Home Pengetahuan Keuangan Manfaat Manajemen Risiko Investasi yang Wajib Diketahui

Manfaat Manajemen Risiko Investasi yang Wajib Diketahui

by HSB
0 comment

Sebenarnya apa manfaat manajemen risiko investasi? Sudah bukan rahasia umum bahwa investasi merupakan aktivitas yang bisa memberikan keuntungan sekaligus kerugian.

Jika investasi dilakukan dengan baik dan benar maka keuntungan bisa didapatkan. Sebaliknya saat dilakukan dengan sembarangan maka kamu hanya akan mendapatkan kerugian. 

Oleh karena itulah manajemen risiko investasi hadir supaya kerugian dapat diminimalisir. Setiap orang yang melakukan investasi perlu mempelajari atau setidaknya memahami apa itu manajemen risiko investasi.

Pemahaman yang baik tentang hal ini akan menyelamatkan kamu saat masalah dan tantangan datang. Pada artikel ini kamu akan belajar mengenai apa itu manajemen risiko investasi serta manfaatnya dalam dunia investasi. Yuk langsung saja simak penjelasannya berikut ini. 

Pengertian Manajemen Risiko Investasi

Pengertian Manajemen Risiko Investasi

Apa itu manajemen risiko investasi? Manajemen risiko investasi merupakan suatu proses untuk mengurangi atau meminimalisir potensi kerugian yang ada dalam suatu instrumen investasi.

Adanya manajemen risiko sebenarnya ingin membantu para investor supaya mereka dapat mengenali risiko mana yang bisa dikendalikan dan yang tidak.

Baca juga:  Penting! Ini Dia Keuntungan dan Risiko Investasi Saham

Membedakan berbagai risiko investasi ke dalam dua kelompok ini akan membantu kamu mengambil pilihan yang tepat untuk mengendalikannya.

Setidaknya ada empat langkah yang bisa dilakukan untuk mengimplementasikan manajemen risiko investasi, yaitu:

1. Mengenal Risiko-risiko yang Ada

Mengenal risiko investasi bisa dimulai dengan mencari tahu informasi tentang instrumen yang kamu pilih. Apa saja yang perlu kamu pahami? Kamu perlu memahami cara kerjanya, istilah-istilah yang digunakan, dan tentu saja semua risiko di dalamnya.

Mengerti seluk beluk instrumen investasi akan memudahkan kamu untuk mengambil keputusan ketika ada keadaan yang mendesak. Kamu jadi tahu bagaimana cara menangani setiap risiko yang ada dengan baik.

2. Mencari Tahu Cara dan Strategi Pengendalian

Mencari tahu cara pengendalian risiko investasi bisa dilakukan dengan banyak membaca buku dan sumber tepercaya lainnya. Kamu bahkan bisa belajar dari pengalaman investor yang sudah melakukan investasi terlebih dahulu.

Kegagalan orang lain dapat menjadi pembelajaran berharga supaya kamu tidak terjatuh dalam “lubang” kesalahan yang sama. Semakin banyak informasi yang didapatkan mengenai suatu instrumen investasi semakin banyak juga cara pengendalian yang bisa kamu gunakan ketika risiko tersebut muncul. 

3. Melakukan Penyusunan Rencana untuk Mengendalikan Risiko

Kamu sudah mengetahui informasi terkait risiko dan cara pengendaliannya. Sekarang saatnya untuk menyusun rencana yang bisa diimplementasikan ketika melakukan investasi.

Penyusunan rencana yang baik bisa membuat investasi menjadi berhasil. Oleh karena itu pastikan kamu telah menyusun rencana pengendalian risiko dengan baik dan benar. 

4. Mengimplementasikan Rencana Pengendalian Risiko

Mengimplementasikan rencana yang dibuat terkesan mudah dilakukan. Padahal sebenarnya melakukan apa yang sudah direncanakan adalah hal yang sama sekali berbeda dari ketiga langkah sebelumnya. Kamu perlu ekstra hati-hati supaya investasi dapat berjalan lancar sesuai rencana. 

