Home Pengetahuan Keuangan Mau Lanjut Kuliah? Simak Dahulu 6 Cara Menabung untuk Biaya Kuliah Ini

Mau Lanjut Kuliah? Simak Dahulu 6 Cara Menabung untuk Biaya Kuliah Ini

by HSB
0 comment

Melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi tentu penting. Meski demikian masih ada banyak orang yang belum bisa melanjutkannya karena keterbatasan biaya. Apakah kamu salah satunya? Pada kesempatan kali ini HSB akan mengajak kamu mengetahui beberapa cara menabung untuk biaya kuliah.

Memang benar keadaan sering kali membatasi seseorang untuk melakukan apa yang ingin dilakukan. Keterbatasan akses pendidikan menjadi salah satu yang paling banyak terjadi. Tetapi sebenarnya tidak mustahil jika kamu mau berusaha lebih keras untuk mencapainya. 

Kalau begitu apakah kamu sudah siap belajar mengenai cara menabung untuk biaya kuliah? Jika iya, mari simak informasi selengkapnya di bawah ini!

6 Cara Menabung untuk Biaya Kuliah

Menabung untuk Biaya Kuliah

Menabung memang menjadi cara paling efektif ketika kamu ingin membeli suatu jasa atau barang. Meski awalnya sangat berat tetapi seiring berjalannya waktu hasil tabungan tersebut bisa mulai terlihat dan membuahkan hasil yang manis. 

Namun banyak orang gagal di tengah jalan karena tidak memiliki strategi yang tepat. Itu sebabnya kamu perlu tahu strategi efektif supaya biaya kuliah terkumpul, berikut cara-caranya. 

1. Cari Tahu Biaya Pendidikan Sampai Lulus

Pertama-tama kamu perlu mengetahui total biaya pendidikan yang dibutuhkan dari awal masuk hingga akhir. Cari tahu berapa biaya uang masuk, semesteran, ujian akhir, fasilitas, sidang skripsi, sampai wisuda. 

Jangan cuma mencari biaya di satu perguruan tinggi saja, coba bandingkan dengan tempat lainnya. Nantinya kamu jadi mendapatkan gambaran yang lebih luas mengenai jumlah biaya yang harus dikumpulkan. 

Baca juga: 5 Jenis Investasi Jangka Pendek yang Cocok untuk Pemula

2. Kurangi Pengeluaran, Simpan Lebih Banyak

Jika kamu ingin mulai menabung untuk kuliah, ada baiknya untuk membuat rencana anggaran baru. Masukkan biaya kuliah ke dalam anggaranmu setiap bulannya agar uang tidak terlewat atau terpakai. 

Selain itu kamu perlu melakukan evaluasi tambahan terhadap anggaran yang berjalan sebelumnya. Coba cari pengeluaran apa yang tidak terlalu penting dan bisa dipotong.

Contohnya seperti biaya jajan kopi per minggu yang mencapai Rp500.000. Daripada menghabiskan begitu banyak uang untuk segelas kopi, kamu bisa mencari alternatif lainnya yang lebih murah.

3. Menabung Secara Konsisten

Menabung secara konsisten menjadi kunci keberhasilan kamu supaya bisa melanjutkan kuliah. Ada dua strategi yang bisa kamu coba agar konsistensi dan disiplin menabung tidak pudar, yaitu: 

  • Memasukkan jadwal menabung ke kalender pada tanggal gajian agar tidak terlewat.
  • Memanfaatkan fitur transfer otomatis yang tersedia di berbagai rekening tabungan. 

4. Jangan Berutang

Ini dia yang juga sering menggagalkan masyarakat dalam menabung yaitu utang. Ada baiknya bagi kamu untuk tidak memiliki cicilan apa pun ketika sedang menabung. Memiliki utang tentu menjadi beban yang cukup memberatkan jika kamu tidak melunasinya dengan cepat. 

Lama-kelamaan bunga makin besar dan tabungan pun menipis. Oleh karena itu segera lunasi seluruh utang atau cicilan yang ada agar pendapatan yang kamu dapatkan bisa dialokasikan lebih banyak untuk menabung. 

5. Dapatkan Penghasilan Tambahan

Jika kamu merasa pendapatan saat ini belum cukup untuk mengumpulkan uang kuliah, mulailah dapatkan penghasilan tambahan. Kamu bisa mencoba membuka bisnis online seperti menjadi reseller atau dropshipper

Atau kamu juga bisa mencoba menjadi youtuber dan influencer melalui media sosial yang ada. Tidak ada salahnya mencoba semua cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan penghasilan tambahan. 

