Trading & kelola akun MT di Aplikasi HSB Trading
store google
Langkah Simple Menghitung Saham Preferen, Pemula Pasti Bisa!

Saham preferen adalah instrumen keuangan yang umum dalam dunia investasi, memberikan pemegangnya sejumlah hak dan keistimewaan tertentu dibandingkan dengan saham biasa. Investasi dalam saham preferen dapat menjadi pilihan yang menarik karena kombinasi antara karakteristik saham dan obligasi.

Dalam menentukan nilainya, ada cara menghitung saham preferen yang tepat. Sudahkah kamu mengetahuinya? Sebagai trader atau investor pemula, kamu mungkin menyangka bahwa semua saham adalah sama. Padahal saham preferen adalah jenis saham yang berbeda. Dari sisi pemberian dividen hingga keikutsertaan investor, saham preferen ini berbeda dengan saham biasa. 

Mengapa kamu harus mengenal saham preferen? Alasannya karena di pasar modal, saham biasa dan saham preferen dijual bebas. Jadi agar tidak salah pilih, kamu tentu perlu mengetahui apa itu saham preferen, cara menghitung, dan jenis-jenisnya. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan berbagai jenis saham preferen yang ada dan memberikan panduan tentang cara menghitung nilai dan dividen saham preferen dengan mudah.

Saham preferen adalah jenis saham yang memberikan hak istimewa kepada investornya

Pengertian Saham Preferen

Saham preferen adalah jenis saham yang memberikan hak istimewa kepada investornya untuk menerima dividen sebelum dibagikan kepada pemegang saham biasa. Saham preferen pada umumnya juga memiliki hak prioritas untuk menerima bagian dari aset perusahaan jika suatu saat perusahaan tersebut dibubarkan, bangkrut, atau dibeli oleh perusahaan lain.

Saham preferen dapat diterbitkan oleh perusahaan yang membutuhkan modal tambahan dari investor dengan menjual saham gabungan antara obligasi dan saham biasa. Dari sisi investor, saham preferen ini memberikan keuntungan berupa penerimaan pendapatan tetap setiap tahunnya dengan nilai yang lebih besar daripada saham biasa.

Meski memiliki berbagai hak istimewa dan diprioritaskan dalam hal pembagian keuntungan, ada satu hak yang tidak dimiliki oleh investor saham preferen yaitu hak pengambilan suara. Saat perusahaan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham atau RUPS, investor saham preferen tidak bisa ikut memberikan keputusan pada kebijakan manajemen atau pemilihan direksi.

Ciri-ciri Saham Preferen

Saham preferen memiliki ciri-ciri khusus yang membedakannya dari saham biasa dan instrumen keuangan lainnya. Berikut adalah beberapa ciri-ciri utama saham preferen:

  1. Hak Dividen Tetap: Salah satu ciri paling mencolok dari saham preferen adalah hak untuk menerima dividen tetap. Pemegang saham preferen memiliki prioritas dalam menerima pembayaran dividen dibandingkan dengan pemegang saham biasa. Dividen ini biasanya dibayar dalam jumlah yang telah ditentukan pada tingkat yang konsisten.
  2. Prioritas Dalam Pembayaran Dividen: Saham preferen memiliki prioritas dalam pembagian dividen perusahaan. Ini berarti bahwa dividen saham preferen harus dibayar sebelum dividen saham biasa. Jika perusahaan menghadapi kesulitan keuangan, pemegang saham preferen akan menerima pembayaran dividen mereka sebelum pemegang saham biasa.
  3. Tidak Memiliki Hak Suara: Umumnya, pemegang saham preferen tidak memiliki hak suara dalam pertemuan pemegang saham perusahaan. Mereka tidak memiliki pengaruh dalam pengambilan keputusan perusahaan seperti yang dimiliki oleh pemegang saham biasa.
  4. Konversi (Opsional): Beberapa saham preferen dapat dikonversi menjadi saham biasa perusahaan sesuai dengan perjanjian yang telah ditetapkan. Ini memberikan fleksibilitas kepada pemegang saham preferen untuk berpartisipasi dalam kenaikan harga saham biasa jika harga saham biasa meningkat.
  5. Tidak Memiliki Jatuh Tempo: Saham preferen biasanya tidak memiliki tanggal jatuh tempo seperti obligasi. Mereka dapat tetap ada selama perusahaan masih beroperasi. Ini berarti bahwa perusahaan tidak memiliki kewajiban untuk mengembalikan modal kepada pemegang saham preferen pada tanggal tertentu.
Baca Juga:  Menguak Potensi Sukses Saham Tencent TCEHY

