Trading & kelola akun MT di Aplikasi HSB Trading
store google
Ramah Lingkungan Bersama Saham Energi Terbarukan

Sobat Trader, dengan semakin meningkatnya kesadaran akan keberlanjutan dan tantangan perubahan iklim, saham energi terbarukan menjadi fokus utama di dalam dunia investasi. Perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor energi terbarukan menyajikan peluang besar bagi investor yang ingin berkontribusi pada transformasi menuju sumber energi yang lebih bersih. 

Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam mengenai saham energi terbarukan, mengeksplorasi tren industri, faktor-faktor penggerak harga, serta bagaimana kamu dapat memanfaatkan potensi pertumbuhan sektor ini untuk mengelola portofolio investasimu.

Apa Itu Sumber Energi Terbarukan?

Sumber energi terbarukan adalah energi yang bersumber dari alam. Energi ini bisa diperbarui secara terus-menerus dan bisa digunakan untuk waktu yang tidak terbatas. Sumber energi terbarukan diciptakan dengan memanfaatkan teknologi canggih, sehingga dinilai mampu dijadikan sebagai sumber energi alternatif. 

Sebagai contoh, energi terbarukan yang ada di Indonesia yaitu tenaga surya yang berasal dari sinar matahari, energi surya yang berubah menjadi listrik, tenaga air, dan lain sebagainya. 

Ada banyak manfaat yang didapatkan dari energi terbarukan ini, terutama sumber energi yang tidak terbatas, melimpah, dan ramah lingkungan. Bahkan sumber energi terbarukan dapat mengurangi efek pemanasan global dan menghemat tata surya, hingga mampu menciptakan peluang dan lapangan pekerjaan.

Prospek saham energi terbarukan

Prospek Saham Energi Terbarukan

Menjadi salah satu saham yang diincar para investor, prospek saham energi terbarukan ini bisa dikatakan cukup menarik untuk memberikan imbal hasil yang tinggi. Apalagi jika kamu ingin berinvestasi jangka panjang. Mengingat ada banyak masalah yang perlu diselesaikan dengan sumber energi terbarukan, seperti pemanasan global yang kian menjadi isu yang cukup serius.

Meski demikian, prospek saham energi terbarukan saat ini belum secemerlang komoditas energi. Pasalnya, bayangan resesi global dan krisis yang terjadi saat ini membuat energi komoditas masih menjadi prioritas, karena lebih terjangkau daripada pada energi terbarukan. Tetapi, tidak ada salahnya kalau kamu ingin mencoba berinvestasi pada saham energi terbarukan ini. 

Daftar Saham Energi Terbarukan (EBT) di Indonesia

Ada beberapa daftar saham energi terbarukan di Indonesia yang mengalami kenaikan cukup tinggi. Beberapa perusahaan ini bisa menjadi pilihan kamu untuk menanamkan modal. Berikut daftar perusahaan emiten saham energi terbarukan dilansir dari laman resmi ICDX. 

1. PT. Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO)

Adaro Energy Indonesia (ADRO) termasuk salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang pertambangan batu bara, perdagangan batu bara, jasa kontraktor penambangan, infrastruktur, logistik dan pembangkit listrik. 

Perusahaan ini awalnya hanya fokus terhadap proyek batu bara, akan tetapi saat ini mulai migrasi dan mengembangkan energi terbarukan berupa proyek smelter aluminium. Alasannya karena ADRO ingin masuk dalam sektor ekonomi yang ramah lingkungan. 

Pembangunan pembangkit listrik tenaga listrik Tanah Laut Bayu (PLTB) di Kalimantan Selatan berkapasitas 70 MW melalui anak perusahaannya PT Adaro Power yang menggandeng Total Eren, menjadi pijakan PT Adaro Energy Indonesia menjadi emiten saham EBT.

Daftar saham energi terbarukan

2. PT Arkora Hydro Tbk (ARKO)

Sobat Trader, PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) sukses mendapatkan penambahan modal dari pasar modal melalui Initial Public Offering (IPO) sebesar Rp182,67 miliar. Sebanyak 63% dari dana IPO tersebut dialokasikan untuk peningkatan investasi pada anak perusahaan guna mengoptimalkan pengembangan proyek Energi Baru Terbarukan (EBT) ke depan. Adapun alokasinya adalah 54% di PT Arkora Hydro Sulawesi (AHS), 29% di PT Arkora Energi Baru, dan 17% masuk ke PT. Arkora Tenaga Matahari.

