Trading & kelola akun MT di Aplikasi HSB Trading
store google
Menggunakan Strategi Short Bias dalam Saham

Setelah menjelajahi strategi trading long bias dalam trading saham. Kamu akan mempelajari pengertian, konsep, dan cara efektif untuk menggunakan pendekatan trading short bias. Strategi trading short bias dalam saham memiliki sejarah yang panjang dan telah digunakan oleh para trader selama beberapa dekade.

Pendekatan ini melibatkan mengambil posisi short pada saham dengan harapan bahwa harganya akan turun seiring waktu. Salah satu pionir dalam pengembangan strategi ini adalah Jesse Livermore, seorang trader terkenal pada awal abad ke-20. Livermore dikenal karena keahliannya dalam memanfaatkan tren penurunan harga saham dan memperoleh keuntungan dari pasar yang sedang jatuh.

Pengertian Trading Short Bias

Trading short bias adalah suatu strategi trading di mana trader mengambil posisi jual (short selling) pada saham dengan harapan bahwa harganya akan turun. Dalam strategi ini, trader menjual saham yang sebenarnya tidak dimiliki, dengan tujuan untuk membelinya kembali di kemudian hari dengan harga yang lebih rendah.

Pada dasarnya, trading short bias melibatkan langkah-langkah berikut:

1. Pemilihan Saham

Trader mencari saham-saham dianggap memiliki potensi penurunan harga di masa depan. Hal ini dapat melibatkan analisis fundamental dan teknikal untuk mengidentifikasi saham-saham dengan fundamental yang lemah, sentimen negatif, atau tanda-tanda tren penurunan.

2. Penjualan Saham

Setelah saham tepat telah diidentifikasi, trader menjual saham tersebut dengan meminjamkannya dari pihak lain melalui broker mereka. Dalam transaksi ini, saham yang dipinjamkan akan dijual di pasar dengan tujuan mendapatkan keuntungan dari penurunan harga.

3. Pembelian Kembali Saham

Setelah harga saham turun sesuai dengan harapan, trader akan membeli kembali saham dipinjamkan di pasar dengan harga lebih rendah. Saham tersebut kemudian dikembalikan kepada pihak yang meminjamkan.

4. Keuntungan atau Kerugian

Selisih antara harga penjualan dan pembelian kembali saham akan menentukan keuntungan atau kerugian trader. Jika harga saham turun, trader akan mendapatkan keuntungan. Namun, jika harga saham naik, trader akan mengalami kerugian yang potensial tanpa batas.

Trading short bias memungkinkan trader untuk mendapatkan keuntungan dari penurunan harga saham dan memberikan fleksibilitas untuk menghasilkan keuntungan baik di pasar bullish maupun bearish. Namun, strategi ini juga melibatkan risiko yang signifikan, termasuk potensi kerugian yang tidak terbatas jika harga saham naik. 

Cara Menggunakan Strategi Trading Short Bias

cara menggunakan strategi trading short bias

Berikut adalah beberapa langkah untuk menggunakan strategi trading short bias:

1. Analisis Fundamental dan Teknikal

Lakukan analisis fundamental dan teknikal untuk mengidentifikasi saham-saham potensial memiliki kemungkinan penurunan harga. Faktor-faktor seperti fundamental perusahaan yang lemah, sentimen negatif, atau pola pergerakan harga menunjukkan penurunan dapat menjadi pertimbangan penting.

2. Pemilihan Saham

Setelah melakukan analisis, pilih saham-saham dianggap memiliki risiko penurunan harga tinggi. Fokus pada saham-saham dengan faktor-faktor negatif seperti kinerja keuangan yang buruk, penurunan pendapatan, perselisihan internal, atau isu-isu sektor mempengaruhi prospek perusahaan.

3. Membuka Posisi Jual (Short Selling)

Setelah memilih saham target, buka posisi jual dengan menjual saham sebenarnya tidak dimiliki. Caranya adalah dengan meminjam saham dari pihak lain melalui broker kamu dan menjualnya di pasar. Pastikan memahami persyaratan dan pembatasan short selling yang berlaku di negara kamu.

4. Manajemen Risiko Cermat

Tetapkan level stop-loss ketat untuk membatasi potensi kerugian jika harga saham naik. Juga, pertimbangkan penggunaan pesanan limit untuk menentukan harga pembelian kembali saham yang sudah dipinjamkan.

5. Pantau dan Kelola Posisi

Awasi pergerakan harga saham secara terus-menerus dan perbarui analisis kamu. Jika harga saham turun sesuai dengan harapan, kamu dapat membeli kembali saham dengan harga yang lebih rendah untuk menutup posisi jual. Pastikan untuk mengelola risiko dengan hati-hati dan tidak membiarkan kerugian berlebihan terjadi.

6. Menutup Posisi dan Mengambil Keuntungan

Ketika kamu yakin telah mencapai keuntungan cukup atau situasi pasar telah berubah, tutup posisi jual dengan membeli kembali saham dipinjamkan dan mengembalikannya ke pihak yang meminjamkan. Selisih antara harga penjualan dan pembelian kembali akan menentukan keuntungan atau kerugian.