Cara menghitung nilai dan dividen saham preferen

Cara Menghitung Saham Preferen

Cara menghitung nilai dan dividen saham preferen dapat bervariasi tergantung pada karakteristik saham preferen tersebut. Namun, ada beberapa metode umum yang digunakan untuk menghitung nilai dan dividen saham preferen. Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk cara menghitung dividen saham preferen:

1. Hitung Nilai Saham Preferen

Untuk menghitung nilai saham preferen, kamu harus mengetahui harga saham preferen per saham. Nilai ini biasanya tercantum dalam prospektus emisi saham preferen atau dalam laporan keuangan saham perusahaan.

Rumus untuk Menghitung Nilai Saham Preferen:

Nilai Saham Preferen=Harga Pemegang Saham Preferen × Jumlah Saham Preferen yang Dikeluarkan

2. Hitung Dividen Tahunan yang Dibayarkan

Dividen saham preferen adalah dividen tetap yang harus dibayarkan oleh perusahaan kepada pemegang saham preferen. Dividen ini biasanya dinyatakan sebagai persentase dari nilai nominal saham preferen per saham. Nilai dividen ini juga dapat ditemukan dalam prospektus emisi atau dalam laporan keuangan perusahaan.

Rumus untuk Menghitung Dividen Tahunan:

Dividen Tahunan=Nilai Nominal Saham Preferen per Saham × Persentase Dividen

3. Hitung Dividen yang Dibayarkan

Selanjutnya, hitung jumlah dividen yang akan dibayarkan kepada pemegang saham preferen. Ini dapat dihitung dengan mengalikan dividen tahunan dengan jumlah saham preferen yang beredar.

Rumus untuk Menghitung Dividen yang Dibayarkan:

Dividen yang Dibayarkan= Dividen Tahunan × Jumlah Saham Preferen yang Beredar

4. Hitung Nilai Dividen Kumulatif

Jika saham preferen adalah saham preferen kumulatif, maka kamu juga perlu menghitung nilai dividen kumulatif yang belum dibayarkan, jika ada. Dividen kumulatif adalah dividen yang mengakumulasi jika tidak dibayarkan pada waktu yang tepat.

Rumus untuk Menghitung Dividen Kumulatif:

Dividen Kumulatif= Dividen Tertunda Kumulatif per Saham × Jumlah Saham Preferen yang Beredar

5. Hitung Total Pembayaran Dividen

Tambahkan dividen yang akan dibayarkan dengan dividen kumulatif (jika berlaku) untuk mendapatkan total pembayaran dividen yang harus dibayarkan oleh perusahaan kepada pemegang saham preferen.

Rumus untuk Menghitung Total Pembayaran Dividen:

Total Pembayaran Dividen= Dividen yang Dibayarkan + Dividen Kumulatif (jika berlaku)

Contoh Perhitungan Saham Preferen

Misalkan kamu memiliki saham preferen kumulatif dengan harga pemegang saham preferen sebesar $100 per saham, persentase dividen tahunan sebesar 6%, jumlah saham preferen yang beredar sebanyak 1.000.000 saham, dan dividen tertunda kumulatif per saham sebesar $5.

  1. Hitung Nilai Saham Preferen:  $100 x  1.000.000 = $100.000.000
  2. Hitung Dividen Tahunan: $100 x 6% = $6 per saham
  3. Hitung Dividen yang Dibayarkan: $6 x 1.000.000 = $6.000.000
  4. Hitung Dividen Kumulatif:  $5 x 1.000.000 = $5.000.000
  5. Hitung Total Pembayaran Dividen:  $6.000.000 + $5.000.000 = $11.000.000

Dalam contoh ini, perusahaan harus membayar total dividen sebesar $11.000.000 kepada pemegang saham preferen, termasuk dividen tahunan dan dividen kumulatif yang tertunda.

jenis saham preferen menjadi saham istimewa

5 Jenis-Jenis Saham Preferen

Secara tidak langsung, saham preferen menjadi saham istimewa sebab ada banyak keuntungan dan prioritas yang diterima investornya. Namun, kamu perlu mengetahui bahwa saham ini tidak tersedia dalam 1 jenis saja, melainkan terdapat 5 jenis saham preferen. Untuk mengenal secara lebih jelas, simak informasinya berikut ini:

Baca Juga:  Mengupas Saham MSFT Raksasa Teknologi Microsoft

1. Saham Preferen Konvertibel

Jenis saham preferen yang pertama adalah saham preferen konvertibel. Investor pada jenis saham preferen ini memiliki hak konversi ke saham biasa dengan aturan dan ketentuan yang telah ditentukan perusahaan. 