Arkora Hydro telah menyelesaikan pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Cikopo-2 dengan biaya total USD1,65 juta atau Rp24,72 miliar dengan nilai kurs Rp14.984 per USD/MW.

Tak hanya itu, ARKO tengah menjalankan proyek Tomasa yang menghabiskan investasi sekitar 1,75 juta USD atau Rp26,66 juta/MW. Biaya investasi ini terbilang lebih rendah daripada rata-rata industri yang berkisar antara USD2,2 hingga USD2,5 juta atau Rp32,96 hingga Rp37,46/MW.

Proyek Tomasa, yang memiliki kapasitas 10 (2x5) MW, merupakan kepemilikan ARKO melalui anak perusahaannya, PT Arkora Sulawesi Selatan. Proyek ini telah mencapai tahap operasi komersial (COD) pada Maret 2020.

ARKO tetap konsisten dalam komitmennya untuk meningkatkan integrasi energi terbarukan melalui pembangunan pembangkit listrik tenaga air, turut serta dalam pembangunan Indonesia.

3. PT Indika Energi Tbk (INDY)

Sobat Trader, PT Indika Energy Tbk (INDY) telah meneguhkan komitmennya untuk mencapai emisi nol bersih pada tahun 2050. Seiring dengan target tersebut, Indika Energy juga berencana untuk menyumbangkan 50% pendapatan non-batubara pada tahun 2025. Upaya ini memperlihatkan keinginan perusahaan untuk mendiversifikasi portofolio investasinya ke dalam sektor bisnis berkelanjutan.

Pada tanggal 22 September 2022, PT Indika Energy Tbk (INDY) melalui anak usahanya, PT Mitra Motor Group (MMG), menjalin kerjasama dengan Foxteq Singapore Pte Ltd dan membentuk usaha patungan bernama PT Foxconn Indika Motor (FIM).

Selain itu, Indika Energy juga merambah bisnis energi surya dengan mendirikan PT Empat Mitra Indika Solar Energy (EMITS), sebuah usaha patungan yang diprakarsai bersama Fourth Partner Energy (4PEL), salah satu pengembang energi surya terkemuka di India.

Dalam upaya meredam dampak industri batubara, Indika juga memiliki Indika Multi Property yang memiliki 4 konsesi hutan tanaman industri seluas lebih dari 170.000 hektar di Kalimantan. Perusahaan ini berencana untuk mengembangkan produksi wood pellet sebagai alternatif dari biomassa dan karbon.

Definisi sumber energi terbarukan

4. PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO)

Langkah PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) dalam meluncurkan penawaran umum perdana (IPO) dinilai sebagai langkah yang sangat positif bagi perseroan. PT Pertamina Geothermal Energy Tbk merupakan salah satu perusahaan panas bumi dengan kapasitas terpasang terbesar di dunia.

Ketua Umum Pertamina Geothermal Energy, Ahmad Yuniarto, menyatakan bahwa perseroan akan terus mendukung rencana pemerintah untuk meningkatkan bauran energi terbarukan guna mencapai net zero emisi pada tahun 2060 dan seterusnya. Dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan, PGE akan terus berkoordinasi dan berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan.

PGE juga memiliki tujuan untuk membantu Indonesia menjadi pembangkit tenaga panas bumi global. Sebagian besar dana yang diperoleh dari IPO akan digunakan untuk mendukung rencana perseroan dalam mengembangkan kapasitas terpasang sebesar 600 megawatt (MW) pada tahun 2027.

Saham energi terbarukan sangat layak kamu pertimbangkan untuk investasi jangka panjang. Mengingat prospek saham ini sangat bagus dan berkelanjutan. Bahkan saham ini di gadang-gadang tidak hanya ada di Indonesia saja, melainkan mendunia. 

Trading Komoditas Energi Tanpa Risiko!

