Home Tips Investasi Keuangan Umum Apa Itu Inflasi dan Deflasi Serta Penyebabnya

Apa Itu Inflasi dan Deflasi Serta Penyebabnya

by HSB
0 comment

Sebagian besar orang mungkin sering mendengar penggunaan kata inflasi dan deflasi pada beberapa informasi yang berkaitan dengan finansial, namun belum mengetahui secara jelas apa itu inflasi dan deflasi. 

Inflasi dan deflasi adalah masalah yang berkaitan dengan sistem perekonomian dan finansial negara. Keadaan tersebut dapat memengaruhi harga produk yang beredar di pasar. 

Hal tersebut tidak hanya berpengaruh pada perusahaan, tetapi juga masyarakat umum. Berdasarkan informasi singkat di atas, sudahkah kamu mengetahui apa itu inflasi dan deflasi? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Apa Itu Inflasi?

Apa yang dimaksud dengan inflasi dan apa penyebabnya? Inflasi adalah kondisi pada sebuah negara, di mana harga setiap barang yang beredar mengalami kenaikan secara terus-menerus dalam jangka waktu tertentu. Kondisi ini terjadi akibat banyaknya uang yang beredar di masyarakat, sehingga menyebabkan adanya kenaikan harga barang.

Penyebab Terjadinya Inflasi

Selain banyaknya uang yang beredar, inflasi disebabkan oleh tingginya permintaan terhadap suatu barang atau jasa sehingga meningkatkan biaya produksi atas barang atau jasa terkait. 

Banyaknya peluang kerja pada perusahaan dalam kondisi pembangunan ekonomi akan memunculkan peningkatan upah sehingga semakin banyak uang untuk dibelanjakan. Inflasi juga terjadi akibat adanya utang nasional yang dipengaruhi oleh jumlah pinjaman dan pengeluaran sebuah negara. 

Nilai tukar pada transaksi internasional yang ditentukan oleh besarnya nilai dolar juga berperan penting dalam tinggi rendahnya inflasi.

Karakteristik Inflasi

Kondisi perekonomian suatu negara dapat dikatakan mengalami inflasi apabila terpenuhi 3 karakteristik inflasi. Karakteristik yang harus dipenuhi antara lain adanya kenaikan harga barang atau jasa, kenaikan bersifat umum dan menyeluruh, serta berlangsung secara terus menerus pada waktu tertentu.

Baca juga: Jangan Salah! Ini Perbedaan Trading Dan Investasi

Karakteristik Inflasi

Apa Itu Deflasi?

Berbeda dengan inflasi, deflasi adalah kondisi penurunan harga barang akibat rendahnya daya beli masyarakat pada waktu tertentu dalam durasi yang panjang. Deflasi tidak hanya akan memengaruhi penurunan harga barang dan jasa namun juga berisiko pada biaya produksi, upah pekerja, hingga daya beli masyarakat.

Sebuah perusahaan harus menurunkan harga suatu produk atau layanan untuk tetap menarik daya beli masyarakat dengan rasio keuangan rendah. Dalam penurunan harga barang tersebut perusahaan mengorbankan nilai keuntungan yang diperoleh.  

Penyebab Terjadinya Deflasi

Rendahnya rasio keuangan yang dimiliki masyarakat dapat menjadi salah satu alasan terjadinya inflasi. Namun, terdapat beberapa penyebab lain yang mendorong negara pada kondisi tersebut. Penyebab terjadinya inflasi antara lain:

  1. Adanya perubahan struktur pada persaingan pasar. Perusahaan di sektor yang sama akan bersaing menurunkan harga barang sehingga dapat lebih unggul dibandingkan pesaingnya.
  2. Terjadinya peningkatan produktivitas akibat adanya inovasi dan kemajuan teknologi.
  3. Turunnya daya beli masyarakat akibat sedikitnya persediaan jumlah mata uang.

Karakteristik Deflasi

Deflasi merupakan kondisi yang berkebalikan dengan inflasi. Sebuah negara dapat dikatakan mengalami deflasi ketika terjadi penurunan harga barang secara terus menerus, berkurangnya jumlah uang yang beredar, dan masyarakat memilih untuk menyimpan uang di bank ataupun platform penyimpanan uang lainnya dibandingkan melakukan transaksi. 