Saham preferen konvertibel sendiri memberikan keuntungan bagi perusahaan karena dapat menyediakan dana dengan tingkat bunga yang lebih rendah dibandingkan dengan pinjaman bank. 

Sementara itu, pemegang saham preferen konvertibel memperoleh keuntungan berupa kesempatan untuk menukarkan saham preferen ke saham biasa di masa mendatang, jika harga saham biasa meningkat. Penukarannya pun dapat dilakukan atas permintaan langsung investor atau berdasarkan keputusan perusahaan. 

2. Saham Preferen Partisipasi

Saham preferen partisipasi adalah jenis saham preferen yang memberikan hak kepada pemegang sahamnya untuk memperoleh bagian tambahan dari keuntungan perusahaan, setelah seluruh dividen yang harus diterima seluruh investor dibagikan. 

Artinya, sebagai pemegang saham preferen partisipasi, kamu akan menerima dividen yang lebih tinggi daripada dividen yang diterima investor saham biasa. Namun tetap saja hal ini bergantung pada kondisi tertentu seperti keuntungan yang diperoleh perusahaan meningkat atau investor saham biasa menerima jumlah dividen yang jumlahnya melebihi harga saham per lembar.

3. Saham Preferen Disesuaikan

Jenis saham preferen selanjutnya adalah saham preferen disesuaikan yang berarti penanaman modal pada sebuah perusahaan dengan pembagian dividen yang nominalnya berbeda setiap tahunnya. Dalam kata lain, kamu tidak bisa menetapkan besaran dividen yang diterima sebab perusahaan membaginya berdasarkan cara menghitug kurs jual beli dan suku bunga sebagai acuannya. Jadi saat pada waktu tertentu suku bunga naik, maka dividen yang kamu terima pun akan ikut bertambah. 

4. Saham Preferen Kumulatif

Saham preferen kumulatif adalah jenis saham preferen yang memberikan hak kepada para investor untuk menerima dividen yang tertunggak jika perusahaan tidak membayarkan dividen saham preferen tepat waktu. 

Maksudnya, ketika perusahaan gagal membayarkan dividen saham preferen selama beberapa periode, dividen tersebut harus diberikan pada investor terlebih dahulu sebelum memberikannya kepada pemilik saham biasa.

5. Saham Preferen Dapat Ditebus

Jenis saham yang terakhir adalah saham preferen dapat ditebus. Secara singkatnya, saham preferen dapat ditebus ini merupakan jenis saham yang kepemilikannya bisa ditebus oleh penerbit saham atau perusahaan lain pada periode waktu tertentu sebelum jatuh tempo. Saham preferen yang satu ini umumnya menjadi langkah yang diambil perusahaan untuk mendapatkan modal tambahan sebab menggabungkan ekuitas dan utang. 

Setelah mengenal cara menghitung saham preferen beserta jenis-jenisnya, apakah kamu semakin yakin untuk mencoba berinvestasi pada saham preferen? Membeli saham preferen bagi individu mungkin akan sedikit lebih sulit karena jumlah yang diterbitkan hanya sedikit dan harganya cukup tinggi, tetapi jika kamu sudah yakin tak ada salahnya untuk mencoba.

Trading Saham Tanpa Risiko!

Sobat Trader, setelah menjelaskan topik di atas, saham preferen adalah instrumen keuangan yang memiliki karakteristik unik dan menawarkan berbagai jenis hak istimewa kepada pemegangnya.  Cara menghitung nilai saham preferen dapat bervariasi tergantung pada jenis saham preferen dan informasi yang tersedia. Metode perhitungan umum melibatkan penggunaan tingkat dividen, tingkat diskonto, atau metode perhitungan waktu untuk menghitung nilai intrinsik saham preferen.