Jangan merasa akan gagal terlebih dahulu karena kamu tidak tahu kemungkinan apa yang bisa terjadi pada masa mendatang. Kamu bisa saja menjadi sukses dengan melakukan semua hal tersebut. 

6. Investasi

Terakhir tetapi yang tidak kalah penting ialah berinvestasi. Saat ini berinvestasi menjadi cara bijak untuk membiarkan uang bekerja. Jadi bukan hanya kamu yang bekerja tetapi juga uang yang telah dikumpulkan. Kamu bisa memasukkan sejumlah nominal ke dalam instrumen investasi, kemudian memetik hasilnya pada tahun-tahun mendatang. 

Baca juga: Investasi Emas atau Reksadana? Mana yang Lebih Profit?

4 Jenis Investasi yang Cocok untuk Biaya Kuliah

Jenis Investasi yang Cocok untuk Biaya Kuliah

Sudah ada banyak orang yang memanfaatkan investasi sebagai cara untuk melipatgandakan penghasilan mereka. Tetapi tentunya kamu perlu tahu bahwa investasi memiliki berbagai risiko yang cukup besar. 

Jika salah langkah atau tidak mengerti cara melakukannya maka uang yang kamu tanamkan bisa hilang begitu saja. Tetapi jangan khawatir karena ada beberapa instrumen investasi yang minim risiko. Beberapa di antaranya ialah sebagai berikut. 

1. Deposito

Instrumen investasi deposito hampir sama seperti rekening tabungan yang kamu punya. Hanya saja suku bunga yang didapatkan berbeda. Jika umumnya tabungan hanya memiliki suku bunga 2%-3% maka deposito bisa mencapai 4%-5%. 

Meski memiliki waktu cukup lama untuk melipatgandakan uang melalui deposito tetapi tentu saja lebih baik daripada mendiamkannya di rekening tabungan. 

2. Reksa Dana

Reksa dana merupakan instrumen investasi yang serupa dengan saham tetapi memiliki risiko yang jauh lebih rendah. Reksa dana cocok untuk kamu yang tidak ingin pusing memperhatikan tren harga di pasar modal. 

Jadi modal yang kamu tanamkan akan dikelola oleh manajer investasi tepercaya yang sudah dipilih. Keuntungan yang bisa kamu dapatkan dari reksa dana tentu jauh lebih besar daripada deposito. 

Meski begitu kamu tidak bisa langsung terjun ke reksa dana tanpa memahami cara kerjanya. Pelajari terlebih dahulu semua cara kerja, risiko, dan jenis-jenisnya supaya kamu tidak salah menanamkan modal. 

3. Emas

Investasi rendah risiko selanjutnya ialah investasi emas. Emas menjadi instrumen yang dikenal stabil bahkan jarang mengalami penurunan nilai. Setiap tahunnya justru mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Tetapi kamu memerlukan brankas untuk menyimpan semua emas agar aman dari pencurian. 

Baca juga: 7 Tips Investasi Emas Mudah Bagi Investor Pemula

4. Properti

Properti juga memiliki nilai yang stabil dan terus mengalami peningkatan pada waktu tertentu. Bahkan dalam beberapa bulan saja harga properti bisa melambung sangat tinggi. Membeli properti untuk kemudian disewakan menjadi cara paling ampuh melipatgandakan uang. Namun perlu diketahui bahwa kamu juga memerlukan modal yang tidak sedikit untuk membelinya. 

Itu dia cara-cara menabung untuk biaya kuliah yang bisa kamu lakukan. Tidak perlu semua cara dilakukan sekaligus karena kamu bisa mulai dari satu sampai dua hal terlebih dahulu. Jika kamu bertanya-tanya mana yang paling cepat mendatangkan keuntungan, tentu investasi adalah jawabannya. 

Selain investasi dengan 4 cara yang sudah disebutkan, kamu juga bisa mencoba online forex trading di HSB. Keuntungan yang bisa didapatkan memang besar tetapi risiko kerugiannya juga besar. Itu sebabnya kamu tidak bisa sembarangan melakukan trading tanpa pemahaman dan strategi. 

Ingin belajar tentang trading? Segera kunjungi HSB untuk memanfaatkan semua fasilitas edukasi bagi pemula. Kamu juga bisa berlatih dengan membuka akun demo secara gratis. Tunggu apalagi? Segera download aplikasi HSB sekarang!***

Mungkin kamu suka

Leave a Comment

Quick Links
HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288