Home Saham Memahami Pengaruh Right Issue Terhadap Harga Saham

Memahami Pengaruh Right Issue Terhadap Harga Saham

by HSB
0 comment

Apakah kamu pernah mendengar istilah right issue saham? Right issue merujuk pada hak yang diberikan kepada investor untuk membeli saham baru dengan harga yang lebih rendah daripada harga pasar saat ini. Right issue biasanya dilakukan oleh perusahaan yang ingin menambah modal dengan cara mengeluarkan saham baru. Lalu, apa pengaruh right issue terhadap harga saham? Yuk cari tahu selengkapnya di sini.

Pengertian Right Issue Saham

Right issue merupakan suatu cara yang digunakan oleh perusahaan untuk mengeluarkan saham baru. Investor yang sudah memiliki saham di perusahaan tersebut memiliki hak untuk membeli saham baru dengan harga yang lebih rendah dibandingkan dengan harga saham di pasar. 

Cara ini biasanya digunakan oleh perusahaan yang ingin meningkatkan modalnya dengan cara mengeluarkan saham baru. Perusahaan dapat menggunakan dana yang diperoleh dari right issue untuk membiayai berbagai keperluan seperti ekspansi bisnis, pembayaran utang, atau pengembangan produk baru.

Right issue bisa menjadi pilihan bagi perusahaan yang tidak ingin mengeluarkan saham baru ke pasar, karena hal ini bisa memengaruhi harga saham perusahaan. Adanya kebijakan right issue ini membuat perusahaan dapat mengeluarkan saham baru dan menawarkannya secara langsung kepada investor yang sudah ada yang kemungkinan loyal terhadap perusahaan. 

Baca juga: Kenali Pengaruh Profitabilitas Terhadap Harga Saham

Tujuan dan Fungsi Right Issue

Tujuan right issue biasanya untuk meningkatkan modal perusahaan dengan cara mengeluarkan saham baru, sehingga perusahaan memiliki dana untuk melakukan berbagai hal seperti ekspansi bisnis dan pengembangan produk baru. Adapun fungsi dari right issue akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini. 

1. Meningkatkan Modal Perusahaan

Right issue menjadi salah satu cara yang digunakan perusahaan dalam meningkatkan modal perusahaan. Ketika sudah memiliki modal yang cukup, perusahaan biasanya akan menggunakan dana tersebut untuk berbagai keperluan yang untuk meningkatkan laba perusahaan. 

2. Mengatasi Masalah Likuiditas

Perusahaan dapat melakukan right issue saham sebagai solusi untuk masalah likuiditas. Dana yang diterima perusahaan setelah mengeluarkan saham baru bisa digunakan untuk memperbaiki likuiditas perusahaan. Misalnya, jika perusahaan memiliki utang, maka bisa menggunakan dana tersebut. Alhasil likuiditas dana perusahaan kedepannya menjadi lebih lancar. 

3. Mengurangi Kepemilikan Saham oleh Pihak Tertentu

Kebijakan right issue bisa juga digunakan untuk mengurangi kepemilikan saham berlebih oleh pihak tertentu. Alhasil kepemilikan saham bisa lebih merata. Jika investor tertentu memiliki saham dengan jumlah yang terlalu besar, biasanya akan memengaruhi nilai saham secara keseluruhan. 

4. Meningkatkan Harga Saham

Harga saham perusahaan bisa jadi mengalami peningkatan ketika melakukan right issue. Hal ini karena perusahaan akan menjual harga saham tersebut lebih rendah dibandingkan harga saham di pasar. Jadi, investor yang membeli saham baru melalui right issue bisa mendapatkan keuntungan dari perbedaan harga tersebut. 

5. Meningkatkan Likuiditas Saham

Minat investor pada right issue saham biasanya cukup tinggi, sehingga bisa meningkatkan likuiditas saham perusahaan. Di sisi lain, tidak hanya perusahaan yang akan mendapat keuntungan, investor juga mendapatkan keuntungan berbeda saat membeli saham baru dari perusahaan tersebut. Bisa dikatakan likuiditas saham investor juga ikut meningkat. 

Pengaruh Right Issue Terhadap Harga Saham

Pengaruh Right Issue Terhadap Harga Saham

Pengaruh right issue terhadap harga saham dapat berbeda, tergantung pada situasi dan kondisi perusahaan. Namun, secara umum, ada beberapa pengaruh right issue yang bisa kamu perhatikan berikut ini, terutama pada harga saham perusahaan. 

