Analisa forex adalah studi yang menentukan keputusan untuk membeli, menjual, atau menunggu waktu yang tepat untuk trading pasangan mata uang. Analisa forex memeriksa perubahan di harga pasangan mata uang dan mencoba untuk memprediksi ke arah mana harga akan bergerak. Di pasar forex, trader membeli dan menjual pasangan mata uang dengan tujuan profit. Pasar forex adalah pasar uang terbesar yang menangani 5 triliun dollar AS per harinya. Bank, firma investasi, hedge fund, dan trader semuanya menggunakan analisa forex untuk menentukan waktu trading terbaik untuk pasangan mata uang. Analisa forex bisa dilakukan secara manual maupun otomatis. Secara otomatis dilakukan dengan bantuan software komputer yang menganalisa data-data historis. Namun bisa juga mengkombinasikan dengan membaca data secara manual dan dengan bantuan analisa komputer.

Arti dari Analisa Fundamental

Salah satu metode analisa yang digunakan adalah analisa fundamental.  Analisa fundamental seringkali digunakan untuk menganalisa perubahan di pasar forex dengan memonitor angka-angka pada data-data ekonomi penting suatu negara seperti GDP (gross domestic product), tingkat pengangguran (unemployment), tingkat suku bunga (interest), tingkat inflasi, dan data-data ekonomi makro dan mikro lainnya. Selain itu juga berita-berita ekonomi, berita politik, hukum, sosial, peristiwa geopolitis dan lain-lain.

media massa yang sedang meliput

Sebagai contoh, bila seorang trader membuat analisa fundamental terhadap pasangan mata uang EUR/USD, maka ia akan mencari tahu informasi mengenai tingkat suku bunga di zona Euro. Trader tersebut akan menantikan berita-berita terbaru lain yang berpengaruh yang berasal dari negara-negara Euro.

Keuntungan dari analisa fundamental adalah mengetahui sebab-sebab penggerak harga pasar. Analisa fundamental bertopang pada prediksi faktor-faktor masa depan yang mempengaruhi suatu negara.  Salah satunya adalah tingkat suku bunga yang merupakan faktor penting yang dipertimbangkan oleh trader sebelum melakukan order. Tingkat suku bunga yang tinggi akan mendatangkan banyak investor ke negara tersebut dan secara langsung meningkatkan nilai mata uang negara itu juga. Namun apabila tingkat suku bunga terlalu tinggi, maka inflasi akan sulit dihindari dan akan mengurangi nilai mata uang tersebut. Selain itu juga ada faktor neraca perdagangan. Jika suatu negara memiliki neraca perdagangan surplus, maka itu berarti adanya permintaan tinggi terhadap produk dan jasa negara tersebut, sehingga permintaan akan mata uang negara tersebut juga meningkat. Dua faktor tersebut adalah faktor-faktor utama yang mempengaruhi nilai mata uang.

Dengan mempelajari analisa fundamental akan mengasah kemampuan anda memahami aksi pergerakan harga. Anda dapat menerapkan analisa fundamental anda dengan membuka akun demo.