Trading & kelola akun MT di Aplikasi HSB Trading
store google
Mengenal Price Action dalam Trading bagi Pemula

Saat pertama kali masuk ke dunia investasi dan trading, kamu akan dihadapkan pada banyak sekali istilah baru yang mungkin sedikit asing, salah satunya adalah price action. Price action adalah salah satu pendekatan yang sangat penting dalam dunia trading, terutama bagi pemula yang ingin memahami pergerakan pasar secara lebih mendalam.

Metode ini berfokus pada analisis pergerakan harga aset tanpa menggunakan indikator teknikal atau alat bantu lainnya. Sebaliknya, trader price action mengandalkan informasi yang dapat ditemukan langsung dari grafik harga untuk membuat keputusan trading. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi konsep price action dan mengapa hal ini penting bagi pemula dalam trading.

Apa Itu Price Action?

Price Action adalah pendekatan dalam trading yang berfokus pada analisis pergerakan harga aset untuk mengidentifikasi peluang trading. Dalam Price Action, trader mengabaikan indikator teknikal dan fokus pada pergerakan harga aktual di chart. Pendekatan ini didasarkan pada keyakinan bahwa semua informasi tentang aset tersebut sudah tercermin dalam harga dan volume perdagangan.

Konsep utama Price Action adalah bahwa harga aset cenderung bergerak dalam tren tertentu, dan pola pergerakan harga dapat memberikan petunjuk tentang arah pergerakan harga selanjutnya. Dengan memahami Price Action, trader dapat mengidentifikasi peluang trading potensial dan mengambil keputusan yang lebih baik.

Trader mengamati pergerakan dari price action

Cara Mengamati Data Price Action

Jadi, dapat dikatakan bahwa price action memudahkan trader dalam membaca data analisis sebab akan tercermin dari bentuk grafik. Lalu bagaimana cara untuk mengamati pergerakan dari price action? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

1. Mengumpulkan Data Harga

Untuk mengamati data price action, pertama kamu perlu mengumpulkan data harga yang diperlukan. Langkah ini bisa dilakukan dengan mengunduh data harga dari bursa efek atau menggunakan platform trading yang menyediakan data harga secara online. 

Setelah seluruh data didapatkan, buat grafik agar mempermudah proses analisis nantinya. Menggunakan komposisi grafik yang berbeda dapat meningkatkan kesempatan dalam memprediksi trend, breakout, dan juga waktu harga berbalik arah. 

Dalam hal ini grafik yang sering digunakan adalah candlestick sebab grafik ini memberikan visualisasi dalam bentuk pergerakan harga yang lebih jelas dengan komponen lengkap. Maksudnya, dengan menggunakan candlestick kamu bisa mendapatkan informasi seputar nilai saat pembukaan, nilai tertinggi, nilai terendah, dan juga nilai penutupan.

2. Mengamati Pola

Setelah memiliki data harga yang ditampilkan dalam bentuk grafik, kamu bisa mulai mengamati pola dan trend harga yang terjadi. Untuk mengamati polanya, kamu bisa menggunakan berbagai indikator teknikal seperti garis trend, indikator moving average dan indikator gator oscillator.

Selain itu, kamu juga bisa mengamati formasi candlestick yang terjadi pada waktu tertentu, seperti momen bullish, bearish, atau inside bar.

3. Perhatikan Faktor Fundamental

Langkah terakhir yang bisa kamu lakukan untuk mengamati data price action adalah perhatikan faktor fundamental yang bisa memengaruhi pergerakan harga. Beberapa faktornya dapat berupa rilis berita ekonomi atau kebijakan moneter dari bank sentral. Melalui pengamatan data price action dan faktor fundamental yang relevan, kamu bisa memprediksi pergerakan harga pada masa depan dengan lebih baik.

trader menggunakan  strategi yang tepat untuk melakukan indikator price action

Strategi Menggunakan Price Action

Pada dasarnya,price action dalam trading banyak digunakan oleh para trader pemula sebab dinilai efektif untuk membantu menentukan kondisi pasar dan waktu yang tepat untuk masuk dan berhenti. Jika kamu termasuk salah satu trader pemula yang ingin mempelajari cara menggunakan price action saat trading, berikut merupakan strategi yang tepat untuk melakukan indikator price action:

1. Support dan Resistance

Trading dengan level support dan resistance dalam chart adalah salah satu strategi dasar Price Action. Saat harga mendekati level support, itu bisa menjadi sinyal untuk membeli, sementara saat mendekati resistance, itu bisa menjadi sinyal untuk menjual.

2. Breakout Trading

Breakout trading melibatkan mengidentifikasi saat harga melewati level support atau resistance. Jika harga "breakout" di atas resistance, itu bisa menjadi sinyal untuk membeli, sementara jika harga breakout di bawah support, itu bisa menjadi sinyal untuk menjual.

3. Pola Price Action

Menggunakan pola harga seperti yang telah disebutkan sebelumnya, seperti pin bar atau engulfing pattern, untuk mengidentifikasi peluang trading. Misalnya, jika kamu melihat pola pin bar bullish setelah penurunan harga yang signifikan, itu bisa menjadi sinyal untuk membeli.

4. Trend Following

Strategi ini melibatkan mengidentifikasi tren yang sedang berlangsung dan berusaha untuk mengikuti tren tersebut. kamu bisa mencari pola harga yang mengkonfirmasi arah tren atau menggunakan indikator tambahan untuk memverifikasi tren.