3 Tips Menghadapi Inflasi Saat Trading

Terjadinya inflasi tidak hanya berdampak pada kondisi keuangan negara dan masyarakat, tetapi juga dapat memengaruhi pergerakan harga saham saat dilakukan trading. Berikut merupakan tips yang dapat kamu terapkan dalam dunia trading saat terjadi inflasi:

1. Pilih Investasi Jangka Panjang

Meski terjadi terus menerus, namun kondisi inflasi akan berjalan dengan periode waktu tertentu. Lakukan investasi jangka panjang untuk menyimpan uang dengan kemungkinan keuntungan yang lebih tinggi sebagai manfaat inflasi pada masa yang akan datang.

2. Lakukan Investasi Pada Beberapa Jenis Portofolio

Ketika inflasi terjadi, lakukan investasi pada beberapa portofolio yang berbeda untuk menghindari dampak buruk pada satu portofolio. Meletakkan seluruh modal pada satu wadah investasi mungkin saja akan meningkatkan ancaman kerugian saat inflasi terjadi.

3. Perbanyak Modal Investasi

Perputaran uang melalui transaksi jual beli saat inflasi mengalami peningkatan pesat. Saat hal tersebut terjadi, alihkan uang belanja untuk modal investasi tambahan. Simpan lebih banyak uang untuk meningkatkan nilai portofolio sehingga peluang mendapatkan keuntungan tinggi akan semakin besar.

Baca juga: Belajar Support dan Resistance: Pengertian & StrateginyaMenghadapi Deflasi Saat Trading

2 Tips Menghadapi Deflasi Saat Trading

Pada dunia investasi, deflasi berpengaruh pada melemahnya nilai investasi sektor riil sehingga mendorong lemahnya ekonomi karena berkurangnya kegiatan bisnis yang berjalan. Untuk menghadapi deflasi saat melakukan trading, lakukan tips berikut agar membantu mencegah boncos akibat kondisi ekonomi:

1. Alihkan Uang Untuk Investasi

Berkurangnya mata uang yang beredar di masyarakat menyebabkan timbulnya penurunan daya beli. Untuk menghindari pengurangan jumlah nilai mata uang, lakukan investasi lebih banyak pada persediaan uang. 

Hal ini akan membantu menyimpan dana bahkan mengembangkan dana menjadi keuntungan pada masa yang akan datang.

2. Memperhatikan Pengeluaran dan Penerimaan 

Melakukan trading pada masa deflasi bukanlah sesuatu yang mudah. Sedikitnya uang yang beredar dapat memengaruhi struktur kehidupan. Oleh sebab itu, perhatikan besaran penerimaan dan pengeluaran sebelum memutuskan untuk menyimpan uang pada portofolio trading. Gunakan uang “dingin” atau uang yang bukan diambil dari kebutuhan pokok untuk disimpan dalam sebuah investasi.

Baca juga: 8 Strategi Trading Forex Paling Akurat Untuk Pemula

Demikian merupakan penjelasan mengenai apa itu inflasi dan deflasi. Mengetahui informasi tersebut dapat membuat kamu lebih paham akan keadaan ekonomi negara sehingga bijak dalam mengambil keputusan finansial terutama dalam bidang investasi.  

Untuk mempersiapkan dana pada masa yang akan datang dengan segala kondisi perekonomian, mulai belajar trading dari sekarang. Semuanya bisa kamu pelajari di HSB, tempat belajar trading untuk pemula yang mudah dipahami. 

Selain itu HSB juga merupakan aplikasi investasi tepercaya dan aman yang siap membantu kamu menjadi seorang trader sukses. Segera kunjungi website HSB dan mulai kembangkan pengetahuan trading kamu! Buka akun demo untuk skill trading dan lanjutkan di akun live. Mulai kegiatan investasi dan trading kamu di HSB!***

Mungkin kamu suka

Leave a Comment

Quick Links
HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288