Home Pengetahuan Keuangan Kenali Apa itu Haka Saham dan Berbagai Bahasa Gaul Saham Lainnya

Kenali Apa itu Haka Saham dan Berbagai Bahasa Gaul Saham Lainnya

by HSB
0 comment

Apa itu HAKA saham? HAKA merupakan kepanjangan dari Hajar Kanan. Apakah kamu pernah mendengar istilah satu ini? Tidak hanya HAKA, ada juga HAKI atau Hajar Kiri. Dua kata tersebut menjadi istilah yang sering digunakan dalam dunia saham. Penggunaan kata seperti ini tentu bukan bahasa resmi yang digunakan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). 

Namun penggunaannya lebih mudah dimengerti oleh masyarakat. Selain HAKA dan HAKI, ada lagi istilah lain yang sering digunakan oleh investor dan trader. Penasaran? Mari mempelajarinya bersama-sama di bawah ini. 

Apa Itu HAKA Saham?

HAKA atau Hajar Kanan merupakan istilah yang digunakan untuk memberi tahu lawan bicara bahwa dirinya akan melakukan pembelian saham. Kata HAKA termasuk dalam bahasa gaul atau slang yang cukup sering digunakan dalam perbincangan di aplikasi messenger

Lebih jauh kata ini menandakan strategi pembelian saham dengan memasang harga teratas di kolom offer. Hal ini dilakukan ketika investor atau trader yakin bahwa saham tersebut mengalami kenaikan harga (uptrend). 

Tentu saja HAKA dilakukan ketika sudah mempertimbangkan semua aspek penting yang memengaruhi pergerakan harga saham. Umumnya investor dan trader akan melihat tanda dalam pergerakan harga saham seperti fluktuasi yang meninggi dan cepat berubah. 

Baca juga: Chart Pattern Lengkap Akurat: Pengertian, Jenis, Dan Cara Bacanya

apa itu haka saham

Cara Menerapkan HAKA Saham

Menerapkan HAKA ibarat kamu sedang berjalan di jalanan satu arah dan tidak ada belokan untuk putar balik. Artinya kamu tidak bisa mundur setelah melakukan pembelian. Oleh karena itu sebelum membelinya pastikan kamu sudah yakin mengenai kenaikan harga saham tersebut. 

Berikut beberapa tips praktis dalam menerapkan HAKA: 

  • Jangan langsung membeli saham ketika kamu hanya mendengar informasi sederhana dari teman atau kerabat. Pastikan kamu melakukan pencarian lebih jauh terkait saham tersebut. Cari informasi tersebut dari pemberitaan media, hasil analisis teknikal, kondisi, dan kredibilitas saham tersebut. Saat semua kebenaran sudah terkumpul barulah kamu membuat keputusan untuk melakukan pembelian. 
  • Kamu dianjurkan untuk melakukan HAKA ketika sudah mendapatkan hasil analisis teknikal bahwa akan terjadi pembalikan tren atau divergence. Kondisi ini terlihat ketika harga saham terus mengalami penurunan yang tidak sebanding dengan nilai perusahaan yang sebenarnya. 
  • Satu lagi kondisi pasar saham yang bisa dijadikan acuan untuk melakukan HAKA yaitu ketika adanya pergerakan tren harga saham yang meningkat secara mayoritas. Maksudnya kamu sudah melihat tanda-tanda terjadinya uptrend pada saham yang diincar. 

Baca Juga: 5 Indikator Pendeteksi Crash Pasar Modal

Apa Itu HAKI Saham

HAKI atau Hajar Kiri memiliki berarti menjual saham dengan harga pasar di waktu tersebut tanpa mengantri. HAKI berkebalikan dari HAKA. HAKI dilakukan ketika investor atau trader sudah yakin bahwa harga saham sulit mengalami kenaikan. Penjualan saham dengan strategi HAKI dilakukan agar investor atau trader tidak mengalami kerugian yang semakin besar karena penurunan harga tersebut. 

Baca juga: 4 Cara Investasi Emas Terbaik Untuk Pemula Agar Untung

Cara Menerapkan HAKI Saham

Cara Menerapkan HAKI Saham

Penting untuk diingat bahwa penerapan HAKI hanya dilakukan ketika kamu sudah yakin bahwa saham benar-benar tidak akan naik dalam periode waktu ke depan. Beberapa contoh kondisi lain yang paling tepat untuk melakukan HAKI seperti: 

  • Melihat penurunan tren karena adanya pemberitaan media yang buruk terkait saham tersebut. 
  • Mendapat informasi mengenai perusahaan yang sedang tidak stabil atau berada dalam ambang kebangkrutan. 
  • Mendapat kesimpulan akan terjadi pembalikan harga dari naik ke turun dari hasil analisis teknikal yang sudah dilakukan. 