Trik Trading dengan  Price Action

Bagi pemula yang tertarik untuk memulai trading Price Action, berikut beberapa tips yang dapat membantu:

1. Pelajari Pola Harga 

Penting untuk menghabiskan waktu untuk memahami dan mengenali pola harga yang berbeda. Ini memerlukan latihan dan pengamatan yang cermat pada chart harga. Pola harga yang dapat ditemukan dalam price action sebagai berikut:

Pin Bar: Pin bar adalah pola yang mengindikasikan pembalikan tren. Pola ini terdiri dari satu candle dengan bayangan panjang yang menonjol keluar dari badan candle. Jika bayangan panjang menunjuk ke atas, itu adalah tanda pembalikan bullish, sedangkan jika menunjuk ke bawah, itu adalah tanda pembalikan bearish.

Engulfing pattern: Engulfing pattern terjadi ketika satu candle "mengen­gulfi" candle sebelumnya. Jika candle pertama adalah candle kecil diikuti oleh candle besar yang sepenuhnya menelan candle pertama, itu adalah sinyal pembalikan tren.

Doji: Doji adalah pola yang menunjukkan ketidakpastian pasar. Ini terdiri dari candle dengan harga pembukaan dan penutupan yang hampir sama, sehingga terlihat seperti tanda plus. Doji dapat mengindikasikan perubahan tren atau konsolidasi pasar.

Head and Shoulders: Head and Shoulders adalah pola pembalikan tren yang terdiri dari tiga puncak: satu puncak (bahu kiri), puncak tertinggi (kepala), dan satu puncak lagi (bahu kanan). Ketika pola ini terbentuk, itu dapat menjadi indikasi bahwa tren sebelumnya akan berakhir.

Double Top dan Double Bottom: Double top adalah pola yang terjadi setelah harga mencapai puncak dua kali, menunjukkan pembalikan tren bearish. Double bottom adalah kebalikannya, menunjukkan pembalikan tren bullish setelah harga mencapai dasar dua kali.

2. Gabungkan Price Action

Meskipun Price Action dapat menjadi alat yang kuat, itu tidak selalu berdiri sendiri. kamu dapat mempertimbangkan untuk menggabungkannya dengan analisis teknikal dan fundamental lainnya untuk membuat keputusan trading yang lebih baik. Jangan hanya mengandalkan satu analisis teknikal saja.

3. Disiplin Manajemen Risiko

Manajemen risiko yang baik adalah kunci dalam trading. Pastikan kamu menetapkan batasan risiko yang dapat kamu tanggung dan tidak terlalu berani dalam mengambil posisi. Memiliki manajemen risiko merupakan kunci sukses dalam trading menggunakan pergerakan price action.

4. Gunakan Akun Demo

Sebelum melakukan price action dalam trading dengan uang sungguhan, pertimbangkan untuk berlatih di akun demo trading terlebeih dahulu. Ini akan membantu kamu mengasah keterampilan trading tanpa risiko finansial. Penggunaan akun demo adalah salah satu langkah bijaksana dan disarankan bagi para pemula yang ingin terlibat dalam trading. Akun demo adalah fasilitas yang disediakan oleh banyak broker online untuk memungkinkan trader untuk berlatih dan menguji strategi trading.

Seperti HSB Investasi yang menawarkan akun demo trading secara gratis bagi para penggunanya yang ingin mencoba melakukan price action dalam pasar. Kamu bisa memahami cara membuka dan menutup posisi, memasang order stop-loss dan take-profit, serta mengakses berbagai alat analisis teknikal dan fundamental yang tersedia dalam platform HSB Investasi.

Mulai trading tanpa risiko dengan mendaftarkan akun demo HSB Investasi

Di akun demo HSB, secara otomatis kamu akan diberikan dana virtual hingga $100,000 yang  bisa digunakan untuk mencoba beragam metode trading, posisi, hingga melatih kemampuanmu menganalisa pergerakan tren pasar. Jika kamu sudah memahami strategi di akun demo, kamu bisa mulai trading dunia melalui aplikasi trading forex HSB Investasi.

Aplikasi HSB Investasi juga mudah digunakan dengan adanya fitur CS online 24 jam, talent board dan menu deposit yang dapat membantu kamu dalam mengeksekusi trading jadi lebih mudah, cepat dan efisien.

Jika kamu sudah memahami strategi di akun demo, kamu bisa mulai trading secara real dengan uang sungguhan melalui akun live HSB yang menyediakan 45 instrumen trading berupa 17 pasangan mata uang forex, 20 saham AS terpopuler, 5 Indeks raksasa dunia, dan 3 jenis komoditi paling hits seperti logam mulia emas, perak, serta minyak mentah.

Selain itu, HSB menjaga keamanan serta transparansi transaksi nasabahnya terwujud dalam regulasi resmi yang disahkan oleh BAPPEBTI di bawah Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Regulasi menjadi manajemen risiko trading paling dasar yang perlu Sobat Trader utamakan.

Bukan hanya aman, transparan, dan terdepan, HSB juga memastikan untuk mengedukasi seluruh tradernya melalui berbagai sumber media belajar trading baik online maupun offline sebagai bentuk dedikasi HSB melahirkan trader-trader sukses di Indonesia. Bergabunglah dengan HSB sekarang dan raih peluang profit tradingmu kemudian!***. 

DISCLAIMER
Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, ditujukan hanya sebagai sumber pembelajaran dan bukan sebagai saran dalam pengambilan keputusan. Perlu Anda pahami bahwa produk dengan leverage tinggi memiliki potensi risiko kerugian yang juga tinggi, sehingga perlu dikelola dengan baik melalui pemahaman dan kemampuan analisa yang tepat. HSB Investasi tidak bertanggung jawab atas kesalahan keputusan yang dibuat berdasarkan konten ini. Sesuai ketentuan yang berlaku, HSB hanya menyediakan 45 instrumen trading yang dapat Anda pelajari di website resmi kami.

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
bonus tanpa deposit
Artikel Lainnya

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
bonus tanpa deposit
Mulai Pengalaman Trading Terbaik