Home Forex 4 Cara Menggunakan USDX dalam Trading Forex

4 Cara Menggunakan USDX dalam Trading Forex

by Imelia Santoso
USDX atau indeks dolar AS merupakan alat penting dalam memahami pergerakan nilai dolar AS dalam pasar forex

4 Cara Menggunakan USDX dalam Trading Forex

USDX atau indeks dolar AS merupakan alat penting dalam memahami pergerakan nilai dolar AS dalam pasar forex. Sebagai trader, memahami bagaimana menggunakannya dapat membantu meningkatkan profit trading Sobat Trader. Artikel ini akan membahas cara trading menggunakan USDX atau dolar AS untuk meningkatkan keuntungan dalam trading forex. Berikut langkah-langkahnya:

Grafik USDX memberikan informasi tentang pergerakan nilai dolar AS dalam pasar forex

1. Membaca Grafik USDX

Grafik USDX memberikan informasi tentang pergerakan nilai dolar AS dalam pasar forex. Dalam membaca grafik USDX, kamu dapat melihat tren dan pola pergerakan dolar AS. Hal ini akan membantu menentukan strategi trading yang tepat. 

Sebagai contoh, jika nilai USDX sedang mengalami kenaikan, Sobat Trader dapat mempertimbangkan untuk membuka posisi buy pada pasangan mata uang yang memiliki korelasi positif dengan dolar AS.

2. Trading Pasangan Mata Uang yang Terkait dengan Dolar AS

Pasangan mata uang yang memiliki korelasi positif dengan dolar AS seperti pasangan mata uang EUR/USD, GBP/USD, dan AUD/USD dapat dipengaruhi oleh pergerakan USDX. Jika nilai USDX sedang menguat, maka nilai pasangan mata uang tersebut kemungkinan besar akan mengalami penurunan. 

Sebaliknya, jika nilai USDX sedang melemah, maka nilai pasangan mata uang tersebut kemungkinan besar akan mengalami kenaikan. Trader dapat memanfaatkan informasi ini dalam membuka posisi trading pada pasangan mata uang yang terkait dengan dolar AS.

Jika nilai USDX sedang menguat, maka nilai pasangan mata uang tersebut kemungkinan besar akan mengalami penurunan

3. Trading Emas dan Minyak

Harga emas dan minyak biasanya berbanding terbalik dengan pergerakan nilai dolar AS. Jika nilai USDX sedang menguat, harga emas dan minyak kemungkinan besar akan mengalami penurunan. 

Baca Juga:  Karakteristik Pengaturan Pola Inside Bar

Sebaliknya, jika nilai USDX sedang melemah, harga emas dan minyak kemungkinan besar akan mengalami kenaikan. Kamu dapat memanfaatkan informasi ini dalam membuka posisi trading pada komoditas seperti emas dan minyak.

Hal ini karena emas dan minyak biasanya dihargai dalam dolar AS di pasar global. Ketika nilai USDX naik, artinya dolar AS menguat terhadap mata uang lainnya, sehingga harga emas dan minyak yang dihargai dalam dolar AS cenderung lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain. 

Sebaliknya, ketika nilai USDX turun, artinya dolar AS melemah terhadap mata uang lainnya, sehingga harga emas dan minyak yang dihargai dalam dolar AS cenderung lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lain.

Selain itu, nilai emas dan minyak juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain seperti penawaran dan permintaan, serta kebijakan ekonomi dan politik di negara-negara produsen. Hal ini dapat memengaruhi pergerakan nilai emas dan minyak yang pada akhirnya memengaruhi nilai USDX.

Sebagai contoh, jika terjadi penurunan pasokan minyak dunia, harga minyak akan naik, dan ini akan menyebabkan nilai USDX turun karena investor akan menjual dolar AS dan beralih ke mata uang lain untuk membeli minyak dengan harga yang lebih mahal. 

Begitu pula dengan nilai emas, jika terjadi gejolak politik atau ketidakpastian ekonomi global, harga emas akan cenderung naik, dan ini dapat menyebabkan nilai USDX turun karena investor akan mencari alternatif investasi yang lebih stabil selain dolar AS.