1. Penambahan Modal

Modal perusahaan akan meningkat ketika mengeluarkan saham baru. Maka dari itu, perusahaan dapat memiliki lebih banyak sumber dana untuk mengembangkan bisnisnya. Hal ini dapat memperkuat fundamental perusahaan dan meningkatkan harga saham.

2. Permintaan Saham Baru

Jika para investor tertarik untuk membeli saham baru yang dikeluarkan dalam right issue, maka hal ini dapat meningkatkan harga saham. Namun, jika tidak ada permintaan terhadap saham baru tersebut, maka harga saham dapat turun.

Baca juga: Bagaimana Pengaruh EPS Terhadap Harga Saham?

3. Harga Right Issue Saham

Harga right issue juga dapat memengaruhi harga saham perusahaan secara keseluruhan. Jika harga right issue lebih rendah daripada harga pasar saat ini, maka para investor mungkin akan tertarik untuk membeli saham baru dan meningkatkan harga saham. Namun, jika harga right issue lebih tinggi daripada harga pasar, maka para investor mungkin tidak tertarik untuk membeli saham baru dan harga saham dapat turun.

4. Kemungkinan Dilusi Saham

Berjumlahnya saham baru yang beredar akan membuat persentase kepemilikan saham yang investor miliki jadi berkurang. Makin kecil persentase kepemilikan saham, maka akan berpengaruh terhadap yield pembagian dividen yang juga ikut mengecil. 

Untuk menghadapi dilusi saham akibat right issue, investor perlu membeli saham baru yang diterbitkan di right issue saham. Namun, kamu perlu tahu terlebih dahulu tujuan perusahaan melakukan right issue tersebut, apakah untuk ekspansi bisnis atau pembayaran utang. Jadi, kamu bisa mempertimbangkan untuk membeli saham tersebut atau tidak. 

Baca juga: Memahami Diversifikasi Portofolio Investasi dan Cara Melakukannya

Apakah Right Issue Menguntungkan Investor?

Apakah Right Issue Menguntungkan Investor

Right issue bisa menjadi pilihan yang menguntungkan bagi investor jika harga saham baru yang ditawarkan lebih rendah dibandingkan dengan harga saham di pasar. Hal ini karena investor bisa mendapatkan keuntungan dari perbedaan harga tersebut.

Selain itu, right issue juga bisa menjadi pilihan yang menguntungkan jika perusahaan yang mengeluarkan saham baru tersebut memiliki prospek bisnis yang bagus. Investor pun bisa memperoleh keuntungan dari kenaikan harga saham yang diharapkan di masa depan. 

Namun, right issue juga bisa menjadi pilihan yang tidak menguntungkan bagi investor jika harga saham baru yang ditawarkan melalui right issue lebih tinggi. Dalam hal ini, investor bisa merugi karena harus membayar lebih untuk membeli saham baru melalui right issue. Apalagi prospek bisnis perusahaan tersebut kurang baik, bisa jadi investor merugi akibat nilai saham perusahaan yang terus menurun. 

Baca juga: Apa yang Menjadi Perbedaan Emiten dan Perusahaan Publik?

Jadi, right issue bisa menjadi pilihan yang menguntungkan atau tidak menguntungkan bagi investor tergantung pada harga saham baru yang ditawarkan dan prospek bisnis perusahaan tersebut. 

Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk membeli saham baru melalui right issue, investor perlu mempertimbangkan dengan hati-hati faktor-faktor yang mungkin memengaruhi keuntungan yang bisa diperoleh.

Secara keseluruhan, pengaruh right issue terhadap harga saham dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti penambahan modal, dilusi saham, permintaan terhadap saham baru, dan harga right issue. Para investor harus mempertimbangkan semua faktor ini saat memutuskan untuk membeli saham yang dikeluarkan dalam right issue. 

Membeli saham saat right issue bisa jadi menguntungkan, tetapi bisa juga merugi. Nah, supaya kamu lebih paham lagi bagaimana cara kerja jual beli saham, ada baiknya melakukan simulasi trading saham terlebih dahulu. HSB bisa memfasilitasi kamu dalam melakukan simulasi tersebut. Yuk download aplikasinya sekarang juga dan buka akun demo untuk melakukan simulasi trading saham tersebut. 

Banner Trading

Mungkin kamu suka

Leave a Comment

HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288