Trading & kelola akun MT di Aplikasi HSB Trading
store google
Fungsi & Strategi Trading dengan Market Maker

Dalam dunia finansial, market maker adalah entitas atau individu yang memiliki peran penting dalam menjaga likuiditas pasar. Mereka bertindak sebagai pihak yang memfasilitasi transaksi antara pembeli dan penjual dengan menyediakan jual-beli secara terus-menerus. Sementara bagi sebagian trader, market maker mungkin terdengar seperti pihak yang harus dihindari, sebenarnya mereka memiliki fungsi penting dalam menjaga stabilitas pasar. 

Mereka selalu siap untuk membeli atau menjual aset finansial tertentu, seperti saham, mata uang, atau komoditas, dengan harga tertentu. Maka, dalam artikel ini, kita akan menjelajahi fungsi utama market maker dalam perdagangan finansial dan strategi trading yang dapat digunakan untuk berinteraksi dengan mereka.

Apa itu Market Maker?

Market Maker adalah entitas keuangan, biasanya perusahaan atau lembaga keuangan yang bertindak sebagai penyedia likuiditas di pasar keuangan. Peran utamanya adalah menciptakan pasar dengan menawarkan harga jual (bid) dan harga beli (ask) untuk sekuritas atau instrumen keuangan tertentu. 

Dengan melakukan ini, Market Maker membantu menjaga kelancaran trading dan memungkinkan pelaku pasar untuk membeli atau menjual aset dengan mudah. Market Maker juga dapat mengambil posisi dalam aset tersebut untuk mengelola risiko dan memastikan adanya likuiditas yang cukup. 

Meskipun ada kekhawatiran terkait potensi konflik kepentingan karena mereka memiliki kekuatan untuk mempengaruhi harga pasar, Market Maker mempunyai peranan penting dalam menjaga stabilitas dan efisiensi pasar keuangan. 

Market Maker adalah entitas keuangan

Fungsi Market Maker

Market maker berperan secara aktif membeli dan menjual aset finansial, seperti saham, obligasi, atau mata uang, dengan tujuan menciptakan pasar yang efisien. Melalui keterlibatannya dalam pembelian dan penjualan yang kontinu, market maker membantu menjaga stabilitas pasar dan memastikan adanya likuiditas yang memadai. 

1. Menjaga Likuiditas

Salah satu peran dari Market Marker adalah sebagai entitas yang bertanggung jawab untuk menyediakan jenis likuiditas di pasar, memastikan ketersediaan pembeli dan penjual untuk suatu aset keuangan. 

Upaya menjaga likuiditas mencakup kewajiban untuk selalu bersedia membeli atau menjual suatu aset dengan harga tertentu, bahkan dalam kondisi pasar yang bergejolak. Dengan melakukan ini, market maker membantu mencegah terjadinya gap likuiditas yang dapat mengakibatkan fluktuasi harga. 

2. Menyediakan Spread

Tugas utama market maker adalah membuat pasar dengan selalu bersedia membeli atau menjual aset tertentu. Dengan menyediakan spread, market maker dapat menghasilkan keuntungan dari perbedaan harga tersebut. 

Baca Juga:  Emang Ada Praktik Pump & Dump dalam Trading?

Dengan adanya spread, market maker membantu mengurangi perbedaan waktu antara permintaan dan penawaran di pasar, sehingga memfasilitasi transaksi yang lebih cepat dan efisien bagi para trader.

meminimalkan risiko dengan market maker

3. Mengurangi Risiko

Market maker juga bertindak sebagai perantara dalam transaksi keuangan, terutama pada pasar sekuritas, dengan tujuan untuk menyediakan likuiditas dan memfasilitasi trading. Untuk meminimalkan risiko, market maker menggunakan berbagai strategi, termasuk menggunakan instrumen keuangan derivatif untuk melindungi diri dari fluktuasi harga yang mungkin terjadi. 

Dengan melakukan tindakan proaktif ini, market maker dapat menjaga keseimbangan antara penawaran dan permintaan dalam pasar, memastikan kelancaran trading, dan sekaligus meminimalkan risiko potensial yang dapat memengaruhi stabilitas keuangan.

