Home Forex Mengenal 3 Macam Risiko Valuta Asing bagi Investor Pemula

Mengenal 3 Macam Risiko Valuta Asing bagi Investor Pemula

by HSB
0 comment

Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan kata valuta asing. Terutama bagi kamu yang kerap pergi ke luar negeri atau melakukan investasi menggunakan instrumen valuta asing. Meskipun umum digunakan, masih banyak orang yang belum mengetahui risiko valuta asing terutama dalam dunia trading

Valuta asing erat kaitannya dengan perdagangan internasional sebab valuta asing memegang peranan penting dalam transaksi internasional.  Untuk mengenal risiko valuta asing secara lebih jelas, baca informasi selengkapnya pada artikel berikut ini.

Apa Itu Valuta Asing?

Apa Itu Valuta Asing

Valuta asing atau sering disebut dengan valas merupakan mata uang asing yang dapat diterima dan digunakan dalam transaksi internasional. Valuta asing menjadi alat pembayaran yang sah dan berlaku hanya pada negara tertuju saja. 

Apabila kamu berkunjung ke negara asing seperti Singapura, mata uang Rupiah tentu tidak berlaku untuk melakukan pembelian apa pun. Maka dari itu, dibutuhkan valuta asing berupa Dollar Singapore sebagai alat pembayaran. Penukaran valuta asing sendiri dapat dilakukan pada money exchange atau bank berdasarkan kurs yang berlaku pada waktu tertentu.

Hal tersebut hanyalah sebagian kecil dari contoh pemanfaatan valuta asing. Karena selain menjadi alat pembayaran, valuta asing juga digunakan sebagai instrumen trading yang cukup banyak diminati. Hal tersebut disebabkan oleh pergerakan harga valas yang cepat dan tingkat pengembalian yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan instrumen trading lainnya. 

Baca juga: Simak Cara Menghitung Kurs Jual dan Kurs Beli Valuta Asing

Memahami Risiko Valuta Asing

Risiko valuta asing adalah hal yang merugikan karena fluktuasi valuta asing. Risiko valuta asing ini timbul melalui nilai tukar yang tidak tetap dan mengikuti dasar permintaan serta penawaran pada pasar valuta asing. 

Selain memberikan keuntungan, memiliki pergerakan harga yang cukup cepat juga menjadikan tingkat risiko valuta asing cukup tinggi. Apabila fluktuasi yang terjadi dalam skala kecil, maka hal tersebut dapat dikatakan wajar dalam dunia trading

Namun, dalam valuta asing atau forex, fluktuasi yang terjadi cukup besar. Bahkan, hingga menimbulkan ketidakpastian pada pengambilan keputusan ekonomi bisnis. Tak hanya dalam bidang bisnis, fluktuasi pada valuta asing juga dapat memengaruhi berbagai aspek seperti pendapatan, investasi, biaya operasional, dan lain-lain. 

Baca juga: Pengertian Trading Forex Secara Mendalam

3 Faktor yang Memengaruhi Risiko Valuta Asing

Faktor yang Memengaruhi Risiko Valuta Asing

Pergerakan harga valuta asing tidak terjadi begitu saja, melainkan ada berbagai faktor yang memengaruhi di belakangnya. Adapun 3 faktor tersebut antara lain:

1. Ketentuan Perdagangan

Ketentuan perdagangan internasional menjadi faktor pertama yang memengaruhi pergerakan valuta asing dan meningkatkan risikonya. Apabila sebuah negara memiliki nilai ekspor yang tinggi dan harga ekspor meningkat, maka nilai mata uang relatif menurun terhadap negara tujuan. 

2. Perbedaan Inflasi

Negara yang memiliki tingkat inflasi lebih tinggi akan menunjukkan penurunan nilai mata uang dan memengaruhi proses transaksi antar negara. Sebuah negara yang memiliki nilai inflasi rendah umumnya akan banyak dicari dan memiliki daya beli yang tinggi. Terutama pada pertukaran mata uang asing sebagai instrumen investasi.

