Harga Minyak Dunia Hari Ini 9 Januari 2026 Menguat di $58,30

minyak mentah dalam ekonomi global

JakartaHarga minyak dunia hari ini kini kembali melemah dan diperdagangkan di kisaran $58.10 per barel pada sesi perdagangan Asia hari Jumat. Penurunan ini terjadi akibat kekhawatiran pasar terhadap menumpuknya persediaan global, yang menjadi faktor penekan utama bagi pergerakan harga minyak dunia hari ini di pasar komoditas internasional.

Fokus utama pasar saat ini tertuju pada persaingan ketat antara raksasa minyak seperti Chevron serta perusahaan perdagangan global Vitol dan Trafigura. Mereka tengah berebut kontrak dari pemerintah AS untuk memasarkan hingga 50 juta barel tumpukan stok minyak milik PDVSA Venezuela. Potensi masuknya pasokan minyak dalam jumlah besar ini ke pasar global memicu kekhawatiran akan terjadinya kelebihan pasokan (oversupply), yang membuat harga minyak dunia hari ini sulit untuk melanjutkan tren kenaikannya.

Meskipun demikian, penurunan harga tertahan oleh risiko gangguan pasokan akibat ketegangan geopolitik yang tak kunjung reda. Konflik yang melibatkan Venezuela dan Iran, serta retorika politik AS mengenai Greenland, membuat para trader tetap waspada. Ketidakpastian mengenai arus minyak di masa depan ini menjadi faktor penyeimbang yang menjaga harga minyak dunia hari ini agar tidak jatuh terlalu dalam, karena gangguan distribusi bisa terjadi sewaktu-waktu.

Presiden AS Donald Trump baru saja mengeluarkan peringatan keras bahwa Amerika Serikat akan bereaksi tegas terhadap segala bentuk tindakan kekerasan mematikan terhadap pengunjuk rasa di Iran. Pernyataan politik semacam ini sering kali memicu spekulasi di pasar energi, yang dapat melambungkan harga minyak dunia hari ini jika situasi di Timur Tengah memanas secara tiba-tiba.

Di sisi lain, Senator AS Lindsey Graham mengungkapkan bahwa Presiden Trump telah setuju untuk melanjutkan RUU sanksi terhadap Rusia yang sudah lama tertunda. Undang-undang ini akan memberikan wewenang kepada Presiden untuk menghukum negara-negara seperti China, India, dan Brazil yang membeli minyak diskon dari Rusia. Langkah ini berpotensi mengubah peta perdagangan energi global dan menambah volatilitas pada harga minyak dunia hari ini.

Ketegasan AS dalam mengontrol arus energi juga terlihat dari aksi penyitaan dua kapal tanker di Atlantik yang terkait dengan Venezuela, di mana salah satunya berlayar di bawah bendera Rusia. Tindakan penegakan sanksi yang semakin ketat ini mengirimkan sinyal kuat kepada pasar bahwa pasokan ilegal sedang diburu, yang secara tidak langsung turut mempengaruhi sentimen terhadap harga minyak dunia hari ini.

Secara keseluruhan, pasar saat ini sedang terjebak di antara dua kekuatan besar: risiko kelebihan pasokan dari stok Venezuela dan ancaman gangguan geopolitik global. Para trader disarankan untuk terus memantau perkembangan berita politik luar negeri AS, karena setiap keputusan strategis dari Washington akan menjadi katalis utama yang menggerakkan harga minyak dunia hari ini menjelang penutupan pasar akhir pekan.

buka akun live sekarang dan jangan lewatkan kesempatan meraih peluang profit dalam tading minyak

Berita harga minyak dunia yang terus berfluktuasi membuka peluang trading yang menarik. Jika kamu ingin memanfaatkan momentum ini, mulai sekarang dengan membuka akun demo gratis trading di HSB Investasi, Broker Trading Saham Terbaik dan Teregulasi di BAPPEBTI!

Latih keterampilan tradingmu tanpa risiko finansial dan pelajari cara memanfaatkan pergerakan pasar minyak dengan strategi yang efektif. Selain trading oil futures, dapatkan akses ke berbagai instrumen trading seperti forex, saham, indeks, dan komoditas melalui aplikasi trading terbaik dari HSB. Unduh aplikasi HSB Investasi sekarang di Android dan iOS. Tingkatkan keterampilan tradingmu sekarang!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News HSB Investasi untuk informasi dan edukasi seputar trading, investasi keuangan, dan ekonomi.

Bagikan Artikel