Trading & kelola akun MT di Aplikasi HSB Trading
store google
10 Perbedaan Investasi Jangka Pendek & Panjang

Ketika merencanakan strategi keuangan, pemilihan antara investasi jangka pendek dan jangka panjang menjadi keputusan penting yang perlu diperhatikan. Investasi jangka pendek cenderung fokus pada periode waktu singkat, seringkali berkaitan dengan likuiditas dan keamanan, sementara investasi jangka panjang melibatkan komitmen untuk memegang aset lebih lama guna meraih pertumbuhan nilai.

Kamu perlu memahami perbedaan antara investasi jangka pendek dan jangka panjang, mempertimbangkan risiko, potensi keuntungan, serta pertimbangan lain yang perlu kamu ketahui. 

Dengan memahami karakteristik masing-masing, kamu dapat membuat keputusan investasi yang sesuai dengan tujuan keuangan dan toleransi risikomu. Mari kita telaah bersama perbedaan kunci yang memandu pilihan antara investasi jangka pendek dan jangka panjang.

Perbedaan konsep investasi

Perbedaan Konsep Investasi

1. Definisi Investasi

Investasi jangka pendek adalah penempatan dana dalam instrumen keuangan dengan ekspektasi untuk mendapatkan hasil dalam waktu singkat, umumnya kurang dari satu tahun. Investasi jangka panjang merujuk pada penempatan dana dengan harapan untuk memperoleh keuntungan secara bertahap selama periode waktu yang lebih lama, sering kali lebih dari satu tahun.

2. Tujuan Investasi

Tujuan dari investasi jangka pendek biasanya memberi pengalaman berinvestasi bagi investor pemula. Juga, bisa menambah cash flow dalam waktu singkat dan bisa dijadikan sebagai passive income. Jika kamu hendak berbisnis, bisa juga berinvestasi jangka pendek untuk menambah modal dalam waktu yang relatif cepat.

Sedangkan tujuan investasi jangka panjang. Biasanya, jenis investasi ini diperuntukkan untuk tujuan investasi seperti dana pensiun, biaya pernikahan, hingga biaya melanjutkan pendidikan. Pada intinya, tujuan investasi jangka pendek maupun jangka panjang disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi masing-masing.

3. Instrumen Investasi

Instrumen investasi jangka pendek terdiri dari deposito, P2P lending, reksa dana pasar uang, dan obligasi. Sedangkan investasi jangka panjang di antaranya ada properti, emas, reksa dana saham, investasi saham blue chip, dan asuransi.

Baca Juga:  Cari yang Aman? Reksadana Terproteksi Jawabanya!

Perbedaan potensi Investasi

Perbedaan Potensi Investasi

4. Potensi Keuntungan

Untuk investasi jangka pendek memiliki potensi keuntungan atau imbal hasil yang cenderung berfluktuasi. Mengapa? Karena durasi investasinya juga pendek, kamu perlu memperhatikan bagaimana perubahan harga investasi untuk bisa mendapatkan hasil yang lebih besar. 

Sementara itu, untuk investasi jangka panjang akan mendapatkan return yang lebih stabil dan besar. Hal ini karena jangka waktu investasinya juga lama, namun tergantung juga dari jenis investasi dan strategi yang kamu gunakan.

5. Potensi Risiko Investasi

Pada investasi jangka pendek, pergerakan harga pasar cenderung cepat. Ini menyebabkan jenis investasi jangka pendek memiliki risiko investasi yang cukup tinggi akibat ketidakstabilan harga harga pasar. 

Namun, risiko yang tinggi ini bisa terjadi kalau kamu memilih instrumen investasi seperti  saham atau forex. Sebaliknya, investasi jangka panjang justru minim risiko lantaran pergerakan harga pasarnya cenderung lambat.

6. Potensi Tingkat Likuiditas

Investasi jangka pendek cenderung lebih likuid dan dapat diubah menjadi uang dengan cepat. Sedangkan keputusan investasi jangka panjang untuk menjual bisa memakan waktu lebih lama dan tidak selalu instan.

Perbedaan cara kerja investasi

Cara Kerja Investasi

7. Modal Investasi

Investasi jangka pendek bisa dimulai dengan modal yang relatif kecil, sehingga cocok untuk kamu yang masih pemula dan belum memiliki penghasilan tetap. Sementara itu, investasi jangka panjang identik dengan modal atau margin yang lumayan besar dengan profit maksimal. Sebenarnya, investasi jangka panjang bisa dimulai juga dengan nominal kecil. Tetapi, profit yang didapatkan kurang maksimal.

8. Durasi Investasi

Investasi jangka pendek merupakan jenis investasi yang dilakukan dengan durasi antara 3 sampai 12 bulan. Jenis investasi ini memiliki risiko yang rendah dan cenderung mudah untuk dicairkan.

Baca Juga:  Anti-Boncos! Tips Alokasi Uang THR untuk Investasi

Sementara itu, jangka menengah berdurasi 1 hingga 5 tahun. Untuk investasi jangka panjang berdurasi minimal 5 tahun dan maksimal 10 tahun.

