Trading & kelola akun MT di Aplikasi HSB Trading
store google
Account Receivable, Seni Mengubah Janji Jadi Jutaan Rupiah!

Sobat Trader, di balik riuhnya aktivitas bisnis, terdapat seni yang mungkin belum banyak kamu ketahui, yaitu seni mengubah janji menjadi jutaan rupiah. Ya, kita sedang berbicara tentang Account Receivable (AR) atau piutang usaha. 

Bagi sebagian orang, AR mungkin hanya sekadar catatan dalam laporan keuangan, tetapi sebenarnya, AR adalah salah satu aset paling berharga dalam bisnis. Di dalamnya terkandung potensi besar untuk mengubah janji-janji dagang menjadi aliran kas yang nyata. 

Melalui artikel ini, kita akan menjelajahi seni dan strategi di balik manajemen AR, memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana mengelola dan mengoptimalkan piutang usaha untuk menghasilkan keuntungan maksimal. Yuk, kita telusuri bersama rahasia di balik Account Receivable dan mulailah meraih jutaan rupiah yang tersembunyi di dalamnya!

Manfaat pengelolaan account receivable

Pengertian Account Receivable

Account Receivable adalah istilah akuntansi yang merujuk kepada jumlah uang yang belum diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain atas barang atau jasa yang sudah disediakan. Dalam konteks keuangan, Account Receivable sering kali dianggap sebagai aset karena mewakili uang yang seharusnya akan diterima oleh perusahaan di masa depan. 

Hal ini terjadi ketika perusahaan menjual barang atau jasa kepada pelanggan secara kredit, yang berarti pelanggan dapat membayar nanti setelah menerima barang atau jasa tersebut. Account Receivable mencatat transaksi penjualan yang belum dibayar penuh oleh pelanggan dan mencatat kewajiban pembayaran dari pelanggan kepada perusahaan.

Bagaimana Account Receivable Terbentuk?

Account Receivable terbentuk ketika perusahaan menjual barang atau jasa kepada pelanggan secara kredit. Ketika penjualan dilakukan, perusahaan mengeluarkan faktur kepada pelanggan yang mencatat jumlah yang harus dibayarkan oleh pelanggan dan batas waktu pembayaran. Pada saat ini, penjualan dicatat sebagai pendapatan di laporan keuangan perusahaan, tetapi uang yang seharusnya diterima masih dianggap sebagai Account Receivable hingga pelanggan membayar faktur. 

Selama periode pembayaran, Account Receivable akan terus bertambah atau berkurang tergantung pada penjualan baru dan pembayaran dari pelanggan. Dengan memahami bagaimana Account Receivable terbentuk, Sobat Trader dapat mengelola aset perusahaan dengan lebih efisien dan mengawasi likuiditas perusahaan dengan lebih baik.

Risiko account receivable

Manfaat Pengelolaan Account Receivable

Melalui pengelolaan Account Receivable yang efektif, Sobat Trader dapat memanfaatkan manfaat-manfaat ini untuk meningkatkan likuiditas perusahaan, mengendalikan risiko kredit, dan meningkatkan kesehatan keuangan secara keseluruhan. Dengan mengadopsi praktik terbaik dalam pengelolaan Account Receivable, kamu dapat mengoptimalkan aliran kas perusahaan, mengurangi risiko keuangan, dan menciptakan fondasi yang kuat untuk pertumbuhan dan keberhasilan jangka panjang.

Baca Juga:  Sejarah, Pilar dan Perkembangan Goldman Sachs

1. Peningkatan Likuiditas

Salah satu manfaat utama dari pengelolaan Account Receivable yang efektif adalah peningkatan likuiditas perusahaan. Dengan mengelola Account Receivable dengan baik, kamu dapat memastikan bahwa uang yang seharusnya diterima dari pelanggan segera dicairkan. Ini berarti kamu memiliki lebih banyak dana yang tersedia untuk digunakan dalam operasi sehari-hari atau untuk investasi yang menguntungkan. 

Dengan likuiditas yang lebih tinggi, perusahaan dapat merespons lebih cepat terhadap kebutuhan keuangan mendesak, mengurangi risiko likuiditas, dan meningkatkan fleksibilitas keuangan secara keseluruhan.

