Trading & kelola akun MT di Aplikasi HSB Trading
store google
Begini Cara Menghitung Consumer Price Index (CPI)

Tahukah kamu alat ukur untuk menilai inflasi dan deflasi serta memberikan adanya efek volatilitas yang terjadi di pasar menggunakan consumer price index (CPI)? Jika tahu, bagaimana cara menghitung cpi tersebut? Tenang saja! Artikel ini akan membantu kamu dalam memahami perhitunganya.

Rumus Menghitung CPI

Consumer Price Index (CPI) atau yang biasa disebut indeks harga konsumen adalah indeks harga yang digunakan sebagai alat ukur untuk menilai tingkat inflasi. Inflasi adalah kenaikan dari perubahan harga-harga jasa dan barang yang dibeli oleh konsumen.

CPI mengukur perubahan harga produsen atau sekelompok barang dan jasa yang dibeli oleh rumah tangga dalam jangka waktu tertentu. Consumer price index (CPI) dipakai oleh pemerintah, bank sentral, dan pihak lain untuk menentukan kebijakan ekonomi dan untuk memantau tingkat inflasi.

Inflasi yang terlalu tinggi dapat mempengaruhi daya beli masyarakat dan mengurangi daya saing ekonomi, sebaliknya tingkat inflasi yang terlalu rendah dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi.

CPI (Consumer Price Index) adalah indeks harga konsumen yang mengukur rata-rata perubahan harga barang dan jasa yang diterima oleh rumah tangga konsumen. Rumus menghitung CPI adalah sebagai berikut:

CPI = (Harga korban pada periode saat ini / Harga korban pada periode acuan) x 100

Keterangan:

  • Harga korban pada periode saat ini adalah jumlah total harga barang dan jasa yang diterima oleh rumah tangga pada periode saat ini.
  • Harga korban pada periode acuan adalah jumlah total harga barang dan jasa yang diterima oleh rumah tangga pada periode acuan yang dipakai sebagai dasar perbandingan.

CPI biasanya dihitung oleh pemerintah setiap bulan atau kuartal dan digunakan sebagai indikator inflasi yang penting.

Kamu bisa menerapkan melakukan trading index bersama  HSB Investasi loh!

HSB Investasi menyediakan berbagai strategi tekninal trading bagi kamu yang ingin menggunakannya untuk memasuki pasar forex, sehingga mereka memiliki fitur yang berbeda dari broker lainnya.

Aplikasinya juga mudah digunakan dengan adanya video tutorial, CS online 24 jam dan buku panduan akan membantu kamu dalam memulai trading tanpa harus khawatir karena tidak memahami cara menggunakannya.

Selain itu, HSB Investasi merupakan broker forex tepercaya, aman dan sudah memiliki izin resmi dari BAPPEBTI. Raih keuntungan dengan cara registrasikan akunmu dan download aplikasinya, jadilah bagian dari trader sukses di Indonesia.

Bagaimana Cara Menghitung CPI?

Cara Menghitung CPI

Indeks Harga Konsumen (IHK) dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut:

CPI = (harga kosumen baru / harga konsumen lama) x 100

Untuk menghitung consumer price index, pertama-tama perlu ditentukan kategori barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga (basket of goods). Kemudian, harga dari setiap item dalam basket tersebut diukur pada saat tertentu dan dihitung rata-ratanya (harga konsumen lama).

Proses yang sama dilakukan pada saat yang berbeda dan harga rata-rata baru dari basket tersebut dihitung (harga konsumen baru). Lalu, consumer price index dapat ditemukan dengan mengalikan harga konsumen untuk setiap produk dan jasa yang dibeli dengan bobot masing-masing produk dan jasa.

Bobot ini menunjukkan proporsi dari setiap produk dan jasa yang bisa diukur dalam konsumsi rumah tangga secara keseluruhan. Setelah itu, hasil dari setiap produk dan jasa akan dikalikan dengan bobot masing-masing dan ditambahkan bersama-sama untuk menemukan indeks harga konsumen (CPI).

Untuk menghitung perubahan tahunan dalam harga konsumen, nilai CPI dapat dibandingkan dari tahun ke tahun. Ini menunjukkan tingkat inflasi atau kenaikan harga dalam ekonomi.