4. Memberikan Efisiensi

Fungsi Market maker lainnya adalah bertanggung jawab untuk menciptakan likuiditas di pasar dengan menjadi pembeli dan penjual yang siap secara terus-menerus. Dengan melakukan ini, market maker dapat mengurangi spread antara harga jual dan beli, sehingga memberikan keuntungan bagi para trader dan investor. 

Selain itu, market maker juga dapat membantu mengurangi volatilitas pasar dengan mengambil posisi yang seimbang dan menyediakan order untuk mengimbangi ketidakseimbangan antara penjual dan pembeli. Dengan memberikan efisiensi ini, market maker memainkan peran krusial dalam menjaga kelancaran dan kestabilan pasar finansial.

Memilih market maker merupakan langkah kritis

Cara Memilih Market Maker

Memilih market maker merupakan langkah kritis yang dapat memengaruhi hasil transaksi trader secara signifikan. Oleh karena itu, memahami cara memilih market maker yang tepat dapat menjadi faktor penentu keberhasilan dalam aktivitas trading kamu. 

1. Reputasi

Reputasi merupakan faktor krusial dalam memilih market maker. Reputasi market maker dapat mencerminkan kualitas layanan, keandalan, dan integritasnya dalam menjalankan fungsi pasar. 

Trader sering memilih market maker dengan reputasi baik karena dianggap dapat memberikan eksekusi trading yang cepat dan adil, serta memiliki kebijakan yang transparan. Reputasi yang positif juga mencerminkan kemampuan market maker untuk menanggapi fluktuasi pasar dan memberikan dukungan teknis yang diperlukan. 

2. Lisensi dan Regulasi

Lisensi menunjukkan bahwa perusahaan telah memenuhi persyaratan hukum dan keuangan yang ditetapkan oleh otoritas pengatur, seperti otoritas lembaga penunjang pasar modal atau lembaga keuangan nasional. 

Baca Juga:  5 Platform Trading Cocok untuk Pemula, Cobain!

Regulasi berfungsi sebagai kerangka kerja yang memastikan bahwa market maker beroperasi dengan etika dan transparansi, melindungi kepentingan trader, dan mencegah praktik-praktik yang merugikan. Memilih market maker yang tunduk pada lisensi dan regulasi yang ketat dapat memberikan keamanan dan jaminan bahwa transaksi dilakukan secara adil dan legal. 

3. Layanan Pelanggan

Seorang market maker yang memiliki layanan pelanggan yang baik dapat memberikan keuntungan tambahan bagi para trader. Ketersediaan dukungan pelanggan yang responsif dan efisien dapat membantu trader mengatasi masalah teknis, memberikan informasi tentang kondisi pasar, dan menanggapi pertanyaan dengan cepat. 

Selain itu, kualitas layanan pelanggan mencerminkan profesionalisme dan keandalan market maker tersebut. Trader yang didukung dengan layanan pelanggan yang baik cenderung memiliki pengalaman trading yang lebih lancar dan dapat mengandalkan market maker tersebut dalam situasi yang memerlukan bantuan. 

4. Platform Trading

Pemilihan platform trading yang baik melibatkan evaluasi terhadap reputasi, keandalan, dan fitur yang disediakan oleh market maker. Trader perlu memastikan bahwa platform trading yang mereka pilih bekerja sama dengan market maker yang dapat dipercaya, sehingga dapat memberikan eksekusi transaksi cepat, dan menawarkan spread kompetitif. 

cara market maker beroperasi

Strategi Trading dengan Market Maker

Pada dunia trading finansial, pemahaman tentang peran market maker memiliki peran krusial dalam mengembangkan strategi trading yang efektif. Oleh karena itu, pemahaman mendalam tentang cara market maker beroperasi dapat menjadi kunci sukses dalam merancang strategi trading yang menguntungkan. 

1. Scalping

Scalping merupakan strategi trading seringkali melibatkan berbagai taktik untuk memanfaatkan likuiditas dan spread yang tersedia. Scalpers berupaya memanfaatkan perbedaan antara harga beli (bid) dan harga jual (ask) yang ditawarkan oleh Market Maker. 

Dengan eksekusi trading yang cepat dan frekuensi tinggi, scalping dapat memberikan potensi keuntungan meskipun pergerakan harga sangat kecil. Meski demikian, scalping juga melibatkan risiko tinggi karena fluktuasi pasar dapat dengan cepat berbalik.

