Trading & kelola akun MT di Aplikasi HSB Trading
store google
Apa Itu Aset Bebas Risiko dan Contoh Instrumen Investasinya

Sudahkah kamu mengenal apa itu aset bebas risiko? Salah satu jenis instrumen investasi yang menjadi pilihan para investor dengan tujuan memperoleh return dengan risiko yang sangat rendah adalah aset bebas risiko. Meskipun setiap transaksi keuangan pasti berisiko, namun dengan memilih aset bebas risiko, investor dapat meminimalkan risiko yang terkait dengan investasi mereka.

Aset bebas risiko juga dikenal sebagai instrumen investasi yang memberikan jaminan atas pengembalian dan dianggap relatif aman dan stabil. Oleh karena itu, dalam artikel ini, HSB akan membahas secara lengkap dan rinci tentang aset bebas risiko, perbedaannya dengan aset berisiko, serta contoh-contoh investasi aset bebas risiko yang dapat kamu pertimbangkan. Jadi pastikan untuk membaca artikel ini sampai akhir.

Apa Itu Aset Bebas Risiko

Apa Itu Aset Bebas Risiko

Aset bebas risiko adalah instrumen keuangan yang dianggap memiliki risiko yang sangat rendah atau bahkan tidak memiliki risiko sama sekali. Secara umum, aset bebas risiko dianggap sebagai tempat yang aman untuk menyimpan uang, namun dengan pengembalian yang relatif rendah. 

Aset bebas risiko biasanya digunakan sebagai tempat untuk mengamankan dana dalam jangka pendek atau untuk tujuan investasi jangka panjang yang konservatif. Dalam kebanyakan kasus, pengembalian yang diterima dari aset bebas risiko seperti deposito atau obligasi lebih rendah daripada instrumen investasi yang memiliki risiko lebih tinggi seperti saham atau reksadana. 

Namun, keuntungan dari aset bebas risiko adalah adanya jaminan atas pengembalian investasi yang tidak dapat ditemukan pada instrumen investasi lainnya. Aset bebas risiko biasanya disukai oleh investor yang memiliki toleransi risiko yang rendah atau yang mencari tempat yang aman untuk menyimpan uang dalam jangka pendek. 

Meskipun rendah risikonya, aset bebas risiko tetap dapat memberikan pengembalian yang stabil dan dapat diandalkan. Oleh karena itu, aset bebas risiko sering menjadi pilihan yang baik bagi orang-orang yang mencari keamanan dan stabilitas dalam investasi mereka.

Dalam kebanyakan kasus, aset bebas risiko diterbitkan oleh pemerintah atau lembaga keuangan yang kredibel. Hal ini memberikan jaminan atas pengembalian investasi dan mengurangi risiko gagal bayar. Oleh karena itu, aset bebas risiko sering dianggap sebagai tempat yang aman untuk menyimpan uang dalam jangka pendek atau sebagai alternatif investasi yang aman.

Perlu kamu ketahui bahwa setiap transaksi keuangan pasti berisiko, hanya saja ada beberapa yang nilai risikonya kecil, seperti aset bebas risiko ini. Bahkan deposito yang dianggap aman pun tetap memiliki risiko yang mungkin akan kamu hadapi seperti risiko inflasi atau risiko gagal bayar.

Perbedaan Aset Bebas Risiko dan Aset Berisiko

Perbedaan Aset Bebas Risiko dan Aset Berisiko

Aset bebas risiko dan aset berisiko adalah dua jenis instrumen investasi yang sangat berbeda. Aset berisiko adalah instrumen investasi yang memiliki risiko yang lebih tinggi daripada aset bebas risiko. Sedangkan aset bebas risiko adalah instrumen investasi yang dianggap memiliki risiko yang sangat rendah atau bahkan tidak memiliki risiko sama sekali.

Aset berisiko dapat memberikan pengembalian yang lebih tinggi daripada aset bebas risiko, namun risiko gagal bayar dan fluktuasi pasar lebih tinggi. Contoh dari aset berisiko termasuk saham, reksadana, dan properti. 

Sementara itu, aset bebas risiko biasanya memiliki pengembalian yang lebih rendah, namun memberikan jaminan atas pengembalian dan memiliki risiko yang lebih rendah. Contoh dari aset bebas risiko termasuk deposito, obligasi, surat utang negara, dan sertifikat Bank Indonesia.

Perbedaan utama antara aset bebas risiko dan aset berisiko adalah tingkat risiko yang dimilikinya. Aset berisiko memiliki risiko yang lebih tinggi, sehingga pengembalian yang dihasilkan lebih tinggi, namun juga memberikan kemungkinan kerugian yang lebih besar. 

Sedangkan aset bebas risiko memiliki risiko yang sangat rendah atau bahkan tidak ada risiko sama sekali, sehingga pengembalian yang dihasilkan lebih rendah namun lebih stabil dan dapat diandalkan.

Ketika memilih antara aset bebas risiko dan aset berisiko, investor harus mempertimbangkan tujuan investasi mereka, toleransi risiko, dan jangka waktu investasi. Jika kamu mencari pengembalian jangka panjang dan bersedia menerima risiko yang lebih tinggi, maka aset berisiko mungkin menjadi pilihan yang lebih baik. 

Namun, jika mencari tempat yang aman untuk menyimpan dana dalam jangka pendek atau mencari alternatif investasi yang stabil, maka aset bebas risiko adalah pilihan yang paling tepat dan lebih baik.