9. Keterlibatan Aktif

Investasi jangka pendek memerlukan lebih banyak keterlibatan aktif dalam memantau pergerakan pasar. Sedangkan investasi jangka panjang dapat melibatkan keterlibatan yang lebih rendah dengan mempercayakan waktu dan pertumbuhan investasi.

10. Pengelolaan Portofolio

Investasi jangka pendek mungkin melibatkan perdagangan aktif dan pengelolaan yang lebih sering. Sedangkan investasi jangka panjang lebih menekankan pada diversifikasi portofolio yang baik dan pengelolaan portofolio jangka panjang.

Mulai trading tanpa risiko dengan mendaftarkan akun demo HSB Investasi

Raih Peluang Investasi Jangka Pendek Tanpa Risiko!

Memahami perbedaan antara investasi jangka pendek dan jangka panjang bukan hanya membuka wawasan terhadap strategi investasi yang berbeda, tetapi juga menyoroti pentingnya terus mengasah kemampuan trading sebagai bentuk investasi jangka pendek. 

Pentingnya mengasah kemampuan trading menjadi inti dari kesuksesan dalam mengelola portofolio investasi, baik yang bersifat jangka pendek maupun jangka panjang. Salah satu cara yang sangat efektif untuk mencapai hal ini adalah dengan menggunakan akun demo trading HSB

Melalui akun demo ini, kamu dapat mempraktikkan skill trading tanpa harus menghadapi risiko kehilangan uang sungguhan karena secara otomatis kamu akan diberikan dana virtual hingga $100,000 yang bisa digunakan untuk mencoba beragam metode trading, posisi, hingga melatih kemampuanmu menganalisa pergerakan tren pasar. . 

Dengan berlatih secara konsisten, kamu dapat menguji strategi tradingmu terhadap pergerakan pasar dalam berbagai waktu, sehingga dapat diaplikasikan dengan lebih bijak sesuai dengan tujuan investasimu.

Dengan meningkatkan kemampuan trading melalui akun demo trading HSB, kamu akan lebih siap dalam menghadapi tantangan baik pada investasi jangka pendek maupun jangka panjang. 

Kamu bisa memanfaatkan akun demo di aplikasi trading HSB yang meraih penghargaan “The Most Innovative Broker 2022” dari ICDX. Jika sudah siap, kamu bisa mulai memasuki keseruan pasar trading dunia bersama HSB hanya dengan 4 langkah simple ini:

  1. Registrasikan akun live HSB dengan menyertakan dokumen pendukung
  2. Tunggu panggilan telepon tim KYC HSB untuk verifikasi data dirimu
  3. Buat deposit trading melalui segregated account HSB yang telah teregulasi
  4. Dan mulai pengalaman seru meraih peluang profit trading di pasar global dunia!
Baca Juga:  India Penghasil Batu Bara Terbesar Kedua di Dunia

Komitmen dan dukungan penuh HSB untuk menjaga keamanan serta transparansi transaksi nasabahnya terwujud dalam regulasi resmi yang disahkan oleh BAPPEBTI di bawah Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Regulasi menjadi manajemen risiko trading paling dasar yang perlu Sobat Trader utamakan.

Bukan hanya aman, transparan, dan terdepan, HSB juga terus berupaya mengedukasi seluruh tradernya melalui beragam sumber media belajar trading baik online maupun offline sebagai bentuk dedikasi HSB melahirkan trader-trader profesional terbaik Indonesia. Jadi, tidak ada alasan bagimu untuk menunda peluang kesuksesan trading. Bergabunglah dengan HSB sekarang dan raih peluang profit tradingmu kemudian!***

Apa perbedaan antara investasi jangka pendek dan jangka panjang?

Investasi jangka pendek biasanya dilakukan untuk kurun waktu singkat, seringkali kurang dari satu tahun, sementara investasi jangka panjang bertujuan untuk periode waktu yang lebih lama, bahkan bisa mencapai beberapa tahun atau lebih.

Apa itu jangka pendek dan jangka panjang?

Jangka pendek merujuk pada investasi atau keuangan dengan jangka waktu singkat, sedangkan jangka panjang mengacu pada investasi atau rencana keuangan yang ditahan dalam waktu yang lebih lama.

Investasi jangka panjang itu seperti apa?

Investasi jangka panjang sering melibatkan saham, obligasi, atau aset lain yang dipegang untuk periode waktu yang panjang dengan tujuan pertumbuhan nilai investasi seiring berjalannya waktu.

DISCLAIMER
Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, ditujukan hanya sebagai sumber pembelajaran dan bukan sebagai saran dalam pengambilan keputusan. Perlu Anda pahami bahwa produk dengan leverage tinggi memiliki potensi risiko kerugian yang juga tinggi, sehingga perlu dikelola dengan baik melalui pemahaman dan kemampuan analisa yang tepat. HSB Investasi tidak bertanggung jawab atas kesalahan keputusan yang dibuat berdasarkan konten ini. Sesuai ketentuan yang berlaku, HSB hanya menyediakan 45 instrumen trading yang dapat Anda pelajari di website resmi kami.

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB1

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
Artikel Lainnya

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
bonus tanpa deposit
Mulai Pengalaman Trading Terbaik