Home Forex Capital Gain: Arti, Jenis, dan Cara Menghitung

Capital Gain: Arti, Jenis, dan Cara Menghitung

by HSB
0 comment

Apa itu capital gain? Bagi generasi muda yang mulai melek investasi, istilah satu ini tentunya harus dikenali. Hal ini sangat berhubungan dengan tujuan utama investasi, yaitu peningkatan jumlah modal. Dalam bahasa investasi, keuntungan ini disebut dengan capital gain

Mari kita cari tahu secara lebih lanjut apa itu capital gain, mulai dari jenis hingga cara menghitungnya. Simak informasi ini agar kamu bisa menjadi trader yang andal.

Apa Itu Capital Gain dan Contohnya?

Capital gain adalah jumlah keuntungan yang didapatkan investor saat menjual kembali aset investasinya. Dalam Bahasa Indonesia, arti dari capital gain merupakan keuntungan modal. Perolehan keuntungan dari capital gain datang dari selisih harga penjualan dan harga beli.

Contohnya, kamu membeli beberapa lot saham dengan harga Rp3.000.000. Setahun kemudian kamu menjualnya di saat harga pasar sedang tinggi seharga Rp5.000.000. Capital gain yang kamu dapatkan yaitu Rp2.000.000.

Namun, jika kamu menjual aset di saat harga pasar sedang rendah daripada harga beli, maka kamu mengalami kerugian investasi yang disebut capital loss. Sama seperti keuntungan yang didapatkan saat investasi, capital loss juga dapat terjadi dalam jumlah yang besar.

Selain capital gain, ada sebutan lain dari keuntungan modal yang didapatkan investor, yaitu dividen. Akan tetapi, dua istilah ini berbeda meski sama-sama memberikan keuntungan. Agar kamu bisa membedakannya, berikut perbedaan antara capital gain dan dividen.

Baca juga: 7 Tips Cara Membaca Candlestick 1 Menit Dalam Trading

apa itu capital gain

1. Sifat Pendapatan

Capital gain bersifat aktif, sebab itu kamu harus rajin memainkan trading di pasar modal. Kamu sebagai investor dituntut untuk berpikir dan menganalisa pasar modal. Hal ini karena akan memengaruhi nilai keuntungan modal pada masa depan.

Sementara, dividen bersifat pasif, karena kamu hanya perlu menunggu profit perusahaan dalam jangka waktu tertentu. Dalam hal ini, investor tidak perlu melakukan banyak kegiatan trading untuk memperolehnya.

2. Jangka Waktu Investasi

Investor dengan tujuan investasi jangka panjang biasanya lebih menyukai dividen. Untuk mendapatkan dividen yang lebih banyak, maka investasi awalnya harus lebih banyak. Adapun pemberian dividen ini dilakukan satu tahun sekali.

Untuk investor pengejar capital gain, biasanya mereka cenderung memiliki modal kecil. Hal ini karena harga saham per lot di pasar modal lebih murah daripada melakukan penanaman modal. Investor ini akan mendapatkan keuntungannya dari selisih harga jual beli saham-sahamnya.

3. Waktu Mendapatkan Keuntungan

Pemerolehan laba atas dividen dan keuntungan modal dilakukan dalam waktu yang berbeda. Untuk dividen, kamu akan menerimanya setiap satu tahun sekali secara rutin. Sedangkan periode untuk mendapatkan capital gain itu kapan saja, karena tidak terikat dengan aturan perusahaan. 

2 Jenis Capital Gain

Saat kamu berinvestasi, pastinya memiliki tujuan investasi, yaitu untuk jangka pendek atau jangka panjang. Kedua tujuan investasi ini biasanya berpengaruh terhadap keuntungan yang akan kamu dapatkan. 

Begitupun dengan capital gain, terbagi ke dalam dua jenis berdasarkan tenor atau waktu investasi, yaitu capital gain jangka pendek dan capital gain jangka panjang. Berikut masing-masing penjelasannya.

1. Capital Gain Jangka Pendek

Capital gain jenis ini akan didapatkan oleh investor dalam kurun waktu 36 bulan atau di bawah tiga tahun setelah diakuisisi. Keuntungan ini akan didapatkan saat kamu melakukan investasi properti. Sedangkan, untuk investasi saham dan reksadana, capital gain jangka pendek berlaku untuk tenor investasi selama satu tahun.

2. Capital Gain Jangka Panjang

Apabila investor menyimpan aset lebih dari tiga tahun, maka jenis keuntungan yang akan didapatkan berbentuk capital gain jangka panjang. Akan tetapi, keuntungan ini tidak berlaku untuk aset yang bergerak, seperti perhiasan dan reksadana.

Untuk tipe aset yang bergerak, maka keuntungan akan dianggap sebagai capital gain jangka pendek dengan kepemilikan kurang dari 12 bulan atau setahun. Selebihnya, untuk aset yang lain dengan kepemilikan minimal tiga tahun sudah termasuk capital gain jangka panjang.

Baca juga: Credit Default Swap: Pengertian, Cara Kerja, & Contohnya

Cara Menghitung Capital Gain

Setelah membahas apa itu capital gain dan jenis-jenisnya, kini saatnya memahami rumus capital gain dan cara menghitungnya. Adapun rumus capital gain sebagai berikut:

Capital Gain = Harga Jual – (harga beli x jumlah produk yang dibeli atau diinvestasikan)

 

Dalam menghitung keuntungan modal, kamu perlu memperhatikan adanya pengenaan pajak atas capital gain. Pajak atas capital gain merupakan biaya tambahan penghasilan yang dibebankan kepada investor. Pajak wajib dibayarkan sebagai pajak terutang.

Contoh perhitungan pajak atas capital gain seperti di bawah ini:

Ana membeli saham pada tahun 2011 seharga Rp100.000.000. Ana mempertahankan aset tersebut hingga tahun 2021. Saat akan dijual, harga saham terkini sudah mencapai Rp500.000.000. Dalam kasus tersebut, rumus perhitungan capital gain sebagai berikut:

Capital Gain = Harga Jual – (harga beli x jumlah produk yang dibeli atau diinvestasikan)

Capital Gain = Rp500.000.000 – (Rp100.000.000 x 1)

Capital Gain = Rp400.000.000

 

Jadi, besaran capital gain kasus tersebut berjumlah Rp400.000.000. Sementara, jumlah pajak atas capital gain yang harus dibayarkan, saat persentase pajak masa itu adalah 15%, maka perhitungannya sebagai berikut:

Besar Pajak = Rp400.000.000 x 15%

Besar Pajak = Rp60.000.000

Jadi, berdasarkan kasus di atas, pajak atas capital gain yang harus dibayarkan sebanyak Rp60.000.000. 

 

Jadi, itulah pengertian apa itu capital gain beserta jenis dan cara menghitungnya. Dalam proses mendapatkan capital gain, kamu perlu memainkan trading di pasar modal lebih sering daripada biasanya. 

Supaya tidak mendapat capital loss, kamu perlu belajar trading terlebih dahulu secara langsung. Di broker forex tepercaya HSB, kamu bisa buka akun demo untuk simulasi sebelum bukan akun live. Tunggu apalagi, download aplikasinya sekarang juga untuk solusi trading online Anda. ***

Mungkin kamu suka

Leave a Comment

Quick Links
HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288