2. Pengendalian Risiko Kredit

Pengelolaan Account Receivable juga membantu kamu dalam mengendalikan risiko kredit yang terkait dengan penjualan secara kredit kepada pelanggan. Dengan memonitor dan menganalisis pola pembayaran pelanggan, kamu dapat mengidentifikasi pelanggan yang memiliki riwayat pembayaran yang buruk atau cenderung membayar terlambat. 

Ini memungkinkan kamu untuk mengambil tindakan pencegahan, seperti menetapkan batas kredit yang lebih rendah atau menawarkan diskon pembayaran tunai kepada pelanggan tertentu. Dengan demikian, kamu dapat mengurangi risiko kredit yang tidak terbayar atau pembayaran terlambat, yang dapat berdampak negatif pada kas perusahaan dan kesehatan keuangan secara keseluruhan.

3. Peningkatan Efisiensi Operasional

Pengelolaan Account Receivable yang baik juga berkontribusi pada peningkatan efisiensi operasional perusahaan. Dengan memantau dengan cermat pembayaran dari pelanggan dan menyelesaikan faktur yang tertunda, kamu dapat menghindari penumpukan Account Receivable yang tidak terbayar dan mengurangi jumlah waktu dan sumber daya yang dibutuhkan untuk mengejar pembayaran. 

Selain itu, dengan memahami pola pembayaran pelanggan dan kebutuhan mereka, kamu dapat menyesuaikan kebijakan kredit dan prosedur penagihan untuk meningkatkan kecepatan dan efektivitas dalam mendapatkan pembayaran dari pelanggan. Hal ini membantu meningkatkan aliran kas perusahaan dan mengurangi beban administratif yang terkait dengan manajemen Account Receivable.

4. Meningkatkan Hubungan dengan Pelanggan

Pengelolaan Account Receivable yang baik juga dapat meningkatkan hubungan dengan pelanggan. Dengan memberikan layanan pelanggan yang baik dan mengelola pembayaran dengan cermat, kamu dapat menciptakan pengalaman pelanggan yang positif. Ketika pelanggan merasa dihargai dan diprioritaskan, mereka cenderung lebih setia dan bersedia untuk berbisnis kembali di masa depan. 

Baca Juga:  Mengenal Pengertian, Keunggulan dan Kelemahan PCE

Selain itu, dengan komunikasi yang terbuka dan transparan mengenai kebijakan kredit dan prosedur penagihan, kamu dapat membangun kepercayaan dengan pelanggan dan mengurangi konflik atau ketegangan yang terkait dengan pembayaran. Dengan demikian, pengelolaan Account Receivable yang efektif dapat membantu meningkatkan retensi pelanggan dan memperkuat reputasi perusahaan di pasar.

Teknik Manajemen account receivable

Teknik Efektif dalam Manajemen Account Receivable

1. Penetapan Kebijakan Kredit yang Tepat

Salah satu teknik efektif dalam manajemen Account Receivable adalah dengan menetapkan kebijakan kredit yang tepat. Hal ini melibatkan penilaian yang cermat terhadap kemampuan pembayaran pelanggan dan risiko kredit yang terkait dengan setiap transaksi penjualan. 

Dengan menetapkan batas kredit yang sesuai dengan profil risiko pelanggan, kamu dapat mengurangi risiko pembayaran terlambat atau tidak terbayar. Selain itu, kamu juga dapat menentukan persyaratan pembayaran yang jelas, termasuk batas waktu pembayaran dan metode pembayaran yang diterima, untuk memastikan bahwa pelanggan memahami kewajiban mereka dan dapat membayar tepat waktu.

2. Otomatisasi Proses Penagihan

Otomatisasi proses penagihan merupakan teknik lain yang dapat membantu dalam manajemen Account Receivable. Dengan menggunakan perangkat lunak atau sistem manajemen keuangan yang terintegrasi, kamu dapat mengotomatiskan proses penagihan, termasuk pengiriman faktur, pengingat pembayaran, dan pemantauan pembayaran. 

Hal ini memungkinkan kamu untuk menghemat waktu dan sumber daya yang dibutuhkan untuk mengejar pembayaran secara manual, serta mengurangi risiko kesalahan atau kelalaian dalam proses penagihan. Dengan memanfaatkan teknologi untuk mengotomatiskan proses penagihan, kamu dapat meningkatkan efisiensi operasional dan meningkatkan kemungkinan pembayaran tepat waktu dari pelanggan.