Contoh Investasi Aset Bebas Risiko

Contoh Investasi Aset Bebas Risiko

Dalam memilih investasi aset bebas risiko, tentu ada beberapa pilihan jenis instrumen yang memiliki keunggulannya masing-masing. Ada beberapa contoh investasi aset bebas risiko yang dapat kamu pertimbangkan dan dipilih berdasarkan preferensi serta kebutuhan. Berikut ini adalah ulasan mengenai contoh investasi aset bebas risiko:

1. Deposito

Deposito adalah instrumen investasi yang paling umum digunakan sebagai aset bebas risiko. Deposito sendiri merupakan sebuah simpanan yang dipegang di bank atau lembaga keuangan lainnya dengan jangka waktu tertentu dan suku bunga yang telah disepakati. 

Deposito memiliki risiko yang sangat rendah karena pengembalian dan jangka waktu sudah ditentukan sejak awal, sehingga investor dapat sedikit lebih lega jika nantinya terdapat risiko fluktuasi pasar atau gagal bayar. Hanya saja, pengembalian deposito biasanya lebih rendah daripada instrumen investasi yang memiliki risiko lebih tinggi, namun deposito memberikan jaminan atas pengembalian yang stabil dan aman.

2. Obligasi

Obligasi adalah instrumen investasi yang diterbitkan oleh pemerintah atau perusahaan sebagai cara untuk meminjam uang dari investor. Contoh instrumen yang satu ini biasanya memiliki jangka waktu dan suku bunga yang telah disepakati, dan memberikan jaminan atas pengembalian investasi. 

Obligasi memiliki risiko yang relatif rendah karena pengembalian sudah ditentukan sejak awal, tetapi ada risiko gagal bayar jika penerbit obligasi tidak dapat membayar kembali hutangnya. Meskipun demikian, obligasi masih dianggap sebagai instrumen investasi yang relatif aman dan stabil.

3. Surat Utang Negara

Contoh aset bebas risiko yang selanjutnya adalah surat utang negara yang merupakan instrumen investasi yang diterbitkan oleh pemerintah sebagai cara untuk meminjam uang dari investor. Surat utang negara biasanya memiliki jangka waktu yang lebih lama daripada obligasi dan memberikan pengembalian yang lebih rendah. 

Namun surat utang negara memberikan jaminan atas pengembalian dan dianggap sebagai instrumen investasi yang relatif aman dan stabil. Surat utang negara juga dapat diperjualbelikan di pasar sekunder (secondary market), sehingga memungkinkan investor untuk membeli dan menjualnya dengan mudah.

4. Sertifikat Bank Indonesia

Sertifikat Bank Indonesia (SBI) adalah instrumen investasi yang diterbitkan oleh Bank Indonesia sebagai cara untuk mengendalikan inflasi dan meminjam uang dari investor. SBI memiliki jangka waktu yang bervariasi dan memberikan pengembalian yang lebih rendah daripada instrumen investasi yang berisiko lebih tinggi. 

SBI juga memberikan jaminan atas pengembalian dan dianggap sebagai instrumen investasi yang relatif aman dan stabil. SBI dapat diperjualbelikan di pasar sekunder, sehingga memungkinkan investor untuk membeli dan menjualnya dengan mudah.

Bagi investor yang mencari alternatif investasi yang relatif aman dan stabil, aset bebas risiko dapat menjadi pilihan yang sangat tepat. Sebab jenis investasi ini memberikan jaminan return dan risiko yang sangat rendah serta dapat memberikan keamanan dan stabilitas pada portofolio investasi kamu. 

Oleh karena itu, jangan ragu untuk mempertimbangkan aset bebas risiko saat membuat rencana investasi. Namun, sebelumnya, pastikan dahulu untuk mempertimbangkan dengan matang tujuan investasi Anda, toleransi risiko, dan jangka waktu investasi yang diinginkan. 

Perlu diingat bahwa pengembalian yang dihasilkan dari aset bebas risiko hanya dalam jumlah kecil dibandingkan dengan instrumen investasi yang berisiko lebih tinggi, namun aset bebas risiko memberikan keamanan bagi kamu yang mencari keuntungan yang konsisten dan dapat diandalkan.

Selain aset bebas risiko, instrumen mencari keuntungan jangka pendek lainnya yang bisa kamu coba adalah trading. Melalui berbagai jenis pilihan alat trading, HSB bisa jadi tempat tepercaya yang kamu andalkan untuk mendapatkan peluang profit yang lebih besar. Beberapa pilihan instrumen trading di dalamnya antara lain forex, komoditas, saham, dan index. 

Jadi tunggu apalagi? Mulai trading dengan registrasikan akunmu di broker online tepercaya yang teregulasi BAPPEBTI seperti HSB sekarang juga dan raih keuntungan yang maksimal!

DISCLAIMER
Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, ditujukan hanya sebagai sumber pembelajaran dan bukan sebagai saran dalam pengambilan keputusan. Perlu Anda pahami bahwa produk dengan leverage tinggi memiliki potensi risiko kerugian yang juga tinggi, sehingga perlu dikelola dengan baik melalui pemahaman dan kemampuan analisa yang tepat. HSB Investasi tidak bertanggung jawab atas kesalahan keputusan yang dibuat berdasarkan konten ini. Sesuai ketentuan yang berlaku, HSB hanya menyediakan 45 instrumen trading yang dapat Anda pelajari di website resmi kami.

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
bonus tanpa deposit
Artikel Lainnya

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
bonus tanpa deposit
Mulai Pengalaman Trading Terbaik