3. Perbedaan Suku Bunga

Dampak dari perbedaan inflasi di atas menjadi pengaruh besar dalam perbedaan suku bunga suatu negara. Suku bunga memiliki pengaruh pada nilai mata uang karena apabila nilainya tinggi, maka negara tersebut dianggap menawarkan keuntungan. Sedangkan apabila nilainya rendah, maka hal nilai tukar mata uang akan menurun.

Baca juga: Apa Itu Pengertian Suku Bunga? Jenis, Ciri, dan Cara Menghitungnya

3 Jenis Risiko Valuta Asing

Risiko valuta asing terbagi menjadi 3 kategori yaitu transaksi, translasi, dan ekonomi. Ketiga risiko tersebut harus diwaspadai sebab memiliki kemungkinan kerugian yang cukup tinggi. Berikut merupakan penjelasan lengkap mengenai risiko valuta asing di atas:

1. Risiko Transaksi

Risiko transaksi umumnya menjadi ancaman bagi perusahaan yang sebagian besar transaksi langsung menggunakan valuta asing. Risiko ini dapat merugikan terutama pada perusahaan karena harga produk yang dijual ditetapkan dalam mata uang negara penjual. 

Apabila mata uang negara mengalami penyusutan nilai, bahan baku yang didapatkan dari negara asing akan dilakukan dengan harga yang lebih tinggi. 

2. Risiko Translasi

Risiko translasi merupakan risiko yang besar kaitannya dengan penyajian dalam laporan keuangan. Sebuah perusahaan utama yang memiliki beberapa anak perusahaan di negara asing memiliki tingkat risiko translasi yang tinggi terlebih saat pembuatan laporan keuangan dengan menggunakan mata uang negara asing tertuju. 

Hal ini dikarenakan, laporan keuangan tersebut akan diubah dari mata uang negara asing menjadi mata uang yang berlaku di negara tempat perusahaan utama berdiri. Apabila kurs mata uang yang berlaku pada negara utama sedang turun, maka perbedaan tersebut akan memengaruhi keuntungan yang diterima. Masalah ini juga dapat berdampak pada pergerakan harga saham perusahaan. 

Baca juga: Jangan Salah! Ini Perbedaan Trading Dan Investasi

3. Risiko Ekonomi

Perubahan nilai tukar valuta asing akan berdampak pada pendapatan dan biaya operasional. Permasalahan tersebut menjadi risiko ekonomi valuta asing. Apabila perusahaan menjual produknya ke negara asing, anggaran yang digunakan akan mengikuti nilai tukar pada waktu tertentu. Ketika nilai tukar menjadi lebih tinggi, produk juga akan mengalami peningkatan harga dan besar kemungkinan penjualan akan menurun dan arus kas terganggu.

Menawarkan kemudahan dan berbagai risiko di dalamnya, kamu tidak perlu khawatir jika masih tetap memilih valas sebagai instrumen trading. Sebab, terdapat beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk mengelola risiko valuta asing tersebut. 

Contohnya seperti diversifikasi sumber pendapatan yang diterima dari berbagai mata uang, menggunakan mata uang tunggal, dan memilih pasangan mata uang dalam trading dengan pergerakan yang cukup stabil.

Baca Juga: 5 Cara Analisis Manajemen Risiko sebelum Berinvestasi

Trading valuta asing dapat menjadi salah satu cara investasi yang mudah untuk dilakukan. Apabila ingin mencoba, HSB dapat menjadi pilihan broker yang tepat. Selain menjadi broker forex tepercaya, HSB juga menyediakan berbagai seminar dan pembelajaran yang dapat kamu ikuti. Segera kunjungi HSB dan bergabung menjadi trader forex profesional!***

Mungkin kamu suka

Leave a Comment

HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288