Contoh Perhitungan CPI

Contoh Perhitungan CPI

Contoh sederhana dari perhitungan consumer price index (CPI) adalah sebagai berikut:

Basket of goods: Daging, roti, dan air mineral

Harga periode saat ini:

Daging = Rp 50.000

Roti = Rp 10.000,

Air mineral = Rp 5.000

Harga periode referensi:

Daging = Rp 40.000

Roti = Rp 8.000

Air mineral = Rp 4.000

Bobot: Daging = 0,5, roti = 0,3, air mineral = 0,2

Rata-rata harga saat ini: (Rp 50.000 x 0,5) + (Rp 10.000 x 0,3) + (Rp 5.000 x 0,2) = Rp 27.500

Rata-rata harga referensi: (Rp 40.000 x 0,5) + (Rp 8.000 x 0,3) + (Rp 4.000 x 0,2) = Rp 22.000

Indeks CPI: (Rp 27.500 / Rp 22.000) x 100 = 125

Perhitungan Consumer Price Index (CPI) Dalam Mengukur Tingkat Inflasi

Perhitungan Consumer Price Index Dalam Mengukur Tingkat Inflasi

Tentu saja, berbagai negara mempunyai cara menghitung consumer price index (CPI) dan nilai inflasi yang berbeda. Ini dikarenakan indikator ekonomi yang dimiliki setiap negara berlainan dari berbagai sumber dalam periode waktu tertentu.

Inflasi akan terjadi saat kondisi harga mengalami kenaikan terus-menerus dan bertahan, sehingga dalam menghitung inflasi membutuhkan kebijakan fiskal yang berlaku oleh pemerintah.

  • Indeks harga produsen sebagai harga rata-rata dari material dan bahan baku dengan tujuan kegiatan produksi
  • Indeks harga konsumen sebagai harga rata-rata konsumen
  • Indeks biaya hidup terhadap average yang digunakan oleh setiap masyarakat untuk menentukan tingkat biaya hidup
  • PDB
  • Indeks komoditas terhadap barang-barang terkait

Contoh:

Diketahui indeks harga konsumen BBM 2012 sebesar Rp 5000/liter dan IHK BBM tahun 2022 sebesar Rp 7000/liter. Maka, besarnya inflasi dapat dihitung dengan:

Inflasi= ((Rp 7000 - Rp 5000) : Rp 7000) x 100%= 28,57%

Dengan hasil 28,75% dapat di artikan bahwa selama 10 tahun indonesia mengalami inflasi berdasarkan indeks harga konsumen BBM. Sehingga, kamu bisa menghitu rata-rata inflasi per tahunnya dengan membagikan nilai inflasi terhadap periode perbandingannya.

Rata-rata inflasi= 28,57% : 10 = 2,857%

Hasil di atas dapat dikatakan bahwa rata-rata dari inflasi BBM selama 10 tahun sebesar 2,857%. Bagaimana Sobat Trader perhitungannya sangat mudah bukan?

Bagaimana Consumer Price Index (CPI) Dihitung?

Biro Statistik Tenaga Kerja mengambil sampel 94.000 harga setiap bulan untuk CPI, menimbang indeks untuk setiap barang dan jasa secara proporsional dengan porsi belanja konsumen baru-baru ini untuk menghitung perubahan harga secara keseluruhan.

Kalkulasi juga memperhitungkan efek substitusi karena konsumen mengalihkan pembelanjaan dari kenaikan harga produk secara relatif. Consumer price index (CPI) juga menyesuaikan perubahan kualitas dan fitur produk. Angka-angka tersebut diberikan dan tanpa penyesuaian musiman oleh bank sentral.

Kategori Barang dan Jasa yang Bisa Diukur Consumer Price Index (CPI)

Berikut kategori barang dan jasa yang bisa diukur dalam CPI adalah:

  • Pendidikan dan komunikasi
  • Makanan dan minuman
  • Kesehatan
  • Transportasi
  • Bahan Bangunan
  • Pakaian
  • Barang dan jasa lainnya
  • Hiburan dan rekreasi

Pengaruh Consumer Price Index Terhadap Trading

Consumer Price Index (CPI) merupakan indikator ekonomi yang memantau menilai perubahan harga jasa dan barang yang dikonsumsi oleh konsumen.

Hal ini memiliki pengaruh terhadap trading, karena tingginya tingkat inflasi akan memperlemah nilai mata uang negara dan menurunkan daya beli konsumen, sehingga mempengaruhi kebijakan moneter dan suku bunga bank sentral.