Dalam trading forex, memahami korelasi antara nilai USDX dengan harga emas dan minyak dapat membantu trader dalam menentukan strategi trading yang tepat dan memanfaatkan pergerakan pasar dengan lebih baik.

Baca Juga:  Apa Itu Leverage Dalam Forex?

Akan tetapi, kamu juga perlu memahami bahwa USDX tidak selalu berkorelasi baik dengan harga emas dan minyak. Dalam situasi dimana kedua pair sama-sama menguat, otomatis tidak akan terbentuk pergerakan. Misalnya dalam pasangan mata uang EUR/USD, indeks dollar menguat, pelaku pasar berharap terjadi penurunan pada EUR/USD. Tetapi jika di saat bersamaan ternyata mata uang EUR juga mengalami penguatan tentu EUR/USD tidak akan bergerak atau sideways.

Indeks saham seperti Dow Jones dan S&P 500 memiliki korelasi negatif dengan USDX

4. Trading Indeks Saham

Indeks saham seperti Dow Jones dan S&P 500 memiliki korelasi negatif dengan USDX. Jika nilai USDX sedang menguat, nilai indeks saham kemungkinan besar akan mengalami penurunan. Sebaliknya, jika nilai USDX sedang melemah, nilai indeks saham kemungkinan besar akan mengalami kenaikan. Trader dapat memanfaatkan informasi ini dalam membuka posisi trading pada indeks saham.

USDX dapat digunakan sebagai indikator kekuatan Dolar AS karena indeks ini mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama dunia seperti Euro, Yen Jepang, Poundsterling Inggris, Dollar Kanada, Krona Swedia dan Franc Swiss. 

Oleh karena itu, jika nilai USDX meningkat, maka dapat dikatakan bahwa dolar AS menguat terhadap mata uang utama tersebut, dan sebaliknya jika nilai USDX menurun, maka dolar AS melemah terhadap mata uang utama tersebut.

Dalam konteks trading forex, USDX dapat digunakan sebagai indikator kekuatan atau kelemahan dolar AS. Ketika nilai USDX meningkat, maka trader dapat mengambil posisi buy atau beli pada pasangan mata uang yang berlawanan dengan dolar AS, seperti EUR/USD atau pasangan mata uang GBP/USD. Sebaliknya, ketika nilai USDX menurun, Sobat Trade dapat mengambil posisi sell atau jual pada pasangan mata uang yang berlawanan dengan dolar AS.

Baca Juga:  18 Strategi Algoritma Trading Forex Terpopuler

Selain itu, USDX juga dapat digunakan untuk menganalisis pergerakan pasar forex secara keseluruhan. Jika nilai USDX menguat, maka hal ini dapat menandakan kondisi ekonomi dan politik yang stabil di Amerika Serikat dan dapat memicu peningkatan minat investor untuk mengambil posisi buy pada aset dolar AS. 

Sebaliknya, jika nilai USDX melemah, maka hal ini dapat menandakan adanya ketidakpastian dan risiko ekonomi dan politik di Amerika Serikat dan dapat memicu peningkatan minat investor untuk mengambil posisi sell pada aset dolar AS.

Namun demikian, penggunaan USDX sebagai indikator kekuatan Dolar AS perlu dipertimbangkan dengan cermat, karena nilai USDX hanya mencerminkan pergerakan dolar AS terhadap sekeranjang mata uang tertentu saja, sedangkan pergerakan pasangan mata uang di pasar forex dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk faktor internal negara yang terlibat dalam pasangan mata uang tersebut.

Mungkin kamu suka

Quick Links
HSB Investasi

HSB Investasi merupakan perusahaan pialang fintech dengan fokus dan mengutamakan Iam menyediakan layanan jasa Perdagangan Foreign Exchange (Forex), Komoditas dan Indeks Saham (stock index) dibawah PT. Handal Semesta Berjangka. Diawasi oleh otoritas keuangan, terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Contact Us

Hotline:

+62 21-501-22288