Baca juga: Manajamen Dana Mencegah Risiko Trading Terlalu Besar

Keempat cara tersebut seperti “pelampung” yang harus digunakan oleh setiap investor sebelum “berlayar di lautan” investasi. Pengendalian risiko yang dilakukan setidaknya akan membuat kamu merasa aman saat melakukan investasi.

Jadi ada cara-cara apa saja untuk mengendalikan risiko investasi? Salah satu yang paling sering dilakukan ialah dengan melakukan diversifikasi. 

Baca juga: Diversifikasi Portofolio: Pengertian dan Penerapannya

Diversifikasi merupakan strategi penempatan modal awal di beberapa instrumen investasi. Hal ini sama seperti kalimat yang menyarankan “Jangan menaruh semua telur dalam satu keranjang saja”.

Menaruh modal pada beberapa instrumen investasi dilakukan supaya kamu tidak kehilangan semua aset. Contohnya kamu memiliki modal awal sebesar Rp3.000.000. 

Memahami Risk Profile

Kemudian kamu menaruh uang sebesar Rp1.000.000 pada tiga instrumen investasi yang berbeda. Kamu menaruh modal di instrumen saham, reksa dana, dan obligasi.

Setelah lima bulan berlalu ternyata kamu mendapati adanya nilai aset yang berubah. Modal yang kamu taruh di instrumen saham mengalami penurunan hingga akhirnya terjadi kerugian besar. Namun semua kerugian bisa kamu atasi dengan nilai aset yang ada di reksa dana dan obligasi. 

Baca juga: Inilah Perbedaan Saham Dan Reksadana

Dari contoh ini kamu sudah melihat manfaat dari cara diversifikasi, bukan? Bayangkan jika kamu tidak membagi modal yang ada ke beberapa instrumen.

Pasti semua uang yang kamu tanam akan hilang begitu saja tanpa adanya sedikit keuntungan yang bisa didapatkan. Oleh karena itu implementasi manajemen risiko investasi sangat penting ketika kamu akan melakukan investasi. 

Manfaat Manajemen Risiko Investasi

Jadi apa saja manfaat pengimplementasian manajemen risiko investasi? Berikut beberapa manfaat yang akan kamu dapatkan ketika menerapkannya.

1. Membantu Mencapai Tujuan Investasi

Tujuan dari dilakukannya investasi pasti untuk mendapatkan keuntungan. Setiap investor menginginkan pelipatgandaan dari modal yang telah ditanam di suatu instrumen investasi.

Entah itu berarti bertambah dua kali lipat, lima kali lipat, atau bahkan sepuluh kali lipat. Adanya manajemen risiko investasi membantu kamu mencapai tujuan investasi yang telah ditentukan sebelumnya. 

Tujuan dapat tercapai ketika kamu sudah melakukan manajemen risiko investasi dengan benar.

Inilah pentingnya pemahaman risiko-risiko dalam instrumen investasi yang dipilih, karena pada akhirnya kamu bisa memutuskan cara apa yang cocok digunakan untuk mengurangi potensi kerugian. 

2. Mencegah dan Mengurangi Kerugian

Kerugian dari risiko investasi bisa diminimalisir dengan implementasi manajemen risiko yang tepat. Jika investasi yang dilakukan belum bisa membawa keuntungan, setidaknya kamu tidak perlu mengalami kerugian yang besar.

Hal ini sejalan dengan tujuan yang telah disebutkan di bagian awal di mana manajemen risiko investasi berguna untuk meminimalisir risiko-risiko yang ada dalam suatu instrumen investasi. 

 

Itu dia manfaat manajemen risiko investasi dan pengertiannya yang bisa kamu jadikan sebagai acuan untuk meminimalisir risiko yang ada dan berhasil mencapai tujuan yang telah ditentukan.

Ingin mempelajari hal penting lainnya sebelum terjun ke dunia investasi? Kamu bisa belajar bersama HSB. HSB menyediakan berbagai materi penting yang perlu diketahui. 

Kamu bisa mulai dengan akun demo untuk latihan trading dengan dana virtual atau langsung membuka akun trading yang sesungguhnya. Siap belajar trading pemula bersama HSB? Download aplikasi HSB sekarang juga, ya!***

Mungkin kamu suka

Leave a Comment

HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288