Harga Minyak Dunia Hari Ini 25 Februari 2026 Melemah di $65,82
Jakarta – Harga minyak dunia hari ini sedang mengalami tekanan dan bergerak turun ke kisaran USD 65,78 per barel pada sesi perdagangan Asia hari Rabu. Penurunan ini terjadi setelah munculnya laporan mengenai lonjakan drastis cadangan minyak mentah di Amerika Serikat yang memicu kekhawatiran akan kondisi kelebihan pasokan di pasar global.
Berdasarkan data mingguan dari American Petroleum Institute (API), stok minyak mentah AS untuk pekan yang berakhir 20 Februari melonjak hingga 11,4 juta barel. Angka ini sangat mengejutkan para trader karena berbanding terbalik dengan minggu sebelumnya yang justru mencatatkan penurunan stok sebesar 609.000 barel. Akibatnya, sentimen negatif menyelimuti harga minyak dunia hari ini karena pasar menilai permintaan sedang melemah atau pasokan sedang terlalu melimpah.
Saat ini, fokus utama para trader tertuju pada laporan resmi dari Energy Information Administration (EIA) yang akan dirilis menyusul laporan API tersebut. Laporan EIA ini sangat krusial dalam menentukan arah harga minyak dunia hari ini; jika hasil data menunjukkan penambahan stok yang lebih besar dari perkiraan, maka harga kemungkinan akan semakin tertekan. Sebaliknya, jika data menunjukkan penarikan stok (permintaan kuat), harga minyak bisa kembali terangkat.
Di sisi lain, faktor geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran juga menjadi variabel penting yang terus dipantau oleh para trader menjelang perundingan nuklir di Jenewa pada hari Kamis. Situasi di Timur Tengah semakin memanas setelah Kedutaan Besar AS di Lebanon mulai mengevakuasi puluhan stafnya sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan keamanan di kawasan tersebut. Hal ini tentu memberikan pengaruh yang cukup signifikan terhadap fluktuasi harga minyak dunia hari ini.
Presiden AS Donald Trump sebelumnya sempat memberikan pernyataan keras mengenai kemungkinan serangan militer terbatas terhadap Iran guna menekan negara tersebut agar segera menyepakati perjanjian nuklir. Trump bahkan memberikan batas waktu maksimal sekitar 10 hingga 15 hari agar diskusi tersebut membuahkan hasil. Jika tensi antara kedua negara ini benar-benar meledak, para trader memprediksi harga minyak dunia hari ini bisa melonjak tajam karena potensi gangguan distribusi energi dari wilayah tersebut.
Melihat kondisi yang ada, pasar energi saat ini berada dalam posisi yang sangat sensitif terhadap rilis data ekonomi maupun berita politik terbaru. Para trader diharapkan tetap waspada dalam mengambil posisi, mengingat harga minyak dunia hari ini sangat bergantung pada apakah isu kelebihan stok di AS akan lebih dominan dibandingkan dengan risiko perang di Timur Tengah.
Sebagai penutup, pergerakan harga minyak dunia hari ini masih akan ditentukan oleh laporan inventaris EIA malam nanti dan sinyal-sinyal diplomasi atau militer dari Gedung Putih terkait hubungannya dengan Teheran. Pastikan Anda mengikuti perkembangan data terbaru agar tidak ketinggalan momentum di pasar komoditas yang sedang sangat volatil ini.
Berita harga minyak dunia yang terus berfluktuasi membuka peluang trading yang menarik. Jika kamu ingin memanfaatkan momentum ini, mulai sekarang dengan membuka akun demo gratis trading di HSB Investasi, Broker Trading Saham Terbaik dan Teregulasi di BAPPEBTI!
Latih keterampilan tradingmu tanpa risiko finansial dan pelajari cara memanfaatkan pergerakan pasar minyak dengan strategi yang efektif. Selain trading oil futures, dapatkan akses ke berbagai instrumen trading seperti forex, saham, indeks, dan komoditas melalui aplikasi trading terbaik dari HSB. Unduh aplikasi HSB Investasi sekarang di Android dan iOS. Tingkatkan keterampilan tradingmu sekarang!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News HSB Investasi untuk informasi dan edukasi seputar trading, investasi keuangan, dan ekonomi.