Baca Juga:  Jadi Trader Handal dengan Manajemen Resiko Saham

Memahami nilai saham preferen adalah penting bagi investor yang ingin membuat keputusan investasi bijaksana dan memahami bagaimana saham preferen mereka berkinerja dalam portofolio mereka. Untuk itu, kamu bisa menggunakan akun demo untuk menguasai pemahaman saham preferen hingga bisa meraih keuntungan dari trading saham!

Akun demo sendiri memungkinkan kamu untuk berlatih strategi trading, menguji rencana dan memahami cara kerja pasar tanpa harus menghadapi risiko finansial hingga mahir dalam trading. Inilah alasan kenapa akun demo trading HSB sangat memiliki peran penting.

Dengan akun demo ini, kamu bisa belajar trading tanpa risiko kehilangan modal sungguhan, sehingga dapat meningkatkan kemampuan trading kamu dengan percaya diri. 

Coba beragam strategi trading tanpa risiko dengan akun demo trading HSB Investasi

Di akun demo HSB, kamu secara otomatis diberikan dana virtual hingga $100,000 yang tentunya bisa dipakai untuk mencoba beragam metode trading, posisi, hingga melatih kemampuanmu dalam menganalisa pergerakan tren pasar.

Kamu bisa memanfaatkan akun demo di aplikasi trading HSB yang meraih penghargaan “The Most Innovative Broker 2022” dari ICDX. Aplikasi HSB Investasi juga mudah digunakan dengan adanya fitur CS online 24 jam, talent board dan menu deposit yang dapat membantu kamu dalam mengeksekusi trading jadi lebih mudah, cepat dan efisien.

Jika sudah siap, kamu bisa mulai memasuki keseruan pasar melalui akun live HSB yang menyediakan 45 instrumen trading berupa 17 pasangan mata uang forex, 20 saham AS terpopuler, 5 Indeks raksasa dunia, dan 3 jenis komoditi paling hits seperti logam mulia emas, perak, serta minyak mentah.

Selain itu, HSB menjaga keamanan serta transparansi transaksi nasabahnya terwujud dalam regulasi resmi yang disahkan oleh BAPPEBTI di bawah Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Regulasi menjadi manajemen risiko trading paling dasar yang perlu Sobat Trader utamakan.

Bukan hanya aman, transparan, dan terdepan, HSB juga memastikan untuk mengedukasi seluruh tradernya melalui berbagai sumber media belajar trading baik online maupun offline sebagai bentuk dedikasi HSB melahirkan trader-trader sukses di Indonesia. Jadi, tidak ada alasan bagimu untuk menunda peluang kesuksesan trading. Bergabunglah dengan HSB sekarang dan raih peluang profit tradingmu kemudian!***. 

FAQ

Apa contoh dari saham preferen?

Contoh saham preferen termasuk saham yang diterbitkan oleh perusahaan seperti Bank of America dan General Electric, yang memberikan dividen tetap dan prioritas lebih tinggi dalam pembayaran dividen serta klaim aset dibandingkan saham biasa.

Bagaimana cara menghitung saham?

Menghitung saham bisa dilakukan dengan beberapa cara, seperti menghitung laba per saham (EPS) dengan membagi laba bersih perusahaan dengan jumlah saham yang beredar, atau menghitung return saham dengan membandingkan perubahan harga saham dan dividen yang diterima.

Apa itu nilai saham preferen?

Nilai saham preferen adalah harga pasar atau nilai par yang ditetapkan oleh perusahaan penerbit, seringkali menawarkan dividen tetap dan prioritas pembayaran di atas saham biasa.

Tag Terkait:
DISCLAIMER
Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, ditujukan hanya sebagai sumber pembelajaran dan bukan sebagai saran dalam pengambilan keputusan. Perlu Anda pahami bahwa produk dengan leverage tinggi memiliki potensi risiko kerugian yang juga tinggi, sehingga perlu dikelola dengan baik melalui pemahaman dan kemampuan analisa yang tepat. HSB Investasi tidak bertanggung jawab atas kesalahan keputusan yang dibuat berdasarkan konten ini. Sesuai ketentuan yang berlaku, HSB hanya menyediakan 45 instrumen trading yang dapat Anda pelajari di website resmi kami.

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB1

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
Artikel Lainnya

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
bonus tanpa deposit
Mulai Pengalaman Trading Terbaik