3. Monitoring dan Analisis Terus-Menerus

Teknik lain yang sangat penting dalam manajemen Account Receivable adalah monitoring dan analisis terus-menerus terhadap pembayaran dari pelanggan. Dengan memantau dengan cermat pembayaran yang diterima dan membandingkannya dengan kondisi yang diharapkan, kamu dapat mengidentifikasi pola pembayaran yang mungkin menjadi perhatian dan mengambil tindakan yang sesuai. 

Baca Juga:  Suku Bunga: Pengertian, Fungsi, Hingga Cara Kerja

Hal ini memungkinkan kamu untuk mengantisipasi masalah pembayaran sebelum mereka menjadi masalah yang lebih serius, seperti pembayaran terlambat atau tidak terbayar, dan mengambil langkah-langkah proaktif untuk menyelesaikan situasi tersebut. Dengan melakukan analisis yang mendalam terhadap data pembayaran, kamu juga dapat mengidentifikasi tren dan peluang untuk meningkatkan efisiensi dalam manajemen Account Receivable di masa depan.

4. Penegakan Kebijakan Penagihan yang Tegas

Terakhir, penegakan kebijakan penagihan yang tegas merupakan teknik penting dalam memastikan pembayaran yang tepat waktu dari pelanggan. Ini melibatkan penerapan kebijakan dan prosedur yang jelas terkait dengan penagihan yang terlambat, termasuk pengiriman pengingat pembayaran, penalti keterlambatan, dan langkah-langkah koleksi yang lebih lanjut jika diperlukan. 

Dengan menegakkan kebijakan penagihan yang konsisten dan adil, kamu dapat memberikan sinyal kepada pelanggan bahwa pembayaran tepat waktu adalah prioritas dan konsekuensi dari pelanggaran kebijakan akan diterapkan. Hal ini dapat membantu meningkatkan ketaatan pelanggan terhadap persyaratan pembayaran dan meminimalkan risiko pembayaran terlambat atau tidak terbayar.

Trading secara gratis dan tanpa deposit bersama hsb investasi

Mulai Trading Tanpa Risiko bersama HSB!

Dalam dunia bisnis, mengelola account receivable adalah seni yang memungkinkan kita mengubah janji menjadi jutaan rupiah yang nyata. Namun, untuk meraih kesuksesan finansial yang konsisten, tidak hanya dibutuhkan keahlian dalam manajemen keuangan, tetapi juga dalam trading. 

Akun demo trading HSB adalah langkah awal yang tepat untuk Sobat Trader mengasah kemampuan trading mereka tanpa risiko. Dengan dana virtual hingga $100,000 secara gratis, Sobat Trader dapat berlatih, menguji strategi, dan meningkatkan pemahaman mereka tentang pasar finansial tanpa takut kehilangan uang sungguhan. 

Ketika Sobat Trader merasa siap untuk melangkah lebih jauh, kamu bisa membuka akun trading live HSB. Dengan melengkapi dokumen identitas diri, melakukan verifikasi data KYC, dan mentransfer dana deposit trading hanya ke rekening segregasi resmi HSB Investasi, Sobat Trader dapat memulai perjalanan trading mereka dengan percaya diri. 

HSB telah teregulasi resmi oleh BAPPEBTI, sehingga Sobat Trader dapat bertrading dengan keyakinan penuh. Jangan lewatkan pula berbagai promo trading menarik yang disediakan oleh HSB untuk membantu Sobat Trader memaksimalkan potensi profit. Bersiaplah untuk meraih kesuksesan finansial yang berkelanjutan bersama HSB!***

Tag Terkait:
DISCLAIMER
Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, ditujukan hanya sebagai sumber pembelajaran dan bukan sebagai saran dalam pengambilan keputusan. Perlu Anda pahami bahwa produk dengan leverage tinggi memiliki potensi risiko kerugian yang juga tinggi, sehingga perlu dikelola dengan baik melalui pemahaman dan kemampuan analisa yang tepat. HSB Investasi tidak bertanggung jawab atas kesalahan keputusan yang dibuat berdasarkan konten ini. Sesuai ketentuan yang berlaku, HSB hanya menyediakan 45 instrumen trading yang dapat Anda pelajari di website resmi kami.

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
Artikel Lainnya

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
bonus tanpa deposit
Mulai Pengalaman Trading Terbaik