediakan layanan jual beli instrumen keuangan, sementara money changer menyediakan layanan pertukaran mata uang asing secara fisik.
  4. Risiko kegagalan transaksi dapat terjadi sehingga adanya kemungkinan transaksi jual beli instrumen keuangan yang dilakukan melalui broker tidak dapat diselesaikan dengan baik dan menyebabkan trader mengalami kerugian.
  5. Broker tidak memberikan jaminan atas keamanan dana yang disimpan di rekening, sehingga ada kemungkinan dana trader bisa hilang jika terjadi kegagalan atau kebangkrutan dari broker. Pentingnya mengidentifikasi latar belakang perusahaan terlebih dahulu sebelum menggunakannya.

Baca Juga: 5 Cara Belajar Trading Forex Gratis!

Ilustrasi Selisih Kurs Beli dan Jual

forex money changer

Sebagai contoh, jika seorang investor ingin membeli mata uang asing dengan nilai tukar 1 unit mata uang asing = Rp 10.000,- dan kemudian menjualnya kembali dengan nilai tukar 1 unit mata uang asing = Rp 11.000,- maka investor tersebut akan memperoleh keuntungan sebesar Rp 1.000,- per unit mata uang asing.

Ilustrasinya adalah sebagai berikut:

  • Jumlah mata uang asing yang dibeli = 100 unit
  • Total harga beli mata uang asing = 100 x Rp 10.000,- = Rp 1.000.000,-
  • Total harga jual mata uang asing = 100 x Rp 11.000,- = Rp 1.100.000,-
  • Keuntungan yang didapat = Rp 1.100.000 –  Rp 1.000.000,- = Rp 100.000,-

Jadi, dengan memanfaatkan selisih kurs jual dan kurs beli, investor tersebut bisa memperoleh keuntungan sebesar Rp 100.000,-

Perlu diingat bahwa keuntungan yang didapat dari selisih kurs jual dan kurs beli juga bisa menjadi kerugian jika harga jual mata uang asing lebih rendah dibandingkan harga belinya. Oleh karena itu, investor harus mempertimbangkan risiko yang mungkin terjadi sebelum memutuskan untuk melakukan transaksi jual beli mata uang asing.

Selain itu, investor juga harus memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi pergerakan harga mata uang asing seperti tingkat inflasi, tingkat suku bunga, kondisi politik dan ekonomi negara yang bersangkutan serta faktor-faktor lain yang bisa mempengaruhi permintaan dan penawaran mata uang asing.

Hubungan Money Changer dan Broker Forex

forex money changer

Money changer dan broker merupakan dua jenis perusahaan atau individu yang melakukan kegiatan jual beli mata uang atau instrumen keuangan. Namun, money changer dan broker memiliki tujuan utama yang berbeda dan menawarkan layanan berbeda pula.

Money changer bertujuan menghubungkan pelanggan yang ingin menukarkan mata uang asing dengan mata uang lokal, sementara broker bertujuan menghubungkan pembeli dan penjual instrumen keuangan seperti saham, obligasi, dan derivatif.

Money changer hanya menyediakan layanan jual beli mata uang asing, sedangkan broker menyediakan layanan jual beli instrumen keuangan serta analisis pasar dan rekomendasi investasi.

Money changer biasanya tidak terikat oleh peraturan yang ketat seperti broker harus memenuhi persyaratan regulasi ketat dari otoritas keuangan. Money changer juga biasanya mengenakan biaya transaksi yang lebih tinggi dibandingkan broker, karena broker dapat mengambil keuntungan dari spread atau selisih harga beli dan jual instrumen keuangan.

Lebih Baik Money Changer atau Broker Forex?

Berikut jawaban yang bisa membantu kamu dalam menjawab pertanyaan di atas, yaitu sesuaikan dengan kebutuhan. jika kamu hanya ingin menukar mata uang asing untuk dipakai bepergian ke luar negeri atau keperluan pribadi money changer adalah jawaban tepat karena kamu mendapatkan uang dalam bentuk fisik secara langsung.

Sementara, jika kamu ingin mendapatkan keuntungan dengan waktu yang singkat dan bisa dilakukan dalam genggamanmu pilihlah broker. Kamu dapat memilih HSB Investasi sebagai broker forex.

HSB Investasi memiliki berbagai jenis produk trading seperti forex, komoditi dan indeks. Selain itu, kamu tidak perlu khawatir dengan keamanannya karena sudah mendapatkan izin resmi dari BAPPEBTI dan ICDX.

Penawaran yang diberikan berbagai macam mulai dari komisi rendah, leverage hingga 1:200 dan akses ke pasar forex lebih luas. Jadi, tunggu apalagi? Segera registrasikan akunmu dan mulailah trading dengan mengunduh aplikasinya sekarang juga!***

Banner Trading

Mungkin kamu suka

Leave a Comment

HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288