Dengan demikian, fluktuasi tingkat inflasi dan deflasi yang ditunjukkan oleh CPI dapat mempengaruhi pasar forex dan obligasi. Oleh karena itu, para trader sering memantau rilis data CPI dan memasukkan informasi tersebut dalam analisis fundamental mereka untuk membantu memprediksi pergerakan harga pasar.

Jenis-Jenis dari CPI

Jenis Jenis CPI

BLS menerbitkan dua indeks setiap bulannya. IHK untuk Semua Konsumen Perkotaan (CPI-U) mewakili 93% kelompok populasi yang tidak tinggal di daerah pedesaan terpencil. Itu tidak mencakup pengeluaran oleh orang-orang yang tinggal di rumah tangga pertanian, institusi, atau di pangkalan militer.

CPI-U adalah dasar dari nilai CPI yang dilaporkan secara luas yang penting bagi pasar keuangan. BLS juga menerbitkan Indeks Harga Konsumen untuk Penerima Upah Perkotaan dan Pekerja Clerical (CPI-W).

CPI-W menilai tingkat signifikansi 29% kelompok populasi yang tinggal di rumah tangga dengan pendapatan yang sebagian besar berasal dari tenaga kerja yang memiliki pekerjaan administrasi atau pekerjaan dengan upah per jam.

CPI-W digunakan untuk menyesuaikan pembayaran jaminan sosial serta tunjangan dan pensiun federal lainnya untuk perubahan biaya hidup. Ini juga menggeser tanda kurung pajak pendapatan federal untuk memastikan pembayar pajak tidak dikenakan tarif marjinal yang lebih tinggi sebagai akibat dari inflasi.

Pengaruh CPI pada Ekonomi

CPI atau Consumer Price Index sangat berpengaruh terhadap kondisi ekonomi suatu negara. Berikut adalah beberapa pengaruh CPI pada ekonomi:

  1. Inflasi: CPI merupakan indeks yang paling banyak digunakan untuk mengukur tingkat inflasi. Inflasi dapat mempengaruhi tingkat suku bunga dan nilai mata uang suatu negara.
  2. Tingkat Suku Bunga: Jika tingkat inflasi meningkat, bank sentral biasanya akan menaikkan suku bunga untuk membendung inflasi. Sebaliknya, jika tingkat inflasi rendah, bank sentral dapat menurunkan suku bunga untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi.
  3. Nilai Mata Uang: Tingkat inflasi yang tinggi dapat memperlemah nilai mata uang suatu negara, sedangkan tingkat inflasi yang rendah dapat memperkuat nilai mata uang.
  4. Konsumsi Konsumen: Tingkat inflasi yang tinggi dapat memotivasi konsumen untuk mengurangi belanja mereka, sementara tingkat inflasi yang rendah dapat membuat konsumen lebih percaya diri untuk berbelanja.
  5. Investasi: Tingkat inflasi yang tinggi dapat membuat investor merasa tidak nyaman dan mengurangi minat mereka untuk berinvestasi, sementara tingkat inflasi yang rendah dapat membuat investor merasa lebih percaya diri untuk berinvestasi.

Ini hanya beberapa pengaruh dari Consumer Price Index pada ekonomi suatu negara. Dalam memahami pengaruh CPI, sangat penting untuk mempertimbangkan banyak faktor, seperti tingkat pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran, dan politik pemerintah.

DISCLAIMER

Artikel ini ditujukan sebatas sebagai sumber informasi dan edukasi serta tidak ditujukan sebagai sumber utama pemberian saran. Perlu dipahami bahwa aktivitas finansial investasi dan trading memiliki tingkat risiko yang perlu dikelola dengan baik. Pastikan Sobat Trader telah memahami potensi risiko yang mungkin muncul agar dapat meminimalisir kerugian di masa yang akan datang.

DISCLAIMER
Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, ditujukan hanya sebagai sumber pembelajaran dan bukan sebagai saran dalam pengambilan keputusan. Perlu Anda pahami bahwa produk dengan leverage tinggi memiliki potensi risiko kerugian yang juga tinggi, sehingga perlu dikelola dengan baik melalui pemahaman dan kemampuan analisa yang tepat. HSB Investasi tidak bertanggung jawab atas kesalahan keputusan yang dibuat berdasarkan konten ini. Sesuai ketentuan yang berlaku, HSB hanya menyediakan 45 instrumen trading yang dapat Anda pelajari di website resmi kami.

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
bonus tanpa deposit
Artikel Lainnya

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
bonus tanpa deposit
Mulai Pengalaman Trading Terbaik