Membahas tentang saham energi terbarukan tidak hanya mengupas potensi pertumbuhan sektor ini, tetapi juga menonjolkan kebutuhan untuk terus mengasah kemampuan trading. Saham energi terbarukan, sebagai bagian dari sektor yang sedang berkembang pesat, menarik perhatian para trader yang tertarik pada investasi berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Pentingnya mengasah kemampuan trading menjadi elemen kunci dalam mengelola portofolio saham energi terbarukan. Salah satu langkah praktis yang bisa kamu ambil adalah dengan menggunakan akun demo trading HSB

Mulai trading tanpa risiko dengan mendaftarkan akun demo HSB Investasi

Melalui akun demo ini, kamu dapat mempraktikkan skill trading tanpa harus menghadapi risiko kehilangan uang sungguhan, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan diri dan keterampilan tradingmu. Di HSB, kamu bisa meraih peluang profit instrumen komoditas energi berupa crude oil, komoditas logam mulia emas dan perak, pasangan mata uang forex, saham AS, dan indeks saham terpopuler dunia.

Di akun demo HSB, secara otomatis kamu akan diberikan dana virtual hingga $100,000 yang tentunya bisa digunakan untuk mencoba beragam metode trading, posisi, hingga melatih kemampuanmu menganalisa pergerakan tren pasar. 

Kamu bisa memanfaatkan akun demo di aplikasi trading HSB yang meraih penghargaan “The Most Innovative Broker 2022” dari ICDX. Jika sudah siap, kamu bisa mulai memasuki keseruan pasar trading dunia bersama HSB hanya dengan 4 langkah simple ini:

  1. Registrasikan akun live HSB dengan menyertakan dokumen pendukung
  2. Tunggu panggilan telepon tim KYC HSB untuk verifikasi data dirimu
  3. Buat deposit trading melalui segregated account HSB yang telah teregulasi
  4. Dan mulai pengalaman seru meraih peluang profit trading di pasar global dunia!

Komitmen dan dukungan penuh HSB untuk menjaga keamanan serta transparansi transaksi nasabahnya terwujud dalam regulasi resmi yang disahkan oleh BAPPEBTI di bawah Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Regulasi menjadi manajemen risiko trading paling dasar yang perlu Sobat Trader utamakan.

Bukan hanya aman, transparan, dan terdepan, HSB juga terus berupaya mengedukasi seluruh tradernya melalui beragam sumber media belajar trading baik online maupun offline sebagai bentuk dedikasi HSB melahirkan trader-trader profesional terbaik Indonesia. Jadi, tidak ada alasan bagimu untuk menunda peluang kesuksesan trading. Bergabunglah dengan HSB sekarang dan raih peluang profit tradingmu kemudian!***

Pertanyaan Paling Sering Ditanyakan

Saham EBT apa saja?

Saham EBT (Energi, Batubara, dan Tambang) bisa mencakup saham-saham perusahaan yang bergerak di sektor energi, batubara, dan pertambangan.

Saham Energi apa saja?

Saham energi dapat melibatkan perusahaan di sektor minyak, gas, energi terbarukan, atau utilitas energi.

Bren sektor apa?

Bren sektor mungkin mengacu pada sektor properti dan real estat, terutama jika merujuk pada perusahaan dengan nama serupa.

Sektor saham ada berapa?

Ada beberapa sektor saham, umumnya tergantung pada klasifikasi yang digunakan, namun biasanya terdapat sektor-sektor seperti keuangan, teknologi, kesehatan, energi, dan lainnya. Jumlah sektor dapat berbeda-beda tergantung pada sistem klasifikasi yang digunakan.

Tag Terkait:
DISCLAIMER
Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, ditujukan hanya sebagai sumber pembelajaran dan bukan sebagai saran dalam pengambilan keputusan. Perlu Anda pahami bahwa produk dengan leverage tinggi memiliki potensi risiko kerugian yang juga tinggi, sehingga perlu dikelola dengan baik melalui pemahaman dan kemampuan analisa yang tepat. HSB Investasi tidak bertanggung jawab atas kesalahan keputusan yang dibuat berdasarkan konten ini. Sesuai ketentuan yang berlaku, HSB hanya menyediakan 45 instrumen trading yang dapat Anda pelajari di website resmi kami.

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
bonus tanpa deposit
Artikel Lainnya

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil

Satu juta download!
bonus tanpa deposit
Mulai Pengalaman Trading Terbaik