Baca Juga: Apa Itu Saham Blue Chip yang Disukai Investor?

6 Bahasa Gaul Trading Saham dan Artinya

HAKA dan HAKI hanya sedikit contoh dari bahasa gaul yang sering digunakan ketika membicarakan saham. Ada lagi kata gaul lainnya yang perlu kamu ketahui agar tidak kebingungan saat diajak berdiskusi oleh teman. Cari tahu berbagai bahasa lainnya di bawah ini. 

1. Bandar

Kata bandar umumnya lebih sering digunakan dalam konteks yang negatif, yaitu ketika adanya pemberitaan tentang narkoba. Kamu pasti pernah membaca artikel dengan headline yang membicarakan bandar narkoba, bukan? Contohnya seperti “Tertangkap Bandar Narkoba yang Menjadi Buron Selama 5 Tahun”. 

Penggunaan kata bandar dalam konteks ini tidak salah. Namun jika membicarakan saham maka konteksnya berubah menjadi pihak yang mampu menggerakkan harga saham. Mereka adalah seseorang yang memiliki modal besar dan biasanya disebut sebagai market maker. 

2. Boncos

Kata boncos biasa digunakan masyarakat untuk menunjukkan bahwa dirinya telah melakukan pengeluaran yang besar sehingga uang di dompet mereka menipis. Dalam dunia saham kata boncos memiliki arti yang hampir sama. 

Namun boncos lebih diartikan sebagai kerugian dalam berinvestasi. Hal ini terjadi ketika investor dan trader menjual saham mereka di bawah harga awal pembelian.

3. Cuan

Kata cuan saat ini tidak lagi asing di telinga. Penggunaan kata cuan dalam saham berarti investor atau trader berhasil mendapatkan keuntungan. Contohnya ketika investor dan trader telah berhasil menjual sahamnya dengan harga yang tinggi atau setidaknya lebih tinggi daripada harga pembelian awal. 

Kata cuan sendiri sudah sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun ada dua konteks yang berbeda tetapi artinya tetap sama yaitu mengalami keuntungan. 

Baca juga: Doji Candle: Pengertian, Komponen, dan Jenisnya

Bahasa Gaul Trading Saham dan Artinya

4. Gorengan

Apa yang terlintas ketika mendengar kata gorengan? Tentu makanan yang digoreng dan dijual oleh pedagang kaki lima, bukan? Gorengan merupakan makanan ringan yang menjadi kegemaran masyarakat. Namun kata gorengan ternyata juga ada dalam saham. 

Gorengan diartikan sebagai saham yang nilainya tidak wajar. Saham gorengan memiliki kualitas dan harga saham yang tidak sejalan. Contohnya nilai saham perusahaan A di pasar saham bagus, tetapi kredibilitas dari pemberitaan media sangat buruk. 

5. Serok

Kata serok digunakan oleh masyarakat untuk menggambarkan pengambilan suatu barang dengan suatu alat pengeruk. Tetapi serok dalam dunia saham berarti melakukan pembelian saham pada saat harga menurun secara signifikan. 

6. Ketinggalan Kereta

Ketinggalan kereta dalam saham diartikan sebagai tertinggalnya investor atau trader untuk membeli saham. Mereka tertinggal dan tidak bisa lagi membeli saham tersebut karena harganya sudah terlampau tinggi. 

Bagaimana? Sudah lebih merasa gaul dengan pemahaman istilah-istilah yang baru saja dijelaskan? Sekarang tidak perlu bingung lagi ketika berbincang dengan teman atau kerabat karena kamu sudah mengerti apa itu HAKA saham atau boncos. 

Baca Juga: Mengenal Apa Itu Window Dressing Pada Saham

Mengetahui istilah-istilah tersebut memang penting supaya kamu bisa berbincang secara lebih leluasa. Tetapi mengetahui informasi cara kerja saham, investasi, dan trading tentu lebih penting. Itu sebabnya HSB menyediakan berbagai kelas belajar trading untuk pemula yang bisa diakses dengan mudah. 

Mempelajarinya secara menyeluruh akan membuat kamu lebih percaya diri ketika melakukan transaksi. Selain itu HSB juga merupakan broker yang aman dan tepercaya karena sudah memiliki legalitas dari BAPPEBTI. Tunggu apalagi? Langsung download aplikasinya dan trading bersama HSB sekarang juga!***

Mungkin kamu suka

Leave a Comment

HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288