Apa Itu Bid dan Offer? Panduan Lengkap untuk Trader Pemula
Saat kamu membuka platform trading, kamu pasti melihat ada dua harga yang ditampilkan untuk setiap aset: Bid dan Offer (atau sering disebut Ask). Kenapa harganya ada dua? Memahami konsep fundamental ini adalah kunci, karena inilah yang menentukan harga transaksimu dan biaya tersembunyi di dalamnya. Panduan ini akan membedah tuntas apa itu bid dan offer dengan bahasa yang simpel agar kamu tidak bingung lagi.
Kenapa Kamu Wajib Paham Bid dan Offer?
Sederhananya, ini adalah aturan main paling dasar di semua pasar keuangan. Tanpa memahami bid dan offer, kamu tidak akan tahu:
- Di harga mana kamu sebenarnya membeli atau menjual.
- Apa itu “spread” dan bagaimana broker mendapatkan keuntungan.
- Bagaimana cara membaca kekuatan pembeli dan penjual di pasar.
Apa Itu Bid dan Offer? (Definisi Simpel)
Bayangkan kamu sedang berada di pasar tradisional. Selalu ada dua pihak: penjual yang menawarkan barang dan pembeli yang menawar harga.
- Offer / Ask (Harga Jual): Ini adalah harga terendah yang bersedia diterima oleh penjual. Jika kamu ingin MEMBELI sebuah aset, kamu akan membelinya pada harga Offer.
- Bid (Harga Beli): Ini adalah harga tertinggi yang bersedia dibayarkan oleh pembeli. Jika kamu ingin MENJUAL asetmu, kamu akan menjualnya pada harga Bid.
Aturan Emas yang Mudah Diingat:
- Kamu selalu membeli di harga yang lebih tinggi (Offer).
- Kamu selalu menjual di harga yang lebih rendah (Bid).
Mengenal “Spread”: Biaya Tersembunyi dalam Trading
Nah, selisih antara harga Offer dan harga Bid inilah yang disebut Spread.
Spread = Harga Offer – Harga Bid
Spread adalah sumber keuntungan utama bagi broker atau market maker. Anggap saja ini sebagai biaya jasa karena mereka telah menyediakan likuiditas dan memfasilitasi transaksimu. Semakin kecil atau “ketat” spread-nya, semakin bagus untukmu sebagai trader.
Contoh Perhitungan Spread: Misalkan harga EUR/USD ditampilkan sebagai berikut:
- Harga Bid: 1.1250
- Harga Offer: 1.1251
Maka, spread-nya adalah: 1.1251 – 1.1250 = 0.0001 atau 1 pip.
Bagaimana Bid, Offer, dan Spread Bekerja dalam Transaksi Nyata?
Mari kita lihat contoh praktisnya:
- Saat Kamu Membuka Posisi Beli (Buy):
- Kamu ingin membeli EUR/USD.
- Transaksimu akan dieksekusi pada harga Offer (1.1251).
- Saat itu juga, posisimu akan langsung minus sebesar spread (1 pip), karena jika kamu ingin langsung menjualnya kembali, kamu harus menjual di harga Bid (1.1250).
- Agar Posisimu Profit:
- Harga Bid harus naik melewati harga belimu. Misalnya, harga harus naik menjadi:
- Bid: 1.1252
- Offer: 1.1253
- Jika kamu menjual sekarang di harga Bid 1.1252, kamu mendapatkan profit 1 pip (1.1252 – 1.1251).
- Harga Bid harus naik melewati harga belimu. Misalnya, harga harus naik menjadi:
Faktor yang Mempengaruhi Besar-Kecilnya Spread
- Likuiditas Aset: Aset yang sangat populer dan banyak diperdagangkan (seperti EUR/USD) memiliki spread yang sangat kecil. Aset yang kurang populer likuiditasnya lebih rendah, sehingga spread-nya lebih lebar.
- Volatilitas Pasar: Saat ada rilis berita penting, pasar menjadi sangat volatil dan tidak menentu. Di saat seperti ini, broker akan melebarkan spread untuk melindungi diri dari risiko.
- Waktu Trading: Spread biasanya paling ketat saat sesi pasar utama (seperti sesi London dan New York) sedang tumpang tindih, karena saat itulah likuiditas paling tinggi.
Tanya Jawab (FAQ) Seputar Bid and Offer
Karena harga Bid adalah harga penawaran dari para pembeli. Kamu, sebagai sesama pembeli, harus 'mengambil' penawaran dari para penjual yang ada di harga Offer.
Tidak. Spread adalah biaya implisit yang sudah ada di dalam selisih harga. Komisi adalah biaya tambahan yang secara eksplisit dibebankan oleh beberapa tipe akun broker untuk setiap transaksi.
Pilih aset yang sangat likuid (seperti pasangan mata uang mayor), trading di saat sesi pasar sedang ramai, dan pilih broker yang dikenal menawarkan spread kompetitif seperti HSB Investasi. Kenapa saya tidak bisa membeli di harga Bid?
Apakah spread itu sama dengan komisi?
Bagaimana cara mendapatkan spread yang rendah?
Ringkasan Akhir
Memahami bid, offer, dan spread adalah fondasi mutlak dalam trading. Dengan memahami bahwa kamu selalu membeli di harga lebih tinggi (Offer) dan menjual di harga lebih rendah (Bid), kamu akan lebih sadar akan biaya tersembunyi (spread) dari setiap transaksimu. Pengetahuan ini akan membantumu membuat keputusan yang lebih cerdas dan mengelola ekspektasi profit dengan lebih realistis.
Siap Membaca Harga Seperti Profesional?
Sekarang kamu sudah paham rahasia di balik dua harga yang selalu muncul di platform trading. Langkah selanjutnya adalah melihatnya langsung di pasar. Di HSB Investasi, kamu bisa mengamati pergerakan bid, offer, dan spread secara real-time menggunakan Akun Demo gratis. Saat siap, platform HSB yang aman dan teregulasi BAPPEBTI siap membantumu. Yuk, download aplikasi HSB di Android dan iOS lalu mulailah trading dengan pemahaman yang lebih dalam!***