Perlu diingat bahwa trading short bias melibatkan risiko signifikan, termasuk risiko harga saham naik dengan cepat dan potensi kerugian tidak terbatas. Penting untuk melakukan riset cermat, memiliki pemahaman yang baik tentang pasar, dan mengelola risiko dengan disiplin.

banner blog bertuliskan pusing itung komisi dan tombol mulai trading

Keuntungan Menggunakan Strategi Trading Short Bias

Menggunakan strategi trading short bias dalam trading saham dapat memberikan sejumlah keuntungan, antara lain:

1. Mendapatkan Keuntungan dari Penurunan Harga

Dalam strategi ini, trader dapat memanfaatkan potensi penurunan harga saham untuk menghasilkan keuntungan. Dengan menjual saham dipinjamkan pada harga lebih tinggi dan membelinya kembali pada harga yang lebih rendah, trader dapat memperoleh selisih harga sebagai keuntungan.

2. Fleksibilitas dalam Pasar Bearish

Strategi trading short bias memungkinkan trader untuk menghasilkan keuntungan baik pada pasar bullish maupun bearish. Dalam kondisi pasar bearish, di mana harga saham umumnya menurun, trader dapat menggunakan strategi ini untuk memanfaatkan pergerakan harga yang negatif.

3. Diversifikasi Portofolio

Dengan menggunakan strategi trading short bias, trader dapat mengembangkan portofolio lebih diversifikasi. Saat sebagian besar investor mengandalkan posisi long (pembelian), trading short bias dapat memberikan eksposur pada saham-saham yang memiliki prospek penurunan, sehingga meningkatkan fleksibilitas dan peluang keuntungan.

4. Pelindungan dari Potensi Kerugian

Strategi ini juga dapat digunakan sebagai alat pelindung (hedge) untuk melindungi posisi long yang dimiliki oleh trader. Dalam situasi pasar tidak menguntungkan, trader dapat menggunakan posisi short untuk meminimalisir potensi kerugian pada posisi long mereka.

5. Mengambil Keuntungan dari Saham Overvalued

strategi trading short bias dapat mengambil keuntungan dari saham overvalued

Dalam situasi di mana ada saham-saham dianggap overvalued, strategi trading short bias memungkinkan trader untuk mengambil keuntungan dari penurunan harga diharapkan. Dengan menjual saham tersebut secara short, trader dapat memanfaatkan potensi koreksi harga yang wajar.

Kamu sedang mencari broker dengan sistem MT5? HSB Investasi adalah jawabannya yang memiliki trading sistem menggunakan MetaTrader 5! Kamu dapat merasakan sistem trading fleksibel, analisa teknikal yang profesional karena terdapat 38 indikator bisa kamu gunakan, copy trading dari trader sukses lain dan fitur paling mengesankan dari MetaTrader 5 ini adalah algoritma trading yang dapat membantu kamu dalam trading. 

Tunggu apalagi? Segera Unduh aplikasi HSB Investasi dan nikmati kemudahan meraih keuntungan dan jangan lupa untuk melakukan deposit di HSB Investasi sekarang juga dan rasakan pengalaman trading yang lebih mudah, cepat, dan efisien. 

Dapatkan kesempatan untuk meraih keuntungan di pasar keuangan global hanya dengan aplikasi HSB Investasi. Jadilah bagian dari trader sukses di Indonesia dan memotivasi trader lainnya dengan cara registrasikan akunmu dan mulailah untuk trading sekarang juga. 

Aplikasi HSB Investasi mudah digunakan dengan adanya video tutorial, CS online 24 jam dan buku panduan akan membantu kamu dalam memulai trading tanpa harus khawatir karena tidak memahami cara menggunakannya. 

DISCLAIMER

Artikel ini ditujukan sebatas sebagai sumber informasi dan edukasi serta tidak ditujukan sebagai sumber utama pemberian saran. Perlu dipahami bahwa aktivitas finansial investasi dan trading memiliki tingkat risiko yang perlu dikelola dengan baik. Pastikan Sobat Trader telah memahami potensi risiko yang mungkin muncul agar dapat meminimalisir kerugian di masa yang akan datang.

DISCLAIMER
Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, ditujukan hanya sebagai sumber pembelajaran dan bukan sebagai saran dalam pengambilan keputusan. Perlu Anda pahami bahwa produk dengan leverage tinggi memiliki potensi risiko kerugian yang juga tinggi, sehingga perlu dikelola dengan baik melalui pemahaman dan kemampuan analisa yang tepat. HSB Investasi tidak bertanggung jawab atas kesalahan keputusan yang dibuat berdasarkan konten ini. Sesuai ketentuan yang berlaku, HSB hanya menyediakan 45 instrumen trading yang dapat Anda pelajari di website resmi kami.

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
bonus tanpa deposit
Artikel Lainnya

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
bonus tanpa deposit
Mulai Pengalaman Trading Terbaik