2. Arbitrase

Arbitrase adalah upaya untuk memanfaatkan perbedaan harga antara penawaran beli (bid) dan penawaran jual (ask) dari market maker yang berbeda. Dengan memanfaatkan perbedaan ini, trader dapat melakukan transaksi pembelian dan penjualan secara bersamaan, menghasilkan keuntungan dari selisih harga tanpa menanggung risiko pasar. 

Strategi ini memerlukan pemahaman mendalam tentang pergerakan harga, eksekusi cepat, dan kemampuan untuk mengidentifikasi peluang arbitrase yang dapat dimanfaatkan sebelum market maker lain menyesuaikan harga. 

Baca Juga:  Hanya Menguasai Strategi Trading Tunggal? Jangan!

3. Hedging

Strategi trading dengan market maker yang melibatkan penggunaan hedging umumnya bertujuan untuk mengelola risiko dan memaksimalkan potensi keuntungan. Dengan cara ini, seorang trader dapat melindungi posisi utama mereka dari fluktuasi pasar yang tidak diinginkan. 

Market maker biasanya memiliki peran besar dalam menentukan likuiditas pasar dan strategi ini memanfaatkan dinamika hubungan antara trader dan market maker. Dengan melakukan hedging, seorang trader dapat membuka posisi yang berlawanan dengan posisi utama mereka untuk mengimbangi pergerakan harga yang mungkin merugikan.

4. Gunakan Akun Demo

Akun demo trading menyediakan lingkungan simulasi yang mencerminkan kondisi pasar nyata, memungkinkan trader untuk menguji strategi mereka tanpa kehilangan uang sungguhan. Akun demo juga memungkinkan trader untuk mengevaluasi bagaimana market maker merespons dan mengeksekusi trading. 

Selain itu, trader dapat menguji kecepatan eksekusi, spread, dan perubahan harga, yang semuanya krusial dalam menghadapi market maker. Dengan memahami bagaimana market maker beroperasi melalui akun demo trading HSB, trader dapat meningkatkan kepercayaan diri mereka sebelum terlibat dalam trading yang melibatkan uang riil. 

Trading bebas risiko dengan dana virtual akun demo HSB Investasi

Kamu bisa memanfaatkan akun demo trading ini secara gratis di website atau melalui aplikasi HSB Investasi memiliki penghargaan "Most Improved Broker 2023" dari ICDX. Jika kamu sudah mulai memahami market maker dengan akun demo, beralih dengan akun live trading bersama HSB dengan mengikuti langkah ini:

  1. Daftar akun live HSB dengan menyertakan dokumen pendukung.
  2. Tunggu telepon tim KYC HSB untuk melakukan verifikasi data.
  3. Buat deposit dengan segregated account HSB yang aman.
  4. Mulai Trading!

Komitmen HSB terhadap keamanan dan transparansi transaksi nasabah tercermin dalam regulasi resmi yang telah disahkan oleh BAPPEBTI di bawah Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Regulasi ini merupakan pilar dasar dalam manajemen risiko investasi yang harus diberikan prioritas utama.

Hal ini membuktikan dari komitmen HSB dalam menciptakan para trader-trader sukses di Indonesia. Dengan demikian, tidak ada alasan bagi kamu untuk menunda lebih lama peluang kesuksesan investasi. Bergabunglah dengan HSB dan dapatkan kesempatan untuk meraih keuntungan dari investasi emas kamu!***

Tag Terkait:
DISCLAIMER
Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, ditujukan hanya sebagai sumber pembelajaran dan bukan sebagai saran dalam pengambilan keputusan. Perlu Anda pahami bahwa produk dengan leverage tinggi memiliki potensi risiko kerugian yang juga tinggi, sehingga perlu dikelola dengan baik melalui pemahaman dan kemampuan analisa yang tepat. HSB Investasi tidak bertanggung jawab atas kesalahan keputusan yang dibuat berdasarkan konten ini. Sesuai ketentuan yang berlaku, HSB hanya menyediakan 45 instrumen trading yang dapat Anda pelajari di website resmi kami.

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB1

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
Artikel Lainnya

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
bonus tanpa deposit
Mulai Pengalaman Trading Terbaik